pelayanan
Sorotan terbaru dari Tag # pelayanan
Di Mata Ombudsman Juara, Meski Terbaik Rohul Genjot Layanan Prima
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu catat prestasi membanggakan setelah keluar sebagai pemenang dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 versi Ombudsman RI. Meski menjadi yang terbaik di antara enam daerah yang dinilai, Bupati Anton ST MM justru menegaskan komitmennya untuk terus berbenah demi pelayanan yang lebih maksimal. Hal itu disampaikan sesudah rapat evaluasi di Rumah Dinas Bupati, Kamis (16/4) kemarin. Dengan perolehan nilai 84 (Baik), Bupati Anton mengakui masih ada pekerjaan rumah besar, terutama di sektor kesehatan. "Kita memang juara, tapi saya belum puas. Fokus utama kita sekarang adalah memperbaiki kualitas layanan di RSUD," tegasnya. Untuk meningkatkan mutu pelayanan, langkah strategis segera diambil. Salah satunya adalah memastikan tenaga medis bisa bekerja penuh waktu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Bupati Rokan Hulu mengakui faktor pendapatan menjadi alasan utama dokter praktik di luar, sehingga Pemkab berkomitmen mencari solusi peningkatan kesejahteraan. "Kalau penghasilan mereka di RSUD bisa setara dengan di luar, saya yakin mereka akan fokus melayani masyarakat di sini," ujarnya. Selain perbaikan sistem manajemen, pembangunan gedung RSUD baru setinggi enam lantai terus digenjot. Targetnya jelas, RSUD Rokan Hulu harus mampu bersaing dan setara dengan rumah sakit swasta. Ombudsman RI mencatat perubahan signifikan di Rokan Hulu. Dulu dinilai tertutup, kini layanan di Dinas Sosial, Pendidikan, hingga Disdukcapil sudah transparan dan bisa diakses secara daring. "Masyarakat kini bisa urus administrasi secara online. Ini wujud akuntabilitas yang nyata," jelas perwakilan Ombudsman. Dengan nilai saat ini 84, Ombudsman optimis Rohul bisa menembus angka di atas 88 atau predikat "Sangat Baik" dengan komitmen yang ada. Ke depan, Bupati Rokan Hulu, Anton juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan mendorong transformasi digital total, agar masyarakat semakin mudah mengurus keperluan tanpa harus datang ke kantor. "Komitmen Bupati luar biasa. Beliau sangat antusias ingin membenahi sektor yang masih kurang demi pelayanan prima bagi masyarakat," sebut perwakilan Ombudsman.
Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Tapi Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengakhiri kegiatan Posko Angkutan Lebaran 2026, Senin (30/3). Penutupan posko ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah operasional KAI setelah berlangsung selama 18 hari, sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung, prosesi penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata, yang secara langsung memimpin jalannya penutupan posko di Daop 2 Bandung dengan dihadiri oleh jajaran Managemen Daop 2 Bandung, jajaran Kantor Pusat PT KAI, jajaran Anak Perusahaan PT KAI, dan para petugas Posko Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung. Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 di Daop 2 Bandung ditandai dengan pelepasan pin posko oleh jajaran manajemen sebagai simbol berakhirnya masa siaga pelayanan terpadu selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran dan keselamatan operasional selama masa angkutan Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan keberhasilan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh dedikasi selama masa posko, serta kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api,” ujarnya. Kuswardojo menambahkan selama periode posko, KAI Daop 2 Bandung berhasil menjaga operasional perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan volume penumpang yang signifikan. Berbagai upaya telah dilakukan mulai dari peningkatan pengawasan, penambahan petugas, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan di dalam kereta. Berdasarkan update data KA Jarak Jauh hingga Senin (30/3) sekitar pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat hari ini dari wilayah Daop 2 Bandung tercatat sebanyak 15.965 pelanggan. Rinciannya, keberangkatan dari Stasiun Bandung sebanyak 4.170 pelanggan dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 2.215 pelanggan. Angka ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih cukup tinggi hingga hari terakhir masa posko lebaran 2026. Sementara, untuk kedatangan penumpang KA Jarak Jauh hari ini di seluruh wilayah Daop 2 Bandung, tercatat sebanyak 17.867 pelanggan tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Dari jumlah tersebut, 5.621 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 4.744 pelanggan di Stasiun Kiaracondong. Data ini mencerminkan arus balik yang masih berlangsung dan terlayani dengan baik oleh KAI. Dari sisi penjualan tiket, secara kumulatif selama periode Angkutan Lebaran 2026 mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat sebanyak 416.214 tiket telah terjual. Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi mencapai 120,3 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Kuswardojo juga menegaskan bahwa berakhirnya Posko Angkutan Lebaran bukan berarti pelayanan kepada pelanggan berhenti. “Meskipun posko telah resmi ditutup hari ini, KAI tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, terlebih karena masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April 2026,” jelasnya. Selama sisa periode Angkutan Lebaran, KAI Daop 2 Bandung tetap mengoperasikan perjalanan kereta api sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, KAI juga terus mengimbau kepada para pelanggan untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan, datang lebih awal ke stasiun, serta mengikuti aturan yang berlaku demi kelancaran perjalanan bersama. Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 ini menjadi penanda berakhirnya masa siaga intensif KAI dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Tetapi, semangat pelayanan dan komitmen KAI untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan akan terus dijaga dalam setiap perjalanan kereta api. Dengan berakhirnya posko ini, KAI Daop 2 Bandung berharap seluruh rangkaian Angkutan Lebaran 2026 dapat ditutup dengan hasil yang positif, serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan.
Siaga Arus Balik Idul Ftri 1447 H, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan RAA
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk catat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi pada 26 hingga 27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar. Setelah lalu lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu (256.338 kendaraan), Jasa Marga mencatat lalu lintas juga tersebar pada 25 Maret 2026 sebanyak 206.243 kendaraan dan 26 Maret 2026 sebanyak 192.122 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). Itu ditekankan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono yang didampingi Direktur Bisnis Jasa Marga, Reza Febriano dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati saat menghadiri konferensi pers terkait persiapan arus balik di Command Center Kilometer 29 PJR Korlantas Polri, Jumat (27/03). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. Rivan menyampaikan berdasarkan data arus balik di empat gerbang tol utama tersebut mencapai 2,36 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta atau sekitar 69,45 persen dari total proyeksi arus balik sebanyak 3,39 juta kendaraan. “Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28 dan 29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol,” jelas Rivan. Rivan menyebutkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci serta KM 164B Ruas Cipali. Lantatan itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, baik sebelum titik-titik tersebut seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di Kilometer 130B Ruas Cipali. Selain itu, pengguna jalan juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di luar tol atau di jalur arteri sekitar guna menghindari kepadatan di rest area dalam tol. "Sebagai langkah antisipasi, sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional. Kami juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ucapnya. Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. “Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Tidak hanya itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” ulas Rivan. Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” sebut Rivan. Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan dalam kondisi laik jalan, hingga merencanakan waktu keberangkatan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol.
Sucofindo Pastikan Kualitas dan Kuantitas Pasokan BBM Subsidi BPH Migas Untuk Pelni
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Testing, Inspection, dan Certification (TIC) terus perkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi sektor kemaritiman melalui layanan jasa bunker survey. Kepala Strategic Business Unit (SBU) PT Sucofindo (Persero) Hulu Migas dan Produk Migas (HMPM), Zakir Mursalin, menyatakan layanan tersebut merupakan bentuk pemastian independen atas proses penyaluran BBM subsidi guna keandalan dan kelancaran operasional kapal. "Layanan ini wujud komitmen PT Sucofindo (Persero) mendukung lancarnya operasional kapal. Proses pengisian BBM memiliki potensi risiko kerugian jangka panjang apabila tidak diawasi secara optimal,” jelas Zakir Mursalin. Ia menegaskan bunker survey dilakukan untuk memperoleh data pengukuran kuantitas BBM yang akurat sebagai dasar keandalan operasional kapal. “Untuk memastikan transparansi dan akurasi, diperlukan pengawasan oleh surveyor independen dalam hal ini PT Sucofindo memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melaksanakan pengawasan bunker survey secara profesional,” ucap Zakir. Pelaksanaan bunker survey ini mengacu pada American Petroleum Institute (API) Manual of Petroleum Measurements Standards (MPMS), American Society for Testing and Materials (ASTM) Standards terkait pengukuran, density dan sampling, Petroleum Measurement Tables (ASTM/API), SOP internal dan ketentuan keselamatan kerja. “Sehingga seluruh kegiatan bunker survey sudah sesuai dengan prinsip kepatuhan terhadap standar, ketelusuran data dan akuntabilitas hasil pengukuran,“ sebutnya. Sebelumnya, PT Sucofindo, turut mendukung kelancaran pasokan BBM pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk KM Sangiang (6/1), khususnya pada momentum dengan intensitas pelayaran yang meningkat. Dalam lingkup perdagangan internasional, transportasi laut memiliki peranan vital dan berbagai potensi risiko yang perlu dimitigasi melalui inspeksi terkait alat angkut dan perlengkapannya, kelayakannya dalam mengangkut muatan yang bersangkutan serta kelayakan penempatannya di atas alat angkut. Sejalan dengan hal tersebut PT Sucofindo tidak hanya berperan dalam layanan bunker survey tetapi juga menyediakan berbagai layanan survey kemaritiman lainnya, antara lain yaitu towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, damage survey serta layanan survey maritim lainnya.
Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan
Jakarta, katakabar.com - Menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 yang sebentar lagi akan tiba, Resclean by KAI Services terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, untuk itu, KAI Services menggelar program Operator Basic Cleaning Service di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta, pada Selasa (3/2) hingga Jumat (7/2) lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat peran para supervisor yang bekerja di seluruh regional sebagai ujung tombak pengawasan dan pembinaan para petugas cleaning yang bekerja di lapangan. Program ini diikuti Asisten Manager dan Supervisor dari Head Office hingga Regional 1 hingga Regional 11 yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera sebagai bagian dari upaya penyelarasan standar kerja cleaning services secara menyeluruh. Di kegiatan ini, KAI Services menekankan pentingnya pendampingan langsung supervisor kepada para frontliner yang bekerja di lapangan untuk memberikan penjelasan dan teknik mengerjakan pekerjaan di lapangan untuk memastikan standar kebersihan yang diterapkan sesuai SOP dan konsisten. Selain itu, KAI Services menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas dan bertahap, serta mendorong pengurangan beban administrasi bagi tenaga lapangan agar pengawasan lebih fokus pada kondisi nyata di lapangan. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, melalui program ini, KAI Services menegaskan komitmennya membangun layanan kebersihan yang efektif, terkontrol, dan berorientasi pada kualitas, demi mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa. “Penguatan peran supervisor merupakan langkah strategis untuk menjaga standar layanan secara berkelanjutan. Supervisor adalah kunci utama dalam memastikan standar kebersihan diterapkan secara konsisten di lapangan, apalagi sebentar lagi kita sudah akan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, jadi tidak hanya petugas kebersihan yang siaga di lapangan, para supervisor kita harapkan juga ikut menjaga standar kebersihan," ulas Nyoman melalui keterangan resmi.
