PAUD

Sorotan terbaru dari Tag # PAUD

Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun, Fokus Perkuat PAUD dan Mutu Pendidikan Riau
Riau
Sabtu, 15 November 2025 | 13:52 WIB

Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun, Fokus Perkuat PAUD dan Mutu Pendidikan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab( Kepulauan Meranti tegaskan komitmennya tingkatkan mutu pendidikan melalui Program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pra sekolah. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, saat membuka Sosialisasi Penguatan Program Wajib Belajar 13 Tahun di Ballroom Afifa, di Jalan Banglas, Sabtu (15/11). Acara turut dihadiri Bunda PAUD Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, SE, Ibu Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Tunjiarto, M.Pd, serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Meranti. Berbagai Tantangan Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan, Tunjiarto, menyampaikan sejumlah isu strategis yang tengah dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut, meliputi: 1. Regulasi Wajib Belajar 13 Tahun Program dari PAUD hingga SMA telah dicanangkan, namun implementasi penuh masih menunggu regulasi resmi pemerintah pusat. 2. Kekurangan Pengawas Sekolah Saat ini Meranti hanya memiliki dua pengawas untuk 213 sekolah. Penambahan formasi baru akan dilakukan setelah regulasi diterbitkan. 3. Status Kepala Sekolah Banyak kepala sekolah masih berstatus PLT. Pada awal Desember mendatang, 16 kepala sekolah dijadwalkan dilantik. Sesuai Permendikdas Nomor 7 Tahun 2025, kepala sekolah yang telah menjabat dua periode wajib diganti. 4. Kualifikasi Kepala Sekolah Minim Di wilayah pesisir, syarat golongan 3C dan sertifikasi sulit dipenuhi sehingga masih terdapat sekolah tanpa kepala definitif. 5. Kualifikasi Guru PAUD Sejumlah guru PAUD belum memenuhi kualifikasi S1. Saat ini, 35 guru tengah menempuh pendidikan S1 melalui kerja sama dengan Institut Pendidikan Aisiyah. 6. Revitalisasi dan Infrastruktur Sekolah
Sebanyak 18 sekolah, termasuk dua SMA, menerima bantuan revitalisasi dari kementerian. Program berjalan dengan baik tanpa keluhan masyarakat. 7. Sekolah Hijau dan Kebersihan Masih ditemukan rendahnya kepedulian guru terhadap kebersihan lingkungan sekolah dan pengelolaan ruang hijau. H Asmar: Pra Sekolah Adalah Fondasi Emas Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan Wajib Belajar 13 Tahun merupakan kebijakan strategis nasional untuk membentuk generasi Kepulauan Meranti yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akses pendidikan yang merata. “Usia pra sekolah adalah golden age. Inilah fondasi utama perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan karakter anak,” ujarnya. Untuk itu, Bupati Kepulauan Meranti menyatakan komitmen Pemkab Meranti, yakni: * memperluas akses pendidikan inklusif dan bermutu, * memastikan transisi PAUD ke SD berlangsung menyenangkan, * menjamin tidak ada anak yang tertinggal akses pendidikannya, * memperkuat kompetensi guru PAUD. Ia juga meminta Dinas Pendidikan (Disdik) merancang skema beasiswa atau program khusus agar seluruh guru PAUD dapat memenuhi kualifikasi minimal S1. Selain itu, Bupati Kepulauan Meranti mendukung program makan bergizi untuk siswa SD–SMP sesuai arahan Presiden RI. Terkait rencana pengalihan Kampus AMIK kepada Pemkab Meranti, ia menegaskan kebijakan tersebut masih dikaji karena harus disesuaikan dengan kemampuan APBD. Hj Ismiatun: Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan Bukan Seremonial Bunda PAUD Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, SE, menyampaikan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan pendidikan usia dini. Ia memaparkan sejumlah fokus penguatan, antara lain: * Penguatan kelembagaan dan manajemen PAUD dalam mendukung Wajib Belajar 13 Tahun sejak pra sekolah. * PAUD sebagai pondasi Merdeka Belajar, yang membentuk karakter dan kecerdasan anak. * Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah desa, PKK, Posyandu, dan lembaga PAUD melalui Program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI). * Apresiasi prestasi PAUD Meranti, termasuk capaian sebagai juara umum GTKI. * Penghargaan untuk Kabid PAUD, Ibu Suprathi, atas dedikasi dan kerja cepat dalam pengembangan PAUD di Kepulauan Meranti. Menuju Generasi Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera Sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat.

Polres Kepulauan Meranti Edukasi Anak PAUD dan Siswa MTs Tanam Pohon Lewat Green Policing Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 08 November 2025 | 12:28 WIB

Polres Kepulauan Meranti Edukasi Anak PAUD dan Siswa MTs Tanam Pohon Lewat Green Policing

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus berupaya menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini, lewat kegiatan edukasi dan penanaman pohon melalui program Green Policing, Jumat (7/11). Kegiatan itu digelar di dua lokasi berbeda, yakni di PAUD Bina Insani Jalan Pembangunan II, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, serta di MTs Darul Amin Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Program Green Policing ini penerapan kebijakan Kapolda Riau tentang pemolisian yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polres Kepulauan Meranti berupaya tanamkan nilai cinta alam kepada para pelajar melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Di lokasi pertama, kegiatan dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Sesap, Bripka Ilham Edi Putra dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Barat, Brigadir Ahmad Agung Sedayu. Mereka memberikan edukasi kepada anak-anak PAUD Bina Insani tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di rumah dan sekolah, serta mengajak mereka berinteraksi dengan tema “Peduli Lingkungan”. Sebagai wujud nyata, para Bhabinkamtibmas bersama anak-anak menanam empat bibit pohon mangga di halaman sekolah. Suasana penuh keceriaan tampak saat para siswa turut menanam dan menyiram bibit pohon yang menjadi simbol harapan bagi lingkungan yang lebih hijau. Sementara, kegiatan serupa dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Kedaburapat, Aiptu Andri Kurniawan, S.H. di MTs Darul Amin, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir. Selain memberikan edukasi lingkungan, ia bersama para siswa menanam empat bibit pohon matoa di lingkungan sekolah. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH mengatakan, Green Policing bukan sekadar program penanaman pohon, melainkan bagian dari strategi pemolisian yang humanis dan berkelanjutan. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan polisi yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk krisis lingkungan dan perubahan iklim. "Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Menanam satu pohon hari ini berarti menanam harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar AKBP Aldi.

H Asmar Kukuhkan PKK dan Tim Pembina Kepulauan Meranti Riau
Riau
Selasa, 13 Mei 2025 | 12:00 WIB

H Asmar Kukuhkan PKK dan Tim Pembina Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar kukuhkan Tim Pengerak PKK dan Tim pembina Posyandu, Pokja Bunda Paud, dan Pokja Literasi di Gedung Kuning Kantor Bupati, Selasa (13/5). "Selamat kepada Ketua TP PKK yang telah dikukuhkan dan pengurus Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, Pokja Bunda Paud, serta Pokja Literasi yang telah dilantik," ucap H Asmar. Kata Bupati Kepulauan Meranti, pengukuhan Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Meranti ini tindak lanjut dari pelantikan Kepala Daerah atau Kada Periode 2025-2030 oleh Presiden RI, H Prabowo Subianto secara serentak di Istana Negara Jakarta. "PKK adalah organisasi terbesar di Indonesia, tidak ada organisasi yang sampai ke Rumah Tangga kecuali PKK, POLRI, Pertanian, Kemendes dan yang lainnya hanya sampai tingkat desa. Sedang, organisasi PKK kesatuan unit terkecil sistem administrasi kependudukan," jelasnya. Tim Penggerak PKK menjadi mitra setia pemerintah daerah, tutur H Admar, di mana secara hakiki mendukung melaksanakan tugas negara, menjaga Rumah Tangga Rakyat kita. "PKK memiliki potensi untuk bisa digerakkan hal yang positif diantaranya membantu program pemerintah pusat maupun daerah. Persoalan cuma satu kita mau pakai atau tidak organisasi ini, ibarat mobil merci mau digerakkan atau hanya diparkir saja," imbuhnya. Saya harapkan organisasi PKK ini bisa digerakkan, terang H Asmar, dan dimanfaatkan untuk membantu program-program pemerintahan baik pusat maupun daerah. Kalau PKK mau bergerak kunci yang paling utama sekali ibarat mobil tadi adalah pengemudinya, setir artinya leadership pemimpinnya. "Organisasi akan berjalan efektif kalau pemimpinnya baik. Pemimpin harus memiliki dua hal yaitu kemauan dan kemampuan. Dari dua hal ini yang penting kemauan yaitu niat menggerakkan organisasi ini, Mau dulu untuk bergerak setelah itu diiringi dengan kemampuan. Untuk itu cari tim yang kuat dan buat program yang didasarkan dari 10 program pokok PKK," tegasnya.

Bupati Kepulauan Meranti Buka Sosialisasi Penguatan Transisi PAUD ke SD Menyenangkan Riau
Riau
Kamis, 19 September 2024 | 19:10 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Buka Sosialisasi Penguatan Transisi PAUD ke SD Menyenangkan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pokja Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) taja sosialisasi Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Kamis (19/9). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmara yang membuka kegiatan di Aula SMK Negeri 1 Tebingtinggi, dihadiri Bunda PAUD Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun.