perumahan

Sorotan terbaru dari Tag # perumahan

Dampak Negatif Program Tiga Juta Rumah Pada Industri Perumahan Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 27 November 2024 | 15:21 WIB

Dampak Negatif Program Tiga Juta Rumah Pada Industri Perumahan

Jakarta, katakabar.com - Program tiga juta rumah yang diprakarsai Presiden RI, Prabowo Subianto tampaknya memberikan dampak cukup besar pada pasar perumahan di Indonesia. Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI), Joko Suranto mengutarakan saat peluncuran program ini memengaruhi penjualan rumah di tanah air. Dilansir dari Tempo.co, banyak konsumen yang membatalkan pemesanan rumah lantaran mereka berharap bisa mendapatkan rumah gratis melalui program ini.

Permintaan Perumahan Terjangkau Dorong Peningkatan Investasi Properti Kelas Menengah Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 22 Juni 2024 | 11:51 WIB

Permintaan Perumahan Terjangkau Dorong Peningkatan Investasi Properti Kelas Menengah

Jaksel katakabar.com - Permintaan akan perumahan yang terjangkau telah menjadi kekhawatiran yang semakin besar di banyak wilayah perkotaan dan pinggiran kota di seluruh dunia. Kala populasi meningkat dan urbanisasi berlanjut dengan pesat, tekanan terhadap pasar perumahan semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan peningkatan signifikan dalam permintaan akan pilihan perumahan yang terjangkau, sehingga mendorong sektor publik dan swasta untuk berinvestasi besar-besaran pada properti kelas menengah. Investasi ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara real estat kelas atas dan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, memenuhi kebutuhan keluarga berpenghasilan menengah yang sering kali tersisih dari pasar perumahan karena meroketnya harga. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan akan perumahan yang terjangkau. Kesenjangan ekonomi, upah yang stagnan, dan tingginya biaya hidup telah menyulitkan banyak individu dan keluarga untuk mendapatkan perumahan yang layak. Pandemi Covid 19 semakin memperburuk permasalahan ini, dengan banyak orang kehilangan pekerjaan atau berkurangnya pendapatan, sehingga meningkatkan kebutuhan akan pilihan hidup yang lebih terjangkau. Selain itu, generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, memasuki pasar perumahan dengan kendala dan preferensi keuangan yang berbeda-beda, dan seringkali mencari perumahan dengan harga terjangkau yang menawarkan nilai uang. Menanggapi meningkatnya permintaan ini, investor dan pengembang semakin fokus pada properti kelas menengah. Properti ini memberikan keseimbangan antara biaya dan kualitas, menawarkan fasilitas penting tanpa label harga mewah. Investasi pada proyek perumahan kelas menengah dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan segmen populasi yang lebih luas. Proyek-proyek ini seringkali mendapat dukungan melalui insentif pemerintah, keringanan pajak, dan subsidi, sehingga menjadikannya menarik bagi pengembang. Pemerintah dan lembaga keuangan juga menjajaki model pembiayaan inovatif untuk membuat kepemilikan rumah lebih mudah diakses, seperti skema kepemilikan bersama, uang muka yang lebih rendah, dan hipotek jangka panjang. Pergeseran ke arah properti kelas menengah juga mencerminkan tren sosio-ekonomi yang lebih luas. Ada peningkatan preferensi terhadap ruang hidup berorientasi komunitas yang dekat dengan tempat kerja, sekolah, dan layanan penting. Para perencana kota semakin menekankan pembangunan serba guna yang mengintegrasikan ruang perumahan, komersial, dan rekreasi, sehingga mendorong komunitas yang lebih dinamis dan inklusif. Pendekatan ini tidak hanya mengatasi kekurangan perumahan namun juga mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Tidak hanya itu, kemajuan teknologi dan metode konstruksi inovatif memainkan peran penting dalam menjadikan perumahan terjangkau menjadi lebih layak. Bangunan prefabrikasi, konstruksi modular, dan penggunaan material ramah lingkungan dapat mengurangi biaya dan waktu konstruksi secara signifikan. Teknologi ini memungkinkan pengembang untuk memproduksi unit rumah berkualitas tinggi dengan lebih efisien dan dengan harga lebih rendah, sehingga mengatasi krisis keterjangkauan. Kesimpulannya, meningkatnya permintaan akan perumahan yang terjangkau telah menyebabkan peningkatan besar dalam investasi properti kelas menengah. Tren ini didorong oleh kombinasi tekanan ekonomi, perubahan demografi, dan perubahan preferensi gaya hidup. Dengan berfokus pada perumahan kelas menengah, pengembang dan pembuat kebijakan bertujuan untuk memberikan akses yang lebih adil terhadap perumahan berkualitas, membina masyarakat yang stabil dan berketahanan. Seiring dengan pertumbuhannya, sektor ini diperkirakan akan memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan perumahan yang dihadapi oleh banyak penduduk perkotaan dan pinggiran kota di seluruh dunia. Kontak: Bagi Broker yang Berminat Bergabung Menjadi Agen Properti Klik untuk mendaftar https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSctfVGngtKw57zyO91Ksk6uCDe2I_t5YJQ5kkHwBGg3JA15bA/viewform Untuk Pembeli Klik untuk mendaftar https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSd0C9K8DXoi4p-xcb7guccmvt1ebAI4NXBJWSzzCj2W0n8a-w/viewform Contact Untuk Informasi Lebih Lanjut Hubungi Kami WhatsApp (+62) 877 55778881 Email infosignature.id@gmail.com

HUT 47, KPR BTN Perpanjang Tangan Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Nasional Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 10 Desember 2023 | 16:00 WIB

HUT 47, KPR BTN Perpanjang Tangan Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Nasional

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) KPR yang ke-47 tahun pada 10 Desember 2023. Pada usia yang tergolong matang tersebut, Bank BTN terus menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara dengan menjadi bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) terbesar di Indonesia. Selama 47 tahun menyalurkan KPR, Bank BTN telah mewujudkan impian sekitar 5,6 juta masyarakat Indonesia beserta keluarganya memiliki hunian yang layak dengan nilai pembiayaan sekitar Rp470 triliun. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan bahwa perjalanan panjang BTN dalam membantu pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia menjadi sumber kekuatan untuk terus mendukung sektor perumahan dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.