pembangunan
Sorotan terbaru dari Tag # pembangunan
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul Pembangunan SR di Bengkulu
Bengkulu, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) terus perkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan melalui Proyek Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Proyek ini bagian dari upaya pemerintah Indonesia perluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah. Dalam pelaksanaannya, proyek ini memiliki tantangan tersendiri, khususnya terkait target waktu penyelesaian yang ketat serta kondisi lokasi pekerjaan yang tersebar dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi, PTPP mampu menjaga kinerja proyek secara optimal. Hingga 23 April 2026, progres pekerjaan telah mencapai 37,11%, melampaui target dengan deviasi positif sebesar 10,81%. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp501,99 miliar ini dijadwalkan berlangsung selama 240 hari kalender, dimulai sejak 10 Desember 2025. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan proyek serta kapabilitas PTPP dalam perencanaan dan penerapan strategi konstruksi yang adaptif terhadap kondisi lapangan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan mutu pekerjaan, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga memastikan kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga. Proyek ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu. Selain itu, proyek ini juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja serta peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah pembangunan. Keberhasilan progres yang melampaui target ini mencerminkan kapabilitas PTPP dalam menjaga kinerja proyek secara optimal, terutama dalam pengelolaan waktu dan koordinasi pekerjaan di lokasi yang tersebar, tanpa mengesampingkan aspek kualitas dan keselamatan kerja. Komitmen ini sejalan dengan agenda nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui peningkatan kualitas sektor pendidikansebagai fondasi kemajuan bangsa. Melalui proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu, PTPP optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi terdepan yang menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi Indonesia. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan pencapaian progres proyek yang melampaui target ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. “PTPP terus mengedepankan excellence dalam setiap pelaksanaan proyek. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi Waktu 37 Hari
Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, tunjukkan komitmen dukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar ini berhasil diselesaikan dalam waktu 37 hari kalender, terhitung sejak 25 November 2025 dengan capaian progres 100 persen. Proyek ini mencakup pembangunan 69 titik lokasi yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Pembangunan fasilitas SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara cepat dan berkualitas. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem konstruksi modular, yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi secara simultan. Selain itu, PTPP juga mengimplementasikan dashboard monitoring progress berbasis digital yang terintegrasi. Sistem ini mampu meng-generate berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari progres di setiap titik lokasi, monitoring pengiriman material, data personel lapangan, jumlah tenaga kerja, laporan harian, hingga dokumentasi perkembangan proyek di lapangan. Keunikan proyek ini terletak pada cakupan wilayahnya yang luas dan tersebar, sehingga membutuhkan strategi manajemen proyek yang adaptif, koordinasi lintas wilayah yang kuat, serta pengendalian mutu yang konsisten di setiap titik pembangunan. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek ini. “Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas. “PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah," jelasnya. Pembangunan SPPG ini, harap Joko, dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. "Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” imbuhnya. Ke depan, PTPP akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.
Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Salah Sirong Dimulai, Ini Kata Kementerian PU
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memulai pelaksanaan pembangunan jembatan permanen rangka baja di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, guna perkuat konektivitas masyarakat. Menurut Menteri PU, Dody Hanggodo, pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal konstruksi, yang ditandai dengan dimulainya kegiatan bor log sebagai bagian dari investigasi dan persiapan teknis. “Pekerjaan konstruksi sudah mulai dilaksanakan dengan kegiatan bor log di tiga titik sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan kesiapan teknis sebelum konstruksi utama dimulai,” kata Dody. Ia menjelaskan jembatan yang akan dibangun jembatan rangka baja tipe B dengan bentang sepanjang 80 meter. Struktur rangka baja tersebut dipilih karena dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan konektivitas, sekaligus memberikan tingkat keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan. Soal jadwal pengerjaan, desain teknis jembatan saat ini masih dalam tahap finalisasi. Setelah proses tersebut rampung, pekerjaan konstruksi utama direncanakan akan mulai dilaksanakan pada April 2026. Pembangunan jembatan permanen ini sebagai langkah lanjutan pemerintah setelah sebelumnya melakukan penanganan darurat guna menjaga kelancaran akses masyarakat setempat. Kementerian PU targetkan keseluruhan pekerjaan konstruksi jembatan akan berlangsung hingga Desember 2026. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas wilayah tetap terjaga, dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi dan kualitas pekerjaan agar infrastruktur dapat mendukung mobilitas warga serta kelancaran distribusi logistik secara optimal. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Bupati Langkat Tegaskan Sinergi DPRD Dan Pemkab Kunci Pembangunan
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif sebagai kunci utama perc...
