Seluruh
Sorotan terbaru dari Tag # Seluruh
Luncurkan Program Mining Points bagi Seluruh Investor, Bittime: Total Prize Pool hingga 100.000 USDT
Jakarta, katakabar.com - Bittime, platform crypto exchange berizin dan diawasi di Indonesia, memperkenalkan Bittime Mining-Points dengan total prize pool hingga 100.000 $USDT. Program insentif berbasis aktivitas trading dan referral ini dirancang untuk mendorong partisipasi investor terhadap platform Bittime. Usung prinsip keterbukaan dan kemudahan akses, program ini dapat diikuti oleh seluruh investor aset kripto. Di mana, para investor dapat mengumpulkan poin dari aktivitas trading pada aset kripto yang didukung dan memperoleh 2.000 poin dari setiap referral yang berhasil. Selanjutnya akumulasi poin tersebut akan ditukarkan dan dibagikan sebagai rewards dalam bentuk aset kripto Palapa ($PLPA). Dengan pendekatan ini, Bittime optimistis dapat mendorong partisipasi investor melalui aktivitas penggunaan platform. Sebelumnya, dalam praktik industri aset kripto global, istilah “mining” tidak lagi terbatas pada aktivitas teknis pemrosesan blockchain, tetapi juga berkembang sebagai skema insentif berbasis partisipasi pengguna. Di Indonesia sendiri, program insentif pada platform aset kripto umumnya hadir dalam bentuk promosi terbatas atau program loyalitas jangka pendek. Melalui Bittime Mining Points, Bittime mengadopsi pendekatan insentif yang terstruktur dengan mengaitkan aktivitas trading dan referral terhadap mekanisme penguatan ekosistem secara menyeluruh. Akumulasi Bittime Mining-Points dilakukan secara otomatis dan real-time berdasarkan aktivitas trading yang memenuhi kriteria serta partisipasi pengguna dalam program referral yang termasuk dalam ketentuan program. Sebagai bagian dari mekanisme program, Bittime akan mengembalikan 100 persen net trading fee dari aktivitas trading dan referral yang memenuhi syarat, melalui insentif kepada investor selama periode program MiningPoints. Lebih lanjut, Insentif atau rewards tersebut akan dibagikan dalam bentuk aset kripto Palapa ($PLPA). Dan setiap transaksi yang dilakukan pengguna akan berkontribusi pada perolehan poin sesuai dengan mekanisme perhitungan yang telah ditentukan. Pengguna dapat memantau akumulasi Mining Points secara langsung melalui platform Bittime. Informasi mengenai periode konversi, tata cara penukaran poin, serta ketentuan lainnya akan disampaikan secara transparan melalui kanal komunikasi resmi Bittime. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengguna memperoleh pemahaman yang jelas sebelum mengikuti program. Melalui Bittime Mining Points, Bittime menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program insentif yang selaras dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan penguatan ekosistem aset kripto di Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto nasional. Diketahui investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.
Bupati Bengkalis Perjuangkan Listrik Masuk ke Seluruh Desa Kabupaten Bengkalis dan Menyala 24 jam
Jakarta, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni menginginkan aliran listrik masuk keseluruh pelosok Desa di Kabupaten Bengkalis, dan menyala 24 jam. Untuk mewujudkan itu, Bupati Perempuan Pertama di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis sampaikan usulan langsung kepada PT PLN di Jakarta. Usulan Bupati Bengkalis disampaikan kepada Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto disaksikan Gubernur Riau, Abdul Wahid dan Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, di Kantor Pusat PT PLN, Selasa (6/5). Menurut Kasmarni, listrik sangat dibutuhkan masyarakat, dan semua menginginkan agar pelayanan listrik bisa 24 jam. "Usulan strategis kami kepada PT PLN, pertama perluasan jaringan listrik ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Lalu, pelaksanaan program subsidi atau stimulus pemasangan sambungan baru untuk masyarakat kurang mampu, guna mendorong percepatan elektrifikasi," jelasnya. Secara rinci Bupati Bengkalis menjabarkan, dari data yang telah dihimpun hingga pertengahan tahun 2024, Kondisi Rasio Elektrifikasi, Jumlah Kepala Keluarga atau KK di Kabupaten Bengkalis sebanyak 195.940 Kepela Keluarga atau KK. Dari jumlah tersebut, total 160.036 Kepala Keluarga atau KK telah mendapatkan akses listrik dari PLN, dan sebanyak 1.430 Kepala Keluarga atau KK memperoleh listrik dari sumber non-PLN, tapi terdapat 2.610 Kepala Keluarga atau KK yang belum merasakan sentrum atau listrik sama sekali, baik dari PLN maupun non-PLN. "Desa yang belum teraliri listrik secara merata, meliputi Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir, Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan dan Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil," bebernya. Kepala Daerah Bengkalis ini berharap, melalui kerja sama yang erat dengan PT PLN, pemerataan akses listrik dapat segera tercapai, terutama untuk masyarakat di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal atau 3T, sehingga target elektrifikasi 100 persen yang adil dan merata dapat terwujud waktu dekat. Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto sambut baik usulan tersebut. Menurutnya usulan itu sejalan dengan komitmen PT PLN yang ingin mewujudkan listrik yang handal, dengan pelayanan 24 jam. "Kami mendapatkan komitmen dari Presiden RI, pada 2029 mendatang Desa maupun Dusun di seluruh Indonesia 100 persen telah dialiri listrik. Seluruh biaya listrik Desa membutuhkan total dana Rp48 triliun, kira kira Rp9 hingga Rp10 triliun per tahun. Kami bakal lebih memantapkan program kami, kalau Riau itu mudah-mudahan tahun 2027 sudah clear teraliri listrik," jelasnya.