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DJP Riau Teken MoU Pelayanan Perpajakan di Mal PP
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi teken Nota Kesepakatan Bersama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau terkait Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (4/2). Penandatanganan berlangsung di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, diteken oleh Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Riau Ardiyanto Basuki. Turut hadir di kegiatan tersebut Kepala KPP Pratama Bengkalis Teguh Hadi Wardoyo, para Kepala Bidang di lingkungan Kanwil DJP Riau, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala KP2KP Selatpanjang, serta para Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sinergi Pusat dan Daerah Hadirkan Layanan Terintegrasi Kepala Kanwil DJP Riau, Ardiyanto Basuki, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja sama selama ini terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan kelembagaan yang kuat, tetapi juga kesamaan visi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terintegrasi. “Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat melalui integrasi layanan pusat dan daerah dalam satu lokasi Mal Pelayanan Publik,” ujarnya. Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan layanan perpajakan di MPP, penyediaan dan pemanfaatan sarana prasarana, penugasan dan pengelolaan sumber daya manusia, dukungan sistem dan teknologi informasi, pelaksanaan operasional layanan sesuai standar pelayanan publik, hingga sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi layanan. Kanwil DJP Riau, lanjut Ardiyanto, siap memberikan layanan prima di MPP Kepulauan Meranti dengan menugaskan pegawai yang kompeten serta memastikan seluruh layanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Di kegiatan itu, Ardiyanto juga memaparkan kondisi kepatuhan perpajakan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Hingga saat ini, tercatat 7.559 wajib pajak atau sekitar 54,89 persen dari total 13.771 wajib pajak aktif telah menyampaikan SPT Tahunan. “Khusus untuk wajib pajak Aparatur Sipil Negara, tingkat kepatuhan telah mencapai 86,70 persen. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama dalam pertukaran data dan pengawasan bersama,” jelasnya. Selain itu, Kabupaten Kepulauan Meranti dinilai aktif dalam pelaksanaan Daftar Sasaran Pengawasan Bersama (DSPB), penghimpunan data ILAP, serta implementasi Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) pada sejumlah layanan perizinan daerah. Bupati: Dorong Peningkatan Pendapatan dan Pelayanan Modern Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan terima kasih kepada Kanwil DJP Riau dan seluruh pihak terkait atas terwujudnya kerja sama tersebut. Ia berharap penandatanganan nota kesepakatan ini dapat menjadi pemicu peningkatan pendapatan dari sektor pajak, yang berdampak langsung pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik membutuhkan sinergi yang kuat. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan instansi vertikal dan seluruh perangkat daerah sangat menentukan keberhasilan MPP ini,” tegasnya. Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan penyederhanaan prosedur layanan, memperkuat digitalisasi, serta memastikan standar pelayanan publik semakin mudah dipahami oleh masyarakat. “Keberadaan MPP harus mampu menghadirkan birokrasi yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ulasnya. Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Melalui nota kesepahaman ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kualitas pelayanan publik yang terintegrasi, modern, dan berbasis digital dapat terus meningkat, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah. “Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah strategis untuk memperkuat basis data perpajakan, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” sebutnya.
Portal Data Real Time via Dashboard SIGI Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik dan Penanganan Bencana
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Upaya itu diwujudkan melalui inovasi portal data real-time untuk memantau pelayanan publik, salah satunya dalam hal penanganan bencana di wilayah Sumatera. Perkembangan penanganan bencana ini kini dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui dashboard Sistem Informasi Geospasial Infrastruktur (SIGI). Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam manajemen penanganan bencana. Melalui digitalisasi data, publik dapat mengetahui langkah-langkah konkret yang diambil pemerintah secara cepat dan akurat. “Untuk progres penanganan bencana PU, mulai dari jumlah personel, alat berat, hingga tahapan perbaikan yang sedang dan telah dilakukan, semuanya kami sampaikan secara online. Jadi Bapak dan Ibu, teman-teman media bisa melihat secara langsung, di-update setiap hari, apa saja yang dilakukan oleh Kementerian PU,” ujar Dody. Dashboard pemantauan itu dirancang sebagai pusat integrasi data penanganan bencana di Sumatera yang dilaksanakan oleh berbagai Unit Organisasi (Unor) di lingkungan Kementerian PU. Portal ini menyajikan informasi komprehensif mulai dari data lokasi bencana, jenis dan dampak kejadian, hingga monitoring dan evaluasi terhadap peralatan, sarana prasarana, serta personel satuan tugas bencana. Salah satu keunggulan utama dashboard SIGI adalah keterintegrasiannya dengan SITABA, sebuah platform kebencanaan berbasis data geospasial. Integrasi ini memastikan data yang disajikan tidak hanya komprehensif, tetapi juga selaras dengan sistem penanggulangan bencana secara nasional. Melalui portal SIGI, masyarakat dapat memantau secara langsung progres layanan publik dan penanganan bencana mulai dari tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Khusus untuk penanganan bencana di Sumatera dan Aceh, masyarakat dapat mengakses informasi tersebut melalui tautan sigi.pu.go.id/bencanasumatera. Di dalam portal tersebut, tersedia detail informasi penanganan bencana yang dilengkapi dengan dokumentasi foto, titik koordinat lokasi, penyebab dan dampak bencana, serta tindak lanjut teknis yang dilakukan tim Kementerian PU di lapangan. Dengan kehadiran dashboard SIGI, Kementerian PU berharap upaya penanganan bencana di Sumatera dapat terpantau secara terbuka, akuntabel, dan berbasis data. Hal ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap respons pemerintah yang cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana di berbagai wilayah Indonesia. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Pantau Kelancaran Pelayanan Selama Masa Nataru, KAI Services Andalkan Unit Command Center
Jakarta, katakabar.com - Masa Nataru 2025-2026 baru saja berakhir Ahad, 4 Januari 2026 lalu. Selama masa liburan akhir tahun tersebut, KAI Services mengoperasikan unit Command Center untuk memantau semua unit pelayanan dapat berjalan dengan baik dan lancar selama 24 jam nonstop. Pemantauan dilakukan secara real-time untuk mendeteksi dini kendala di lapangan dan pengambilan keputusan cepat. Data dari petugas lapangan langsung terhubung ke Command Center melalui sistem interkoneksi antar-aplikasi. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, Melalui Command Center, kami dapat memastikan seluruh layanan KAI Services tetap optimal selama periode masa Nataru 2025-2026 yang baru saja selesai di hari minggu 4 Januari kemarin. Dengan pemantauan 24 jam dan analisis berbasis data, setiap tantangan di lapangan dapat segera direspons secara cepat dan tepat, “Angkutan Nataru 2025-2026 yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Puncak arus penumpang yang liburan diperkirakan pada Rabu 24 Desember 2025 terus dipantau oleh Unit Command Cemter yang mempersiapkan seluruh pekerjanya melakukan posko selama 24 jam nonstop,“ ujar Nyoman lewat keterangan resmi, Selasa kemarin. Command Center KAI Services menjadi pusat untuk melakukan kegiatan Monitoring agar mendapatkan data yang valid dan update mengenai kondisi yang terjadi di lapangan secara real time. Command Center menampilkan data-data secara visual yang bisa menjadi tolak ukur untuk mencari solusi bila terjadi permasalahan di lapangan.
Daop 2 Bandung Catat Lima Stasiun Masih Tinggi Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Nataru
Bandung, katakabar.com - Memasuki tiga hari pasca perayaan Tahun Baru 2026, lima stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung masih mencatat tingginya pelayanan kepada pelanggan kereta api jarak jauh. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi meskipun periode puncak libur telah usai. Lima stasiun tersebut yakni Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Cianjur, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Cipatat, yang masih menjadi titik utama pergerakan pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan dari berbagai daerah. Secara rinci, untuk penumpang berangkat, Stasiun Bandung melayani 20.596 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 10.612 pelanggan, Stasiun Cianjur 5.797 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.293 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 3.646 pelanggan. Sedangkan untuk penumpang datang, Stasiun Bandung mencatat 21.038 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 11.464 pelanggan, Stasiun Cianjur 6.045 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.323 pelanggan, serta Stasiun Cipatat 4.066 pelanggan. Di periode 1 hingga 3 Januari 2026, tercatat 63.531 pelanggan KA jarak jauh berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 64.203 pelanggan tercatat tiba di wilayah yang sama. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan capaian ini menjadi bukti konsistensi layanan KAI dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat pasca libur Tahun Baru. “Lima stasiun tersebut masih melayani pelanggan dalam jumlah besar, baik yang berangkat maupun tiba. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” ujar Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan tingginya volume pelanggan pada periode pasca Tahun Baru ini menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh. “Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena aman, nyaman, dan tepat waktu, baik untuk perjalanan liburan maupun kembali ke daerah asal. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ucap Kuswardojo. KAI Daop 2 Bandung mengimbau para pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi aturan keselamatan demi kelancaran perjalanan bersama.
Pastikan Pelayanan, Tim Supervisi Ops LLK 2025 Polda Riau Turun ke Polres Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Supervisi Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 Kepolisian Daerah (Polda) Riau turun ke Mapolres Kepulauan Meranti, di pulau seberang, Jumat (26/12) kemarin. Selain pastikan pelayanan, dan keamanan masyarakat yang merayakan Nataru berjalan aman, tertib dan damai. Tim Supervisi Operasi LLK 2025 tinjau sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Lilin Lancang Kuning (LK) 2025 di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan langkah-langkah pengamanan berjalan maksimal dalam memberikan pelayanan dan keamanan selama arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Rombongan Tim Supervisi Ro Ops Polda Riau, yang dipimpin Kabag Dalops Roops Polda Riau, AKBP Zaini,S.Ag dan Kasubdit Gasum Samapta Polda Riau, AKBP Robet Arizal, S.Sos. Selamat Kegiatan berlangsung, didampingi loleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Wan Muntazzakka, S.H.,MH, Kabag SDM Polres Kepulauan Meranti, Kompol Ali, Azar, S.Sos, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Roemin Putra, S.H.,MH, Kasat Intelkan Polres Kepulauan Meranti, Iptu Roly Irvan, S.H., M.H. Tim Supervisi melaksanakan peninjauan dan pengecekan secara langsung ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan, guna memastikan kesiapan personel pengamanan, kelengkapan administrasi operasional, serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin. Ketika peninjauan di Pos Yan Pelabuhan Tanjung Harapan, Tim Supervisi melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan tugas personel, pola pengamanan, sistem pelayanan kepada penumpang, koordinasi lintas instansi (Polri, TNI, KSOP, Dishub, dan instansi terkait), serta penerapan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan potensi kecelakaan di area pelabuhan. Selanjutnya, Tim Supervisi Operasi LLK 2025 Polda Riau melanjutkan peninjauan ke Pos Pengamanan (Pos Pam) Taman Cik Puan, dengan melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel, pembagian tugas dan ploting pengamanan, serta kelengkapan peralatan pendukung operasional Pos Pam. Di Pos Pam Taman Cik Puan, Tim Supervisi memberikan arahan dan penekanan kepada personel yang bertugas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Selesai melaksanakan kunjungan ke Pos Yan dan Pos Pam, Tim Supervisi lanjut dengan kegiatan Asistensi dan pendalaman terkait pelaksanaan Ops Lilin LK-25 diwilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Tim Supervisi ingin mengetahui sejauh mana Ops Lilin LK-25 telah dilaksanakan. Untuk perbaikan dan lebih memantapkan, Tim memberikan petunjuk dan arahan, masukan serta rekomendasi kepada seluruh pejabat operasi. Peninjauan yang dilakukan Tim Supervisi Operasi LLK 2025 Polda Riau ke Pos Yan Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan dan Pos PAM Taman Cik Puan langkah strategis dalam rangka memastikan pelaksanaan Operasi Lilin berjalan sesuai dengan rencana operasi, SOP, serta arahan pimpinan, khususnya dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Kehadiran Tim Supervisi secara langsung di lapangan memberikan dampak positif terhadap kesiapsiagaan, dan disiplin personel yang bertugas, baik dari segi pelaksanaan tugas pengamanan, pelayanan kepada masyarakat, maupun kelengkapan administrasi dan sarana prasarana pendukung. Hal ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan pengendalian agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tugas. Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan sebagai salah satu objek vital dan pintu masuk utama masyarakat memiliki potensi kerawanan berupa kepadatan penumpang, gangguan Kamtibmas, serta risiko kecelakaan. Lantaran itu, pengecekan langsung terhadap pola pengamanan dan sinergitas lintas instansi dinilai sangat penting guna meminimalisir potensi gangguan dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Peninjauan ke Pos Pam Taman Cik Puan menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan di pusat aktivitas masyarakat. Evaluasi terhadap kesiapan personel dan pola pengamanan di lokasi tersebut menjadi upaya preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, seperti kerumunan massa, tindak kriminalitas, serta gangguan ketertiban umum selama masa libur Nataru. Arahan dan penekanan yang diberikan oleh Tim Supervisi kepada personel di kedua Pos diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, kewaspadaan, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kegiatan peninjauan ditutup dengan peninjauan posko dan pemeriksaan serta memberikan pengarahan kepada personel satgas dan memberikan pengarahan terkait Layanan Polisi Call Center 110 untuk disosialisasikan kepada masyarakat, kegiatan berakhir pukul 15.30 WIB, dan selama kegiatan berlangsung situasi aman Kondusif dan terkendali.