PT ITA
Sorotan terbaru dari Tag # PT ITA
Perkuat Kesiapsiagaan, Polres Kepulauan Meranti Terima Bantuan Peralatan Karhutla dari PT ITA
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terima bantuan peralatan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari PT Imbang Tata Alam, Senin (9/2) pagi. Kegiatan penyerahan berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB di halaman Mako Polres Kepulauan Meranti, dihadiri jajaran pejabat utama Polres, perwakilan perusahaan, serta personel kepolisian. Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan Karhutla di Provinsi Riau terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan pihak swasta. Hadir di kegiatan tersebut, yakni Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops Kompol Wan Muntazzaka, S.H., M.H., perwakilan pimpinan PT Imbang Tata Alam, Field SHE Senior Officer Efrizal, Humas perusahaan, Aznam, para Kasatfung dan Kasie Polres Kepulauan Meranti, serta anggota perusahaan dan personel Polres. Di acara tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dan penandatanganan berita acara. Adapun bantuan peralatan yang diserahkan meliputi selang hisap, selang buang, berbagai jenis nozel pemadam, penyambung simpang Y, serta perangkat komunikasi nirkabel. Perwakilan PT Imbang Tata Alam, Efrizal, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Ia menegaskan perusahaan mendukung upaya aparat melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung di lapangan. “Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras Polri dalam menangani Karhutla. Semoga peralatan yang kami berikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. Sementara, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga mewakili Kapolres menyampaikan penghargaan atas kepedulian pihak perusahaan terhadap upaya penanggulangan karhutla di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. “Kami ucapkan terima kasih atas bantuan sarana dan prasarana ini. Peralatan tersebut akan digunakan secara maksimal, termasuk dilakukan pelatihan kepada personel agar memahami cara penggunaannya dalam operasi di lapangan,” tuturnya. Kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan penyerahan bantuan dan sambutan, doa bersama, serta ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif. Secara terpisah, jajaran Polres menilai bantuan tersebut wujud sinergitas dan kepedulian sektor swasta terhadap pencegahan karhutla, yang selama ini menjadi salah satu perhatian utama di wilayah Riau. Peralatan seperti selang pemadam, nozel, penyambung aliran air, serta perangkat komunikasi dinilai memiliki nilai strategis untuk mempercepat respons awal personel saat terjadi kebakaran, sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi di lapangan. Dengan adanya dukungan tersebut, Polres Kepulauan Meranti diharapkan semakin optimal upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki periode rawan kebakaran.
HUT ke 17 Kepulauan Meranti, Yayasan Bakrie Amanah dan PT ITA Khitanan Massal Gratis
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17 Kabupaten Kepulauan Meranti, Yayasan Bakrie Amanah bekerja sama dengan EMP PT Imbang Tata Alam (ITA) gelar kegiatan sosial bertajuk Khitanan Untuk Negeri 2025. Program khitanan massal gratis ini menyasar ratusan anak di wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa wilayah, yakni Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Khusus di Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah peserta yang mengikuti program khitanan massal ini mencapai 111 anak. Rangkaian kegiatan dimulai di Puskesmas Teluk Belitung, Senin (22/12), kemudian berlanjut di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Selasa (23/12) dengan jumlah peserta sebanyak 54 anak. Selanjutnya, kegiatan digelar di Desa Tenan, Rabu (24/12) dengan 25 peserta, lalu di Desa Tanjung dan Desa Tanjung Darul Takzim dengan 9 peserta. Rangkaian khitanan massal ditutup di Desa Tanjung Peranap, Minggu (28/12) dengan 22 peserta. Selain mendapatkan layanan khitanan secara gratis, para peserta juga menerima berbagai bingkisan berupa makanan ringan, nasi kotak, kain sarung, peci, kaus, serta uang tunai. Panitia turut menyiapkan beragam doorprize menarik seperti skuter, mobil dan helikopter remot, jam tangan, serta mainan edukatif guna menambah keceriaan anak-anak. Kepala Divisi Penghimpunan dan Program Yayasan Bakrie Amanah, Yuli Wulansari, mengatakan kegiatan tersebut bagian dari komitmen berkelanjutan Yayasan Bakrie Amanah bersama PT ITA dalam membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Melalui program khitanan massal ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat serta menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak,” ujarnya. Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Camat Merbau, Hj. Wan Jumiati, SE, MSi. Ia menilai program khitanan massal gratis tersebut sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. “Atas nama Pemerintah Kecamatan Merbau, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Bakrie Amanah dan PT ITA. Kegiatan ini sangat baik, bermanfaat, dan sekaligus memeriahkan HUT Kabupaten Kepulauan Meranti ke 17,” ucapnya. Sementara, perwakilan PT Imbang Tata Alam, Wan Zulfan, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi perusahaan dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kesehatan generasi muda. “Kami mengucapkan terima kasih kepada UPIKA Merbau, OPP Teluk Belitung, HIPMAM, serta tenaga medis Puskesmas Teluk Belitung yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. Semoga program ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya. Program khitanan massal gratis ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Bakrie Amanah dan PT ITA. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” tandasnya.
Disperkimtan LH Kepulauan Meranti dan PT ITA Lihat Pipa Minyak Bocor di Bagan Melibur
Kepulauan Meranti, katakabsar.com - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan LH) Kabupaten Kepulauan Meranti dan manajemen PT Imbang Tata Alam (ITA) melakukan peninjauan ke lokasi pipa minyak bocor di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Minggu (12/9) kemarin. Kegiatan ini bertujuan memastikan penanganan kebocoran sesuai prosedur, dan mencegah timbulnya dampak lanjutan kepada lingkungan, dan masyarakat sekitar. Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas Perkimtan LH, Dewi Atmidilla, S.T., M.M., yang pimpin tim dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), didampingi Cameron Bernat, S.T., Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan, dan Mira Milyani, M.L.L., Analis Lingkungan Hidup. Sedang, dari pihak perusahaan hadir Hadi Purnawan, Deputy Area Manager, M. Nurzein, Field SHE Officer, serta Soerprijanto, Production Superintendent. Hadir pula kepala desa Bagan Melibur, Kapolsek Merbau, dan Bhabinkantibmas Merbau. Cuaca cerah iringi kegiatan saat tim tiba di lokasi. Sejumlah pekerja perusahaan tampak melakukan pembersihan manual di area tumpahan minyak. Petugas DLH melakukan observasi visual, mendokumentasikan kondisi tanah, serta mencatat koordinat titik kebocoran. Menurut Dewi Atmidilla, hasil peninjauan menunjukkan perusahaan telah melakukan penanganan sesuai prosedur. “Langkah tanggap darurat telah dijalankan dengan baik. Penanganan dilakukan secara hati-hati dan melibatkan masyarakat sekitar agar dampaknya tidak meluas,” ujarnya. Ia menambahkan, tanah yang terkontaminasi telah dikumpulkan dan disimpan di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Limbah B3 milik perusahaan. Selain itu, perusahaan telah melaksanakan pemeriksaan gas di sekitar pipa bocor secara berkala selama tujuh hari ke depan, serta berkoordinasi dengan SKK Migas untuk pelaporan dan tindak lanjut. DLH Kepulauan Meranti memberikan sejumlah rekomendasi tambahan, di antaranya agar PT Imbang Tata Alam melakukan uji air dan uji tanah pada minimal tiga titik lokasi tumpahan minyak, baik di hulu maupun di hilir area terdampak, serta pengujian sampel air pada dua sumur warga di sekitar lokasi kejadian. “Kami ingin memastikan tidak ada potensi pencemaran sekunder terhadap tanah dan air. Seluruh hasil uji laboratorium wajib dilaporkan kepada DLH sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab lingkungan,” tegas Dewi. Deputy Area Manager PT Imbang Tata Alam, Hadi Purnawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Bagan Melibur dan masyarakat atas kepedulian, serta kerja sama dalam penanganan kejadian tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat dan pemerintah desa yang membantu kami menanggulangi situasi di lapangan,” ucapnya. Hadi menegaskan, perusahaan berkomitmen menjaga keselamatan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya. Sebagai bentuk tanggung jawab, PT ITA akan segera melakukan pengujian kualitas air dan tanah melalui laboratorium terakreditasi untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi masyarakat. “Atas nama manajemen, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat. Saat ini kami tengah melakukan penggantian jaringan pipa lama dengan yang baru, dan diharapkan rampung tahun ini agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya. PT ITA berencana melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanganan dan pencegahan dini terhadap potensi kebocoran. Kata Hadi, hal tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terbuka, tanggap, dan hadir bersama masyarakat dalam menjaga keamanan serta keharmonisan lingkungan sekitar wilayah kerja. Kepala Desa Bagan Melibur, Isnadi Esman, S.Pd, turut mengapresiasi sinergi lintas pihak antara pemerintah desa, Polsek Merbau, Puskesmas Teluk Belitung, masyarakat, dan PT Imbang Tata Alam. “Kerja sama ini menunjukkan kepedulian bersama dalam memastikan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama,” tuturnya. Isnadi berharap, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan dapat menjadi contoh dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penanganan lingkungan di masa mendatang. “Kami mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kebersamaan semua pihak. Semoga sinergi ini menjadi pembelajaran berharga untuk penanganan yang lebih baik di masa depan,” terangnya. Peninjauan diakhiri dengan evaluasi bersama antara tim DLH dan manajemen PT Imbang Tata Alam. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pemantauan berkala hingga seluruh area terdampak dinyatakan aman dan stabil. Pemeriksaan Medis Dari sisi kemanusiaan, penanganan terhadap masyarakat dilakukan secara intensif oleh tim medis perusahaan bersama UPT Puskesmas Teluk Belitung. Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah terhadap 18 warga, mencakup bayi, anak-anak, remaja, hingga lansia. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh warga dalam kondisi baik tanpa indikasi gangguan kesehatan. Perusahaan juga menyalurkan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian, PT ITA memberikan bantuan sagu hati berupa paket sembako kepada warga yang tinggal paling dekat dengan area terdampak. Sementara, dukungan dari Polsek Merbau turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penanganan berlangsung, sehingga seluruh kegiatan berjalan tertib, kondusif, dan penuh kekeluargaan.
H Asmar Terima Kunjungan PT ITA, Bahas Progres Pelatihan Batik Ecoprint dari Mangrove
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, terima kunjungan perwakilan PT Imbang Tata Alam atau PT ITA di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (17/9). Kunjungan tersebut bahas progres pelatihan pembuatan batik ecoprint berbahan alami mangrove yang diinisiasi oleh perusahaan bersama kelompok masyarakat binaan. Di kunjungan itu, hadir Komunikasi Officer PT ITA, Hari Maulana, dan CSR Coordinator EMP, Arip Hidayatuloh, yang turut mendampingi pertemuan bersama Bupati. "Kami sampaikan progres pelatihan batik ecoprint dari bahan alami mangrove dan daun-daunan lokal. Produk ini nantinya akan dihasilkan oleh kelompok Mangrove Merbau," ujar Hari Maulana. Selain kegiatan pelatihan, PT ITA juga menyampaikan kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur. Di antaranya pembangunan akses jalan menuju Batang Malas sepanjang 1 kilometer dengan lebar 4 meter. "Untuk tahun mendatang, PT ITA berkomitmen melanjutkan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti," jelasnya. Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan apresiasi atas upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PT ITA, terutama pengembangan batik ecoprint berbasis bahan alami. "Saya sangat bangga karena masyarakat binaan PT ITA mampu menghasilkan produk batik ecoprint dari pewarna alami mangrove dengan kualitas yang tidak kalah dari daerah lain," ujar H Asmar.
Silaturahmi Bersama SKK Migas dan PT ITA, H Asmar Bahas Peluang Anak Daerah Bergabung
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar silaturahmi, dan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagut dan PT Imbang Tata Alam (ITA), Selasa di Pekanbaru, Selasa (29/4). Diskusi berjalan hangat dan santai. H. Asmar bercerita tentang minimnya lapangan kerja di Kepulauan Meranti. Saat ini banyak warganya memilih untuk berjuang mencari rezeki di negeri jiran, Malaysia. "Makanya kita sangat berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Meranti bisa merekrut tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya," ujar Asmar. Dia menyebutkan, dirinya mengerti di bisnis migas butuh tenaga kerja yang terampil, dan memahami betul sektor tersebut. Untuk itu, ia berharap ada pelatihan dan sertifikasi bagi anak daerah, sehingga berkesempatan untuk bergabung dalam industri migas.
