Nataru 2025-2026

Sorotan terbaru dari Tag # Nataru 2025-2026

Cerita Sukses Angkutan Sepanjang Nataru 2025-2026: KAI Services Siapkan 40 Gudang Logistik Nasional
Nasional
Minggu, 04 Januari 2026 | 21:39 WIB

Cerita Sukses Angkutan Sepanjang Nataru 2025-2026: KAI Services Siapkan 40 Gudang Logistik

Jakarta, katakabar.com - Masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 resmi berakhir, Minggu (4/1). Selama periode tersebut, KAI Services mencatat keberhasilan pastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan penumpang kereta api melalui kesiapan layanan logistik optimal. Di antara upaya yang dilakukan menyiapkan 40 gudang logistik yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan operasional selama masa libur panjang. Sepanjang masa Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Services juga menugaskan sebanyak 610 pegawai logistik untuk memastikan seluruh kebutuhan penumpang terpenuhi dengan baik. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Services dalam mendukung pelayanan induk usaha, PT KAI (Persero), khususnya di momen dengan tingkat mobilitas penumpang yang tinggi. Untuk mendukung kelancaran distribusi logistik ke berbagai stasiun, unit logistik KAI Services menyiapkan 41 unit mobil box. Selain itu, guna menjaga kualitas dan kesegaran makanan hingga tiba di stasiun tujuan, KAI Services juga mengoperasikan 11 unit cold storage yang tersebar di sejumlah lokasi strategis. Tidak hanya fokus pada kebutuhan makanan dan minuman, KAI Services juga memastikan kenyamanan perjalanan penumpang melalui layanan selimut kereta api. Unit logistik KAI Services menyiapkan fasilitas laundry di 11 lokasi guna menjamin kebersihan dan ketersediaan selimut selama masa angkutan Nataru. Proses pencucian dilakukan secara higienis, modern, dan terkontrol sesuai standar pelayanan yang berlaku. Keberhasilan layanan ini turut dirasakan langsung penumpang. Salah seorang penumpang, Novi Sari, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan KAI Services selama melakukan perjalanan liburan Nataru. “Kemarin liburan ke Yogyakarta naik kereta, dan selama perjalanan saya merasakan kenyamanan yang luar biasa. Mulai dari pesan makanan di Kuliner Kereta sampai pelayanan selimutnya, semuanya sangat baik dan dilayani dengan ramah oleh prama dan prami,” cerita Novi. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan keberhasilan angkutan Nataru 2025-2026 tidak lepas dari kesiapan seluruh lini pelayanan KAI Services yang bekerja secara terpadu. “Sebagai central of services PT KAI (Persero), KAI Services all out dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. Mulai dari keamanan, kebersihan, hingga pemenuhan kebutuhan logistik seperti makanan dan selimut, seluruhnya kami siapkan secara maksimal agar penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman selama masa Nataru,” ucap Nyoman.

Posko Angkutan Nataru 2025-2026, Dirut PT KAI: Pastikan Pelanggan Terlayani dengan Baik Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 28 Desember 2025 | 21:06 WIB

Posko Angkutan Nataru 2025-2026, Dirut PT KAI: Pastikan Pelanggan Terlayani dengan Baik

Bandung, katakabar.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin melakukan peninjauan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Tasikmalaya. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelayanan kepada pelanggan berjalan dengan aman, lancar, nyaman, dan berkesan selama masa Angkutan Nataru 2025-2026 yang merupakan salah satu periode dengan tingkat mobilitas tertinggi. Di kunjungan itu, Direktur Utama PT KAI meninjau langsung berbagai aspek pelayanan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan alur penumpang, kebersihan stasiun, hingga kesiapan petugas operasional dan pelayanan pelanggan di lapangan. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memastikan standar pelayanan tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan volume pelanggan. Selain melakukan peninjauan posko, Direktur Utama PT KAI juga menyempatkan diri untuk menyapa para pelanggan yang tengah menunggu keberangkatan kereta api di ruang tunggu stasiun. Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama berinteraksi langsung dengan pelanggan, mendengarkan pengalaman perjalanan mereka, serta memberikan cendera mata sebagai bentuk apresiasi dan perhatian KAI kepada para pelanggan yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa libur Nataru. Berdasarkan update data pada Sabtu, 27 Desember 2025, tercatat volume pelanggan di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi. Untuk penumpang berangkat selama 10 hari Angkutan Nataru dari tanggal 18 hingga 27 Desember 2025 tercatat sebanyak 65.309 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung, 36.815 pelanggan dari Stasiun Kiaracondong, dan 14.239 pelanggan dari Stasiun Tasikmalaya. Secara keseluruhan, total penumpang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 192.984 pelanggan. Sementara, untuk penumpang datang, tercatat sebanyak 64.308 pelanggan tiba di Stasiun Bandung, 33.127 pelanggan di Stasiun Kiaracondong, dan 15.720 pelanggan di Stasiun Tasikmalaya. Adapun total penumpang datang di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung mencapai 192.450 pelanggan. Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Tasikmalaya merupakan stasiun utama di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung yang memiliki peran strategis dalam melayani keberangkatan dan kedatangan pelanggan selama masa Nataru 2025-2026. Lantaran itu, pengawasan secara langsung dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa Posko Angkutan Nataru berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi guna memastikan respons cepat terhadap berbagai dinamika operasional di lapangan. Seluruh jajaran KAI diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan perjalanan kereta api, serta mengutamakan pelayanan kepada pelanggan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh pelanggan yang menggunakan jasa kereta api selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kehadiran posko ini menjadi sarana monitoring agar setiap potensi kendala dapat segera ditangani,” ujarnya. Sedang, EVP Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, menyampaikan seluruh jajaran di Daop 2 Bandung telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna menghadapi lonjakan pelanggan selama periode Nataru. “Daop 2 Bandung memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami juga terus melakukan evaluasi secara berkala melalui Posko Angkutan Nataru agar operasional perjalanan kereta api tetap berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” timpal Hendra. PT KAI juga terus mengimbau para pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran bersama. Dengan kesiapan seluruh insan KAI dan dukungan dari para pelanggan, diharapkan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Polres Kepulauan Meranti Siap Amankan Nataru 2025-2026 dan Antisipasi Bencana di Tanah Jantan Hukrim
Hukrim
Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:39 WIB