H Asmar Lepas 75 Mubaligh Ramadhan, Siap Sebarkan Dakwah dan Pesan Pembangunan ke Masyarakat
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti secara resmi melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi di acara yang digelar di Gedung Kuning, Selatpanjang, Rabu (18/2). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala dinas, kepala kantor, kepala badan, kepala bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Kepala Kantor Kementerian Agama, perwakilan Kementerian Haji, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kepulauan Meranti, Dewan Masjid Indonesia, serta LPTQ Kepulauan Meranti. Wakil Ketua P2A (Pembina Pengamalan Agama Islam) Kepulauan Meranti, Ustadz Tito Hortanto, SHI, melaporkan mubaligh dan mubalighah yang akan bertugas selama Ramadhan berjumlah sekitar 75 orang. “Mereka terdiri dari para dai, penyuluh agama Kementerian Agama, dai 3T, para ustaz senior, khatib, serta tokoh-tokoh agama yang selama ini aktif membina umat. Selain menyampaikan ceramah Ramadhan, mereka juga mengisi khutbah Jumat dan pembinaan keagamaan di masjid dan mushala,” ujarnya. Ia menjelaskan, para mubaligh akan bertugas di puluhan masjid dan mushala di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya. Keberadaan P2A sendiri menjadi wadah berhimpunnya para dai dalam menyusun jadwal dakwah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat. Menurutnya, para mubaligh memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental dan spiritual masyarakat. “Kami berharap dukungan pemerintah daerah agar pembinaan keagamaan dapat terus berjalan, sehingga para mubaligh tetap istiqamah dalam membimbing masyarakat,” jelasnya. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan apresiasi atas pengabdian para mubaligh dan mubalighah yang selama ini konsisten memberikan pencerahan kepada masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para mubaligh dan mubalighah. Semoga apa yang dilakukan dilandasi keikhlasan dan menjadi amal ibadah untuk mendapatkan ridha Allah SWT,” kata H Asmar. Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mempersiapkan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadhan, termasuk Safari Ramadhan yang akan melibatkan para mubaligh terbaik daerah untuk menyampaikan tausiah di masjid dan mushala. Menurutnya, kehadiran mubaligh di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan spiritual, tetapi juga membantu menyampaikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat. “Safari Ramadhan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi pembangunan di setiap kecamatan,” ucapnya. H Asmar berharap para mubaligh dapat menjadi penyambung pesan pemerintah daerah, baik dalam bidang pembangunan maupun pembinaan keagamaan. “Peran mubaligh sangat penting, bukan hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga membangun akhlak masyarakat serta memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama, Drs. H. Sulman, mengingatkan agar para penceramah menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan menjaga kerukunan umat, terutama di tengah keberagaman masyarakat. Ia menekankan pentingnya dakwah yang menenangkan, bebas dari provokasi maupun kepentingan politik, serta mendorong persatuan menuju Indonesia Emas 2045. “Kami berharap para mubaligh dapat menyejukkan umat, menjaga persaudaraan, serta membawa pesan kedamaian dan keberkahan di tengah masyarakat,” terangnya. Acara ditutup dengan pernyataan resmi Bupati Kepulauan Meranti yang melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan. “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 Hijriah Tahu 2026 Masehi secara resmi saya nyatakan dilepas,” sebut H Asmar.
Dukung Peningkatan Kualitas SDM, Kementerian PU Percepat Pembangunan SR di Jatim
Surabaya, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah percepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jawa Timur 1. Pembangunan SR merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan merata. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) bagian integral dari strategi pemerintah untuk mencetak generasi penerus yang unggul. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur pendidikan yang layak merupakan fondasi utama dalam menciptakan SDM yang berdaya saing. “Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dody. Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yakni Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Proyek ini mengusung konsep kawasan pendidikan terpadu yang tidak hanya fokus pada gedung sekolah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian. Lingkup pekerjaan fisik mencakup pembangunan gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Untuk mendukung sanitasi lingkungan yang sehat, pembangunan ini juga menyertakan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat di Jawa Timur 1 didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,165 triliun (termasuk PPN). Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa Waskita–CAG KSO. Kontrak pekerjaan telah diteken secara resmi pada 28 November 2025. Kementerian PU menargetkan seluruh proses konstruksi dapat tuntas pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, fasilitas ini diharapkan sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026-2027. Secara nasional, program pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara masif di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program strategis ini ditargetkan mampu menampung sekitar 112.320 siswa dengan total kapasitas 3.744 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut terdiri dari 1.872 rombel untuk jenjang SD, 936 rombel untuk jenjang SMP, dan 936 rombel untuk jenjang SMA. Melalui percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan ini, Kementerian PU berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Polres Kepulauan Meranti Gaspol Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Hari Ketiga
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti di bawah jajaran Polda Riau terus menunjukkan komitmen dukung peningkatan infrastruktur pedesaan melalui program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi perkerjaan sudah masuk hari ketiga, Sabtu (31/1). Selain itu, progres pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target. Kegiatan ini tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, serta perintah langsung Kapolri dan Kapolda Riau dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat, kelancaran akses pendidikan, serta penguatan social inclusion di wilayah pedesaan. Fokus pembangunan jembatan Merah Putih Presis di tiga lokasi strategis di hari ketiga difokuskan di tiga lokasi utama, yakni wilayah Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat, dan Polsek Rangsang. 1. Jembatan SDN 018 Semulut, Kecamatan Tebing Tinggi. Di wilayah Polsek Tebing Tinggi, Satgas Darurat Pembangunan Jembatan melaksanakan kegiatan di SDN 018 Semulut, Dusun Semulut, Desa Banglas Barat. Sebanyak 10 personel Satgas yang terdiri dari unsur Satbrimob, Ditpolairud, dan Ditsamapta, bersinergi dengan personel Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Rangsang Barat serta para pekerja. Adapun progres pekerjaan hari ketiga meliputi Pemasangan baut untuk mengikat komponen kayu jembatan; Pelapisan kayu jembatan menggunakan cat minyak hitam (creosote) guna perlindungan struktural jangka panjang; Pemasangan kepingan lantai jembatan kayu.Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. 2. Jembatan Akses MTS Al-Anshor, Tebing Tinggi Barat Sementara itu, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di MTS Al-Anshor, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, memasuki hari ketiga dengan melibatkan personel Polsek Tebing Tinggi Barat bersama masyarakat setempat. Pekerjaan yang telah diselesaikan di hari ketiga, meliputi pemasangan mal balok, perakitan besi lantai jembatan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan kondisi keamanan yang kondusif. 3. Jembatan Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang Di wilayah Polsek Rangsang, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi dilaksanakan di Jalan Poros Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., bersama Kepala Desa dan masyarakat setempat, secara langsung terlibat dalam proses pembangunan. Fokus pekerjaan hari ketiga meliputi: Pembuatan balok beton (sloof) pada pondasi;Proses pengecoran balok pondasi untuk memperkuat struktur jembatan. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan jembatan memiliki struktur yang kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB tanpa kendala berarti. Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga pedesaan. “Program ini tidak hanya soal pembangunan fisik jembatan, tetapi juga memastikan keselamatan, akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperkuat konektivitas dan inklusi sosial masyarakat,” ujar Kapolres. Hingga hari ketiga, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Gubernur Lampung Apresiasi Kontribusi KAI Dukung Pembangunan Daerah Lewat Program TJSL
