Nyata
Sorotan terbaru dari Tag # Nyata
Hisense Dorong Dampak Nyata ESG l Lewat Hisense Cup 2026 di Indonesia
Garut, katakabar.com - Hisense sebagai merek elektronik dan peralatan rumah tangga konsumen kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penyelenggaraan Hisense Cup 2026. Turnamen ini diikuti oleh 16 tim sepak bola terbaik tingkat SMP/MTs/sederajat se Jawa Barat yang berlangsung pada 8 hingga 12 April 2026, di Garut, Jawa Barat. Hisense Cup 2026 tidak hanya jadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari strategi ESG Hisense di kawasan ASEAN, khususnya di Indonesia. Hisense memperkuat komitmennya dalam mendorong praktik tanggung jawab sosial di bidang olahraga, sekaligus membangun ekosistem dengan berbagai pemangku kepentingan terkait peran perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. "Hisense percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan, menginspirasi, dan membuka peluang bagi generasi muda. Melalui Hisense Cup 2026, kami ingin menghadirkan platform yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan talenta muda serta ekosistem olahraga di Indonesia,” ujar Jaton Li, President Director Hisense Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Hisense Cup 2026 bekerjasama dengan Proton FC, tim Futsal asal Kuningan, Jawa Barat. Turnamen ini diproyeksikan melibatkan lebih dari 320 pemain dan 80 ofisial, serta menarik ribuan penonton sepanjang rangkaian pertandingan. Menurut Jaton, Hisense Cup 2026 mengusung konsep sport tourism, yang mengintegrasikan olahraga dengan potensi pariwisata lokal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism yang berkembang. “Melalui pendekatan ESG, kami ingin memastikan bahwa setiap inisiatif yang kami jalankan tidak hanya memberikan nilai bisnis, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata. Hisense Cup 2026 menjadi salah satu langkah strategis kami dalam menghubungkan prestasi lokal dengan panggung global, sejalan dengan momentum FIFA World Cup 2026™,” tambahnya. Dengan semangat “Innovating a Brighter Life”, Hisense akan terus menghadirkan berbagai inisiatif yang menggabungkan inovasi teknologi berbasis skenario yang relevan dengan konsumen, tanggung jawab sosial, dan kolaborasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah
Mempawah, katakabar.com – Pengembangan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium oleh Grup MIND ID melalui PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek Strategis Nasional (PSN) mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus juga membuka lapangan kerja serta mendorong aktivitas ekonomi lokal di berbagai sektor. Kepala Desa Bukit Batu, Harianto, mengungkapkan sebelum pembangunan fasilitas hilirisasi bauksit ini, wilayahnya menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran, termasuk di kalangan tenaga kerja terdidik. Kehadiran proyek ini membawa perubahan yang signifikan bagi perekonomian masyarakat. “Sebelumnya pertumbuhan ekonomi sempat menurun. Setelah adanya proyek BAI, ekonomi tumbuh pesat. Masyarakat yang sebelumnya menganggur kini mendapatkan pekerjaan dan merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya. Dijelaskannya, dampak proyek terlihat dari serapan tenaga kerja. Kehadiran ribuan pekerja juga menciptakan multiplier effect yang menggerakkan sektor penunjang seperti perhotelan, hunian sewa, serta usaha kuliner. “Dampaknya tidak hanya di Desa Bukit Batu, tetapi meluas hingga seluruh Kabupaten Mempawah bahkan ke wilayah sekitar. Fasilitas akomodasi berkembang pesat, dan usaha kuliner maupun coffee shop kini semakin ramai karena daya beli masyarakat meningkat,” ucap Harianto. Selain itu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), BAI turut mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, peningkatan fasilitas pendidikan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Dampak pemberdayaan juga dirasakan oleh sektor pertanian. Pembina Kelompok Wanita Tani Desa Bukit Batu, Asman, menimpali program pendampingan perusahaan telah membantu meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Program yang telah berjalan selama tiga tahun tersebut meliputi bantuan penanaman 1.000 bibit jagung, bibit buah seperti jambu kristal dan kelengkeng, serta dukungan pupuk dan pendampingan teknis. Produk lokal seperti madu dan amplang pun mulai berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk wilayah perbatasan Malaysia. “Alhamdulillah, berkat bantuan yang diberikan, penghasilan keluarga meningkat,” tuturnya. Asman menambahkan, masyarakat memberikan apresiasi terhadap keberadaan perusahaan dan berharap pengembangan industri dapat terus berjalan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. “Kami berharap kegiatan perusahaan terus berkembang dan seiring dengan peningkatan produksi agar masyarakat tetap nyaman dan berkembang,” tandasnya.
