PTPN V

Sorotan terbaru dari Tag # PTPN V

Tankos Sawit Dari PTPN V Jadi Pilihan Semen Padang Gantikan Batu Bara Nasional
Nasional
Selasa, 14 November 2023 | 11:26 WIB

Tankos Sawit Dari PTPN V Jadi Pilihan Semen Padang Gantikan Batu Bara

Jakarta, katakabar.com - PT Semen Padang jajaki kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V untuk pemanfaatan biomassa Tandan Kosong (Tankos) sawit sebagai subtitusi batu bara untuk kebutuhan pabrik produsen semen tertua di Asia Tenggara ini. Kepala Bagian Perencanaan, Sustainability, dan Teknologi Informasi PTPN V, Ifri Handi Lubis sambut baik penjajakan kerja sama kedua perusahaan plat merah. PTPN V, dengan produksi rata-rata Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mencapai 2,6 juta ton per tahun, punya Tankos cukup besar. "Produksi Tankos PTPN V sekitar 21 persen dari total produksi TBS. Dari Januari hingga Agustus 2023 ini produksi Tankos PTPN V mencapai 420.324 ton. Potensinya sangat besar," ujarnya lewat keterangan tertulis, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (14/11). Selama ini pemanfaatan Tankos PTPN V sebagian besar dijadikan sebagai pupuk organik guna memperbaiki struktur hara di kebun inti dan plasma. Dari informasi yang didapatkan, perusahaan yang tergabung dalam Holding Semen Indonesia membutuhkan sebanyak 76.000 ton Tankos per tahun. Tankos dimanfaatkan sebagai pengganti batu bara yang selama ini menjadi bahan bakar utama dalam proses pembakaran di Kiln. "PTPN V Insya Allah siap untuk mendukung strategi PT Semen Padang," jelasnya. Kepala Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Semen Padang, Juke Asmara sambut baik dukungan positif PTPN V. Menurutnya, PT Semen Padang sebelumnya telah melakukan uji coba penggunaan Tankos yang telah dipress dan dipotong sebagai bahan bakar. "Hasilnya cukup baik," ucapnya. Phaknya, sebut Juke, segera tindaklanjuti hasil studi yang telah dilaksanakan ke PTPN V. Terlebih lagi, secara geografis, kedua perusahaan memiliki wilayah operasi yang berdekatan yakni Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau. "Kita segera menyusun MoU terkait pemanfaatan tankos. Dengan begitu, diharapkan kerja sama kedua belah pihak dapat segera terealisasi," bebernya. Kepala Sub Bagian Pengkajian, Perencanaan Korporasi, dan Manajemen Kinerja PTPN V, Yudig Suhendri menimpali, terdapat sejumlah catatan dalam penjajakan, seperti Tankos yang dibutuhkan PT Semen Padang telah dalam bentuk press dan dipotong. "Alhamdulillah, kami berupaya mengikuti standarisasi dan persyaratan kebutuhan tankos dan PT Semen Padang. Insya Allah, program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," harapnya.

Kolaborasi Aiken Kakoki Jepang Pembangkit Tenaga Biogas Dibangun di Riau Tekno
Tekno
Rabu, 04 Oktober 2023 | 15:28 WIB

