Program BTH

Sorotan terbaru dari Tag # Program BTH

Pimpin Rapat Forum Lalu Lintas Sukseskan Program 'BTH', Ini Asa Dirlantas Polda Riau Hukrim
Hukrim
Jumat, 17 November 2023 | 10:20 WIB

Pimpin Rapat Forum Lalu Lintas Sukseskan Program 'BTH', Ini Asa Dirlantas Polda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Riau gelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Provinsi Riau, di Aula Rapat LT 2 Mako Ditlantas Polda Riau, pada Kamis (16/11) kemarin. Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK, MH , didampingi Wadirlantas, AKBP NURHADI. SH, SIK. serta PJU Ditlantas Polda Riau. "Sebelum melanjutkan kegiatan rapat forum lalu lintas, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah berkenan hadir di rapat ini," ujar Dirlantas Polda Riau,. Di kegiatan rapat tersebut tidak hanya di hadiri para pejabat utama, tapi dari instansi lintas sektoral terkait, seperti Kepala BPTD Riau, Kepala Balai Jalan, Kepala Jasa Raharja, Kadishub Provinsi Riau, Kota, Kepala BPJN Riau, Kepala Disdik Provinsi Riau, Camat, Purah serta Main Dealer dan hingga PUPR Provinsi Riau turut hadir. Rapat forum lalu lintas bertujuan untuk meningkatkan Kamseltibcarlantas dan menekan angka fatalitas di jalan, baik di jalan Nasional, Provinsi serta Kabupaten dan Kota. "Dari hasil survey jalan yang kami laksanakan baru baru ini, ada beberapa temuan yang wajib segera dibenahi. Mari bergandengan tangan untuk mencari solusi bersama agar apa yang dikeluhkan masyarakat saat ini bisa terjawab," kata KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK, MH saat membuka rapat forum. Menurutnya, hasil Kajian Black Spot, Trouble Spot dan Sosialisasi Bulan Tertib Helm di wilayah Hukum Polda Riau yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Provinsi Riau yang tertib dalam berlalu lintas serta menekan angka fatalitas di jalan. Hal itu sejalan dengan para istansi terkait yang mengikuti kegiatan, "Ada beberapa permasalahan yang telah disampaikan pihak Dirlantas Polda Riau tadi, kita bersama sama membahas dan segera menyelesaikan permasalahan. Saya berharap giat rapat forum lalu lintas ini dilaksanakan secara berkelanjutan," ujar Kepala BPTD Riau. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasri menjelaskan, dari hasil kajian black spot, trouble spot dan sosialisasi bukan tertib helm di wilayah kota pekanbaru ada beberapa poin yang ditemukan, meliputi mulai wilayah Polres Kampar persisnya Jalan Umum Pasir Putih kilometer 2 Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu, ada tikungan belokan dan tanjakan tajam, jarak pandang terhalang dan tidak ada rambu-rambu alat penerangan jalan serta banyaknya kendaraan keluar masuk. Kedua, wilayah hukum Polres Pelalawan pasnya di kawasan Jalan Lintas Sumatera kilometer 39+100 Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Sei Kijang. Di mana jalan turunan dan tanjakan, banyak kendaraan melintas, tidak ada penerangan jalan, dan pandangan terhalang. Ketiga, Wilayah hukum Polres Bengkalis persis di kawasan Jalan Lintas Duri-Dumai kilometee 5 Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Kondisi tikungan, bahu jalan tidak ada rambu dan penerangan jalan, dan marka tidak ada serta pandangan terhalang. Keempat, wilayah hukum Polres Rokan Hilir tepat di kawasan Jalan Lintas Riau-Sumut Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih. Di mana Jalan miring, bahu jalan tidak ada banyak dilintasi kendaraan berat serta rambu rambu miring. Kelima, wilayah hukum Polresta Pekanbaru U-turn depan Kantor Camat Bukit Raya yang sering dilanggar oleh masyarakat sekitar dan malah dianggap sebagai biang terjadinya kemacetan lalu lintas. Melalui Rapat Forum LLAJ ini, hatap Dirlantas Polda Riau, dapat bekerja sama memecahkan permasalahan lalu lintas yang ada, sesuai kewenangannya masing-masing. "Kurangnya rambu-rambu, penerangan jalan, jalan miring, semak-semak dan pohon yang mulai menutupi pandangan dapat segera dilengkapi dan dirapikan atau dianggarkan tahun depan," imbaunya. Selain itu, tutur Dirlantas Polda Riau, melalui rapat forum lalu lintas kita dapat berkolaborasi secara aktif untuk memberikan edukasi guna menciptakan Provinsi Riau yang berkeselamatan dan menciptakan Kamseltibcarlantas jalan yang terus berkesinambungan. "Saya berharap kepada seluruh peserta rapat forum lalu lintas, kebetulan di bulan November ini kita sedang melaksanakan kegiatan Bulan Tertib Helm (BTH) tahun 2023. Jadi, kami membutuhkan peran semua pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas terutama pengguna sepeda motor agar tertib dalam berlalu lintas," imbuhnya. Untuk itu, tambahnya, mari kita sama-sama mengajak, terutama di lingkungan kita sendiri, agar sebelum berkendara yang menggunakan sepeda motor agar menggunakan helm SNI, baik yang mengendarai maupun yang di bonceng.