Banjir Bukan Konten, Balancia Dorong Perusahaan Swasta Bergerak Nyata
Yogyakarta, katakabar.com - Di tengah banjir yang terus berulang dan perdebatan publik yang kerap berhenti pada siapa yang harus disalahkan, Balancia Ship Agency memilih mengambil langkah konkret. Melalui program Balancia Care, Balancia telah melaksanakan penanaman mangrove pada 30 Desember 2025 di kawasan Pesisir Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Aksi yang semula direncanakan menanam 2.000 mangrove tersebut berkembang di lapangan menjadi penanaman 10.000 mangrove, sebagai respons langsung terhadap urgensi pemulihan lingkungan yang kian mendesak. Kegiatan ini dilaksanakan pascabanjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bagi Balancia, rangkaian bencana tersebut menjadi sinyal keras kerusakan ekosistem dari hulu hingga hilir telah dibiarkan terlalu lama. Ketika hutan di daratan terus digunduli dan daya resap alam melemah, dampaknya bermuara ke wilayah hilir dan pesisir yang kini dipaksa menjadi garis pertahanan terakhir. “Awalnya kami merencanakan penanaman 2.000 mangrove. Namun dalam pelaksanaannya, kami memutuskan untuk memperluas skala aksi menjadi 10.000 mangrove sebagai bentuk komitmen yang lebih kuat terhadap upaya pemulihan lingkungan. Ini bukan soal angka, tetapi soal kesadaran krisis lingkungan tidak bisa ditangani setengah-setengah,” ujar Muhammad Candra Rambe, CEO Balancia Ship Agency. Penanaman mangrove dilakukan bersama Pemuda Peduli Yogyakarta sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem yang selama bertahun-tahun tergerus oleh alih fungsi lahan dan eksploitasi tanpa kendali. Balancia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai seremoni, melainkan sebagai langkah konkret yang menunjukkan keputusan untuk bertindak dapat diambil tanpa menunggu momentum politik atau sorotan publik. Sebagai anggota BIMCO dan FONASBA, dua asosiasi maritim internasional terkemuka, Balancia menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab industrinya. Keanggotaan tersebut mencerminkan komitmen Balancia untuk mendorong praktik pembangunan berkelanjutan demi masa depan industri maritim yang lebih bertanggung jawab. “Kita sering berbicara tentang keberlanjutan, tetapi terlalu jarang menerjemahkannya menjadi aksi nyata. Alam tidak membutuhkan narasi, ia membutuhkan dipulihkan,” tegas Candra. Mangrove dipilih karena perannya yang krusial dalam sistem ekologi. Ekosistem ini terbukti mampu menahan abrasi, meredam gelombang, menurunkan risiko banjir, menjaga keanekaragaman hayati, serta menyerap karbon dalam jumlah besar. Ketika kerusakan di daratan dibiarkan, pesisir dan mangrove menjadi penyangga terakhir yang menanggung dampaknya. Melalui aksi ini, Balancia secara terbuka mendorong perusahaan swasta, khususnya yang bergerak di sektor maritim, energi, dan industri berbasis sumber daya alam, untuk mengambil peran lebih nyata. “Bukan soal siapa yang paling lantang bicara soal keberlanjutan, tetapi siapa yang benar-benar bersedia turun ke lapangan dan berbuat. Jika rencana bisa berubah menjadi aksi 10.000 pohon, seharusnya komitmen juga bisa diwujudkan secara nyata,” kata Candra.
Temu Alumni Muallimin Muhammadiyah, Hj Jahlelawaty: Alumni Kekuatan Nyata Pendidikan Berkemajuan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Hj Jahlelawaty Jaafar, SH, menghadiri kegiatan Temu Alumni Pengurus Mu'allimin Muhammadiyah Selatpanjang. Usung tema “Menguatkan Persaudaraan, Memajukan Perguruan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rintis, Selatpanjang, Minggu (28/12). Hj Jahlelawaty menegaskan Mu'allimin Muhammadiyah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan tempat pembentukan karakter, nilai, dan tanggung jawab hidup bagi para alumninya. “Mu'allimin tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi mendidik cara hidup. Kita ditempa dengan disiplin, adab, dan tanggung jawab. Maka ketika hari ini kita berkumpul, yang dipertemukan bukan hanya badan, tetapi nilai dan sejarah perjuangan,” ujarnya. Ia menekankan ikatan alumni Mu'allimin bukan hanya sebatas organisasi, melainkan ikatan hati dan nilai yang harus terus dijaga. Di mana pun alumni berada dan apa pun profesinya baik sebagai pendidik, aparatur negara, dai, pengusaha, profesional, maupun aktivis sosial mereka tetap membawa nama besar Mu'allimin. Menurutnya, kegiatan reuni tidak boleh berhenti pada nostalgia semata, melainkan harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni. “Reuni ini harus menjadi titik awal menyatukan potensi alumni. Kita banyak, tersebar, dan memiliki peran masing-masing. Jika disatukan, insyaAllah akan menjadi kekuatan luar biasa,” tegasnya. Lantas Hj Jahlelawaty menguraikan tiga bentuk kontribusi utama alumni. Pertama, kontribusi untuk almamater dengan membantu, mendukung, dan menjaga marwah Mu'allimin melalui pemikiran, pengalaman, serta keteladanan. Kedua, kontribusi untuk sesama alumni, terutama generasi muda, dengan saling membimbing dan membuka akses. Ketiga, kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat luas. “Alumni Mu'allimin harus dikenal bukan karena jabatannya, tetapi karena manfaatnya. Di mana kita berada, di situlah nilai Mu'allimin harus terasa,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk menjaga silaturahmi secara berkelanjutan dan menjadikan ikatan alumni sebagai rumah besar bersama untuk berbagi, berdiskusi, dan berkontribusi. Sementara, Drs. Darussamin di kesempatan yang sama menyampaikan kegiatan temu alumni ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang pernah digelar pada 2012. Menurutnya, pertemuan ini lahir dari inisiatif para alumni yang merantau dan merindukan adanya komunikasi serta sinergi yang lebih kuat dengan almamater. Ia mengungkapkan kurun beberapa dekade terakhir, kondisi sekolah mengalami penurunan, terutama dari sisi jumlah peserta didik. Oleh karena itu, peran alumni dinilai sangat penting untuk mengembalikan semangat dan kemajuan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Melalui pertemuan seperti ini, kita mengajak alumni untuk kembali bersemangat memajukan lembaga pendidikan. Ini bukan hanya untuk keluarga besar Muhammadiyah, tetapi juga untuk masyarakat Meranti secara umum,” jelasnya. Darussamin menambahkan bahwa kegiatan temu alumni ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. “Harapan kita ke depan adalah terwujudnya pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, sebagaimana cita-cita persyarikatan,” sebutnya.
H Hatta dan Istri Sambangi RSUD Kepulauan Meranti Tunjukkan Kepedulian Nyata di Hari Jadi ke 17
Selatpanjang, katakabar.com - Sempen memperingati Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke 17, Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, H. Hatta, menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyambangi dan menjenguk pasien di RSUD Kepulauan Meranti. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sang istri. H Hatta menyempatkan diri mengunjungi sejumlah pasien dengan berbagai kondisi kesehatan, mulai dari balita yang mengalami kejang (step), pasien dengan kadar hemoglobin (HB) rendah, hingga seorang ibu dari suku asli Kepulauan Meranti yang baru melahirkan. Menurut Hatta, kegiatan tersebut bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa bukan kali pertama dilakukan, melainkan telah menjadi agenda rutin sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat. “Di momen Hari Jadi Kepulauan Meranti ke 17 ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Menjenguk warga yang sedang sakit adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat,” ujarnya. Di kegiatan itu, Hatta menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para pejuang pemekaran Kepulauan Meranti, yang telah berjuang sehingga daerah ini bisa berdiri dan terus berkembang hingga saat ini. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pejuang Meranti. Tanpa perjuangan mereka, Kepulauan Meranti tidak akan seperti sekarang,” tambahnya. Selain itu, Hatta berharap agar ke depan pelayanan kesehatan di RSUD Kepulauan Meranti terus mengalami peningkatan, baik dari sisi pelayanan medis, fasilitas, maupun kenyamanan pasien, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia memberikan apresiasi terhadap kondisi kebersihan RSUD Kepulauan Meranti yang dinilai sudah cukup baik. Ia juga mendorong agar standar kebersihan dan kualitas pelayanan terus ditingkatkan secara berkelanjutan. “Kebersihan rumah sakit sudah cukup baik dan patut diapresiasi. Tetapi, harus terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berobat,” jelasnya. Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan reflektif di Hari Jadi ke 17 Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus pengingat pentingnya pelayanan publik yang humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
LindungiHutan Luncurkan Ebook Winning with Green Branding Bantu Perusahaan
Semarang, katakabar.com - Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan aksi keberlanjutan, LindungiHutan merilis ebook terbaru berjudul “Winning with Green Branding: Panduan Praktis 3 Halaman untuk Decision Maker yang Serius Soal Keberlanjutan.” Ebook ringkas namun padat ini dirancang sebagai pegangan strategis bagi para pemimpin perusahaan yang ingin mengembangkan green branding secara kredibel dan berdampak. Ebook dapat diunduh secara gratis melalui tautan https://lynk.id/lindungihutan/yn7qeemm20y2. Green branding kini menjadi elemen penting dalam strategi bisnis modern. Bukan sekadar upaya pemasaran, pendekatan ini menuntut perusahaan menunjukkan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara nyata. Praktik ini berbeda dengan traditional branding yang berfokus pada peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan. Green branding mendorong edukasi isu lingkungan, pembentukan nilai keberlanjutan jangka panjang, serta terciptanya dampak sosial-ekologis yang terukur. Dalam ebook ini, LindungiHutan menguraikan manfaat konkret yang dapat diperoleh perusahaan melalui green branding, mulai dari meningkatnya minat konsumen yang peduli lingkungan, membaiknya citra perusahaan, hingga terbukanya peluang kolaborasi dan efisiensi biaya produksi melalui inovasi proses yang lebih hijau. Pendekatan ini juga memungkinkan bisnis bertahan di tengah perubahan regulasi dan ekspektasi publik terhadap transparansi lingkungan. Selain memberikan gambaran dasar, ebook ini juga menyajikan langkah-langkah implementasi green branding yang dapat langsung diterapkan. Salah satunya adalah pentingnya perusahaan menetapkan tujuan keberlanjutan yang realistis dan terukur, seperti target pengurangan emisi karbon, efisiensi