Siapkan

Sorotan terbaru dari Tag # Siapkan

Holding PTPN Lewat PTPN I Regional 2 Siapkan Restorasi 14.000 Hektar Pascabencana Pasirlangu Nasional
Nasional
Senin, 23 Februari 2026 | 19:34 WIB

Holding PTPN Lewat PTPN I Regional 2 Siapkan Restorasi 14.000 Hektar Pascabencana Pasirlangu

Bandung Barat, katakabar.com - Duka mendalam selimuti lereng perbukitan Cisarua setelah hujan deras picu pergerakan tanah di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Sabtu (24/1) dini hari lalu. Tragedi tanah longsor yang berdampak pada 113 jiwa tersebut menjadi pengingat akan kerentanan ekosistem di wilayah Jawa Barat. Merespons bencana itu, Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, PTPN I Regional 2, bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Selain menyalurkan bantuan darurat kepada para penyintas, perusahaan juga menyiapkan langkah strategis berupa restorasi lahan seluas 14.000 hektar sebagai upaya mitigasi jangka panjang guna mencegah bencana serupa di masa mendatang. Manajemen memandang pemulihan kondisi sosial masyarakat dan keselamatan ekologi merupakan prioritas utama yang melampaui batas operasional perusahaan. Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, turun langsung ke lokasi pengungsian, Senin (26/1) untuk memastikan distribusi logistik berupa bahan pangan, susu, selimut, serta kebutuhan harian menjangkau masyarakat terdampak. "Kami hadir tidak hanya untuk berbagi beban di masa sulit, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki harapan untuk bangkit. Namun, kepedulian kemanusiaan harus beriringan dengan perbaikan ekosistem," ujar Desmanto dalam keterangannya. Menurut Desmanto, bencana ini menjadi momentum evaluasi terhadap tata kelola lahan di wilayah dengan topografi ekstrem. PTPN I Regional 2 kini bersinergi dengan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Danantara untuk menginisiasi langkah preventif yang lebih komprehensif. "Fokus kami kini diarahkan pada mitigasi jangka panjang melalui rencana restorasi lahan seluas 14.000 hektar di wilayah Jawa Barat," jelasnya. Dalam program tersebut, lahan yang saat ini didominasi tanaman sayuran semusim akan dikonversi secara bertahap menjadi area perkebunan permanen. PTPN I akan menanam komoditas teh, kopi, serta pohon kayu tahunan dengan struktur perakaran kuat guna memperkuat daya cengkeram tanah di lereng curam dan berfungsi sebagai penyangga alami stabilitas lahan. "Restorasi ini adalah investasi keselamatan. Dengan perakaran tanaman tahunan yang dalam, kita membangun pertahanan alami demi keselamatan generasi mendatang," ucapnya. Strategi pemulihan ekosistem tersebut dirancang secara inklusif dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari solusi. Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 berkomitmen memberdayakan warga sekitar sebagai tenaga kerja aktif dalam program reboisasi dan pengelolaan kebun berkelanjutan. Melalui kolaborasi penghijauan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, diharapkan tercipta keseimbangan baru antara keselamatan lingkungan dan keberlanjutan usaha perkebunan nasional di Jawa Barat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan pengelolaan lingkungan berbasis prinsip keberlanjutan (sustainability).

PMII Inhu Siapkan Aksi Nasional, Soroti Dugaan Kelalaian ESDM–BUMN di Balik Kebocoran Gas Riau
Riau
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:00 WIB

PMII Inhu Siapkan Aksi Nasional, Soroti Dugaan Kelalaian ESDM–BUMN di Balik Kebocoran Gas