Ditlantas Polda Riau Bikin Program 'BTH' Demi Keselamatan Pengendara Motor Hukrim
Hukrim
Selasa, 14 November 2023 | 15:06 WIB

Ditlantas Polda Riau Bikin Program 'BTH' Demi Keselamatan Pengendara Motor

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Riau dan jajaran, membikin program Bulan Tertib Helm disebut BTH pada November 2023 ini. Program BTH sudah dilaksanakan dari 13 hingga 30 November 2023 nanti, fokusnya kepada para pengendara sepeda motor baik pengendara maupun yang dibonceng. "Setiap Pengendara sepeda motor maupun yang dibonceng, bila berkendara di jalan wajib menggunakan Helm SNI," kata Ditlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufik Lukman N , SIK. M.H, lewat siaran persnya kepada wartawan, pada Selasa (14/11). Kenapa saat ini fokus kita melaksanakan sosiallisasi penggunaan Helm kepada pengendara Sepeda Motor, ujar Kombes Pol Taufik, lantaran menurut data kecelakaan yang menjadi korban kecelakaan adalah pengendara sepeda motor baik yang membonceng maupun yang dibonceng. Menurutnya, data kecelakaan sepanjang tahun 2023 hingga Oktober 2023, jumlah kecelakaan sebanyak 1.360 kejadian, di mana melibatkan 1.726 sepeda motor, 279 kendaraan penumpang umum, 462 kendaraan barang, 49 bis dan 33 kendaraan khusus. "Dari kejadian laka itu sebanyak 1.905 korban kecelakaan adalah pengendara sepeda motor, dan meninggal dunia di tempat sebanyak 378 orang dan meninggal di Rumah Sakit sebanyak 97 orang," rincinya. Nah konsep dari progam BTH, ulas Kombes Pol Taufik, Edukasi, sosialisasi baik langsung maupun melaui media massa serta media sosial, peneguran, dialog interaktif, hingga penegakan hukum melalui penilangan secara elektronik (ETLE). Ditlantas Polda Riau sudah membuat surat imbauan melalui sekolah-sekolah baik SD, SMP dan SMA sederjat untuk disampaikan kepada wali murid yang mengantar anaknya ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor agar anak yang diantar memakai helm. Orang tua tidak boleh egois, hanya dirinya sendiri yang menggunakan helm tapi anak yang dibonceng tidak menggunakan helm. "Ingat helm digunakan untuk melindungi kepala kita dari benturan fatal saat jatuh dari sepeda motor, helm digunakan untuk keselamatan," terang Ditlantas Polda Riau baru menjabat dua Minggu ini. Dengan program BTH ini, harap Kombes Pol Taufik, masyarakat Provinsi Riau semakin disiplin berlalu lintas terutama dalam penggunaan helm. Ia meyakini angka kecelakaan semakin turun dan endingnya Keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau dapat terwujud.