limbah, atau peningkatan penggunaan bahan ramah lingkungan. Pembaca juga diajak memahami tantangan green branding di Indonesia, seperti tingginya harga produk hijau, minimnya edukasi produsen kecil, hingga bahaya greenwashing yang dapat merusak reputasi perusahaan. Rilis ini turut menyoroti sejumlah studi kasus kolaborasi brand kecantikan bersama LindungiHutan, sebagai bukti bahwa green branding dapat menghasilkan dampak nyata. Di antaranya adalah kampanye “Penanaman 300 Pohon Mangrove The Body Shop” di Pantai Indah Kapuk; program Avoskin melalui #LoveAvoskinLoveEarth dan Avorestation yang telah menanam lebih dari 2.500 pohon; serta kampanye Envygreen di Tambakrejo, Semarang yang menghasilkan lebih dari 2.000 mangrove tertanam. Ketiga inisiatif tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa dikomunikasikan sekaligus diaktualisasikan melalui aksi nyata di lapangan. Ebook ini juga memuat pengenalan singkat tentang LindungiHutan sebagai platform crowdsourcing konservasi yang berfokus pada aksi penghijauan, pemberdayaan masyarakat, dan transparansi data. Dengan visi “melestarikan hutan bagi kemanusiaan,” LindungiHutan bekerja melalui berbagai program, di antaranya CorporaTree, solusi CSR penanaman pohon perusahaan, SustainabiliTree untuk konsultasi dan implementasi proyek lingkungan berkelanjutan, serta Imbangi untuk tebus emisi karbon melalui penanaman pohon lengkap dengan kalkulator karbon untuk brand maupun komunitas. Hingga 2025, LindungiHutan telah menanam lebih dari satu juta pohon di 30+ lokasi, bersama 600+ lebih mitra, yang totalnya menyerap hingga lebih dari 48 ribu ton karbon. Melalui peluncuran ebook “Winning with Green Branding,” LindungiHutan berharap lebih banyak perusahaan dapat memasuki era keberlanjutan dengan langkah yang nyata, strategis, dan kredibel. Bukan hanya mengikuti tren, tetapi membangun fondasi keberlanjutan yang berdampak jangka panjang bagi konsumen, lingkungan, dan bisnis itu sendiri.
Sujiwo Minta Kontribusi Nyata Perusahaan Sawit Perbaiki Jalan Rusak
Kubu Raya, katakabar.com - Bupati Kubu Raya, Sujiwo tegaskan perusahaan perkebunan kelapa sawit berkontribusi nyata melakukan perbaikan infrastruktur jalan poros ekonomi. “Mitra pemerintah itu pelaku usaha, baik perkebunan maupun lainnya. Namanya mitra, kita harus bangun kerja sama, salah satunya soal ruas jalan yang berdampak positif bagi perusahaan. Saya atas nama pemerintah, dan masyarakat Kubu Raya, minta dukungan,” kata Sujiwo, Rabu (3/9) lalu, setelah pimpin rapat bersama sejumlah perusahaan sawit di ruang kerjanya, dilansir dari laman pontianakpost, Senin (8/9). Rapat tersebut membahas sinergi pemerintah daerah dengan dunia usaha, mulai dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL hingga persoalan perizinan. Ia menekankan, jalan yang layak tidak hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi hasil perkebunan. Dipaparkan Sujiwo, pembangunan ruas jalan Kuala Dua–Mekarsari–Sungai Asam–Sukulanting sudah dianggarkan Rp11,3 miliar, bahkan ditambah melalui APBD Perubahan. Tapi, ruas Mekarsari–Kuala Dua yang padat penduduk, dana baru tersedia Rp400 juta sehingga masih ada bagian jalan yang berlubang. “Saya minta perusahaan di sekitar jalan itu bisa membantu menambal yang rusak. Begitu juga ruas Mega Timur–Kuala Mandor B, sudah dianggarkan Rp3,5 miliar, ditambah Rp400 juta, tapi masih kurang sekitar satu kilometer hingga kantor camat dan puskesmas. Kalau bisa dibantu, akses pasien ke puskesmas juga lancar,” bebernya. Menurut Sujiwo, investasi yang masuk ke Kubu Raya adalah aset bersama yang harus dijaga. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh dunia usaha, tapi mendorong perusahaan untuk konsisten menjalankan program CSR.
Nyata Serbaguna Perkebunan Kelapa Sawit Universal
sawit. Bukti Nyata Serbaguna Secara nyata, fungsi ekonomi dari industri minyak sawit telah banyak dibuktikan berbagai ahli, antara lain yakni sumber devisa dan pendapatan negara, pembangunan ekonomi daerah, dan peningkatan pendapatan petani (Tomic dan Mawardi, 1995; Sato, 1997; Susila, 2004; Sumarto dan Suryahadi, 2004; Joni, 2012; Rofiq, 2013; World Growth, 2009, 2011; PASPI, 2014).
