Natal 2025

Sorotan terbaru dari Tag # Natal 2025

KAI Daop 4 Catat 465 Ribuan Penumpang KA Selama Periode Libur Natal 2025 Nasional
Nasional
Minggu, 28 Desember 2025 | 20:42 WIB

KAI Daop 4 Catat 465 Ribuan Penumpang KA Selama Periode Libur Natal 2025

Semarang, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang kereta api yang cukup tinggi pada periode libur Natal 2025, mulai 18 hingga 26 Desember 2025. Pada periode tersebut tercatat total volume penumpang KA di Daop 4 Semarang sebanyak 465.535 penumpang. KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang kereta api yang cukup tinggi pada periode libur Natal 2025, mulai 18 hingga 26 Desember 2025. Pada periode tersebut tercatat total volume penumpang KA di Daop 4 Semarang sebanyak 465.535 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 231.307 penumpang dan volume kedatangan sebanyak 234.228 penumpang. Adapun volume keberangkatan penumpang KA tertinggi pada periode tersebut terjadi pada tanggal 24 Desember 2025 dengan jumlah sebanyak 32.156 penumpang. Sedangkan volume kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 25 Desember 2025 dengan jumlah sebanyak 32.560 penumpang Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya volume pergerakan pelanggan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, khususnya pada masa libur panjang seperti Natal. "Selain faktor keamanan dan kenyamanan, kemudahan akses dari dan menuju stasiun juga dapat menjadi alasan utama tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api,” kata Luqman. Luqman menambahkan, rincian jumlah penumpang KA di Daop 4 Semarang per stasiunnya adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang melayani keberangkatan 72.630 penumpang dan kedatangan 72.146 penumpang. 2. Stasiun Semarang Poncol melayani keberangkatan 64.331 penumpang dan kedatangan 50.980 penumpang. 3. Stasiun Tegal melayani keberangkatan 26.245 penumpang dan kedatangan 32.522 penumpang. 4. Stasiun Pekalongan melayani keberangkatan 20.831 penumpang dan kedatangan 24.856 penumpang. 5. Stasiun Pemalang melayani keberangkatan 9.613 penumpang dan kedatangan 12.495 penumpang. Kepadatan volume penumpang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir tahun. Oleh karenanya KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk merencanakan dengan baik perjalanannya dan segera memesan tiket KA jika hendak bepergian dengan moda tersebut pada masa libur panjang kali ini. Saat ini masih tersedia ribuan tiket KA dari Daop 4 ke berbagai tujuan favorit seperti Jakarta, Purwokerto, Surabaya, Solo, dan Bandung. Masyarakat dapat mengecek ketersediaan tiket KA dengan sangat mudah melalui aplikasi Access by KAI. “KAI Daop 4 mengimbau agar pelanggan segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya sebelum tiket habis, terutama untuk tanggal keberangkatan favorit. Perencanaan perjalanan sejak jauh hari akan membuat pengalaman bepergian lebih nyaman,” ucap Luqman. Luqman juga mengingatkan untuk memanfaatkan dengan baik program diskon tiket KA yang masih berlangsung yaitu diskon 30 persen untuk KA kelas ekonomi komersial dan 25 persen untuk KA kelas eksekutif dan luxury. "Kami menyediakan alternatif pilihan diskon yang sangat menarik. Jadi jangan sampai terlewat. Langsung cek ketersediaan diskon tiket melalui aplikasi Access by KAI. KA yang mendapatkan diskon akan ada keterangannya," imbuh Luqman. Tingginya volume penumpang KA di Daop 4 Semarang pada periode libur Natal dan Tahun Baru ini juga menunjukkan peran strategis kereta api dalam mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. "Arus penumpang KA yang tinggi di Daop 4 Semarang melalui moda kereta api mendorong peningkatan perputaran ekonomi, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga UMKM di sekitar destinasi wisata dan kawasan stasiun," tutur Luqman. Ia melanjutkan, kondisi ini menegaskan bahwa layanan kereta api tidak hanya menjadi moda mobilitas masyarakat, tetapi juga instrumen penting dalam menggairahkan aktivitas ekonomi daerah.

Pastikan Situasi Kondusif, Wakapolres Kepulauan Meranti Sambangi Gereja  Saat Ibadah Natal Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Desember 2025 | 14:00 WIB

Pastikan Situasi Kondusif, Wakapolres Kepulauan Meranti Sambangi Gereja Saat Ibadah Natal

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti Polda Riau tinjau pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (25/12) pagi. Pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti berjalan dengan baik, dan sesuai dengan rencana pengamanan yang telah ditetapkan. Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitongga Mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi bersama Danramil 02 Tebing Tinggi, dan para Pejabat Utama Polres Kepulauan Meranti melaksanakan peninjauan langsung terhadap kesiapan personel, sarana prasarana pendukung, serta sistem pengamanan pada sejumlah lokasi gereja yang melaksanakan ibadah malam Natal. "Adapun lokasi gereja yang menjadi sasaran peninjauan pelaksanaan pengamanan yakni Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Jalan Yos Sudarso juga Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Stasi Jalan Yos Sudarso serta mengamankan di Gereja HKBP yang berlokasi di Jalan Tengku Umar dan Gereja GPIB yang berlokasi Jalan Teratai," ujar Kapolres Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Wakapolres, Kompol Detis Mayer Silitongga. Menurut Wakapolres, di masing -masing lokasi tersebut dilakukan peninjauan terhadap kesiapan personel pengamanan, pengaturan akses keluar masuk jemaat, serta pengamanan di sekitar area gereja. "Seluruh personel Polres Kepulauan Meranti yang terlibat dalam pengamanan melaksanakan tugas sesuai dengan ploting dan tanggung jawab masing-masing. Personel terlihat siaga di titik-titik pengamanan, baik di dalam maupun di sekitar area gereja, serta melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna memberikan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi jemaat yang melaksanakan Ibadah Natal," jelasnya. Dijelaskan Wakapolres, Kesiapan personel pengamanan pada Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Stasi, Gereja HKBP dan Gereja GPIB menunjukkan perencanaan dan penggelaran kekuatan telah dilakukan secara tepat dan proporsional. Penempatan personel di titik-titik strategis serta pengamanan terbuka dan tertutup mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas selama pelaksanaan ibadah malam Natal. Tentunya, ucap Wakapolres Kepulauan Meranti, sinergi yang terjalin antara Polri, TNI, dan pengurus gereja menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Koordinasi yang baik serta komunikasi yang intensif memungkinkan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi secara dini, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. "Situasi Kamtibmas yang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah malam Natal di seluruh gereja yang ditinjau menunjukkan efektivitas pelaksanaan pengamanan yang telah dilakukan. Hal ini mencerminkan keberhasilan Polres Kepulauan Meranti dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti," tandasnya.

Sumringah, 8 Warga Binaan Lapas Kuansing Dapat Remisi Natal Tahun 2025 Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Desember 2025 | 13:34 WIB

Sumringah, 8 Warga Binaan Lapas Kuansing Dapat Remisi Natal Tahun 2025

Taluk Kuantan, katakabar.com - Bagi 8 Warga Binaan Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Kuantan Sengingi, Riau, Natal Tahun 2025 suasananya beda dibanding Natal tahun lalu, karena mereka mendapat remisi khusus. Remisi Khusus (RK) tersebut terdiri dari Remisi 15 hari kepada 6 orang dan Remisi Khusus 1 Bulan kepada 2 orang Warga binaan. Arif Herdian, selaku Kepala Lembaga Permasyarakatan Kuansing ketika dikonfirmasi katakabar.com, Kamis (25/12), membenarkan adanya pemberitaan remisi khusus natal tersebut kepada 8 orang. "Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas sikap baik dan partisipasi aktif warga binaan dalam program pembinaan di Lapas," pungkasnya. Berikut nama penerima remisi khusus secara simbolis dari Lapas Teluk Kuantan Rutan, yakni remisi 15 hari, diberikan kepada Doni Dodi Hasugian, Gusverius Antonius Sinaga, dan 1 bulan kepada Bowoziduwu Lombu, Ivan Jon Piter Galingging, serta lain-lain. Ia berharap pemberian remisi Natal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya dalam mengikuti kegiatan di Lapas. "Terus berperilaku baik, menaati peraturan, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh," jelasnya. Remisi bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan sikap dan perilaku, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, dan mendorong warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Total 25 WBP Penghuni Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Hari Natal Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Desember 2025 | 12:38 WIB

Total 25 WBP Penghuni Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Hari Natal

Rengat, katakabar.com - Sempena Natal Tahun 2025, total 25 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau mendapat remisi khusus. Remisi Khusus (RK) tersebut, yakni Remisi 15 hari kepada 8 orang dan Remisi Khusus 1 Bulan kepada 17 orang WBP. Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan saat dikonfirmasi, Rabu (24/12) kemarin membenarkan adanya pemberian remisi khusus natal kepada 25 WBP. "Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas sikap baik dan partisipasi aktif WBP dalam program pembinaan di Rutan Rengat," ujarnya. Berikut nama-nama penerima remisi khusus di Rutan Kelas IIB Rengat, yakni remisi 15 hari, Fernando Rajagukguk, Robet Butarbutar, Sahat Maruba Gultom, Sahat Tua Samosir, Sukri, Rikycardo Gurning dan Abet Nego. Sementara, RK 1 Bulan diperoleh Albert Pardomuan Pardede, Andreas Sitanggang, Andrew Jonathan Sibuea, Anwar Siregar, Berkat Silitonga, Bilson Sihombing, Eddy MT Girsang, Fransiskus dan Iyan Wahyu Waruwu. Kemudian Johanes Eka Septian, Jontra Tarigan, Juni Simorangkir, Koko Siahaan, Makmur Lumban Gaol, Rinalian Nadeak, Satria Julyanto dan Yosep Simamora. Karutan berharap pemberian remisi Natal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, menaati peraturan, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Remisi bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan sikap dan perilaku, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, dan mendorong warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat.

Polres Pelalawan Tebar Kasih Natal 2025 Hukrim
Hukrim
Rabu, 17 Desember 2025 | 15:00 WIB

Polres Pelalawan Tebar Kasih Natal 2025

Pelalawan, katakabar.com - Guna menyambut Natal Tahun 2025, Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK bersama personel Polres Pelalawan yang beragama Kristen Protestan dan Katolik melaksanakan kegiatan bakti sosial, berupa pemberian bantuan kepada masyarakat kurang mampu dan berkebutuhan khusus. Kegiatan penuh kepedulian ini dipimpin oleh Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK, didampingi Ketua POUK Oikumene Polres Pelalawan, Iptu Deddy Tobing, SH, Kasat Samapta AKP Osben Samosir, SH, Kasi Kum AKP Liston Sihombing, SH, MH, Kasi Humas IPTU Thomas B. Siahaan, S.Sos, KSPKT IPTU Rekson Fernando Silitonga, serta perwira dan bintara Polres Pelalawan. Rombongan berangkat dari Mapolres Pelalawan pada pukul 13.15 WIB dan tiba di lokasi pertama sekitar pukul 13.30 WIB. Sasaran bantuan warga yang benar-benar membutuhkan perhatian dan uluran tangan, khususnya dalam menyambut perayaan Natal. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman Aritonang, seorang penyandang tuna netra sejak kecil yang hidup bersama istri, Br Sinaga, yang juga tuna netra, serta tiga orang anaknya. Kapolres Pelalawan menyerahkan bantuan berupa paket sembako senilai Rp500 ribu dan uang tunai sebesar Rp1 juta. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban hidup Bapak Aritonang dan keluarga, serta membawa sukacita Natal di tengah keterbatasan,” ujar kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, melalui Kasi Humas, Iptu Thomas B, Siahaan, Rabu(17/12) Lalu, rombongan melanjutkan kegiatan ke rumah Br. Silitonga, seorang janda yang menderita sakit menahun dan tinggal bersama cucunya. Di kegiatan tersebut, Kapolres kembali menyerahkan bantuan berupa paket sembako senilai Rp500 ribu dan uang tunai Rp1 juta, seraya mendoakan agar yang bersangkutan diberi kekuatan dan kesembuhan. Tidak sampai di situ, bantuan serupa disalurkan kepada Br. Simamora, seorang janda yang menderita sakit menahun dan tinggal bersama kakaknya. Kapolres berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan penghiburan menjelang Natal. Kegiatan bakti sosial ini berakhir sekitar pukul 15.00 WIB keadaan aman dan kondusif. Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK, menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dan berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat nyata serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya semangat kasih dan kepedulian Natal.