Pupuk Kimia

Sorotan terbaru dari Tag # Pupuk Kimia

Pupuk Organik Dari Limbah Sawit Solusi Kelangkaan Pupuk Kimia di Batu Bara Nasional
Nasional
Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:08 WIB

Pupuk Organik Dari Limbah Sawit Solusi Kelangkaan Pupuk Kimia di Batu Bara

Lima Puluh, katakabar.com - Bupati Batu Bara, H Zahir MAP bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Naslindo Sirait, Direksi PT Perkebunan Sumatera Utara, dan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara lihat lokasi dekomposer pupuk organik limbah kelapa sawit di areal kebun kelap sawit milik PT Perkebunan Sumatera Utara di Desa Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador, pada Kamis (19/10). Dekomposer pupuk organik limbah kelap sawit ini gagasan PT Bio Energi Rimba yang memanfaatkan tanah kosong menjadi tempat pengolahan limbah kelapa sawit, berupa janjangan kosong untuk dijadikan pupuk organik. Pupuk organik ini sebagai tambahan pupuk untuk tanaman kelapa sawit. Dari hasil penelitian, pemupukan dengan limbah sawit ini dapat membantu pertumbuhan daun dan kualitas buah sawit yang lebih baik. Pengaplikasian limbah sawit harus dilakukan mengelilingi pohon sawit dan kemudian disiram dengan air dekomposer sebanyak 20 liter ke limbah sawit tersebut di tiap-tiap pohonnya. Bupati Batu Bara pun terlihat sangat antusias dalam pengaplikasian pupuk organik ini. Menurutnya, limbah sawit organik ini sangat membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia. "Pupuk organik ini dapat membantu mengatasi kelangkaan pupuk kimia yang dirasakan petani sawit," ujarnya dilansir dari laman website resmi Pemkab Batu Bara, pada Jumat (20/10). "Pemkab Batu Bara bersinergi dengan pihak perkebunan, perusahaan pengolahan limbah, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, untuk mengembangkan inovasi pupuk organik dekomposer limbah sawit ini," jelasnya.

Enggak Ada Salahnya Dicoba! Probost Pengganti Pupuk Kimia Solusi Trek Sawit Tekno
Tekno
Minggu, 10 September 2023 | 17:53 WIB

Enggak Ada Salahnya Dicoba! Probost Pengganti Pupuk Kimia Solusi Trek Sawit

Bengkulu, katakabar.com - Harga pupuk kimia non subsidi mahal ada hikmahnya dan bisa menginspirasi seorang petani asal Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Adalah Turiman Djarot, penggiat sekaligus pendiri Asosiasi Nasional Pemuda Tani Organik Nusantara inovasi ciptakan booster nutrisi tanaman. Cerita Turiman, produk yang dinamai Probost dibuat dari sejumlah bahan organik. "Sudah diuji, bisa suburkan tanah. Bisa pula jadi solusi mahalnya pupuk kimia non subsidi yang dihadapi petani, khusus petani kelapa sawit saat ini," ujar lulusan STM dulu sekarang SMK, dilansir dari laman Elaeis.co, pada Minggu (10/9). Mantan pegawai perusahaan BUMN ini klaim Probost telah terbukti cocok untuk berbagai jenis tanaman buah, sayuran, bunga dan tanaman keras lainnya. "Ada petani sawit yang membuktikan Probost bisa membuat tanaman kelapa sawit tetap berbuah meski di musim trek atau minim buah," ulasnya. Menurutnya, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu saat ini sudah mencapai Rp 2.000 per kilogram. Masalahnya, banyak petani tidak bisa menikmati lantaran hasil panen kelapa sawit sedang trek. "Probost bisa menjadi solusi agar sawit tidak ngetrek," jelasnya. Saya berharap lanjutnya, produk ini bisa meningkatkan produksi kelapa sawit petani di seluruh Indonesia, selama ini sangat bergantung pada pupuk kimia. "Soal harga, terjangkau dan sangat murah dan mudah diaplikasikan," tegas seraya promosikan Probost Booster. Satu liter Probost Booster dihargai Rp100 ribu dan bisa dipakai untuk 1 hektar tanaman kelapa sawit baik yang baru berbuah maupun tanaman dewasa. "Takarannya per tabung semprot berkapasitas 15 liter, cukup campurkan 10 ml atau 7 tutup botol kemasan Probost ke dalam air," bebernya.