Pakan

Sorotan terbaru dari Tag # Pakan

Kelapa Sawit Berperan Penyediaan Pakan Ternak Global Selain Minyak Nabati Sawit
Sawit
Sabtu, 05 April 2025 | 16:00 WIB

Kelapa Sawit Berperan Penyediaan Pakan Ternak Global Selain Minyak Nabati

katakabar.com - Industri kelapa sawit tidak hanya berkontribusi penyediaan minyak nabati global, tapi turut membantu keberlanjutan industri pakan ternak dunia. Pakan menjadi faktor produksi penting dalam budidaya hewan ternak. Pakan konsentrat yang bersifat suplemen merupakan salah satu input produksi yang penting untuk meningkatkan produksi hewan ternak (PASPI, 2019). Negara Uni Eropa merupakan salah satu negara yang menjadi pilihan FAO sebagai negara produsen hewan ternak, bersama dengan Brasil, China, dan Amerika Serikat, dikarenakan potensi ketersediaan pakan (FAO, 2018). Hal ini sesuai dengan fakta bahwa Uni Eropa merupakan produsen pakan konsentrat ternak terbesar di dunia (FEFAC, 2018). Seiring dengan peningkatan produksi, dan konsumsi produk ternak dunia, kebutuhan akan pakan konsentrat mengalami peningkatan. The European Feed Manufacturers Federation (FEFAC) mencatat, produksi pakan konsentrat dunia mengalami peningkatan produksi yakni dari 726 juta ton (2010) menjadi 1,05 miliar ton (2017). Sumber sama menyebut, FEFAC (2018) mencatatkan tiga produsen utama pakan konsentrat ternak dunia adalah Uni Eopa dengan pangsa 24 persen, disusul China dengan pangsa 18 persen, dan Amerika Serikat dengan pangsa 16 persen. PASPI (2018) dalam jurnal berjudul Peran Industri Sawit dalam Industri Pakan EU memaparkan, industri pakan ternak konsentrat Uni Eropa sudah menjadi industri padat modal karena untuk memproduksi pakan ternak konsentrat yang bermutu membutuhkan pemanfaatan teknologi yang tinggi.

Kerbau Tidak Kekurangan Pakan di Kampar Ada Limbah Sawit Sawit
Sawit
Minggu, 29 Desember 2024 | 17:53 WIB

Kerbau Tidak Kekurangan Pakan di Kampar Ada Limbah Sawit

Bangkinang, katakabar.com - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau taja pelatihan Pengolahan Pakan. Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Riau diwakili Yayu Zurriyati MSi dan Dwi Sisriyenni MSi menjadi narasumber di kegiatan. Pelatihan terbagi atas dua sesi, yakni materi di dalam kelas dan praktik lapangan. Peserta pelatihan meliputi pegawai penyuluh lapangan atau PPL, pegawai UPT, dan petani, serta peternak.

Danrem 041 Gamas Ajak Peternak Ikan Manfaatkan Bungkil Sawit Buat Pakan Serba Serbi
Serba Serbi
Minggu, 12 November 2023 | 20:28 WIB

Danrem 041 Gamas Ajak Peternak Ikan Manfaatkan Bungkil Sawit Buat Pakan

Bengkulu, katakabar.com - Komandan Korem 041 Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengajak peternak ikan di Provinsi Bengkulu untuk membuat pakan ikan alternatif dengan memanfaatkan bungkil sawit. Dengan memanfaatkan bungkil sawit, kata Brigjen TNI Rachmad, peternak ikan dapat mengurangi beban biaya produksi untuk pembelian pakan. Apalagi, saat ini harga pakan ikan mencapai Rp17 ribu per kilogram. Sedang, pakan alternatif berbahan bungkil bisa menekan harga pakan hingga separuh harga. "Pemanfaatan bungkil sawit solusi atas keluhan soal harga pakan ikan yang terus melambung di pasaran," ujarnya kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Ahad (12/11). Menurutnya, masih banyak peternak belum memahami cara pembuatan pakan dari bungkil sawit. "Penting sekali disosialisasikan cara pembuatan pakan ikan mandiri dengan menggunakan bungkil sawit kepada masyarakat secara luas," jelasnya. Kami bantu sosialisasi, sebutnya, cara pembuatan pakan ikan alternatif berbahan limbah ramah lingkungan untuk meningkatkan keuntungan peternak. Pendampingan pembuatan pakan ikan alternatif diharapkan membantu petani atau peternak dalam meningkatkan produksi pangan khususnya di bidang perikanan. "Pemanfaatan bungkil sawit sebagai pakan ikan tidak hanya mengurangi beban anggaran petani atau peternak, tapi untuk mendukung ketahanan pangan di daerah ini," bebernya. Dengan mengurangi ketergantungan pada pakan ikan konvensional harganya tinggi, harapnya, peternak dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan.