Pelemahan

Sorotan terbaru dari Tag # Pelemahan

Peluang di Balik Pelemahan Rupiah, Investasi Kripto Tetap Menarik Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 01 April 2025 | 12:01 WIB

Peluang di Balik Pelemahan Rupiah, Investasi Kripto Tetap Menarik

Jakarta, katakabar.com - Nilai tukar Rupiah terus mengalami tekanan beberapa hari belakangan. Di perdagangan Selasa (25/3) lalu, Rupiah sentuh level Rp16.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat pelemahan Rupiah yang cukup dalam juga pernah terjadi pada krisis ekonomi 1998. Pelemahan Rupiah dapat memengaruhi berbagai sektor ekonomi, termasuk inflasi, ketidakpastian pasar, dan kenaikan harga barang serta jasa. Selain itu, nilai investasi dalam beberapa instrumen juga dapat terdampak. Meskipun demikian, dalam kondisi ini, masyarakat sebaiknya tetap berinvestasi secara bijak. Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal menyarankan masyarakat yang memiliki dana lebih untuk tetap melakukan investasi. Ia menilai bahwa di tengah pelemahan rupiah dan ketidakstabilan ekonomi, investasi yang tepat justru dapat menjadi cara untuk melindungi nilai aset dan bahkan mencari potensi keuntungan. Ia menekankan pentingnya riset mendalam dan pemilihan instrumen investasi yang resilien terhadap fluktuasi mata uang. “Investasi adalah langkah strategis dalam menghadapi gejolak ekonomi. Yang paling penting adalah memilih instrumen investasi yang aman, legal di Indonesia, serta sesuai dengan profil risiko masing-masing,” ujarnya. Salah satu instrumen yang bisa menjadi pilihan adalah aset kripto. Iqbal menjelaskan, kripto memiliki karakteristik tertentu yang membuatnya lebih tahan terhadap penurunan daya beli uang. Salah satu contohnya adalah stablecoin seperti USDT (Tether), yang nilainya dipatok terhadap dolar AS. “Dengan berinvestasi dalam USDT, investor dapat menjaga nilai aset mereka agar tidak tergerus inflasi, terutama di negara yang mengalami depresiasi mata uang lokal. Stablecoin ini memberikan stabilitas yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto lain yang lebih volatil, sehingga cocok bagi investor yang ingin mempertahankan daya beli tanpa harus menghadapi fluktuasi harga yang ekstrem,” jelas Iqbal.