Pertemuan dengan PT ITA, Plt Bupati Kepulauan Meranti Harap Ada Dampak Positif
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar hadiri pertemuan antara PT Imbang Tata Alam atau ITA dengan pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, di Swiss-bellhotel Harbour Bay Batam, Senin (12/8). Di kegiatan itu hadir Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, Act Communication and CSR Manager EMP, Iman Soerjasantosa, Advisor EMP Group, Amru Mahalli, dan Senior Public Relations EMP, Wilya Retno Sari, serta Field Sr. CSR Officer PT ITA, Arip Hidayatuloh.
PT ITA Kolaborasi dengan Kelompok Mangrove Tanam 1500 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Kepulauan Meranti, katakabar.com - PT ITA berkolaborasi dengan kelompok pencinta mangrove Sei Haji, pemerintah Kecamatan Merbau, Pemerintah Desa Mayangsari, TNI, Polri kembali melakukan penanaman mangrove sebanyak 1500 bibit yang berarea di Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (8/6) sekitar pukul 14.30 WIB lalu. Kegiatan kali ini usung tema 'Restorasi lahan, penggurunan dan ketahanan terhadap kekeringan', sempena peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia ke 52 tahun jatuh pada 5 Juni setiap tahunnya. Di momen itu Bonar selaku Area manager PT ITA melalui Field CSR Officer menyatakan, PT ITA sebagai salah satu perusahaan yang berada di Pulau Padang komitmen menjaga lingkungan, salah satunya melalui kegiatan penanaman mangrove. "Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi pesisir pantai dari abrasi dan mengembalikan habitat hutan mangrove yang ada di tanah air serta oksigen," kata Arip Hidayatulloh PT ITA, tuturnya, menyadari melakukan perlindungan lingkungan tidak mungkin dilakukan sendirian. Untuk itu, PT ITA berkolaborasi dengan Kelompok Mangrove sekitar operasi perusahaan sampai saat ini terus melakukan upaya penanaman mangrove secara masif. Di kegiatan penanaman mangrove dihadiri Camat Merbau diwakili Idrus, Kasi Tantrib Kecamatan Merbau, Danramil yang diwakili Babinsa, Kapolsek diwakili Bhabinkamtibmas, Kades Mayangsari, Ibrahim, BPD Mayangsari, Tim PT ITA, Efrizal SHE Officer, Arip Hidayatulloh Field CSR, Wan Zulfan, Kelompok Mangrove Merambai, Kelompok Mangrove Formula Lukit, Kelompok Imbang Mandiri, Siswa sekolah Dasar di Mayangsari, serta Ibu-ibu, dan warga penggiat mangrove dari Mayangsari. Ketua kelompok Mangrove Sei. Haji Hendri atay Awang menimpali, kegiatan penanaman ini rangkaian kegiatan penanaman yang ke empat kalinya di mangrove Sei. Haji. Alhamdulillah, pada penanaman bakau saat ini menggunakan bibit sendiri dimana penanaman sebelumnya menggunakan bibit bantuan dari PT ITA. Kemandirian bibit bakau sendiri ini, ucapnya, tidak lepas dari pembinaan dan bantuan dari tim CSR PT ITA, bahkan saat ini kelompok sudah mulai mampu menjual bibit, di mana kapasitas bibit di Mangrove Sei. Haji sudah mampu membibitkan sebanyak 5.000 bibit, dan kalau dijual Rp3.000 sebesar Rp15 juta. Kades Mayangsari, Ibrahim sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan penanaman Mangrove ini. "Dengan adanya kegiatan ini Desa Mayangsari menjadi desa yang terjaga dari abrasi pantai dan lingkungan menjadi asri, dan terbangun ekonomi masyarakat dari penggiat pembibitan mangrove ini, terkhusus kepada PT ITA yang telah membina