Kolaborasi Aiken Kakoki Jepang Pembangkit Tenaga Biogas Dibangun di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kolaborasi Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero, PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) yang beroperasi di "Bumi Lancang Kuning' julukan lain dari Provinsi Riau kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang Aiken Kakoki bangun Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) cofiring. "Pembangunan PTBg cofiring di kawasan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Sei Garo, Kabupaten Kampar, Privinsi Riau," kata CEO PTPN V, Jatmiko Santosa, dilansir dari laman investor.id, pada Rabu (4/10). Program ini, ujar Jatmiko, pemanfaatan energi baru terbarukan lewat pengolahan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME). "Kami sudah tandatangani kesepakatan bersama untuk pembangunan PTBg bersama Aiken Kakoki Jepang. Insya Allah, pembangunan bakal dimulai tahun ini," ulas Jatmiko. Menurutnya, PTBg cofiring yang bakal dibangun berkapasitas minimum pengolahan POME sebesar 150 meter kubik per hari bersamaan dengan aktivitas riset AIKEN selama dua tahun. "Kerja sama ini dijembatani para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menjadikan PTPN V sebagai lokasi penerapan teknologi terbaru pengembangan PTBg," jelasnya. Ini kesempatan emas, sambung Jatmiko, bagi kami untuk terlibat aktif dalam pengembangan EBT menggunakan teknologi Expanded Granular Sludgebeg (EGSB). Kami dapat informasi penerapan teknologi ini kali pertama di dunia. "EGSB adalah teknologi pengolahan POME yang memanfaatkan bakteri anaerob granular dan teknologi yang digunakan untuk reaktor EGS," tuturnya. Teknologi itu, selain memanfaatkan gas metana yang dilepaskan limbah sebagai sumber energi yang menghasilkan dehydrated sludge berupa produk sampingan yang dihasilkan melalui pengolahan POME. "Produk sampingan itu diklaim memiliki nilai kalori hingga 5.110 kalori. Nilai itu bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan batu bara yang rata-rata berkisar 3.600 sampai 4.200 kalori," sebut Kepala Bagian Perencanaan Sustainability dan Teknologi Informasi PTPN V, Ifri Handi Lubis. Kerja sama dua negara ini, harap Handi Lubis, dapat berjalan dengan baik agar semangat pemanfaatan energi baru terbarukan di Holding Perkebunan Nusantara dapat kian dimaksimalkan di masa datang.

Petani Sawit Plasma PTPN V Dukung Rencana Integrasi Sub Holding PalmCo Nasional
Nasional
Jumat, 07 Juli 2023 | 14:56 WIB

Petani Sawit Plasma PTPN V Dukung Rencana Integrasi Sub Holding PalmCo

Jakarta, katakabar.com - Petani sawit plasma mitra PT Perkebunan Nusantara V yang sukses ikut program peremajaan sawit rakyat (PSR) di sejumlah Kabupaten di Provinsi Riau, dukung rencana integrasi sejumlah anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero menjadi Sub Holding PalmCo. “Bila penggabungan itu dilaksanakan, PalmCo bakal semakin kuat. Kami percaya membawa kebaikan kepada petani," ujar salah satu petani yang telah bermitra dengan PTPN V lebih dari 30 tahun lamanya, Setyono dalam keterangannya di Pekanbaru, Riau, pada Kamis (6/7) kemarin. Dilansir dari laman InfoPublik, PalmCo adalan gabungan dari sejumlah anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero, PTPN III dan PTPN IV Provinsi Sumatera Utara, PTPN V Riau, PTPN VI Jambi, serta PTPN XIII Kalimantan. PalmCo nanti bakal fokus mengelola perkebunan sawit, seperti halnya Sugar Co komoditas tebu. Setyoni sekaligus Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) ini menjelaskan, pembentukan PalmCo bakal menjadikan petani sawit sebagai mitra utama perusahaan, sehingga perhatian kepada petani kepala sawit diyakini meningkat. Saat PalmCo menjadi perusahaan dengan skala bisnis lebih besar ada peningkatan pasokan bahan baku, tidak hanya berasal dari petani plasma tapi dari petani swadaya. "Ini poin pentingnya, PalmCo nanti membutuhkan pasokan bahan baku dengan rantai yang jelas, petani sawit, tidak hanya plasma, tapi swadaya akan kebagian rezeki," jelasnya. Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa menimpali, perusahaan telah merangkul 56.000 hektar petani plasma dengan total perkebunan sawit inti akan diupayakan mencapai 71.000 hektar. Dengan begitu, perusahaan telah mengelola 66 persen perkebunan sawit plasma dari luas lahan inti yang diusahakan. “Dari luas perkebunan plasma itu, PTPN V mendukung program pemerintah dalam mengejar perluasan peremajaan sawit petani. Hingga kini, ribuan petani Riau telah merasakan tuah dari program peremajaan sawit PTPN V,” sebutnya.