Petani Mitra
Sorotan terbaru dari Tag # Petani Mitra
Siap Masuk Pasar Global, Ratusan Petani Mitra Holding PTPN Sudah Bersertifikasi RSPO
depan, komitmen kami untuk tumbuh dan berkembang bersama petani mitra akan semakin dikuatkan, tidak hanya untuk sertifikasi, tetapi intensifikasi, peningkatan kapasitas, dan penguatan kelembagaan," jelasnya. Masih Jatmiko menjelaskan, sertifikasi tersebut akan membuka kesempatan besar pagi petani untuk tidak hanya membuktikan diri sebagai petani yang fokus pada sustainability, tetapi menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan. Hal itu disebabkan sawit petani bersertifikasi RSPO akan memperoleh insentif dari sisi harga jual. "Dan akhirnya, tujuan besar kami untuk meningkatkan kesejahteraan bapak ibu petani mitra bisa tercapai," terangnya. Sertifikasi RSPO tersebut diserahkan PTPN IV PalmCo diwakili Kepala Divisi PSR dan Plasma PTPN IV PalmCo, Abdul Muthalib, kepada para petani mitra yang diwakili pengurus KUD Makarti Jaya di Kantor KUD Makarti Jaya, Tapung, Rokan Hulu, Riau, awal pekan ini. Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, mengatakan sertifikasi tersebut diperoleh usai melalui proses panjang sejak Oktober 2024 dengan melibatkan peran aktif 300 petani anggota koperasi yang mengelola perkebunan seluas 731 hektare, hingga memenuhi standar global untuk praktik kelapa sawit berkelanjutan. “Sejak tahun lalu, rekan-rekan petani KUD Makarti Jaya mendapat bimbingan langsung dari tim kita di PTPN IV Regional III. Tahapannya memang panjang dan menyita waktu serta energi, tapi alhamdulillah semuanya dapat dilalui satu per satu,” papar Gusmar.
Petani Sawit Mitra Terima Premi RSPO Rp1 Miliar, Ini Kata Wabup Ketapang
Ketapang, katakabar.com - Petani plasma mitra yang tergabung dalam 8 koperasi, yakni Subali Raja Sejahtera, Berkah Manunggal Sejahtera, Titipan Makmur, Rimba Kecubung Indah, Bukit Selendang Jaya, Bumi Asih, Mitra Sejahtera, dan Karya Jaya, binaan perusahaan perkebunan sawit Cargill di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terima premi dari penjualan kelapa sawit berkelanjutan atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebesar Rp1 miliar lebih Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Ketapang, H Farhan MSi saksikan penyerahan premi tersebut. Menurut Farhan, lewat kemitraan petani plasma Pir Trans, PT Poliplant Sejahtera, dan Cargill Tropical Oil memberikan peluang kepada petani lokal untuk terlibat di industri kelapa sawit secara berkesinambungan. “Capaian ini bukti nyata kerja keras, inovasi dan komitmen keberlanjutan untuk menghasilkan hasil yang memuaskan," ujarnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman Prokopim Setda Ketapang, pada Selasa (2/1). Pencapaian ini, harap Farhan, hendaknya menjadi inspirasi bagi petani kelapa sawit lainnya untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan menjalankan usaha mereka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, tegas Farhan, terus dukung upaya-upaya keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit. Pemkab terus dorong dan sediakan bantuan yang diperlukan bagi petani Plasma Pir Trans agar dapat mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan. “Selamat kepada petani plasma Pir Trans sudah penuhi kriteria dan berhasil meraih premium RSPO. Saya apresiasi PT Poliplant Sejahtera dan Cargill Tropical Oil atas upayanya mendukung petani plasma dalam mencapai keberlanjutan,” jelasnya. Sangat memungkinkan petani swadaya, tuturnya, untuk mendapatkan RSPO dari perusahaan perkebunan, tapi dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi. “Premium RSPO itu tidak hanya kepada mitra yang terkait dengan adanya koperasi, tapi bisa didapatkan petani swadaya di lingkup perusahaan. Intinya, syarat administrasi mesti terpenuhi, meliputi syarat pengelolaan lingkungan, kebun dan syarat-syarat lainnya terpenuhi,” sebutnya.
PT SLS Konsisten Bina dan Dampingi Petani Mitra
Pekanbaru, katakabar.com - PT Sari Lembah Subur (SLS) anak perusahaan dari PT Astra Agro Lestari Tbk konsisten bina dan dampingi para petani mitranya. "Kami konsisten melakukannya lantaran sudah dibukukan jadi program kemitraan petani," ujar Community Development Area Manager PT Astra Agro Lestari, Dede Putra Kurniawan dilansir dari elaeis.co, pada Kamis (3/8). Kata Dede Banyak hal yang dibagikan PT SLS kepada para petani di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau, meliputi update ilmu-ilmu manajemen pertanian atau perkebunan kelapa sawit, dan belajar ulang flow proses agronomi mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, panen, pengangkutan TBS dan manajemen keuangan perkebunan. "Berbagai ilmu yang ditransfer hendaknya diterapkan petani di sekitaran PT SLS untuk menciptakan perkebunan sawit yang berkelanjutan," pesan Wakil Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Riau ini. Petani binaan mesti punya skill dan mindset agronomi kelapa sawit agar bernilai ekonomis, dan biaya wajar untuk dapat meningkatkan produksi atau hasil yang besar ujungnya dapat meningkatkan pendapatan petani lebih baik ke depan, tambahnya.