Penerimaan Negara
Sorotan terbaru dari Tag # Penerimaan Negara
Ekspor CPO Dominasi Bea Keluar Penerimaan Negara di Riau Per November 2023
Ekspor Pekanbaru, katakabar.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat penerimaan negara di Provinsi Riau telah mencapai angka Rp24,90 triliun, per November 2023. "Kinerja penerimaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Riau mencapai 90,32 persen dari target penerimaan tahun 2023, yang ditetapkan sebesar Rp27,57 triliun," ujar Pelaksa Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Riau, Burhani AS, kemarin, dilansir dari laman dari website resmi Pemprov Riau, pada Sabtu (23/12). Dijelaskan Burhani, penerimaan tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk pajak, bea cukai, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagainya. “Penerimaan terbesar berasal dari sektor pajak mencapai Rp21,22 triliun,” kata Burhani. Menurutnya, penerimaan pajak melibatkan sejumlah komponen, yakni pajak penghasilan sebesar Rp10,05 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp8,71 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp2,32 triliun, dan pajak lainnya sebesar Rp139,38 miliar. "Sektor bea cukai turut memberikan kontribusi signifikan dengan penerimaan mencapai Rp2,49 triliun hingga penghujung November 2023," terangnya. Nah kata Burhani, penerimaan dari bea cukai melibatkan bea masuk, bea keluar, dan cukai. Penerimaan dari bea keluar mendominasi di mana sebagian besar berasal dari ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya mencapai Rp2,28 triliun, Tidak hanya itu, sebut Burhani, PNBP ikut sumbang di penerimaan negara di Riau. PNBp hingga 30 November 2023, mencapai Rp1,189 triliun, rinciannya penerimaan PNBP lainnya sebesar Rp753,20 miliar, dan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp436,27 miliar. “Dengan capaian ini, Riau membuktikan kontribusi signifikan kepada penerimaan negara, sekaligus menjadi landasan kuat bagi pembangunan dan kebijakan fiskal di masa datang,” tandasnya.