dan membantu kelompok penggiat mangrove Sungai Haji," imbuhnya. Camat Merbau melalui Kasi Tantrib, Idrus ucapkan terima kasih banyak Kepada PT ITA atas seluruh bantuan yang diberikan, sebab PT ITA cukup konsisten dalam upaya menjaga lingkungan dengan melakukan pembinaan dan bantuan kepada kelompok mangrove, sehingga dari 1 kelompok sekarang sudah ada lebih dari 4 kelompok mangrove di Kecamatan Merbau. Selain itu, PT ITA membantu kegiatan yang ada di Kecamatan Merbau, semoga kerjasama yang terbangun terus bisa dilakukan," jelas Idrus. Apresiasi kepada kelompok Mangrove Sei. Haji, tambah Idrus, telah mampu melakukan kemandirian pembibitan mangrove serta melakukan penanaman Mangrove secara konsisten. Kegiatan ini disambut baik masyarakat sekitar lokasi penanaman, ini terlihat dengan antusias masyarakat berpartisipasi ikut dalam penanaman ini, termasuk anak-anak SD yang sekolahnya di sekitar lokasi, sehingga target penanaman mangrove sesuai dengan yang diharapkan sebanyak 1500 bibit berhasil di tanam. “Bukan hanya penanaman kegiatan ini diwarnai dengan menikmati kuliner khas olahan mangrove seperti dodol kedabu, sirop mangrove, dan makanan olahan sekitar pantai Mayangsari seperti olahan lokan, rama-rama, kerupuk sagu lomek dan mie sagu," tandasnya.
Disponsori PT ITA BumDes Tanjung Sukses Gelar Iven Tahunan ke IV
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Even tahunan pacu sampan ke 4 Telaga Air Merah yang digelar BumDes Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat resmi ditutup, pada Ahad (3/3) lalu. Perhelatan tahunan ini sukses berkat andil dari sponsor PT Imbang Tata Alam ( ITA). Kepala Desa Tanjung Anas serta panitia yang mewakili PT ITA serahkan piala pada para pemenang lomba pacu sampan. Perlombaan di event kali ini dibagi dua kategori lomba, yakni pelajar dan dewasa. Kategori pelajar diikuti sebanyak 24 orang yang dibagi 4 grup di mana juara 1 Selamat Mulyadi dan Malik dari Desa Mantiasa, juara 2. M Fatir Nur dan Muhammad Ilham dari Desa Tanjung, dan juara 3 Rafa dan Alfin dari Desa Centai. Sedang, tingkat dewasa diikuti sebanyak 42 orang yang dibagi 7 grup. Para pemenangnya, yakni juara 1 Muslim dan Fahrizal dari Desa Alai, juara 2 Supardi dan Al Hakim dari Desa Tanjung, juara 3 Pokdarwis Tali Bapilin Tigo Desa Langgam Kabupaten Pelalawan. Kepala Desa Tanjung, Para panitia event lomba tahunan pacu sampan dan kemah, Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Barat, tokoh masyarakat serta masyarakat hadir. Kepala Desa Tanjung, Anas kepada wartawan menyatakan, event tahunan ini digelar BumDes Desa Tanjung yang bekerja sama dengan PT ITA sebagai sponsor utama. “Alhamdulillah, tahun ini kita bisa membuat dua kategori lomba, yakni tingkat anak-anak SMP sampai SMA, dan tingkat dewasa,” jelasnya. Di momen itu, harap Anas, agar akses yang menghubungkan atau jembatan yang nenyebrangi sungai air mabuk Desa Tanjung ke Kabupaten Pelalawan bisa terwujud. Dari perhitungan ukuran jembatan sepanjang 800 meter sudah bisa menghubungkan dua kabupaten tersebut, sehingga desa tambah maju dengan perayaan event makin ramai . "Dengan dibangunnya jembatan penghubung bakal berdampak positif bagi daerah ini, baik itu dari segi ekonomi, dan emajuan daerah yang paling utama kabupaten ini tidak terisolasi lagi," sebutnya.