Perluasan

Sorotan terbaru dari Tag # Perluasan

Kedutaan Besar India Tegaskan Komitmen Perluasan Kerja Sama Strategis dengan Sumsel Default
Default
Jumat, 16 Januari 2026 | 10:12 WIB

Kedutaan Besar India Tegaskan Komitmen Perluasan Kerja Sama Strategis dengan Sumsel

Jakarta, katakabar.com - Kedutaan Besar India untuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama strategis dengan pemerintah daerah di Indonesia melalui dialog langsung dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, didampingi Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Griya Agung, Palembang, Rabu (14/1) kemarin. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, menjadi platform penting untuk memperdalam pemahaman bersama, serta menjajaki peluang kerja sama konkret yang berorientasi pada manfaat jangka panjang. Diskusi mencakup sektor pertambangan batu bara, penguatan komoditas ekspor unggulan Sumatera Selatan, serta pengembangan kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran pemuda. Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan ketertarikan India terhadap potensi daerah, serta menegaskan kesiapan Sumatera Selatan untuk bermitra secara aktif. “Sumatera Selatan memiliki sumber daya alam yang kuat dan terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas ekspor. Kami memandang kerja sama dengan India sebagai peluang strategis, termasuk melalui pertukaran pemuda untuk mempererat hubungan budaya dan memperluas wawasan generasi muda,” ujar Herman Deru. Duta Besar Sandeep Chakravorty menyambut positif pandangan tersebut dan menegaskan bahwa India melihat Sumatera Selatan sebagai mitra penting dalam penguatan hubungan bilateral di tingkat daerah. “India memandang Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan potensi besar, baik dalam hal sumber daya alam maupun kapasitas sumber daya manusia. Kami ingin membangun kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berkelanjutan, sejalan dengan eratnya hubungan India dan Indonesia,” timpal Dubes Chakravorty. Pada konteks pengembangan sumber daya manusia, Kedutaan Besar India juga menegaskan keterbukaan terhadap partisipasi pemuda Sumatera Selatan dalam program pertukaran dan peluang beasiswa pendidikan tinggi di India, dengan mekanisme seleksi yang akan disepakati bersama. “Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Melalui pertukaran dan pendidikan, kami berharap dapat memperkuat hubungan antar masyarakat yang menjadi fondasi utama kemitraan jangka panjang kedua negara,” tambahnya. Kedutaan Besar India memandang pertemuan ini sebagai langkah signifikan dalam memperdalam kerja sama antara India dan Indonesia di tingkat subnasional, sekaligus membuka ruang kolaborasi baru yang lebih terstruktur dan berdampak. Pertemuan turut dihadiri oleh para kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Cacco dan Perusahaan Fintech Paydia Percepat Perluasan Layanan Fraud Detection di Pasar Indonesia  Default
Default
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:29 WIB

Cacco dan Perusahaan Fintech Paydia Percepat Perluasan Layanan Fraud Detection di Pasar Indonesia 

Tokyo, katakabar.com - Cacco Inc. (Kantor Pusat: Minato-ku, Tokyo; Direktur Utama dan atau Presiden: Hiroyuki Iwai; dengan Kode Saham: 4166; untuk selanjutnya disebut "Cacco"), penyedia layanan deteksi penipuan (fraud detection) Nomor 1 di Jepang yang berkontribusi dalam membangun infrastruktur e-commerce di Indonesia. Cacco telah menjalin kerja sama dengan PT Datacell Infomedia (Paydia), Kantor Pusat: Jakarta, Indonesia, sebuah Penyedia Layanan Pembayaran (PSP) Kategori 1 dan Penyedia QRIS yang menawarkan solusi pembayaran digital, untuk memperluas layanan fraud detection Cacco di pasar Indonesia. Dengan kerja sama ini, layanan fraud detection Cacco “O-PLUX” dan “O-MOTION” akan diitegrasikan dengan layanan pembayaran Paydia, mendorong perluasan layanan fraud detection di Indonesia. Dengan memanfaatkan keahlian teknologi yang dikembangkan di Jepang, Cacco bertujuan untuk membantu membangun lingkungan pembayaran yang aman dan terpercaya di pasar Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh: TOKYO SHOKO RESEARCH, LTD., "Survei mengenai jumlah situs e-commerce di Jepang yang menggunakan layanan fraud detection berbayar" (per akhir bulan Maret 2025). Hingga saat ini, Cacco secara aktif memperkuat kerja sama di seluruh Asia Tenggara melalui kolaborasi dengan penyedia layanan pembayaran, perusahaan teknologi digital, serta berbagai organisasi industri. Kemitraan baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dan bertujuan untuk berkontribusi pada pengembangan lingkungan pembayaran yang aman dan terpercaya di Pasar Indonesia. Kolaborasi ini diinisiasi melalui hubugan Cacco dengan Mulai, perusahaan mitra yang berbasis di Singapura. Dengan menggabungkan keahlian jangka panjang serta teknologi Cacco di bidang pencegahan penipuan dengan rekam jejak yang terbukti dan jaringan luas, bersama dengan Paydia di sektor pembayaran digital, kedua perusahaan sepakat untuk bekerja sama guna semakin memperkuat ekosistem pembayaran di Indonesia. Eko Ganar Mardiansyah, Direktur Paydia, menyatakan kami menaruh harapan besar pada teknologi dan keahlian Cacco yang didukung oleh rekam jejak pencapaian yang luas di Jepang. Seiring dengan pesatnya digitalisasi di Indonesia, manajemen resiko telah menjadi isu yang mendesak. Khususnya di sector pembayaran, kebutuhan akan langkah-langkah keamanan yang semakin canggih terus meningkat. Kami yakin kerja sama ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kami serta pada pembangunan penyedia layanan pembayaran yang sangat terpercaya di Pasar Indonesia Prospek Masa Depan Cacco akan mendukung peningkatan keamanan pada berbagai layanan pembayaran, termasuk uang elektronik dan pembayaran QR yang disediakan oleh Paydia melalui layanan fraud detection O-PLUX serta layanan pencegahan pengambilalihan akun O-MOTION. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembayaran yang lebih aman dan terjamin bagi para pengguna maupun merchant atau pelaku usaha di Pasar Indonesia. Mengenai Layanan Fraud Detection “O-PLUX” “O-PLUX”, merupakan layanan fraud detection yang disediakan oleh Cacco merupakan solusi berbasis cloud yang menggunakan logika penyaringan milik sendiri, didukung oleh data science, untuk mendeteksi pesanan penipuan secara real time. Layanan ini membantu mencegah berbagai bentuk penipuan seperti penyalahgunaan kartu kredit (impersonasi), penjualan kembali tanpa izin, penjualan kembali yang bersifat merugikan, serta tidak ada pembayaran pada transaksi pascabayar, sekaligus mengotomatisasi proses penyaringan (screening). Tentang Paydia  https://paydia.id/tentang-paydia/ Paydia adalah Penyedia Layanan Pembayaran (Payment Service Provider/PSP) Kategori 1 sekaligus Penyedia QRIS yang berlisensi dari Bank Indonesia dan merupakan anggota Astel Group. Dengan beragam produk, termasuk QRIS untuk penerimaan pembayaran, Paydia mengembangkan aplikasi mobile untuk Android dan iOS yang memungkinkan pembayaran digital menggunakan Electronic Money Server Based (eWallet). Berdasarkan fondasi yang kuat ini, Paydia menghadirkan layanan pembayaran yang mengutamakan kesederhanaan, keamanan, dan keandalan, serta berkontribusi pada pertumbuhan transaksi digital di seluruh Indonesia. Melalui berbagai fungsi, termasuk uang elektronik dan QRIS, Paydia mendukung kebutuhan pengguna maupun merchant sekaligus mendorong inklusi keuangan digital yang lebih luas. Perusahaan ini terus mendorong inovasi digital di berbagai industri dan komunitas, mengembangkan platform pembayaran yang sangat praktis untuk mendukung ekosistem digital Indonesia yang berkembang pesat.

Krakatau Sarana Properti Resmikan Perluasan Gudang Australia Respons Tingginya Daya Serap Pasar Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 13 Juli 2025 | 19:08 WIB

Krakatau Sarana Properti Resmikan Perluasan Gudang Australia Respons Tingginya Daya Serap Pasar

Cilegon, katakabar.com - PT Krakatau Sarana Properti atau KSP meresmikan perluasan Gudang Australia di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, belum lama ini. Peresmian perluasan Gudang Australia di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, upaya strategis KSP respons peningkatan permintaan pasar akan fasilitas logistik yang modern, efisien, dan siap pakai serta tingginya serapan pasar sebagai indikator utama keberhasilan perluasan ini. Pengembangan ini perkuat posisi KSP sebagai penyedia layanan kawasan industri yang adaptif terhadap tren kebutuhan industri. Kebutuhan industri ini memiliki potensi besar mendukung kelancaran sistem rantai pasok nasional khususnya di sektor manufaktur dan petrokimia Sejumlah tenant penyewa potensial tengah dalam proses finalisasi kerja sama. Sedang sebagian unit telah dikonfirmasi oleh tenant yang selama ini ada. Salah satu tenant strategis adalah PT Chandra Asri Pacific atau CAP yang telah menjadi mitra jangka panjang sejak tahun 2018. Kurun waktu lebih dari lima tahun, jumlah gudang yang disewa CAP meningkat dari 8 unit menjadi 20 unit, mencerminkan hubungan kolaboratif yang solid dan berkelanjutan dalam mendukung operasional sektor petrokimia nasional. Sehingga perluasan ini diyakini semakin memperkuat efisiensi dan keandalan rantai pasok bahan baku yang dikelola oleh CAP. Ini sekaligus menunjukkan fasilitas KSP mampu menjawab kebutuhan tenant skala besar. Diketahui, mengawali bulan Juli 2025 Krakatau Sarana Properti telah meresmikan perluasan Gudang Australia, diresmikan Direktur Infrastruktur dan Operasi Krakatau Steel Utomo Nugroho, disaksikan jajaran direksi Krakatau Steel Group, jajaran komisaris dan direksi PT Krakatau Sarana Properti, serta sejumlah mitra strategis. Di mana perluasan tersebut mencakup tiga unit tambahan dengan luas masing-masing 2.880m² yang berhasil dibangun dalam waktu sangat singkat selama tiga bulan dengan tetap menjaga standar mutu dan ketepatan waktu. Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti, Syafiq Hadi menuturkan, Gudang Australia merupakan bagian dari pengembangan fasilitas logistik strategis di Kawasan Industri Krakatau, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenant akan gudang yang modern, efisien, dan siap pakai. “Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek ini, termasuk PT Krakatau Engineering sebagai kontraktor pelaksana dan PT Krakatau Konsultan sebagai pengawas teknis,” ujarnya, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Minggu siang Direktur Infrastruktur dan Operasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., Utomo Nugroho ucapkan apresiasi atas penyelesaian proyek ini sebagai bagian dari strategi penguatan infrastruktur industri nasional.

Selama Penerapan Kebijakan ASN Wajib Naik Transum, Pengguna LRT Jabodebek Naik 12 Persen Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 20 Juni 2025 | 15:00 WIB

Selama Penerapan Kebijakan ASN Wajib Naik Transum, Pengguna LRT Jabodebek Naik 12 Persen

Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek sambut baik kebijakan "ASN Naik Transportasi Umum Setiap Hari Rabu", lantaran telah meningkatkan jumlah pengguna di hari Rabu sebesar 12 persen. Pihaknya siap mendukung perluasan kebijakan ini ke sektor swasta untuk memperkuat ekosistem transportasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sebagai transportasi publik yang siap melayani mobilitas masyarakat setiap hari, LRT Jabodebek menyambut baik berbagai kebijakan yang mendorong penggunaan angkutan umum. Salah satu inisiatif yang kini memberikan dampak positif adalah program “ASN Naik Transportasi Umum Setiap Hari Rabu” yang telah berlangsung sejak 30 April 2025. Kebijakan ini menunjukkan bagaimana dorongan dari pemerintah mampu membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Pemprov DKI Jakarta menyampaikan kebijakan tersebut tidak hanya berhasil mengubah pola mobilitas ASN, tapi mendapat respons positif dari masyarakat. Melihat keberhasilannya, pemerintah daerah kini tengah mempertimbangkan perluasan kebijakan serupa untuk kalangan pegawai swasta. Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purmonosidi menyatakan, pihaknya menyambut positif wacana tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejak kebijakan ASN diberlakukan, LRT Jabodebek mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna di hari Rabu. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang semakin tinggi dalam menggunakan transportasi umum, khususnya setiap hari Rabu. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif dalam mendorong perubahan pola mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya. Kurun delapan minggu pelaksanaan kebijakan tersebut, kata Mochamad, jumlah pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja Rabu tercatat sebanyak 818.796 pengguna, atau rata-rata 102.350 pengguna per minggu. Jumlah ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode delapan minggu sebelumnya, yang mencatat total 728.696 pengguna, atau rata-rata 91.087 pengguna per minggu. "Perluasan kebijakan ke sektor swasta dapat memperkuat ekosistem transportasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ucapnya.

Di Kotim Hambatan Perluasan Sawit Lahan Terbatas dan Rawan Konflik Sawit
Sawit
Sabtu, 25 Januari 2025 | 21:39 WIB

Di Kotim Hambatan Perluasan Sawit Lahan Terbatas dan Rawan Konflik

Sampit, katakabar.com - Hambatan perluasan areal perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dinilai tidak memungkinkan dilakukan disebabkan lahan terbatas dan rawan terjadi konflik. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kotim, Alang Arianto mengutarakan, saat ini ketersediaan lahan sangat terbatas. "Saat ini terdapat 58 perusahaan besar sawit (PBS) yang beroperasi di Kotim. Ini membuat lahan yang tersedia untuk pengembangan kebun sawit menjadi sangat terbatas," ujarnya melalui pernyataan, dilansir dari laman EMG, Sabtu (25/1). Memang, akui Arianto, investasi sawit terus memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Kotim. Tapi untuk perluasan lahan berskala besar, sangat sulit.

Tolak Deforestasi untuk Perluasan Perkebunan Sawit, Ini Kata Guru Besar UGM Sawit
Sawit
Jumat, 10 Januari 2025 | 10:58 WIB

Tolak Deforestasi untuk Perluasan Perkebunan Sawit, Ini Kata Guru Besar UGM

Yogyakarta, katakabar.com - Rencana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ingin melakukan perluasan perkebunan kelapa sawit untuk meningkat produksi minyak kelapa sawit dalam dan luar negeri ditentang banyak kalangan, termasuk akademisi. Banyak yang khawatir jika perluasan perkebunan kelapa sawit dilakukan bakal memicu maraknya deforestasi. Bahkan pernyataan Kepala Negara menyamakan tanaman kelapa sawit sebagai tanaman hutan alam dianggap menyesatkan. Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), Prof. Budi Setiadi Daryono PhD, menolak keras upaya perluasan perkebunan kelapa sawit lantaran bakal mengancam kembalinya kerusakan hutan dan biodiversitas. “Kami menolak keras rencana presiden tersebut. Banyak riset menyatakan di kawasan perkebunan sawit tidak mampu menjadi habitat satwa liar dan hampir 0 persen keragaman hayati berkembang di perkebunan sawit,” ujar Budi melalui keterangan pers, dilansir dari laman EMG, Jumat (10/1). Menurut Budi, selama ini dampak dari perkebunan kelapa sawit yang sangat luas dengan model monokultur, ternyata rentan meningkatkan konflik satwa liar dengan manusia. Ini berujung berkurangnya populasi satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang, seperti orang utan, gajah, badak dan harimau Sumatera. “Flora dan fauna yang dilindungi semakin berkurang karena deforestasi akibat pembukaan perkebunan sawit,” jelasnya. Selain itu, dia menyarankan Prabowo menjalankan Instruksi Presiden (inpres) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penghentian Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan tata Kelola Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut. “Dengan inpres tersebut, seluas 66,2 juta hektar hutan alam dan lahan gambut atau seluas negara Perancis dapat diselamatkan dari kerusakan,” imbuhnya. Disamping itu, Budi menginginkan agar pemerintah konsisten dalam menjalankan aturan yang sudah dibuat yakni Inpres Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan. Terkait pernyataan yang menyamakan tanaman kelapa sawit dengan tanaman hutan, “Itu pernyataan yang menyesatkan publik,” ucapnya. Apalagi, sebutnya, secara tegas sudah ada peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang sebelumnya menyebutkan sawit bukan tanaman hutan.

Wacana Kepala Negara Perluas Lahan Sawit, Ini Kata GAPKI Sawit
Sawit
Rabu, 01 Januari 2025 | 18:53 WIB

Wacana Kepala Negara Perluas Lahan Sawit, Ini Kata GAPKI

Jakarta, katakabar.com - Terkait wacana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto agar perbanyak tanam kelapa sawit tanpa harus risau dituduh deforestasi mendapat reaksi dan komentar beragam. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI, Eddy Martono menilai, yang dimaksud Pak Presiden RI lebih mengarah pada peningkatan produksi kelapa sawit khusus untuk mendukung salah satu program andalannya, yakni swasembada energi. "Bis jadi maksud pernyataan kepala negara adalah menanam sawit khusus untuk swasembada energi. Saat ini kan produksi sawit stagnan lantaran program peremajaan sawit rakyat atau PSR berjalan lambat," kata Eddy Martono, dilansir dari laman EMG, Rabu (1/1). Menurutnya, rencana pemerintah terus meningkatkan mandatory biodiesel dari B35 menjadi B40 hingga B100 butuh pasokan minyak sawit yang lebih besar. "Dengan tingkat produksi yang sekarang, maka otomatis ekspor bakal menurun di kemudian hari," jelasnya. Maka, ujar Eddy, untuk mempercepat capaian swasembada energi tadi, langkah yang paling potensial membuka areal sawit baru khusus untuk energi.

Senang Ada Program Perluasan Kebun Tapi Petani Sawit Lebih Butuh PKS Sawit
Sawit
Selasa, 31 Desember 2024 | 20:53 WIB

Senang Ada Program Perluasan Kebun Tapi Petani Sawit Lebih Butuh PKS

Samarinda, katakabar.com - Wacana perluasan penanaman yang ditekankan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk meningkatkan produksi sawit didukung Sekretaris DPW Apkasindo Kalimatan Timur, Daru Widiyatmoko. Menurutnya, petani bakal mendapatkan keuntungan jika ada kesempatan memperluas kebun kelapa sawit. "Bagus kalau memang ada program seperti itu," ujarnya, dilansir dari laman EMG, Selasa (31/12). Tapi, harap Daru, perluasan kebun kelapa sawit mesti dibarengi dengan dukungan kepada petani sawit swadaya agar bisa membangun, dan mengelola Pabrik Kelapa Sawit atau PKS sendiri. "Paling tidak para petani swadaya mempunyai PKS di masing-masing kecamatan," jelasnya. Dengan memiliki PKS sendiri, ucap Daru, para petani bisa menikmati harga Tandan Buah Segara atau TBS lebih baik. "Kalau PKS dikelola sendiri, hasilnya langsung untuk petani. Setidaknya harga TBS tidak dipermainkan PKS milik perusahaan," bebernya.

OJK Komitmen Perluasan Pembiayaan Demi Kesejahteraan Petani Sawit Nusantara
Nusantara
Selasa, 01 Agustus 2023 | 17:09 WIB

OJK Komitmen Perluasan Pembiayaan Demi Kesejahteraan Petani Sawit

Jakarta, katakabar.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lanjutkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit lewat perluasan pembiayaan perbankan. Sistimnya, dengan skema pendanaan inovatif dan feasible diharapkan bisa meningkatkan produksi kelapa sawit nasional. “OJK upayakan peningkatan akses keuangan bagi para petani kelapa sawit, dengan skema yang jelas pembiayaan berkelanjutan dan menopang tiga pilar dari sustainable finance, yakni peningkatan kesejahteraan, melindungi lingkungan hidup, dan untuk pertumbuhan ekonomi," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar saat bertemu dengan para petani kelapa sawit di Desa Bumi Harapan, Ogan Kemering Ilir, Sumatera Selatan, di penghujung Juli 2023 lalu Dilansir dari laman bisnis.com, kegiatan ini rangkaian kegiatan OJK mendukung pembiayaan kepada petani kelapa sawit, serta peningkatan produktivitas sektor perkebunan kelapa sawit, di mana sebelumnya telah digelar pada Maret 2023 lalu di Pekanbaru, Riau. "Kelapa sawit jadi penentu dan penopang kuat dari saat kita melalui masa pandemi. Apalagi, Indonesia negara produsen minyak sawit terbesar di dunia dan minyak kelapa sawit Indonesia mendominasi kebutuhan minyak nabati global belum tergantikan hingga kini. Itu sebabnya, perlu didorong produktivitasnya dan bantu pembiayaannya,” ujarnya. Sebagai komoditas strategis Indonesia, kelapa sawit andalan neraca perdagangan nasional yang berkontribusi sebesar 13,50 persen ekspor nonmigas menyumbang 3,50 persen total PDB Indonesia, jelasnya. Diketahui, pada kegiatan itu diserahkan penyaluran kredit atau pembiayaan oleh BPD Sumsel Babel, Bank BRI dan Bank Mandiri kepada perwakilan petani kelapa sawit di Desa Bumi Harapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dengan total kredit sebesar Rp273 miliar. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan, Dharma Budhi mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Ogan Komering Ilir, M. Iskandar, Plt. Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Ferry Irawan, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Sumatera Selatan, Alex Sugiarto, perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Sumatera Selatan, Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan dan Kelompok Tani. Mewakili kelompok petani dari Koperasi Mekar Abadi Mandiri yang beranggotakan 326 orang, Agus Setiyono sampaikan apresiasi atas upaya OJK yang memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada petani sawit. "Dukungan pembiayaan sudah berjalan dari 2019 lalu masih berlanjut hingga kini. Pembiayaan ini sangat membantu proses pembangunan kebun plasma untuk menghasilkan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit," katanya. Harapannya, pemerintah bisa melakukan upaya agar harga jual CPO bisa lebih stabil dan cenderung meningkat berujung positif pada harga TBS kelapa sawit petani plasma, harapnya. Asrul, Bendahara KUD Panca Sawit Makmur yang memiliki anggota tani sebanyak 455 orang, Asrul berikan penghargaan atas bantuan pembiayaan yang diterima anggotanya tahun 2021 lalu. "Kami terima pembiayaan pada 2021 lalu telah membuahkan hasil. Di mana di bulan ke delapan tahun ini berhasil panen. Terima kasih atas inisiasi bantuan, baik dari pemerintah provinsi, kota, bank maupun OJK," tuturnya.. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, produksi kelapa sawit di Indonesia sebesar 45,58 juta ton pada 2022. Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang penyumbang produksi kelapa sawit yakni sebesar 3,45 juta ton setara 7,57 persen. Data Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, potensi luas lahan perkebunan di Provinsi Sumatera Selatan kelapa sawit seluas 1.058.600 hektar. Tahun 2022 lalu, tercatat lima kabupaten penghasil kelapa sawit terbesar di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Banyuasin penghasil kelapa sawit terbesar dengan total 569 ribu ton, disusul Kabupaten Musi Rawas dengan toal produksi sebesar 427 ton, Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 370 ribu ton, Kabupaten Musi Rawas Utara 305 ribu ton, Kabupaten Muara Enim 222 ribu ton. Melihat besarnya potensi ekonomi kelapa sawit ini, OJK bersama stakeholder terkait terus mendukung petani kelapa sawit untuk dapat akses pendanaan dengan lebih mudah, dan mendorong pengelolaan proses perkebunan dan penjaminan kualitas produktivitas petani sawit agar dapat terjaga.