Palangkaraya

Sorotan terbaru dari Tag # Palangkaraya

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA Tekno
Tekno
Minggu, 12 April 2026 | 21:40 WIB

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

Palangkaraya, katakabar.com - MyRepublic Indonesia secara resmi rampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Pelaksanaan ULO ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pengujian operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) MyRepublic Air, sekaligus menandai kesiapan layanan untuk diperluas secara nasional sebagai solusi internet unlimited berbasis teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, Ketua Uji Laik Operasi, Falatehan, serta Chief Technology Officer ZTE Indonesia, Dennis Yu. Hadir pula Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, serta Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal. Uji Laik Operasi ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat wajib sebelum layanan FWA dapat dioperasikan secara komersial. Pengujian mencakup kesiapan jaringan, kualitas layanan, stabilitas koneksi, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan berhasil melaksanakan Uji Laik Operasi dan memenuhi seluruh standar kualitas layanan yang ditetapkan regulator. Dengan selesainya ULO di Palangka Raya, MyRepublic Air kini telah menyelesaikan rangkaian pengujian di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional layanan FWA. Selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, menyampaikan ini sejalan dengan Visi Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk dapat memberikan akses internet rakyat yang cepat dengan harga terjangkau, serta semangat T3 dari Komdigi 'Terhubung, Tumbuh dan Terjaga', harapannya MyRepublic bisa terus berkomitmen untuk terus turut andil dalam pemerataan konektivitas digital di Indonesia. Sedang, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menuturkan selesainya ULO ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Air untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. “Dengan diadakannya ULO di Palangka Raya ini, MyRepublic Indonesia telah berhasil menyelesaikan ULO untuk 9 zona di Region 2 dan Region 3. Dengan ini, kami juga menginformasikan bahwa MyRepublic Indonesia sudah siap untuk mulai go commercial di bulan April untuk 90 kota dari 180 kota yang sudah direncanakan,” kata Timotius. MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya menjadi penegas komitmen MyRepublic Indonesia dalam memperluas pemerataan akses internet di Tanah Air. Sebagai titik akhir dari rangkaian Uji Laik Operasi MyRepublic Air, tahap ini menandai kesiapan layanan untuk melangkah ke fase ekspansi yang lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, dengan menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau. ULO ini juga menjadi kelanjutan dari pembukaan pra-registrasi MyRepublic Air kepada masyarakat. Dengan seluruh proses pengujian yang telah diselesaikan, layanan FWA ini kini semakin siap untuk diimplementasikan secara bertahap di berbagai daerah. MyRepublic Air dirancang sebagai solusi internet berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah serta menjadi alternatif akses internet berkualitas, terutama di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3. Lakukan verifikasi melalui OTP 4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

SSMS Rampungkan Sertifikasi Unit Bisnis Jelang Tutup 2023 Nasional
Nasional
Kamis, 21 Desember 2023 | 21:09 WIB

SSMS Rampungkan Sertifikasi Unit Bisnis Jelang Tutup 2023

Palangkaraya, katakabar.com - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS Group sudah rampungkan sertifikasi seluruh unit bisnis jelang tutup tahun 2023. "Sertifikasi unit bisnis rampung bentuk komitmen dan memastikan keberlanjutan produk yang dihasilkan telah memenuhi standar dan bertanggungjawab kepada lingkungan," ujar Chief Sustainability Officer, Henky Satrio W lewat keterangan resmi, dilansir dari laman borneonews, pada Kamis (21/12). Pada Desember ini, kata Henky, Pabrik Kelapa Sawit Kanamit (PKSK) yang dikelola PT Menteng Kencana Mas telah berhasil mendapatkan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil atau RSPO. "Itu artinya, status sertifikasi RSPO SSMS Group sudah mencapai 100 persen," jelasnya. Selain itu tutur Henky, sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification atau ISCC 8 Pabrik Kelapa Sawit dari 7 unit bisnis sudah rampung, disusul sertifikasi Bisnis dan Hak Asasi Manusia atau BHRISC 2017 dan Indonesian Sustainable Palm Oil atau ISPO untuk seluruh unit bisnis sudag 100 persen kelar. "Meski sudah merampungkan seluruh sertifikasi seperti RSPO, ISPO, ISCC, HAM dan ISO, SSMS terus berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola kelapa sawit yang lebih berkelanjutan serta meningkatkan daya saing kelapa sawit Indonesia baik di pasar domestik maupun pasar internasional," tandasnya.

Wow! 50 Persen Tankos Sawit Indonesia Hasilkan 7,5 Juta Ton Karbon Tekno
Tekno
Rabu, 29 November 2023 | 11:49 WIB

Wow! 50 Persen Tankos Sawit Indonesia Hasilkan 7,5 Juta Ton Karbon

Palangkaraya, katakabar.com - Kepala Divisi Teknologi Proses, Program Studi Teknik Industri Pertanian, IPB University, Prof Dr Erliza Hambali menuturkan, 50 persen Tandan Kosong (Tankos) kelapa sawit sudah mampu menghasilkan 7,5 juta ton biochar atau karbon di seluruh Indonesia. "Sebesar 50 persen Tandan Kosong (Tankos) kelapa sawit sudah mampu menghasilkan 7,5 juta ton biochar atau karbon di seluruh Indonesia," ujar Prof Erliza, kemarin, dilansir dari laman borneonews, pada Rabu (29/11). Kalau hanya 50 persen saja tandan kosong kelapa sawit di Indonesia yang diolah jadi karbon, sebut Prof Erliza, lewat proses karbonisasi dengan teknologi yang tepat, maka dihasilkan sekitar 7,5 juta ton biochar tandan kosong kelapa sawit. Prof Erliza menjabarkan hal itu, saat Workshop Karbonasi Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pemanfaatannya sebagai Pupuk Organik untuk Substitusi Pupuk Kimia pada Perkebunan Kelapa Sawit kerja sama IPB University dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS di Palangka Raya, Selasa kemarin. "Artinya dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia di perkebunan kelapa sawit secara signifikan. Sedang, tar yang dihasilkan dapat digunakan untuk bahan bakar ramah lingkungan," tambah saat jumpa perse dengan wartawan dengan narasumber mulai dari Prof Erliza, Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS Arfie Thahar, Head of Research & Development- PT Bumitama Gunajaya Agro Adhy Ardiyanto. Perwakilan Gapki Kalteng Sukarman, Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University Prof Dr Herdhata Agusta, serta perwakilan Beston - China Tom Zhang, selesai pembukaan workshop.

BPDPKS: Minyak Makan Merah Banyak Kandung Vitamin A dan E Nasional
Nasional
Senin, 11 September 2023 | 11:32 WIB

BPDPKS: Minyak Makan Merah Banyak Kandung Vitamin A dan E

Palangka Raya, katakabar.com - Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah Koperasi Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah menjelaskan minyak makan merah banyak mengandung vitamin A dan E. "Di kegiatan sosialiasi manfaat minyak makan merah untuk kuliner dan kesehatan ini, BPDPKS menggandeng Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi atau SBRC dari Institut Pertanian Bogor atau IPB untuk menyampaikan manfaat minyak makan merah ini," ujar Helmi lewat keterangan resmi, dilansir dari laman Medcom.id, pada Senin (11/9). Helmi menegaskan, minya makan merah ini banyak mengandung vitamin A dan E. Di mana kandungannya pun berbeda dengan minyak makan biasa. Dari segi manfaat minyak goreng merah bisa digunakan untuk ragam olahan makanan yang lebih berkualitas, baik masyarakat terlebih para Usaha Kecil dan Menengah (UKM), terangnya. Selain itu, lanjutnya, dapat menjadi nilai tambah sekaligus solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani sawit. Tak kalah penting tambah Helmi, sosialiasi minyak goreng merah ini sendiri dipandang relevan lantaran sejalan dengan program pemerintah RI yang berusaha menurunkan angka stunting.

Kolaborasi dan Self-Reporting SIPERIBUN Solusi Sengkarut Tata Kelola Sawit Jilid 3 Nusantara
Nusantara
Kamis, 06 Juli 2023 | 17:23 WIB

Kolaborasi dan Self-Reporting SIPERIBUN Solusi Sengkarut Tata Kelola Sawit Jilid 3

Palangkaraya, katakabar.com - Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI, Andi Nur Alam Syah berharap dengan adanya aplikasi Self-Reporting SIPERIBUN ini bisa memperkuat dan optimalkan tata kelola industri kelapa sawit. "Untuk itu, kepasa seluruh pihak terkait dapat berkolaborasi dan berkomitmen, dalam mensukseskan penyempurnaan tata kelola kelapa sawit ini," serunya dilansir dari laman website resmi Ditjenbun Kementan RI, pada Kamis (6/7). Tata kelola sawit ini kata Andi Nur harus kita perbaiki bersama. Kita tidak rela membiarkan prestasi Indonesia sebagai produsen minyak kelapa sawit nomor 1 terbesar di dunia lepas dari kita di masa datang. Kita mengetahui benar penerimaan devisa pada sektor pertanian terbesar dari kelapa sawit. Selain itu, para pelaku usaha kelapa sawit diharapkan dapat terus proaktif mengisi SEIPERBUN ini, demi tata kelola industri kelapa sawit yang lebih baik lagi ke depan. "Mari kita perbaiki bersama tata kelola kelapa sawit Indonesia untuk "Sawit Indonesia Satu Berkelanjutan" untuk meningkatkan produksi, nilai tambah, dan daya saing kalapa sawit Indonesia,” jelasnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Haji Nuryakin menimpali, kelapa sawit ini butuh perhatian kita semua, mudah-mudahan upaya ini bisa menjadi sinergitas dan memberikan data pelaporan yang sesuai dan akurat, sehingga berbagai dinamika, dan tantangan kelapa sawit dapat dibereskan dengan baik, serta menjadi pemicu percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah. “Adanya sistem ini memudahkan investasi khususnya di bidang perkebunan, sebab data-data yang dimasukan sesuai dengan perizinan. Provinsi mendukung kegiatan ini, dan mendorong pelaku usaha yang ada di Kalimantan Tengah agar melakukan pelaporan mandiri dengan data yang benar," tuturnya. Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, Agustina Arumsari menjelaskan, Satgas ini bentuk kolaboratif antar pemerintah, makanya kami bergerak secara kolaborasi, di mana point utamanya percepatan dan koordinasi. Kegiatan ini sebagai langkah perbaikan data. Jadi nantinya semua kementerian terkait yang membutuhkan data sawit akan menggunakan data yang ada di SIPERIBUN. "Kita tak hanya membicarakan hulu tapi hingga hilir, dan regulasi pemanfaatan kelapa sawit sebagai upaya melakukan penertiban tata kelola sawit Indonesia," bebernya. Menurut Agustina, output dari data SIPERIBUN ini bakal ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan Kementerian/Lembaga masing-masing. Satgas ini untuk mempercepat perbaikan pengelolaan usaha perkebunan dapat terlaksana secara optimal untuk akuntabilitas kinerja usaha perkebunan. Adapun salah satu tugas dari Satgas adalah perbaikan data perizinan usaha perkebunan dan pelaporan mandiri perkembangan usaha melalui SIPERIBUN, imbuhnya. Sekjen KLHK sekaligus anggota Satgas, Bambang Hendroyono menuturkan, regulasi yang sudah ada tidak diubah dalam Satgas ini. Tapi sop atau prosedurnya yang dikuatkan lagi, sehingga perlu menyamakan pemahaman terhadap prosedur, pertimbangan akses legalitas, izin lokasi, persetujuan perlepasan kawasan, dan lainnya, agar percepatan perbaikan tata kelola bisa dilaksanakan dengan baik, sebutnya.

Kolaborasi dan Self-Reporting SIPERIBUN Solusi Sengkarut Tata Kelola Sawit Jilid 2 Nusantara
Nusantara
Kamis, 06 Juli 2023 | 16:43 WIB

Kolaborasi dan Self-Reporting SIPERIBUN Solusi Sengkarut Tata Kelola Sawit Jilid 2

Palangkaraya, katakabar.com - Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI, Andi Nur Alam Syah, pada Kamis (6/7) menjelaskan, Satuan Tugas (Satgas) dengan tegas mengimbau agar pelaku usaha melakukan pelaporan mandiri kondisi lahan perkebunan disertai dengan bukti izin usaha yang dimiliki. "Satgas waktu dekat bakal memulai proses self-reporting dari perusahaan atau korporasi di sektor kelapa sawit. Aplikasi SIPERIBUN siap menjadi portal pelaporan dan mendukung perbaikan tata kelola perkebunan kelapa sawit," kata Andi Nur, dilansir dari website resmi Ditjenbun Kementan RI. Menurutnya, setiap perusahaan/korporasi perkebunan mesti punya akun sebagai pengelolaan data di SIPERIBUN untuk melengkapi data profil perusahaan hingga data perizinan berusaha perkebunan dilengkapi dokumen-dokumen, dan lampiran peta spasial dalam bentuk shapefile untuk IUP, ILOK dan HGU yang harus diupload di aplikasi SIPERIBUN. “Pemerintah provinsi dan kabupaten memiliki peran penting melaksanakan pengawalan pelaporan mandiri, dan monitoring pelaporan perkembangan usaha di SIPERIBUN," ulasnya. Ditegaskan Andi Nur, dinas yang membidangi perkebunan provinsi dan kabupaten dan kota memiliki hak akses ke SIPERIBUN, untuk memudahkan pengawasan. SIPERIBUN menampilkan rangkuman laporan tingkat kepatuhan pengisian dari masing-masing perusahaan. Selain itu, aplikasi ini telah dilengkapi analisis geospasial Izin Lokasi, Izin Usaha Perkebunan dan Hak Guna Usaha. Fitur ini mendukung overlay spasial penyelesaian tumpang tindih kepemilikan lahan atau izin perkebunan. Tapi untuk analisis dalam penyelesaian perkebunan di kawasan dan non kawasan atau penetapan wajib pajak, selanjutnya kementerian atau lembaga terkait memanfaatkan data yang tersedia di SIPERIBUN untuk dianalisis pada sistem dimasing-masing K/L, bebernya. Dilanjutkan Andi Nur, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian tahun 2023 ini sedang melaksanakan updating Tutupan Kelapa Sawit Nasional berkerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan mitra dari BRIN, BPS, KLHK, ATR/BPN untuk penyempurnaan informasi tematik spasial. Tidak cuma itu, Ditjebun bakal menyusun peta Tutupan Kelapa Sawit by name by address secara bertahap untuk penyempurnaan data areal kelapa sawit nasional sebagai bagian amanah dari Inpres 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024 (RAN-KSB), dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000. Bersambung...