Lampung, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang atas partisipasi dan kontribusi nyata dukung pembangunan daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk Piagam Penghargaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang. Penghargaan ini diberikan atas peran aktif KAI Divre IV Tanjungkarang dukung pembangunan Provinsi Lampung, khususnya melalui program TJSL di bidang pendidikan, yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada piagam penghargaan tersebut disampaikan bahwa kontribusi KAI Divre IV Tanjungkarang melalui program CSR/TJSL tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tetapi sejalan dengan upaya mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan melalui berbagai program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. KAI berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di wilayah Provinsi Lampung. Wujudkan Industri Hijau, KS Group Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Cilegon, katakabar.com – Krakatau Steel Group tegaskan komitmen percepat transisi menuju industri hijau melalui penguatan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut, PT Krakatau Jasa Industri (PT KJI) menggandeng Environment Social Network Foundation (ESWKA) untuk mengelola limbah secara terukur pada perhelatan Steel Run 2025 dan puncak perayaan HUT Krakatau Steel Group ke 55 yang lalu. Dan direncanakan program aktifasi korporasi selanjutnya dapat melakukan hal yang sama dalam pengelolaan sampah. Langkah ini bagian dari strategi besar korporasi dalam mendukung target net zero emission dan edukasi lingkungan bagi masyarakat industri di Cilegon. Pengelolaan sampah pada acara besar tersebut bukan sekadar pembersihan area, melainkan upaya pendataan dan pemilahan dari hulu untuk memastikan sirkulasi ekonomi berjalan dengan baik. Data dan Hasil Pengelolaan Sampah Selama penyelenggaraan acara, tim kolaborasi berhasil mengumpulkan dan memilah total 441,8 kilogram sampah dari dua titik utama: garis finish Steel Run dan lokasi utama HUT Krakatau Steel. Sebanyak 15 personel kebersihan dari PT KJI diterjunkan secara khusus untuk memastikan setiap sampah yang dihasilkan pengunjung segera dipilah di waste station yang telah disediakan. Komitmen Manajemen dan Dampak Sosial Ario Maryanto, Plt. Direktur Utama PT Krakatau Jasa Industri, menyatakan pendataan ini penting agar dampak terhadap lingkungan dapat diukur secara akurat. "Upaya pendataan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pengelolaan sampah secara lebih terukur, sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar," ujar Ario. Hilirisasi sampah tersebut dialokasikan ke dua jalur utama: 1. 40 persen Sampah Terkelola: Didonasikan ke Bank Sampah Kecamatan Ciwandan untuk diproses kembali secara ekonomi. 2. 60 persen Residu: Dikirim ke TPA Bagendung untuk dikelola lebih lanjut, di mana sebagian besar masih dapat dimanfaatkan oleh para pemulung setempat sebagai sumber mata pencaharian. Krakatau Jasa Industri yang merupakan bagian dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin oleh Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utamanya terus berupaya menjadi penyedia jasa Industri kebanggaan masyarakat Cilegon. Berbagai langkah strategis dalam committed to transform dilakukan Perseroan, untuk menghadirkan layanan jasa dan barang yang sesuai dengan kebutuhan seluruh klien dan mitra kerja. Harapannya PT KJI bisa meraih cita-cita untuk kian memberdayakan masyarakat lokal dan menjadi bagian dari lokomotif kebangkitan ekonomi di Kota Cilegon. Saat ini Dr. Akbar Djohan juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association). Program ini diharapkan menjadi salah satu bagian bagi kemajuan/kesejahteraan masyarakat Indonesia. Di mana hal ini bagian dari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Wakapolda Riau Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan SDN 18 Semulut
Kepulauan Meranti, kataķabar.com - Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi SIK MH, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Riau melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (18/1) pagi. Kunjungan tersebut tinjau lokasi rencana pembangunan jembatan di SDN 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi. Brigjen Pol Hengki hadir bersama Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Dr. Ino Harianto SIK MM, Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa SIK, Personel Bid Humas Brigadir Jumaidi Rahman SH, serta Tim Teknis Polda Riau Saipul dan Yusuf. Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, beserta jajaran PJU Polres Kepulauan Meranti. Hadir pula unsur Forkopimda dan pejabat daerah, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti Tunjiarto MPd, Kepala Dinas PUPR Rahmat Kurnia ST, Camat Tebing Tinggi, Juwita Ratna Sari S.Farm Apt, serta Kepala Desa Banglas Barat, Aznawi Nazar S.Ip. Setibanya di Pelabuhan Semulut, rombongan Wakapolda Riau langsung menuju lokasi jembatan rusak di SDN 18 Semulut. Di lokasi, Kapolsek Tebing Tinggi,AKP JA. Lubis SH MH, memaparkan kondisi jembatan sebelum dan sesudah mengalami kerusakan, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan dunia pendidikan setempat. Wakapolda Riau bersama PJU Polda Riau kemudian melakukan peninjauan dan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi jembatan yang rrusak Kegiatan tersebut juga diisi dengan asesmen teknis awal guna mendukung rencana pembangunan dan perbaikan jembatan tersebut. Wakapolda Riau menegaskan kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan bagian dari upaya konkret Polri dalam mendukung Program Jembatan Merah Putih Presisi serta kebijakan pemerintah pusat terkait pemerataan pembangunan. "Polri hadir memastikan sinergi lintas sektor berjalan dengan baik,” tegas Brigjen Pol Hengki. Diketahui, cecara geografis Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, merupakan wilayah terpencil dengan keterbatasan akses transportasi darat dan laut. Kerusakan jembatan selama ini berdampak langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan mobilitas warga. Dengan adanya rencana pembangunan jembatan tersebut, diharapkan keterisolasian wilayah dapat teratasi dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Sekira pukul 09.45 WIB, rombongan Wakapolda Riau dan PJU Polda Riau meninggalkan lokasi peninjauan dan kembali menuju Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, dan akan kembali bertolak ke Pekanbaru.
Teken MoU, Pemkab Kepulauan Meranti dan Karimun Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah
Karimun, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti jalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun di berbagai sektor urusan pemerintahan daerah. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun yang diwakili Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole. Penandatanganan MoU berlangsung di Rumah Dinas Bupati Karimun, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/1) malam. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Edi Susanto, menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun H. Junaidi, Anggota DPRD Karimun, Muhammad Firdaus, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karimun, serta Ketua Kerukunan Keluarga Besar (KKB) Meranti Karimun. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Marwan, Kabag Tata Pemerintahan Edi Susanto, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Roni, Kabag Perekonomian Sukri, serta staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Ia menilai kerja sama tersebut sangat penting dan strategis dalam rangka mempercepat pembangunan daerah, mengingat kedua kabupaten merupakan daerah bertetangga yang saling membutuhkan. Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti sangat bergantung pada Kabupaten Karimun, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Karimun sebagai daerah penghasil batu dan pasir menjadi pemasok utama bagi kebutuhan pembangunan di Meranti. “Kepulauan Meranti akan kesulitan membangun infrastruktur apabila pasokan pasir dan batu dari Karimun terganggu. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap pasokan bahan bangunan tersebut dapat berjalan lancar,” ujar H Asmar. Selain itu, ia berharap ke depan kedua daerah dapat terus saling melengkapi sesuai potensi masing-masing. Kabupaten Karimun dikenal dengan hasil tambang pasir laut dan batu, sementara Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi unggulan di sektor sagu, kelapa, dan hasil perkebunan lainnya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk bekerja sama dengan Kabupaten Kepulauan Meranti di berbagai sektor. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat. “Kami siap bekerja sama di semua sektor, terutama dalam peningkatan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan bidang lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” kata Rocky. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan Kabupaten Karimun berkomitmen untuk saling mendukung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi daerah mewujudkan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera.