Sarahsehan Nasional

Sorotan terbaru dari Tag # Sarahsehan Nasional

Bupati Bengkalis Ikuti Sarasehan Nasional Bahas Tantangan Geopolitik dan Penguatan Ideologi Pancasila Nasional
Nasional
Rabu, 21 Mei 2025 | 07:52 WIB

Bupati Bengkalis Ikuti Sarasehan Nasional Bahas Tantangan Geopolitik dan Penguatan Ideologi Pancasila

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni ikuti Sarahsehan Nasional usung tema "Peluang Menuju Indonesia Raya: Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Perubahan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, digelar di Gedung Nusantara IV, kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa (20/5) kemarin. Ia menjadi satu dari sedikit Bupati perempuan yang secara aktif menyuarakan pentingnya peran daerah guna perkuat ketahanan ideologi dan sosial masyarakat. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia atau MPR RI, H. Ahmad Muzani yang buka Sarasehan Nasional. Menurutnya, pentingnya perkokoh Ideologi Pancasila sebagai fondasi bangsa menghadapi dinamika perubahan geopolitik global. Dunia saat ini, ucap Muzani, sedang berada pada fase ketidakpastian yang tinggi. Pergeseran kekuatan global, konflik antar Negara, krisis energi, hingga perang teknologi, menjadi tantangan nyata yang dapat memengaruhi stabilitas Nasional, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun ideologi. “Di tengah situasi global yang serba cepat dan tak terduga ini, Indonesia tidak boleh kehilangan arah. Pancasila adalah jangkar utama kita untuk tetap tegak sebagai Bangsa yang berdaulat, adil, dan bermartabat. Oleh karena itu, forum-forum seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif Bangsa,” terang Muzani. Sedang, Bupati Bengkalis, Kasmarni sampaikan apresiasi yang tinggi kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Peran daerah membumikan nilai-nilai Pancasila sangat penting, terutama di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi global. “Sebagai Kepala Daerah, kami melihat langsung bagaimana masyarakat di tingkat akar rumput semakin terpapar pengaruh luar, baik melalui media sosial, budaya asing, maupun pola pikir yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Bangsa. Untuk itu, kami berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap kebijakan Daerah,” tutur Kasmarni.