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada pejabat ESDM dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasca insiden kebocoran gas di wilayah Sumatra menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Indragiri Hulu menilai, langkah pemerintah tidak boleh berhenti pada sanksi administratif semata. Menurut mereka, insiden kebocoran gas merupakan persoalan serius yang menyangkut keselamatan rakyat, kerusakan lingkungan, serta lemahnya tata kelola sektor migas secara struktural. Ketua PC PMII Indragiri Hulu, Fadilah Irsandi, menegaskan negara harus hadir secara nyata dan bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan. “Ancaman sanksi harus dibarengi tindakan konkret. Negara wajib memastikan penegakan hukum berjalan, pemulihan lingkungan dilakukan, dan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Fadilah, Selasa (27/1). Ia menilai, berulangnya insiden kebocoran gas menunjukkan adanya persoalan sistemik dalam pengawasan dan pengelolaan infrastruktur migas, baik di tingkat kementerian maupun BUMN terkait, termasuk PT TGI. Sebagai bentuk kontrol sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa, PC PMII Indragiri Hulu menyatakan akan gelar aksi besar untuk mengawal komitmen negara dalam menuntaskan kasus tersebut secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sementara, Koordinator Lapangan Aksi, Yusra Lubis, menyampaikan bahwa gerakan yang akan dilakukan tidak sekadar bersifat simbolik, melainkan bertujuan menekan pemerintah agar mengambil langkah nyata. “Aksi ini adalah bentuk pengawalan agar negara benar-benar hadir dan bertanggung jawab, bukan sekadar mengeluarkan pernyataan politik atau ancaman sanksi tanpa kejelasan tindak lanjut,” tegas Yusra. PC PMII Indragiri Hulu juga mendesak pemerintah pusat untuk membuka hasil investigasi secara terbuka kepada publik, menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai, serta memastikan perbaikan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian ESDM maupun BUMN terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme sanksi, serta langkah lanjutan pasca kejadian kebocoran gas tersebut.

Kementerian PU Siapkan Rencana Detail Penanganan Permanen Jalan Tarutung Sibolga via Batu Lubang Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:04 WIB

Kementerian PU Siapkan Rencana Detail Penanganan Permanen Jalan Tarutung Sibolga via Batu Lubang

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana penanganan permanen pada infrastruktur jalan segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang di Provinsi Sumatera Utara. Penyusunan rencana itu dilakukan untuk mengembalikan konektivitas jalan yang longsor akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu. Berdasarkan hasil identifikasi teknis di lapangan, bencana tanah longsor pada segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang itu terjadi di beberapa titik di Desa Simaninggir. Material lereng di lokasi longsor ini terus bergerak, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk pembangunan jalan darurat. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga nadi perekonomian dan sosial masyarakat saat bencana. “Menjaga konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat perannya yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Dody. Meski saat ini segmen Simpang Rampa-Sibolga via Batu Lubang sudah terhubung, jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan umum demi alasan keselamatan. Kementerian PU masih terus mengoptimalkan perbaikan jalan darurat di lokasi tersebut untuk meningkatkan aspek keselamatan. Saat ini, akses dari Tarutung ke Kota Sibolga dapat ditempuh melalui Jalan Nasional Ruas Bts. Kota Tarutung–Sp. Rampa–Poriaha–Sibolga. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Siahaan, mengatakan saat ini masih terus dilakukan penanganan jalan darurat pada lokasi longsoran Desa Simaninggir. Sedang, untuk penanganan permanen, Kementerian PU sedang melaksanakan survei detail dan membuat perencanaan. Ada dua opsi utama yang sedang dipertimbangkan untuk penanganan permanen, yakni relokasi trase dengan memindahkan jalur ke area yang lebih aman dari potensi longsoran, atau mempertahankan trase awal namun dengan rekayasa teknis berupa pemotongan dan penyesuaian kemiringan tebing, serta pembangunan jembatan untuk meningkatkan aspek keamanan. "Kami terus memantau kondisi infrastruktur di wilayah terdampak bencana serta melakukan langkah-langkah cepat dan tepat guna menjaga konektivitas antarwilayah tetap terjaga, salah satunya akses dari dan menuju Sibolga," jelas Hardy. Paralel dengan rencana penanganan permanen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang, Kementerian PU melalui BBPJN Sumut terus melakukan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan lainnya yang terdampak bencana. Hingga 14 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, Kementerian PU mencatat progres signifikan di 12 kabupaten dan kota terdampak. Tim dari Kementerian PU telah berhasil melakukan pembersihan dan perbaikan 263 titik longsoran tebing. Selain itu juga telah tuntas melakukan penanganan sementara 65 titik jalan amblas, penanganan sementara 19 titik jalan putus, dan melakukan penanganan sementara seluruh jembatan rusak. Genangan banjir juga telah surut di sejumlah lokasi. Selain itu, Kementerian PU juga berhasil menghubungkan kembali konektivitas koridor jalan Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km. Jalur ini masih terus disempurnakan melalui perbaikan detour demi keselamatan pengguna jalan. Koridor Sibolga–Batangtoru juga telah fungsional setelah pemasangan dua unit Jembatan Bailey di Sungai Garoga. Memasuki awal tahun 2026, Kementerian PU mulai melaksanakan survei dan perencanaan detail yang akan dilanjutkan dengan penanganan permanen di sejumlah jalan utama yang terdampak bencana di Sumatera Utara, yaitu ruas jalan Tarutung-Sibolga, Tarutung–Sipirok – Padang Sidempuan, Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan, Batangtoru–Singkuang, serta Batas Aceh–Barus–Sibolga. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan ASTA CITA dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Biaya Tak Terduga Saat Menyiapkan Mahar Pernikahan Default
Default
Minggu, 11 Januari 2026 | 09:57 WIB

Biaya Tak Terduga Saat Menyiapkan Mahar Pernikahan

Meski prosesnya lebih mudah, setiap pengajuan tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah. Pinjaman tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing dan direncanakan dengan matang. Jika ingin mempelajari opsi pinjaman yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

Cerita Sukses Angkutan Sepanjang Nataru 2025-2026: KAI Services Siapkan 40 Gudang Logistik Nasional
Nasional
Minggu, 04 Januari 2026 | 21:39 WIB

Cerita Sukses Angkutan Sepanjang Nataru 2025-2026: KAI Services Siapkan 40 Gudang Logistik

Jakarta, katakabar.com - Masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 resmi berakhir, Minggu (4/1). Selama periode tersebut, KAI Services mencatat keberhasilan pastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan penumpang kereta api melalui kesiapan layanan logistik optimal. Di antara upaya yang dilakukan menyiapkan 40 gudang logistik yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan operasional selama masa libur panjang. Sepanjang masa Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Services juga menugaskan sebanyak 610 pegawai logistik untuk memastikan seluruh kebutuhan penumpang terpenuhi dengan baik. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Services dalam mendukung pelayanan induk usaha, PT KAI (Persero), khususnya di momen dengan tingkat mobilitas penumpang yang tinggi. Untuk mendukung kelancaran distribusi logistik ke berbagai stasiun, unit logistik KAI Services menyiapkan 41 unit mobil box. Selain itu, guna menjaga kualitas dan kesegaran makanan hingga tiba di stasiun tujuan, KAI Services juga mengoperasikan 11 unit cold storage yang tersebar di sejumlah lokasi strategis. Tidak hanya fokus pada kebutuhan makanan dan minuman, KAI Services juga memastikan kenyamanan perjalanan penumpang melalui layanan selimut kereta api. Unit logistik KAI Services menyiapkan fasilitas laundry di 11 lokasi guna menjamin kebersihan dan ketersediaan selimut selama masa angkutan Nataru. Proses pencucian dilakukan secara higienis, modern, dan terkontrol sesuai standar pelayanan yang berlaku. Keberhasilan layanan ini turut dirasakan langsung penumpang. Salah seorang penumpang, Novi Sari, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan KAI Services selama melakukan perjalanan liburan Nataru. “Kemarin liburan ke Yogyakarta naik kereta, dan selama perjalanan saya merasakan kenyamanan yang luar biasa. Mulai dari pesan makanan di Kuliner Kereta sampai pelayanan selimutnya, semuanya sangat baik dan dilayani dengan ramah oleh prama dan prami,” cerita Novi. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan keberhasilan angkutan Nataru 2025-2026 tidak lepas dari kesiapan seluruh lini pelayanan KAI Services yang bekerja secara terpadu. “Sebagai central of services PT KAI (Persero), KAI Services all out dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. Mulai dari keamanan, kebersihan, hingga pemenuhan kebutuhan logistik seperti makanan dan selimut, seluruhnya kami siapkan secara maksimal agar penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman selama masa Nataru,” ucap Nyoman.

PTPN I Siapkan Banyuwangi Model Kebun Kelapa Genjah Nasional Nasional
Nasional
Rabu, 19 November 2025 | 19:19 WIB

PTPN I Siapkan Banyuwangi Model Kebun Kelapa Genjah Nasional

Banyuwangi, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), bagian dari Holding Perkebunan Nusantara di bawah PTPN III (Persero), terus memperkuat komitmen dukung Program Hilirisasi Perkebunan yang digagas Pemerintah Republik Indonesia. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, melakukan peninjauan langsung ke lokasi persiapan penanaman kelapa seluas 50 hektare di Regional 5, Banyuwangi, Jawa Timur, di pekan keempat Oktober 2025 lalu. Peninjauan dilakukan di Afdeling Sidomulyo Kampe, Kebun Pasewaran, yang ditetapkan sebagai kebun percontohan untuk pengembangan kelapa secara lebih luas di seluruh unit PTPN I. Di kunjungan tersebut, Teddy meninjau detail teknis persiapan, mulai dari jarak tanam, dimensi lubang, jenis pupuk, hingga aspek agronomis lainnya. Ia meminta penjelasan terkait karakteristik dan potensi varietas kelapa yang akan ditanam. Manajer Kebun Pasewaran, Ardi Arjasa, dalam laporannya menjelaskan demplot perdana akan menggunakan varietas kelapa genjah, yaitu Kelapa Merah Bali dan Entog Kebumen. Kedua varietas tersebut dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, antara lain cepat berbuah di usia 3-4 tahun, masa produktif hingga 25 tahun, potensi produksi tinggi, jumlah buah melimpah, serta kandungan santan yang lebih tinggi. “Jenis kelapa ini toleran di ketinggian hingga 500 meter di atas permukaan laut, sehingga sangat sesuai untuk kondisi agroklimat di lokasi ini. Kami telah menyiapkan demplot seluas 50 hektare dan akan segera memulai tanam perdana,” kata Ardi. Usai melakukan peninjauan, Teddy menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap pengembangan komoditas kelapa ini. Ia menegaskan bahwa penanaman kelapa genjah merupakan langkah strategis yang sejalan dengan mandat hilirisasi dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian. “Kita pernah mengembangkan kelapa di beberapa unit, tetapi tidak berlanjut. Kini, kita memulai kembali sebagai respons atas kebutuhan pasar dan potensi ekonomi yang besar. Ini tindak lanjut dari Program Hilirisasi Perkebunan yang dicanangkan Presiden. Pastikan seluruh SOP agronomis dan teknis diimplementasikan sesuai standar,” tegas Teddy. Menurut Teddy, PTPN I, sebagai Subholding SupportingCo yang mengelola berbagai komoditas strategis seperti karet, kopi, kakao, kelapa, dan tembakau, berkomitmen untuk memperkuat nilai tambah produk perkebunan melalui diversifikasi dan hilirisasi. “Melalui pengembangan kelapa genjah ini, kami ingin mendorong terciptanya nilai tambah dari hasil perkebunan rakyat dan perusahaan. Kami berharap Kebun Pasewaran menjadi pusat percontohan budidaya dan inovasi kelapa di lingkungan PTPN I,” jelasnya. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menimpali program ini fondasi penting membangun rantai nilai industri kelapa yang terintegrasi di masa depan. “Penanaman kelapa genjah ini adalah fondasi hulu yang sangat penting dalam mensukseskan Hilirisasi Perkebunan Pemerintah. Komitmen PTPN I bukan hanya menanam, tetapi memastikan terbentuknya rantai pasok yang terintegrasi sehingga kelapa dapat menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Setiap aset dan sumber daya PTPN I harus bekerja optimal dalam mendukung program nasional,” ucap Aris.

Aktivitas Kripto Indonesia Melejit, Bank Indonesia Siapkan Stablecoin Nasional Default
Default
Minggu, 02 November 2025 | 11:32 WIB

Aktivitas Kripto Indonesia Melejit, Bank Indonesia Siapkan Stablecoin Nasional

Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat, dan mulai menegaskan posisi Tanah Air sebagai salah satu pusat aktivitas onchain terbesar di dunia berkembang. Laporan terbaru State of Crypto 2025 yang dirilis oleh perusahaan modal ventura global a16z menempatkan Indonesia di jajaran teratas negara dengan pertumbuhan pengguna dompet kripto mobile paling signifikan sejak 2022. Laporan tersebut mengungkap lebih dari separuh aktivitas onchain global kini berasal dari negara berkembang, termasuk Indonesia, India, dan Nigeria. Penggunaan mobile crypto wallet, indikator utama keterlibatan masyarakat dalam aktivitas blockchain, meningkat tajam di Indonesia, mencerminkan adopsi cepat aset digital di level ritel. Melihat peluang itu, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah besar dengan rencana penerbitan surat berharga digital berbasis token yang didukung obligasi pemerintah (SBN) dan dibangun di atas CBDC rupiah digital. Inisiatif ini disebut sebagai “versi stablecoin nasional Indonesia”, yang menandai integrasi langsung teknologi blockchain dalam kerangka moneter resmi negara. "Kita akan keluarkan bagaimana sekuritas Bank Indonesia, kita ada versi digitalnya, digital rupiah Bank Indonesia dengan underlying SBN, versi stablecoin-nya nasional Indonesia," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo saat pembukaan FEKDI–IFSE 2025 di Jakarta, Kamis (30/10) lalu. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat Indonesia tidak hanya menjadi pasar pengguna kripto yang besar, tetapi juga mulai membangun fondasi teknologi dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekosistem digital secara berkelanjutan. “Pertumbuhan aktivitas onchain di Indonesia adalah refleksi dari peningkatan literasi digital dan kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto,” kata Calvin Kizana, CEO Tokocrypto. “Kombinasi antara adopsi ritel yang masif dan inovasi kebijakan seperti stablecoin nasional menjadi momentum penting untuk membawa industri ini ke fase yang lebih matang," jelasnya. Pertumbuhan Ekosistem Blockhain dan Kripto Menurut Calvin, sinergi antara sektor swasta dan regulator menjadi kunci untuk memastikan ekosistem kripto di Indonesia berkembang dengan sehat dan transparan. “Dengan peran aktif Bank Indonesia dan OJK, serta dukungan infrastruktur dari pelaku industri, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pusat ekonomi digital berbasis blockchain di Asia Tenggara,” tambahnya. Data Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025 juga memperkuat tren ini, menempatkan Indonesia di peringkat ke 7 dunia untuk tingkat adopsi kripto, serta ke 4 dalam kategori aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Sementara itu, Kementerian Perdagangan mencatat jumlah investor aset kripto nasional telah melampaui 18,08 juta pengguna, dengan nilai transaksi secara kumulatif sepanjang 2025 (year-to-date) mencapai Rp 360,30 triliun. Integrasi antara pertumbuhan organik pengguna kripto dan kebijakan digital nasional seperti CBDC dan stablecoin rupiah diharapkan mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih inklusif, efisien, dan tahan terhadap volatilitas global. “Stablecoin nasional bisa menjadi jembatan antara sistem keuangan tradisional dan ekonomi digital berbasis blockchain,” lanjut CEO Tokocrypto ini. “Langkah ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap aset digital lokal dan membuka peluang besar bagi inovasi Web3 serta tokenisasi aset di Indonesia,” timpalnya.

Poltek LPP Yogyakarta Siapkan Generasi Muda Profesional dan Berkarakter Lewat PKKMB 2025 Sawit
Sawit
Rabu, 17 September 2025 | 19:11 WIB

Poltek LPP Yogyakarta Siapkan Generasi Muda Profesional dan Berkarakter Lewat PKKMB 2025

Yogyakarta, katakabar.com - Di pertengahan September 2025 lalu, Politeknik LPP Yogyakarta resmi buka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium LPP Yogyakarta. Acara ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru tapaki dunia akademik sekaligus menyiapkan diri sebagai planter muda yang profesional, berkarakter, dan berdaya saing global. Kegiatan pembukaan dihadiri sejumlah tokoh strategis, antara lain Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Eddy Abdurrachman, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir, Moh. Alfansyah, serta Kepala Divisi Umum dan SDM, Sucipto. Hadir pula Mula Putra dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Muhammad Alif Azizi dari PTPN I, serta Setyabudi Indartono dari LLDIKTI Wilayah V. Tahun ini, BPDP salurkan Beasiswa SDM Sawit untuk 4.000 penerima di 41 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 mahasiswa ditempatkan di Politeknik LPP Yogyakarta sebagai salah satu kampus vokasi perkebunan tertua di Tanah Air. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menegaskan pentingnya investasi pada pendidikan perkebunan. “Keberhasilan Pembangunan Indrutri Sawit harus dibarengin dengan penyiapan Sumber Daya Manusia sebagai salah satu bentuk pembangunan Sawit yang berkelanjutan,” ujarnya. Rangkaian PKKMB digelar pada 15 hingga 19 September 2025, mencakup pengenalan sistem akademik, budaya kampus, pemahaman kearifan lokal, penguasaan teknologi digital dalam perkebunan, hingga pembekalan kesehatan fisik dan mental. Program ini dirancang dengan pendekatan pendidikan holistik yang menyeimbangkan hard skills dan soft skills, agar mahasiswa siap menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Siap-siap! PT Cisadane Sawit Raya Beli Kembali Saham Siapkan Dana Rp90 Miliar Sawit
Sawit
Senin, 15 September 2025 | 15:41 WIB

Siap-siap! PT Cisadane Sawit Raya Beli Kembali Saham Siapkan Dana Rp90 Miliar

Jakarta, katakabar.com - PT Cisadane Sawit Raya Tbk atau CSRA beli kembali atau buyback saham sebanyak-banyaknya 90 juta lembar atau 4,4 persen dari saham disetor Perseroan. Pembelian kembali saham CSRA selama tiga bulan, dimulai Selasa, 16 September 2025 hingga 15 Desember 2025. Corporate Secretary CSRA, Iqbal Prastowo dalam prospektus rencana pembelian kembali saham yang disampaikan ke BEI, Senin (15/9) mengutarakan, dana yang disiapkan untuk buyback saham Perseroan sebesar Rp90 miliar. Di mana sumber dana buyback saham berasal dari kas Perseroan. Kata Iqbal, dilansir dari laman stockwatch.id, Senin siang, buyback saham emiten sawit atau CSRA dilakukan di harga dianggap baik, dan wajar oleh manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Manajemen Perseroan telah menunjuk PT Trust Sekuritas untuk mengeksekusi buyback saham CSRA ini. Dijelaskan Iqbal, pelaksanaan buyback saham CSRA salah satu bentuk upaya Perseroan dalam mendukung stabilitas pasar modal, meningkatkan nilai pemegang saham, serta kinerja saham Perseroan. Sehingga akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada Perseroan dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien. Tidak hanya itu, sambungnya, buyback saham dilakukan Perseroan untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan sebagai upaya mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. ”Perseroan akan menyimpan saham hasil buyback untuk dikuasai sebagai saham treasury untuk jangka waktu tiga tahun,” ucapnya. Ia meyakini dan optimis rencana buyback atau pembelian kembali saham ini tidak memberikan dampak yang material terhadap pendapatan, dan kegiatan usaha Perseroan.