Polres Kepulauan Meranti Siap Amankan Nataru 2025-2026 dan Antisipasi Bencana di Tanah Jantan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning Tahun 2025 di Mako Polres Kepulauan Meranti Jumat (19/12) sore. Perayaan Natal dan Tahun Baru salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Di mana Momentum Nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, berkumpul dan berlibur bersama keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya mobilitas, dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah. "Sejalan dengan peningkatan mobilitas tersebut, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru tahun 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat sebesar 7,97 persen atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat pimpin Apel gelar pasukan. Di sisi lain, ujar H Asmar, berdasarkan informasi BMKG, terdapat 3 sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi picu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada periode November 2025 hingga Februari 2026, sehingga meningkatkan potensi terjadinya peristiwa bencana alam. "Sebagai wujud kesiapsiagaan tersebut, Polri dengan didukung stakeholder terkait menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” bakal berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, dan 55.289 personel dari instansi terkait lainnya," jelasnya. Orang Nomor Satu di Kepulauan Meranti ini menyampaikan untuk mendukung pelaksanaan operasi, telah dipersiapkan 2.903 Posko, yang terdiri dari 1.807 Pos Pam, 763 Pos Yan, dan 333 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah guna melakukan pelayanan pada 44.436 objek, antara lain gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata maupun lokasi perayaan Tahun Baru. "Pos-pos tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan secara optimal bagi masyarakat," ucapnya. Seluruh pelaksanaan tugas di lapangan, tuturnya, harus disertai dengan strategi komunikasi publik yang tepat. Pastikan masyarakat dapat mengetahui setiap informasi terkait layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, ketentuan dalam surat keputusan bersama, informasi cuaca hingga penerapan pengaturan rekayasa. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Bapanas, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas, serta seluruh pihak terkait yang turut berpartisipasi dalam mendukung Operasi Lilin 2025, tambahnya. Sementara, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) agenda nasional tahunan yang secara konsisten menimbulkan peningkatan signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat. "Momentum ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melaksanakan ibadah, mudik, wisata, serta kegiatan sosial lainnya, sehingga berimplikasi langsung pada meningkatnya kepadatan arus lalu lintas, aktivitas di pusat keramaian, serta kebutuhan akan jaminan keamanan dan keselamatan publik," sebutnya. Ditegaskannya, dari hasil survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru tahun 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, mengalami peningkatan sebesar 7,97 persen atau sekitar 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya eskalasi kebutuhan pelayanan publik, khususnya di bidang pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta mitigasi potensi gangguan kamtibmas di berbagai wilayah. Di sisi lain, terang Kapolres Kepulauan Meranti, kondisi lingkungan dan faktor alam turut menjadi perhatian serius. Informasi dari BMKG menunjukkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi picu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung pada periode November 2025 hingga Februari 2026. "Situasi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan transportasi darat, laut, dan udara, serta kecelakaan lalu lintas akibat cuaca ekstrem, Sebagai langkah antisipatif dan bentuk kesiapsiagaan nasional, Polri dengan dukungan penuh dari TNI dan instansi terkait," beber AKBP Aldi. Kapolres Kepulauan Meranti berpesan, dalam melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.