KAI Salurkan Rp14,89 Miliar Buat Program Sosial, Dampak Nyata di Balik Laju Roda Kereta Api
Jakarta, katakabar.com - Di balik laju kereta api yang tak pernah berhenti menyusuri rel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bergerak menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Tak sekadar membawa penumpang dan barang, KAI menjalankan misi sosial yang menyentuh berbagai lapisan kehidupan di sepanjang jalur operasionalnya. Dari Januari hingga 19 Juni 2025, KAI telah menyalurkan total dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL sebesar Rp14.896.794.802. Dana ini digunakan untuk mendukung berbagai program yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga lingkungan, sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. "Sebesar Rp10.354.293.380 kami alokasikan untuk program bina lingkungan. Salah satunya melalui KAI Quick Respon, program cepat tanggap yang hadir di tengah situasi darurat seperti bencana alam dan krisis sosial. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan sesegera mungkin, KAI hadir sebagai bagian dari solusi," ujar EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji. Di bidang kesehatan KAI menggelar KAI Sehat Sejahtera, yang menjadi ujung tombak layanan kesehatan bagi masyarakat. Mulai dari pengobatan gratis menggunakan Rail Clinic, penyuluhan kesehatan, hingga pembangunan fasilitas sanitasi di wilayah pelosok, semua dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk pendidikan, KAI menjalankan program KAI EduFriend yang menyasar anak-anak di sekitar jalur rel maupun wilayah binaan. Program ini memberikan pendampingan dan bantuan pendidikan sebagai bentuk komitmen nyata mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Di sisi keselamatan dan kenyamanan, KAI mengedukasi masyarakat melalui Sosialisasi Keselamatan PERKA serta kampanye anti pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan di atas KA. Inisiatif yang masuk dalam kategori community relations ini telah menyerap dana sebesar Rp1.859.843.873, dan mendukung terciptanya transportasi publik yang aman, ramah, dan inklusif. Pada aspek penguatan sosial, KAI menghadirkan KAI DungMas dan KAI Pling sebagai jembatan hubungan dengan komunitas di sekitar operasional. Tak hanya itu, KAI mendorong branding desa binaan sebagai bentuk nyata pemberdayaan potensi lokal.
Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan, WSBP Tanam 318 Pohon Trembesi di00⁰ Mei 2025
Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) tegaskan komitmen keberlanjutan lingkungan melalui gerakan penghijauan yang menjadi bagian dari program TJSL WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Hingga saat ini, total sebanyak 4.199 pohon Trembesi telah ditanam sebagai kontribusi nyata pembangunan infrastruktur Indonesia yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Kepedulian ini diwujudkan melalui penanaman satu pohon Trembesi untuk setiap 10 batang produk Spun Pile yang terkirim ke proyek pelanggan. Pada bulan Mei 2025, sebanyak 318 pohon Trembesi telah ditanam atas 3.176 batang Spun Pile WSBP yang terkirim selama bulan April 2025. Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari sejumlah pelanggan WSBP yang menerima pengiriman produk Spun Pile untuk proyek mereka sepanjang bulan April, di antaranya PT Hutama Karya Infrastruktur atas proyek Pembangunan JTTS Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B, PT Multi Welindo atas proyek Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Yayasan Budha Tzu Chi Whiyata untuk pembangunan Sekolah Tzu Chi PIK 2, PT Karya Teruji Tama untuk pembangunan Dermaga Marunda, serta proyek-proyek lainnya yang sedang dikerjakan. “Program penanaman ini bukan hanya menjadi program seremonial, tapi langkah nyata kami menjaga keseimbangan antara kegiatan bisnis dan kelestarian lingkungan. Melalui inisiatif ini, kami ingin menegaskan setiap produk beton yang kami hasilkan turut membawa nilai keberlanjutan bagi lingkungan. Kami juga memastikan setiap pohon yang ditanam akan terus dipantau pertumbuhannya serta dirawat secara berkala hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Penghijauan yang dilakukan bagian dari strategi jangka panjang WSBP dalam menanamkan nilai keberlanjutan sekaligus mempererat kolaborasi dengan pelangan dan mitra. Melalui program ini, WSBP tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga mengajak seluruh pelanggan dan mitra untuk turut serta mewujudkan dampak positif bagi lingkungan.