Pelabuhan
Sorotan terbaru dari Tag # Pelabuhan
Begini Cara Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Perkuat Transformasi Layanan
Tanjung Balai Karimun, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus perkuat transformasi layanan kepelabuhanan melalui penerapan sistem digital di terminal penumpang. Mulai awal Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang berada di Provinsi Kepulauan Riau resmi memberlakukan pembelian pass pelabuhan secara non tunai untuk layanan domestik maupun internasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan layanan sekaligus mendorong adaptasi masyarakat terhadap ekosistem transaksi digital. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan arahan strategis perusahaan untuk memastikan seluruh transaksi berjalan lebih transparan, cepat, dan aman. “Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya. Implementasinya, kata Joni, Branch Tanjung Balai Karimun gandeng sejumlah perbankan nasional untuk menyediakan berbagai metode pembayaran, mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit. Fasilitas Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket pelayanan guna mendukung kelancaran transaksi. Tetapi, ucapnya, Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai Karimun tetap kedepankan prinsip inklusivitas layanan. Penumpang lanjut usia atau yang belum memiliki akses terhadap instrumen pembayaran digital masih dapat dilayani melalui mekanisme pembayaran tunai sebagai bentuk adaptasi bertahap. "Penerapan sistem pembayaran non tunai diharapkan tidak hanya mempercepat proses layanan di pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari modernisasi operasional terminal penumpang yang lebih terintegrasi, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa," jelasnya.
Ini Tiga Pelabuhan Penumpang Terpadat Masa Angkutan Lebaran 2026 di Pelindo Multi Terminal
Jakarta, katakabar.com - Mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut melalui terminal penumpang yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, tercatat meningkat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Selama periode H-15 hingga H+15 atau 6 Maret hingga 5 April 2026, Pelindo Multi Terminal mencatat total pergerakan penumpang sebanyak 1.129.281 orang. Angka ini naik 14,83 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 983.454 orang. Puncak arus mudik terjadi pada H-2 (19 Maret 2026) dengan jumlah penumpang sebanyak 53.595 orang, sementara puncak arus balik tertinggi tercatat pada H+8 (29 Maret 2026) dengan 61.774 orang. Dari total trafik tersebut, terdapat tiga terminal penumpang dengan aktivitas terpadat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Tanjung Balai Karimun mencatat pergerakan jumlah penumpang sebanyak 268.777 orang, disusul Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dengan 267.678 orang, serta Tanjungpinang sebanyak 263.675 orang. VP Komunikasi Korporasi Pelindo Multi Terminal, Farid Chairmawan, menuturkan selama periode Angkutan Lebaran 2026, perusahaan mengelola 15 terminal penumpang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Sulawesi. “Momentum libur lebaran identik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu kami memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal penumpang berjalan optimal, didukung koordinasi lintas stakeholders, serta penguatan layanan di lapangan. Upaya ini kami lakukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi setiap penumpang,” ucap Farid. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, Pelindo Multi Terminal berharap setiap perjalanan yang dilalui masyarakat tidak sekadar menjadi perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi menjadi bagian dari momen berharga untuk kembali bertemu dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga. Dengan layanan yang terus ditingkatkan, perusahaan berkomitmen untuk hadir sebagai bagian dari perjalanan itu dengan menghubungkan jarak, menjaga kenyamanan, dan memastikan setiap langkah pulang berlangsung dengan aman dan penuh makna.
Gerbang Diplomasi Maritim, KRI Bima Suci Sandar di Pelabuhan Belawan
Medan, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan untuk kunjungan kapal layar latih legendaris TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, yang bersandar di Dermaga 104 Pelabuhan Belawan, Minggu (5/4) lalu. Kunjungan ini bagian dari misi internasional ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 dan latihan praktik Kartika Jala Krida (KJK) 2026. Kedatangan kapal ini menandai peran strategis Pelabuhan Belawan sebagai gerbang diplomasi maritim. KRI Bima Suci hadir dengan misi "Sailing Together for Navy Brotherhood", membawa taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk melakukan latihan praktik diplomasi ke luar negeri. Selain menjalankan misi militer, kapal ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk melakukan tour ship (kunjungan kapal) guna mengenal lebih dekat kapal layar tiang tinggi kebanggaan Indonesia tersebut. Dalam pelayaran kali ini, KRI Bima Suci membawa keistimewaan dengan mengikutsertakan lebih dari 20 cadet (kadet) mancanegara serta pemuda-pemudi terbaik dari berbagai kota di Indonesia, seperti Surabaya, Jakarta, dan Medan. Kehadiran para pemuda ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional selama masa pelayaran sebelum mereka dijadwalkan turun di Sri Lanka. Dermaga 104 Pelabuhan Belawan yang dikelola oleh Pelindo Multi Terminal menjadi titik pemberangkatan terakhir di tanah air dalam rangkaian rute internasional tahun ini. Setelah bertolak dari Belawan yang dijadwalkan pada Rabu (8/4), Satgas Kartika Jala Krida akan melanjutkan perjalanan menuju berbagai negara sahabat, di antaranya Sri Lanka, Singapura, Vietnam, China, Korea Selatan, Rusia, Jepang, dan Filipina, sebelum akhirnya kembali ke pangkalan utama di Surabaya. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis menyampaikan pihaknya memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan dalam menyambut kunjungan kapal layer tersebut di Pelabuhan Belawan, mulai dari kesiapan dermaga, pengaturan operasional, hingga dukungan bagi aktivitas kunjungan masyarakat di area pelabuhan. “Kami menyambut hangat kehadiran kapal KRI Bima Suci di Pelabuhan Belawan sebagai bagian dari momentum penting untuk memperkuat literasi dan diplomasi maritim. Kami berharap kunjungan ini dapat mengisnpirasi masyarakat, khususnya generasi muda untuk semakin mencintai dunia maritim, serta menguatkan peran Pelabuhan Belawan yang memiliki posisi strategis sebagai jalur pelayaran internasional sekaligus pintu gerbang utama maritim di wilayah barat Indonesia,” terang Khoiruddin.
Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Dukung Kelancaran Angleb Idul Fitri 1447 H
Semarang, katakabar.com – Menjelang periode angkutan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijria Tahun 2026 Masehi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas pastikan kesiapan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas dalam menghadapi peningkatan mobilitas penumpang selama arus mudik dan arus balik lebaran, jelang periode angkutan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijria Tahun 2026 Masehi. Berbagai langkah kesiapan telah dilakukan guna memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas, S. Joko, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan meningkat selama periode angkutan Lebaran. “Seluruh tim di lapangan kami instruksikan untuk memastikan layanan berjalan lebih cepat, aman, dan nyaman, dengan standar operasi yang telah ditingkatkan khusus untuk periode angkutan Lebaran,” ujarnya. Dari sisi fasilitas, Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas telah dilengkapi berbagai sarana penunjang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, di antaranya ruang tunggu yang nyaman, area check-in yang tertata, fasilitas disabilitas, ruang laktasi, area bermain anak, serta sistem auto gate bagi kendaraan maupun penumpang guna mempercepat proses keluar–masuk area pelabuhan. Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan seperti pendingin ruangan tambahan, water station, standarisasi troli, serta pelayanan porter yang lebih tertib. Pelindo juga menghadirkan posko terpadu angkutan Lebaran untuk memastikan koordinasi layanan berjalan optimal selama periode mudik. Dari aspek kebersihan dan kenyamanan, pengelola terminal turut menambah tenaga kebersihan serta meningkatkan pengawasan di seluruh area pelayanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi terminal tetap bersih dan nyaman di tengah meningkatnya aktivitas penumpang. Sementara. dari sisi operasional pelabuhan, kesiapan sandar kapal, layanan pandu dan tunda, serta peralatan operasional lainnya juga telah dipastikan dalam kondisi optimal. Pengaturan jalur embarkasi dan debarkasi penumpang dilakukan secara lebih terstruktur guna menghindari penumpukan serta memperlancar arus pergerakan penumpang di area terminal. Untuk menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan secara keseluruhan, Pelindo juga memastikan pemisahan jalur penumpang dan logistik sehingga proses bongkar muat barang tetap berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas penumpang. Seluruh kesiapan tersebut dipantau melalui Plan and Control System yang terintegrasi, sehingga arus kapal, pergerakan penumpang, serta kesiapan fasilitas dapat dimonitor secara real time dan respons terhadap potensi gangguan layanan dapat dilakukan dengan cepat.
Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Lantaran Arus Logistik Meningkat Jelang Lebaran
Surabaya, katakabar.com - Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. Peningkatan arus logistik jelang lebaran di antaranya terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Tengah-DIY, Teguh Arif Handoko, menyebutkan volume kargo naik sekitar 130 persen. Di Pelabuhan Tanjung Emas, kenaikan kargo membuat rotasi kontainer yang biasanya rata-rata sekitar 2.800 unit per hari meningkat menjadi 3.000 unit per hari. Selain momentum Lebaran, ALFI Jateng menyoroti tren pertumbuhan aktivitas logistik juga didongkrak banyaknya investasi industri di Jawa Tengah, seperti di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendorong peningkatan throughput di Pelabuhan Tanjung Emas. "Tahun 2023 sekitar 700.000 TEUs, 2024 naik 800.000 TEUs, dan 2025 sudah tembus 1 juta TEUs. Ini signifikan, walaupun perusahaan di kawasan industri KIK dan KITB baru sekitar 20 persen yang sudah produksi dan operasi," ucap Teguh saat ditemui di kantornya, Selasa (3/3) lalu. Strategi Khusus Kepadatan arus logistik jelang Lebaran mendorong ALFI Jawa Timur (Jatim) menyiapkan strategi khusus. Salah satunya, pengalihan storage ekspor untuk menampung sementara impor di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ketua ALFI Jatim, Sebastian Wibisono, saat dihubungi, Selasa (3/3), mengatakan menjelang Lebaran lonjakan arus logistik memang tidak bisa dihindari. Dia memprediksi volume arus logistik Lebaran bakal meningkat 80 persen. Apalagi Surabaya selama ini kerap menjadi jalur transit ke wilayah Timur. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan Kembali normal setelah April. "Kebetulan Nataru, Imlek dan Idulfitri waktunya bersamaan, sehingga load-nya memang tinggi. Pas Imlek banyak impor turun ke sini, terus didistribusikan ke wilayah seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan," papar Wibi, sapaan akrabnya. Untuk mengantisipasi penumpukan, ALFI Jatim menerapkan strategi pengalihan lokasi. Gudang yang biasanya digunakan untuk ekspor bakal dimanfaatkan sementara untuk menampung barang impor. Semua itu dilakukan setelah koordinasi dan izin Bea Cukai agar arus logistik tetap lancar. "Setiap tahun selalu ada migrasi antarterminal, terutama untuk kontainer ekspor-impor. Di sini ada dua terminal utama, Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya," ujarnya. Wibi menerangkan lonjakan arus logistik tahun lalu mencapai 103 persen. Tetapi, masih bisa diantisipasi dengan memindahkan kontainer ke storage domestik maupun depo yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Ia menilai pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas dan Tanjung Perak perlu peningkatan infrastruktur seperti diperluas lahannya agar penyandaran kapal bisa lebih banyak. Hal serupa juga menjadi perhatian ALFI Jateng. Teguh menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk fasilitas akses jalan dan depo kontainer agar operasional logistik di Pelabuhan Tanjung Emas lebih lancar. ALFI Jateng menyoroti peran pemerintah provinsi dalam mendukung investasi tidak hanya dari sisi penanaman modal, tetapi juga memastikan manajemen rantai pasok yang perlu diperhatikan. Langkah ini semata-mata menciptakan alur bongkar muat yang terkontrol, mengurangi antrean kontainer dan barang keluar masuk pelabuhan tanpa hambatan. "Jangan hanya memberikan suatu kemudahan investasi tanpa memikirkan manajemen supply chain. Jangan sampai investor bingung saat mengirim barang setelah produksi selesai," tandasnya. Antisipasi Mengantisipasi peningkatan arus logistik jelang lebaran 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas mengaku telah melakukan persiapan di sejumlah terminal yang dikelola. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan dengan sistem operasi terminal yang digunakan saat ini pihaknya dapat merencanakan pelayanan bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari. Terminal dapat memprediksi tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) juga tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio). "Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas, karena kurang lebih selama 16 hari peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," cerita Widyaswendra. Pengelola terminal bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lokasi overbrengen (pindah lokasi penumpukan) sebagai cara untuk mengurai kepadatan di dalam area terminal. Langkah ini dilakukan agar kegiatan bongkar muat di dalam terminal peti kemas dapat berjalan dengan lancar. Selama libur lebaran, operasional terminal peti kemas disebut tetap berlangsung penuh selama 24 jam dalam 7 hari. Kegiatan pelayanan tetap berlangsung sesuai dengan jadwal dan perencanaan yang dilakukan. "Kami menghimbau kepada para pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan terminal booking system untuk meminimalkan kepadatan dan terjadinya kemacetan di jalan raya saat akan melakukan pengiriman maupun pengambilan peti kemas sebelum libur dan setelah libur lebaran," serunya. Peningkatan Perdagangan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi, menilai peningkatan aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi sinyal membaiknya perputaran ekonomi. Volume bongkar muat tercatat naik seiring meningkatnya konsumsi masyarakat saat Imlek dan berlanjut menjelang Lebaran. Menurutnya, volume bongkar muat tersebut diperkirakan naik sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Bahkan nanti sekitar 10 hari sebelum Lebaran, lonjakan aktivitas bongkar muat bisa menyentuh kisaran 25 persen. "Sejak Desember sudah terlihat ada peningkatan aktivitas bongkar muat di sana. Ini akan terus meningkat mendekati lebaran dengan kenaikan sekitar 25 persen dibanding hari biasa," tutur Frans. Kata Frans, komoditas yang mendominasi peningkatan arus barang adalah kebutuhan konsumsi musiman, mulai dari bahan pangan produk fesyen dan perlengkapan lebaran idulfitri lainnya. Dampaknya cukup positif untuk UMKM maupun ritel karena perputaran uang berlangsung lebih cepat. Sejauh ini, Frans belum mendapat laporan dari anggota Apindo Jateng soal adanya antrean karena penumpukan aktivitas bongkar muat. Dia menilai operasional pelabuhan relatif lancar, sebab Pelindo Terminal Petikemas memiliki pengalaman saat menangani peningkatan arus barang tersebut. Frans memprediksi pertumbuhan ekonomi di Jateng hingga Lebaran mendatang menunjukkan tren positif. Konsumsi domestik menjadi penopang utama yang mendorong laju perputaran ekonomi. Bahkan dia memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi mendekati 5,7 persen atau lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa yang berkisar 5,1 hingga 5,2 persen.
Jalin Komunikasi Dengan Buruh Pelabuhan, Ini Pesan Kamtibmas Polres Kepulauan Meranti di Minggu Kasih.
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Minggu Kasih bersama Serikat Buruh Pelabuhan satu Tanjung Harapan di Kedai Kopi Pelabuhan Satu Jalan Tanjung Harapan Kecamatan Tebing Tinggi Minggu (25/1) pagi. Kegiatan Minggu Kasih Polres Kepulauan Meranti di Pelabuhan Satu Tanjung Harapan berjalan efektif sebagai sarana komunikasi, dan silaturahmi antara Polri dan buruh pelabuhan. Kehadiran dan keterlibatan aktif buruh menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. "Kami mengajak rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Plt. Kasat Tahti Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dedi Santos Manulang. Ipda Dedi mengatakan di kesempatan yang baik ini, kami dari Polres Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan buruh Pelabuhan Satu Tanjung Harapan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan Minggu Kasih pagi hari ini. "Kegiatan Minggu Kasih salah satu program Polri yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta sebagai sarana komunikasi dan dialog secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar secara langsung saran, masukan, keluhan, maupun informasi dari rekan-rekan buruh, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan," jelasnya. Dijelaskanya, kami menyadari aktivitas di pelabuhan memiliki tingkat mobilitas dan risiko yang cukup tinggi. Lantaran itu, kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun aktivitas yang mencurigakan di area pelabuhan. "Apabila rekan-rekan menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, kami mengharapkan agar segera melaporkannya melalui layanan Central 110 Polri. Layanan ini aktif selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan untuk pelaporan cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan," terangnya. Ia juga mengajak,rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan. "Kami menegaskan Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Setiap informasi dan masukan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Situasi Kamtibmas di lingkungan Pelabuhan Satu terpantau aman dan kondusif, Penyampaian imbauan terkait pemanfaatan layanan Central 110 Polri memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran buruh untuk berperan aktif dalam pelaporan dini terhadap gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun situasi darurat," sebut Ipda Dedi.
Jalin Komunikasi Dengan Buruh Pelabuhan, Ini Pesan Kamtibmas Polres Kepulauan Meranti di Minggu Kasih.
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Minggu Kasih bersama Serikat Buruh Pelabuhan satu Tanjung Harapan di Kedai Kopi Pelabuhan Satu Jalan Tanjung Harapan Kecamatan Tebing Tinggi Minggu (25/1) pagi. Kegiatan Minggu Kasih Polres Kepulauan Meranti di Pelabuhan Satu Tanjung Harapan berjalan efektif sebagai sarana komunikasi, dan silaturahmi antara Polri dan buruh pelabuhan. Kehadiran dan keterlibatan aktif buruh menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri. "Kami mengajak rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Plt. Kasat Tahti Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dedi Santos Manulang. Ipda Dedi mengatakan di kesempatan yang baik ini, kami dari Polres Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan buruh Pelabuhan Satu Tanjung Harapan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan Minggu Kasih pagi hari ini. "Kegiatan Minggu Kasih salah satu program Polri yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta sebagai sarana komunikasi dan dialog secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar secara langsung saran, masukan, keluhan, maupun informasi dari rekan-rekan buruh, khususnya yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan," jelasnya. Dijelaskanya, kami menyadari aktivitas di pelabuhan memiliki tingkat mobilitas dan risiko yang cukup tinggi. Lantaran itu, kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan buruh agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun aktivitas yang mencurigakan di area pelabuhan. "Apabila rekan-rekan menemukan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, kami mengharapkan agar segera melaporkannya melalui layanan Central 110 Polri. Layanan ini aktif selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan untuk pelaporan cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan," terangnya. Ia juga mengajak,rekan-rekan buruh untuk terus menjalin kerja sama dan sinergi yang baik dengan Polri. Keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan saling percaya, kita dapat menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan Pelabuhan Satu Tanjung Harapan. "Kami menegaskan Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Setiap informasi dan masukan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Situasi Kamtibmas di lingkungan Pelabuhan Satu terpantau aman dan kondusif, Penyampaian imbauan terkait pemanfaatan layanan Central 110 Polri memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran buruh untuk berperan aktif dalam pelaporan dini terhadap gangguan kamtibmas, kecelakaan kerja, maupun situasi darurat," sebut Ipda Dedi.
Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif Pelabuhan Bima-Badas Sepanjang 2025
Bima, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif pada operasional Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Badas sepanjang periode tahun 2025. Capaian ini menunjukkan peran strategis Pelindo Multi Terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di kawasan Nusa Tenggara. Sepanjang 2025, total trafik barang nonpetikemas di Pelabuhan Bima dan Badas tercatat mencapai 1.087.771 ton, tumbuh 9,49 persen dibandingkan capaian tahun 2024. Secara rinci, di Pelabuhan Bima, trafik barang nonpetikemas tercatat sebesar 463.587 ton, dan capaian trafik arus penumpang sebanyak 127.692 orang. Sementara di Pelabuhan Badas, trafik barang nonpetikemas mencapai 624.184 ton, dan trafik penumpang mencapai 2.518 orang sepanjang tahun 2025. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Bima Badas, Rio Dwi Santoso menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan, peningkatan efisiensi operasional, serta perbaikan layanan operasional yang terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional melalui transformasi pelabuhan secara berkelanjutan, digitalisasi proses bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan mitra usaha. Kinerja positif di Bima dan Badas menjadi bukti nyata kontribusi Pelindo Multi Terminal dalam mendukung sistem logistik nasional yang andal,” ujarnya. Ke depan, terangnya, Pelindo Multi Terminal akan terus melangkah maju dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang sama untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas maritim nasional.
Dari Pelabuhan Belawan, Bantuan Logistik TNI AD Menuju Wilayah Terdampak
Medan, katakabar.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan dalam mendukung sandarnya Kapal ADRI LIII, kapal logistik milik TNI AD yang mengangkut sejumlah alat berat strategis yang sandar di Pelabuhan Belawan, Minggu (11/1) lalu. Kedatangan kapal tersebut bertujuan untuk memperkuat dukungan konstruksi, mobilitas wilayah, serta percepatan pemulihan pascabencana di wilayah kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Kapal tersebut membawa dua unit buldozer, dua unit dozer, dua unit excavator (tipe standar dan long arm), empat unit sistem water treatment (Reverse Osmosis) serta 100 koli tenda. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis menyampaikan bahwa Pelindo Multi Terminal telah menyiapkan seluruh aspek operasional pelabuhan untuk memastikan proses sandar dan bongkar sejumlah alat berat tersebut berjalan aman dan lancar. “Kami memastikan kesiapan dermaga, peralatan bongkar muat berupa mobile harbour crane, personel, serta dukungan operasional lainnya guna mendukung kelancaran misi kedatangan Kapal ADRI LIII. Kami berkomitmen memberikan layanan optimal kepada semua pengguna jasa, termasuk kapal yang membawa bantuan logistik strategis untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana,” jelas Khoiruddin. Kata Khoiruddin, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran arus logistik selama proses bongkar kapal. Dalam kesempatan peninjauan tersebut, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, menyampaikan bahwa kedatangan sejumlah alat berat ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kecepatan dan kualitas pelaksanaan tugas, baik untuk pembangunan infrastruktur pertahanan, dukungan operasi, maupun penanganan kondisi darurat seperti bencana alam. “Kapal ADRI LIII memiliki peran vital sebagai tulang punggung distribusi logistik strategis TNI AD. Kapal ini didesain untuk mengangkut alat utama dan alat berat dalam jumlah besar, sehingga memastikan distribusi logistik berjalan aman, tepat waktu, serta mampu menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan segera,” ucap Mayjen Hendy Antariksa.
Puncak Nataru, Bupati Kepulauan Meranti Tinjau Pelabuhan Tanjung Harapan di Puncak Nataru
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, tinjau Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekaligus melakukan inspeksi arus lalu lintas penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Selasa (30/12), persis di puncak arus libur Nataru sekaligus pasca libur sekolah. Di kegiatan tersebut, H Asmar, secara umum arus penumpang di pelabuhan utama Kabupaten Kepulauan Meranti masih terpantau relatif aman dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang pada sejumlah rute. “Alhamdulillah, hingga hari ini lonjakan penumpang masih dalam kondisi aman dan terkendali. Tetapi, untuk rute Meranti–Batam terpantau cukup padat,” ujar Asmar di sela-sela peninjauan. Menurut data yang dihimpun petugas, jumlah penumpang keluar dan masuk Pelabuhan Tanjung Harapan sejak 18 hingga 29 Desember 2025 tercatat mencapai sekitar 30 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat, khususnya yang bepergian ke luar daerah dan membawa anak-anak, agar meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat kondisi gelombang laut saat ini cukup besar,” jelasnya. Selain itu, H Asmar mengingatkan masyarakat agar mematuhi seluruh arahan dan imbauan petugas di pelabuhan maupun pos pelayanan demi kelancaran, dan keselamatan bersama. Ia turut menekankan pentingnya menjaga keamanan rumah bagi warga yang meninggalkan kediaman selama liburan. “Pastikan rumah keadaan aman, kunci pintu dan jendela dengan baik, sehingga saat kembali dari liburan rumah tetap aman,” imbuhnya. Peninjauan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Tebingtinggi, serta petugas pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjung Harapan.