Kereta PSO Jadi Andalan Mobilitas Nataru, KAI Daop 1 Jakarta Angkut 119 Ribu Penumpang Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:00 WIB

Kereta PSO Jadi Andalan Mobilitas Nataru, KAI Daop 1 Jakarta Angkut 119 Ribu Penumpang

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melayani penumpang yang naik sebanyak 81.877 pelanggan kereta api jarak jauh PSO serta 37.224 pelanggan kereta api PSO lokal. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan Melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan akhir tahun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melayani penumpang yang naik sebanyak *81.877 pelanggan kereta api jarak jauh PSO* serta *37.224 pelanggan kereta api PSO lokal*. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan Melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan akhir tahun. “Kereta api PSO hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat dengan tarif ekonomis, namun tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan,” ujar Franoto. Layanan kereta api jarak jauh PSO yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta meliputi *KA Bengawan (Pasarsenen–Purwosari)* dengan tarif mulai sekitar *Rp74.000*, *KA Airlangga (Pasarsenen–Surabaya Pasarturi)* dengan tarif mulai *Rp104.000*, *KA Serayu (Pasarsenen–Purwokerto)* dengan tarif mulai *Rp67.000*, serta *KA Cikuray (Pasarsenen–Garut)* dengan tarif mulai *Rp45.000*. Sementara itu, layanan kereta api PSO lokal *KA Siliwangi* relasi *Sukabumi–Cipatat* melayani pelanggan dengan tarif mulai *Rp5.000*. Franoto menjelaskan, seluruh kereta api PSO dilengkapi dengan fasilitas standar layanan penumpang, antara lain pendingin udara (AC), toilet di dalam rangkaian, pencahayaan yang memadai, serta layanan kebersihan selama perjalanan. Selain itu, ucapnya, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas melalui pemeriksaan sarana secara berkala dan pengawalan operasional sesuai standar keselamatan perkeretaapian. Selama masa Angkutan Nataru, rata-rata tingkat keterisian (okupansi) kereta api PSO tercatat *di atas 100 persen*. Hal ini dimungkinkan karena adanya pola naik dan turun penumpang di stasiun antara, serta keberadaan penumpang balita di bawah usia tiga tahun yang tidak menempati tempat duduk sendiri. “KAI terus menjalankan penugasan PSO dari pemerintah sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyediakan transportasi publik yang terjangkau dan berkeadilan. Kami berharap layanan ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” imbuh Franoto. Franoto menuturkan layanan PSO merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau dan merata. Dengan skema PSO, pemerintah melalui KAI hadir memastikan masyarakat tetap dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Kehadiran layanan kereta api yang terjangkau melalui PSO menjadi penopang penting bagi sektor pariwisata, transportasi lanjutan, serta usaha masyarakat di sekitar stasiun, mulai dari UMKM hingga pelaku jasa lokal. Dari sisi operasional, kinerja perjalanan kereta api tetap terjaga dengan baik. Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, On Time Performance (OTP) kereta api penumpang mencatat ketepatan waktu keberangkatan 99,7 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 96 persen. Ke depan, KAI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, untuk memastikan layanan kereta api PSO tetap berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di berbagai daerah. Ia menegaskan kereta api PSO bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bagian dari kehadiran negara dalam menjaga konektivitas, pemerataan akses, dan pergerakan ekonomi masyarakat.

Pantau Kelancaran Pelayanan Selama Masa Nataru, KAI Services Andalkan Unit Command Center Nasional
Nasional
Rabu, 07 Januari 2026 | 17:00 WIB

Pantau Kelancaran Pelayanan Selama Masa Nataru, KAI Services Andalkan Unit Command Center

Jakarta, katakabar.com - Masa Nataru 2025-2026 baru saja berakhir Ahad, 4 Januari 2026 lalu. Selama masa liburan akhir tahun tersebut, KAI Services mengoperasikan unit Command Center untuk memantau semua unit pelayanan dapat berjalan dengan baik dan lancar selama 24 jam nonstop. Pemantauan dilakukan secara real-time untuk mendeteksi dini kendala di lapangan dan pengambilan keputusan cepat. Data dari petugas lapangan langsung terhubung ke Command Center melalui sistem interkoneksi antar-aplikasi. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, Melalui Command Center, kami dapat memastikan seluruh layanan KAI Services tetap optimal selama periode masa Nataru 2025-2026 yang baru saja selesai di hari minggu 4 Januari kemarin. Dengan pemantauan 24 jam dan analisis berbasis data, setiap tantangan di lapangan dapat segera direspons secara cepat dan tepat, “Angkutan Nataru 2025-2026 yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Puncak arus penumpang yang liburan diperkirakan pada Rabu 24 Desember 2025 terus dipantau oleh Unit Command Cemter yang mempersiapkan seluruh pekerjanya melakukan posko selama 24 jam nonstop,“ ujar Nyoman lewat keterangan resmi, Selasa kemarin. Command Center KAI Services menjadi pusat untuk melakukan kegiatan Monitoring agar mendapatkan data yang valid dan update mengenai kondisi yang terjadi di lapangan secara real time. Command Center menampilkan data-data secara visual yang bisa menjadi tolak ukur untuk mencari solusi bila terjadi permasalahan di lapangan.

Wow! KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan Default
Default
Selasa, 06 Januari 2026 | 18:00 WIB

Wow! KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melayani sebanyak 987.858 penumpang atau rata-rata 54.881 penumpang per hari selama 18 hari masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang dimulai Kamis, 18 Desember 2025 hingga Minggu, 4 Januari 2026. Selama 18 hari periode tersebut, Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 495.994 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata 27.556 penumpang per hari. Sedangkan untuk penumpang datang atau tiba, tercatat sebanyak 491.864 penumpang atau rata-rata 27.326 penumpang per hari. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan transportasi kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Jumlah penumpang pada masa Nataru tahun ini meningkat 20% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang KA sebanyak 823.190 penumpang. "KAI Daop 4 Semarang akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar perjalanan pelanggan semakin aman dan nyaman,” ujar Luqman. Luqman menambahkan untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi masa libur Natal tahun 2025 terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 63.446 penumpang. Sedangkan untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi pada libur Tahun Baru 2026 terjadi pada Minggu 28 Desember 2025 sebanyak 64.727 penumpang. Adapun 7 stasiun dengan volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi yaitu: 1. Stasiun Semarang Tawang: Keberangkatan sebanyak 148.307 penumpang, kedatangansebanyak 144.995 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: Keberangkatan sebanyak 126.686 penumpang, kedatangan sebanyak 113.364 penumpang 3. Stasiun Tegal: Keberangkatan sebanyak 61.071 penumpang, kedatangan sebanyak 66.865 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: Keberangkatan sebanyak 49.064 penumpang, kedatangan sebanyak 51.158 penumpang 5. Stasiun Pemalang: Keberangkatan sebanyak 24.115 penumpang, kedatangan sebanyak 25.976 penumpang 6. Stasiun Cepu: Keberangkatan sebanyak 21.733 penumpang, kedatangan sebanyak 23.136 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: Keberangkatan sebanyak 20.973 penumpang, kedatangan sebanyak 21.486 penumpang Selama masa angkutan Nataru 2025-2026, Daop 4 Semarang menjalankan 605 KA atau rata-rata 34 perjalanan per hari dengan keberangkatan awal dari stasiun- stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dengan persentase ketepatan waktu KA berangkat sebesar 99 persen. Sejalan dengan tingginya pergerakan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2025-2026, sejumlah layanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang tertinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat. Berikut 7 kereta api favorit keberangkatan Daop 4 Semarang selama Nataru 2025/2026: 1. KA 264 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol - Surabaya Pasar Turi: 23.741 penumpang 2. KA 191 Kamandaka relasi Semarang Tawang - Purwokerto: 13.478 penumpang 3. KA 183 Kamandaka relasi Semarang Tawang - Purwokerto: 13.281 penumpang 4. KA 259 Tawang Jaya Semarang Poncol - Pasarsenen: 12.681 penumpang 5. KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang - Solobalapan: 11.897 penumpang 6. KA 266 Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol - Surabaya Pasar Turi: 10.557 penumpang 7. KA 119 Gunungjati Semarang Tawang - Gambir: 10.111 penumpang Adapun tujuan Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Surakarta, dan Bandung menjadi kota tujuan favorit dari penumpang KA di Daop 4 Semarang. Luqman mengatakan, keberhasilan dalam melayani pelanggan di periode Nataru ini tak lepas dari peran seluruh insan KAI dan kolaborasi dengan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang mengutamakan pelayanan dan keselamatan. “Kami mengucapkan apresiasi kepada internal dan eksternal seperti DJKA Kemenhub, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yang mewujudkan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Hal ini memberikan motivasi bagi KAI untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat,” jelas Luqman.

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 04 Januari 2026 | 14:37 WIB

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru

Semarang, katakabar.com - Kerete Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang catat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025-2026, dari 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk itu, memasuki penghujung libur Nataru 2025-2026 ini, KAI Daop 4 Semarang menyeru pelanggan untuk menjaga dengan baik barang bawaan sebagai antisipasi tingginya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa menjaga dan memastikan kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. “Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” seru Luqman. Luqman menambahkan total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar 75 juta rupiah. Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti Handphone, Laptop, Uang Tunai, serta barang pribadi lainnya. “KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan," jelas Luqman. KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan. “Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya," ucap Luqman. Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) tercatat mencapai 25.334 penumpang. Sedang, volume kedatangan berada pada angka 25.436 penumpang. Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang 3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang 5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang. 6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang Secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru 2025-2026 mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 tercatat sebanyak 964.765 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang.

Wuih! Lebih 280 Ribu Pergerakan Penumpang Daop 7 Madiun Jadi Magnet Mobilitas Nataru Nasional
Nasional
Jumat, 02 Januari 2026 | 09:05 WIB

Wuih! Lebih 280 Ribu Pergerakan Penumpang Daop 7 Madiun Jadi Magnet Mobilitas Nataru

Madiun, katakabar.com - Memasuki penghujung tahun 2025 dan momentum pergantian menuju Tahun Baru 2026, mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terpantau tetap tinggi. Menurut data pada Rabu (31/12), KAI Daop 7 Madiun melayani total 18.896 pelanggan, terdiri dari 9.086 pelanggan berangkat dan 9.810 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Secara kumulatif, selama 14 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 133.664 pelanggan berangkat dan 146.497 pelanggan datang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan jarak menengah dan jauh. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan tingginya volume pelanggan tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi masyarakat yang masih berencana bepergian setelah malam pergantian tahun. Hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru pada 4 Januari 2026, ketersediaan tempat duduk kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun masih mencukupi. “Kami memastikan bahwa tempat duduk kereta api menuju berbagai kota tujuan favorit masih tersedia hingga 4 Januari 2026. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya,” ujar Tohari. Update Ketersediaan Tempat Duduk Hingga 4 Januari 2026 Adapun sisa tempat duduk untuk perjalanan KA keberangkatan maupun lintas wilayah Daop 7 Madiun menuju sejumlah kota tujuan antara lain: Surabaya Gubeng: 20.195 tempat duduk Malang: 7.955 tempat duduk Yogyakarta: 7.793 tempat duduk Gambir: 2.959 tempat duduk Purwokerto: 619 tempat duduk Bandung: 531 tempat duduk Cirebon: 391 tempat duduk Pasar Senen: 150 tempat duduk Tren Perjalanan dan Kereta Api dengan Okupansi Tertinggi Di periode Nataru ini, stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 7 Madiun didominasi oleh Bandung, Pasar Senen, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, dan Malang. Sementara itu, terdapat beberapa perjalanan KA dengan tingkat okupansi tertinggi antarstasiun, antara lain: 1. KA Kahuripan (Blitar – Kiaracondong): 197% 2. KA Brantas Tambahan (Blitar – Pasar Senen): 156% 3. KA Brantas (Blitar – Pasar Senen): 152% 4. KA Singasari (Blitar – Pasar Senen): 150% 5. KA Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen): 148% KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan selama masa Angkutan Nataru. Pelanggan juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan proses boarding berjalan lancar.

Lewat KAI, Pemerintah Jaga Keterjangkauan Transportasi dan Kelancaran Mobilitas Nataru Lainnya
Lainnya
Minggu, 28 Desember 2025 | 11:00 WIB

Lewat KAI, Pemerintah Jaga Keterjangkauan Transportasi dan Kelancaran Mobilitas Nataru

Jakarta, katakabar.com - Total Diskon Kereta Api Ekonomi Komersial Terjual 1.139.481 Tiket dari 1.509.080. Ini bukti pemerintah terus menjaga keterjangkauan transportasi publik serta kelancaran mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 melalui kebijakan tarif yang berpihak kepada masyarakat. Dukungan tersebut dilaksanakan melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan menghadirkan berbagai program diskon tarif kereta api. Di periode Nataru ini, KAI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk layanan Kereta Api Ekonomi Komersial yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Dalam program tersebut, KAI menyiapkan total 1.509.080 tempat duduk. Hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 1.139.481 tiket atau 76 persen dari total kapasitas. Dengan demikian, masih tersedia 369.599 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan program tarif terjangkau ini menjadi bagian dari peran pemerintah dalam memastikan akses transportasi publik tetap terbuka luas selama libur akhir tahun. “Melalui KAI, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan transportasi selama Nataru agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Mobilitas yang terjaga ini juga mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne. Selain program penguatan layanan ekonomi, KAI juga menghadirkan diskon tarif sebesar 25 persen untuk kereta api jarak jauh berbagai kelas, mulai dari Eksekutif, Luxury, hingga Compartment. Program ini berlaku untuk pembelian tiket pada 25 hingga 31 Desember 2025, dengan jadwal keberangkatan 29 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026, mencakup 252 perjalanan kereta api jarak jauh selama periode Nataru. Seluruh program diskon tersebut dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara praktis dan efisien. Kemudahan akses ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyusun rencana perjalanan libur akhir tahun dengan lebih tenang. Secara keseluruhan, penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 3.251.764 tiket hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan. Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat 2.744.263 tiket atau 99,4 persen dari kapasitas, sementara kereta api lokal terjual 507.501 tiket atau 68,1 persen dari total kapasitas yang tersedia. Tingginya mobilitas masyarakat selama Nataru memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Pergerakan penumpang kereta api mendorong aktivitas UMKM, pedagang makanan dan minuman, pelaku usaha transportasi lokal, hingga pengelola penginapan skala kecil di sekitar stasiun dan destinasi wisata. Arus perjalanan yang terjaga turut memperkuat perputaran ekonomi dan mendukung keberlanjutan usaha masyarakat di berbagai wilayah. KAI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan sisa kuota diskon yang masih tersedia serta melakukan pemesanan tiket melalui Access by KAI agar perjalanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung dengan nyaman, aman, dan berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Arus Libur Nataru Memuncak, Stasiun Madiun Episentrum Kepadatan Penumpang KA Nasional
Nasional
Minggu, 28 Desember 2025 | 10:23 WIB

Arus Libur Nataru Memuncak, Stasiun Madiun Episentrum Kepadatan Penumpang KA

Madiun, katakabar.com - Memasuki hari ke 9 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan signifikan volume penumpang di wilayah kerjanya. Ribuan pelanggan memadati stasiun-stasiun keberangkatan dan kedatangan, dengan Stasiun Madiun tercatat sebagai stasiun dengan tingkat okupansi tertinggi. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan pada Jumat (26/12), Daop 7 Madiun melayani total 20.944 pelanggan, yang terdiri dari 10.468 pelanggan berangkat (naik) dan 10.476 pelanggan tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. “Jumat, 26 Desember 2025 menjadi puncak tertinggi keberangkatan penumpang selama masa Angkutan Nataru sejauh ini, melampaui rekor sebelumnya pada Rabu, 24 Desember 2025 yang mencatat sebanyak 10.405 pelanggan berangkat,” jelas Tohari. Hingga pantauan pada Sabtu pagi, Stasiun Madiun masih mendominasi pergerakan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun, dengan rincian sebagai berikut: Stasiun Madiun: Berangkat: 3.141 pelanggan Tiba: 3.604 pelanggan Stasiun Kediri: Berangkat: 1.302 pelanggan Tiba: 1.311 pelanggan Stasiun Jombang: Berangkat: 983 pelanggan Tiba: 914 pelanggan Stasiun Blitar: Berangkat: 896 pelanggan Tiba: 931 pelanggan Selain itu, lonjakan khusus terjadi di Stasiun Caruban pada Jumat (26/12/2025). Stasiun ini mencatat 943 pelanggan berangkat, yang dipicu oleh adanya angkutan rombongan dengan relasi Caruban–Ketapang menggunakan KA Logawa. Data Dinamis dan Kereta Api Terfavorit Berdasarkan data hingga pukul 11.00 WIB pada Sabtu (27/12/2025), Daop 7 Madiun telah melayani 8.272 pelanggan berangkat dan 8.836 pelanggan tiba. Angka tersebut bersifat dinamis dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga keberangkatan kereta api terakhir pada malam hari. Ada lima kereta api dengan okupansi tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa Angkutan Nataru adalah: KA Kahuripan KA Brantas Tambahan KA Brantas KA Singasari KA Bangunkarta Imbauan kepada Masyarakat Seiring dimulainya masa libur Nataru dan meningkatnya kepadatan lalu lintas menuju stasiun, KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik. “Masa liburan berdampak pada kepadatan lalu lintas serta adanya pengaturan arus di sejumlah ruas jalan. Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan dari rumah dan tiba di stasiun lebih awal agar tidak tertinggal kereta api,” tegas Tohari. Sebagai bagian dari upaya KAI dalam memberikan layanan yang semakin melayani kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Madiun juga masih menyediakan program diskon tarif bagi pelanggan kereta api jarak jauh. Tohari, menyampaikan hingga saat ini diskon sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial serta diskon 25 persen untuk kelas eksekutif masih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, selama kuota dan tiket masih tersedia. “Program diskon ini kami hadirkan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat yang hendak bepergian selama masa libur Nataru. Kami mengajak pelanggan untuk segera merencanakan perjalanannya dan memanfaatkan promo yang masih tersedia,” ulas Tohari. Saat ini, sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 7 Madiun masih tersedia sebanyak 1.357 tempat duduk. Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya. Pemesanan tiket dengan tarif diskon tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI, dengan tetap mengikuti ketentuan dan ketersediaan tempat duduk pada masing-masing kereta api.

Forkopimda Riau Tinjau Kesiapan Natal dan Tahun Baru, Ajak Jemaat Doakan Korban Bencana di Sumatera Riau
Riau
Kamis, 25 Desember 2025 | 08:40 WIB

Forkopimda Riau Tinjau Kesiapan Natal dan Tahun Baru, Ajak Jemaat Doakan Korban Bencana di Sumatera

Pekanbaru, katakabar.com - Menjelang perayaan Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau melakukan peninjauan langsung ke sejumlah gereja dan pos pengamanan di Kota Pekanbaru, Rabu (24/12) kemarin petang. Selain memastikan kesiapan pengamanan, rombongan juga mengajak jemaat untuk mendoakan para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan dimulai dari Gedung Daerah Provinsi Riau di Jalan Diponegoro. Rombongan kemudian bergerak ke Gereja HKBP Pekanbaru di Jalan Hangtuah yang berdampingan dengan Masjid Agung An-Nur, menunjukkan kuatnya toleransi antarumat beragama di Riau. Peninjauan berikutnya dilakukan di Gereja Katolik Santo Paulus, di mana Forkopimda berdialog dengan jemaat serta meninjau sistem pengamanan yang disiagakan selama ibadah berlangsung. Tidak hanya gereja, Forkopimda juga mengunjungi Pos Pengamanan Purna MTQ yang menjadi salah satu titik Operasi Lilin Lancang Kuning 2025. Di pos tersebut, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyerahkan bingkisan untuk petugas sekaligus melakukan video konferensi dengan jajaran pengamanan di kabupaten/kota se Riau. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho serta Wakil Wali Kota Markarius Anwar turut mendampingi. Dalam penjabarannya, petugas menjelaskan kesiapan Posko, jumlah personel yang dikerahkan, serta sarana pendukung untuk mengamankan masa libur Natal dan Tahun Baru. Kapolda Riau juga memastikan seluruh Kapolres se Riau telah meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kondusivitas wilayah. Plt Gubernur, SF Hariyanto, menegaskan kehadiran Forkopimda merupakan wujud kebersamaan pemerintah dalam menciptakan perayaan Natal yang aman dan damai. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban bencana yang tengah berjuang di Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Kami hadir bersama dalam suasana Natal ini, menjaga semuanya agar berjalan aman dan tertib. Kita juga mendoakan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar diberi kekuatan dan ketabahan,” kata SF Hariyanto. Ia mengimbau masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana, tidak melakukan konvoi atau penggunaan kembang api berlebihan, sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di wilayah terdampak bencana. Sementara, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjelaskan kunjungan Forkopimda menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman pada masyarakat. “Kunjungan ini untuk merasakan suasana natal bersama masyarakat, sekaligus berdoa bagi saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah agar selalu diberi kekuatan. Kita adalah satu, dan bersama-sama bangkit menuju Indonesia yang damai,” ujarnya. Kapolda Riau merinci, lebih dari 1.100 personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan organisasi masyarakat dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Seluruh personel disiagakan untuk memastikan perayaan natal dan pergantian tahun berjalan aman, lancar, dan penuh kedamaian,” terangnya.

Jelang Nataru hingga Ramadan, H Asmar Pimpin Apel dan Beri Arahan Petugas Kebersihan Riau
Riau
Rabu, 24 Desember 2025 | 19:01 WIB

Jelang Nataru hingga Ramadan, H Asmar Pimpin Apel dan Beri Arahan Petugas Kebersihan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, pimpin apel pengarahan kepada para petugas kebersihan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) di Plaza Sandang Pangan Selatpanjang, Rabu (24/12). Apel tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kinerja, kedisiplinan, serta kesadaran petugas kebersihan dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekaligus persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. H Asmar menegaskan petugas kebersihan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Ia menilai kebersihan lingkungan merupakan faktor penting yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup warga serta citra daerah di mata publik. “Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan membuat masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas, termasuk saat merayakan hari-hari besar keagamaan,” ujarnya. Orang Nomor Satu di 'Tanah Jantan' ini mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjaga semangat kerja, kekompakan, dan rasa tanggung jawab menjalankan tugas, meski kerap menghadapi keterbatasan sarana serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, Bupati Kepulauan Meranti memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para petugas kebersihan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama ini dalam menjaga kebersihan Kota Selatpanjang dan wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti secara umum. “Pemerintah daerah sangat menghargai peran bapak dan ibu sekalian. Kebersihan daerah ini tidak terlepas dari kerja keras para petugas kebersihan,” tambahnya. Apel pengarahan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta jajaran Dinas Perkim LH Kabupaten Kepulauan Meranti.

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026 Tekno
Tekno
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:00 WIB

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026

Jakarta, katakabar.com - Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital nasional yang handal jaga kelangsungan layanan di tengah lonjakan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan peningkatan kebutuhan layanan digital lintas sektor industri. Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison(IOH) Group dan penyedia solusi Information and Communication Technology (ICT) terintegrasi, Lintasarta menyiagakan jaringan backbone, cloud, dan sistem keamanan siber guna menopang operasional kepada lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dari berbagai industri strategis nasional. Momentum akhir tahun secara historis menjadi periode dengan lonjakan trafik data dan beban operasional yang signifikan, terutama pada sektor-sektor seperti perbankan dan keuangan, transportasi dan logistik, kesehatan, pemerintahan, energi, serta ekosistem digital dan teknologi. Di periode Nataru 2024-2025, trafik internet pelanggan industri tercatat meningkat hingga 111 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan berlanjut pada Nataru 2025-2026, seiring meningkatnya ketergantungan industri dan layanan publik terhadap sistem digital yang bersifat mission- critical. “Lonjakan trafik diakhir tahun bukan sekadar tantangan teknis, tetapi menyangkut stabilitas layanan publik dan kelangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu kesiapan infrastruktur dan keandalan layanan menjadi prioritas utama kami,” ujar Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta. Kesiapan 4C Jaga Layanan Strategis Nasional Dalam menghadapi periode Nataru, Lintasarta memastikan kesiapan menyeluruh pada empat pilar utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Sejalan dengan meningkatnya intensitas transaksi keuangan digital pada periode Nataru, mulai dari BI-Fast, online transfer, hingga penggunaan uang elektronik, Lintasarta memprioritaskan kesiapan infrastruktur connectivity berkapasitas tinggi untuk menjamin high bandwidth, high availability, serta low latency. Kesiapan konektivitas ini menjadi fondasi utama dalam menopang sistem transaksi yang bersifat real-time dan mission-critical. Di atas fondasi tersebut, Lintasarta memperkuat tiga pilar lainnya, cloud untuk menjamin skalabilitas dan ketersediaan sistem, cybersecurity untuk menjaga keamanan data dan transaksi, serta collaboration melalui kesiapan solusi digital untuk memastikan layanan keuangan dan sektor strategis nasional tetap berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan Operasional Layanan Lintasarta melalui connectivity operation juga mengoperasikan Network Operations Center (NOC) 24 jam penuh setiap harinya, untuk memastikan pemantauan real-time serta respons cepat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur jaringan, spare part, dan operation management yang didukung backup dan system redundancy untuk menghadapi momen natal dan tahun baru. Kesiapan NOC, tim engineer lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia maupun tim eskalasi yang beroperasi 24x7 serta dukungan mitra yang optimal, merupakan komitmen nyata untuk menjaga kehandalan serta performansi layanan untuk pelanggan sebagai prioritas utama. “Kesiapan ini bagian dari komitmen jangka panjang Lintasarta untuk menjadi mitra transformasi digital yang dapat diandalkan. Kami tidak hanya menjaga jaringan tetap menyala, tetapi memastikan pelanggan dapat menjalankan operasionalnya dengan aman, stabil, dan berkelanjutan,” ulas Zulfi Menjaga Denyut Ekonomi Digital di Penghujung Tahun Melalui kesiapan operasional dan infrastruktur yang terintegrasi, Lintasarta menegaskan perannya sebagai penopang utama ekosistem digital nasional di momen krusial akhir tahun. Di tengah meningkatnya ketergantungan industri dan masyarakat terhadap layanan digital, Lintasarta memastikan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan keandalan jaringan, keamanan sistem dan kontinuitas layanan yang terjaga.