Terindikasi Sembilan perusahaan HTI Sekitar TNTN Ditanami sawit, Ini Kata Satgas PKH
Jakarta, katakabar.com - Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan mengungkapkan sembilan perusahaan pemegang izin hutan tanaman industri atau HTI di sekitar Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau yang terindikasi ditanami kelapa sawit. Wakil Ketua Satgas PKH Pusat, Dwi Agus saat rapat koordinasi percepatan Pemulihan TNTN di Pekanbaru, Jumat (9/9) kemarin mengatakan, indikasi tersebut masih dalam tahap pra verifikasi. Hal itu lantaran pihaknya hanya menghadirkan data dari kementrian terkait dengan peta hasil "overlay" citra satelit. "Sebanyak 9 perusahaan yang memgantongi izin HTI dalam perizinan berusaha pemanfaatan hutan di sekitar TNTN yang memiliki total luasan PBPH 174.537 hektare. Setelah dilakukan 'overlay' terindikasi ada tutupan kebun kelapa sawit 32.903 ribu hektare," ujarnya, dilansir dari laman Antara, Sabtu (20/9). Untuk itu, ucap Dwi, perlu dipikirkan bagaiman perlakuan kepada perusahaan PBPH yang di dalamnya terdapat tutupan kebun kelapa sawit. Apalagi izin yang diberikan peruntukannya untuk ditanami hutan tanaman keras, bukan kelapa sawit. Menurutnya, hal ini sudah menyalahgunakan izin yang diberikan kepada perusahaan tersebut. Untuk itu, diminta kepada kementerian kehutanan untuk menjadi bahan perhatian bagaimana dengan kebun sawit yang berdiri di atas lahan HTI. Bahkan sambungnya, di dalam area itu setelah dilakukan "overlay" dengan data Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ada dari 9 pemegang izin itu terdapat beberapa perusahaan memiliki hak guna usaha (HGU) di atas lahan tersebut dengan total 6689 hektare. "Ini menjadi permasalahan tersendiri bagaimana bisa sertifikat HGU terbit di area PBPH, ini prioritas tim pusat nanti," jelasnya.