MyRepublic Air

Sorotan terbaru dari Tag # MyRepublic Air

Jangkauan Diperluas ke Sulawesi dan Gorontalo, MyRepublic Air Sukses Uji Laik Operasi Tekno
Tekno
Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:10 WIB

Jangkauan Diperluas ke Sulawesi dan Gorontalo, MyRepublic Air Sukses Uji Laik Operasi

Makssar, katakabar.com - MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G–Fiber Quality dan Truly Unlimited, telah berhasil menjalani Uji Laik Operasi (ULO) di Gorontalo, di penghujung Februari 2026 lalu. Komitmen untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata terus dilakukan MyRepublic Indonesia. Proses pengujian yang dilaksanakan secara daring tersebut menandai kesiapan layanan internet berbasis FWA ini untuk segera hadir dan digunakan oleh masyarakat di wilayah tersebut. Uji Laik Operasi tahapan verifikasi yang wajib dilakukan sebelum suatu layanan telekomunikasi dapat beroperasi secara komersial. Melalui proses ini, regulator memastikan bahwa kesiapan infrastruktur jaringan, kualitas layanan, serta aspek teknis lainnya telah memenuhi standar dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dari hasil pengujian yang dilakukan, MyRepublic Air di Gorontalo dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan teknis dan standar kualitas layanan yang ditetapkan. Layanan ini juga mencatatkan performa yang melampaui ambang batas minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan regulator, dengan capaian hingga 100 Mbps. Keberhasilan pelaksanaan ULO di Gorontalo juga menandai langkah lanjutan ekspansi MyRepublic Air di kawasan Sulawesi. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Makassar, Gorontalo menjadi kota kedua di Sulawesi yang telah melalui tahapan Uji Laik Operasi untuk layanan internet berbasis FWA dari MyRepublic. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan ekspansi layanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas ketersediaan konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia. “Setelah Makassar, Gorontalo menjadi kota berikutnya di Sulawesi yang berhasil melaksanakan tahapan Uji Laik Operasi untuk MyRepublic Air. Kami melihat potensi besar di wilayah ini, baik dari sisi masyarakat maupun aktivitas ekonomi digitalnya. Melalui layanan ini, kami berharap dapat menghadirkan akses internet yang lebih cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Timotius. MyRepublic Air hadir sebagai alternatif solusi konektivitas berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini dirancang untuk memberikan akses internet yang andal, terutama bagi masyarakat di area yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan fiber optik. Dengan memanfaatkan teknologi FWA, penyediaan internet berkecepatan tinggi dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan efisien, sehingga memungkinkan perluasan layanan ke berbagai wilayah dalam waktu yang lebih cepat. Sebagai bagian dari persiapan peluncuran layanan, MyRepublic Indonesia juga telah membuka pra-registrasi MyRepublic Air bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi serta kesempatan lebih awal untuk menikmati layanan tersebut. Ke depan, MyRepublic Indonesia akan terus memperluas jangkauan MyRepublic Air secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet nasional dan menghadirkan konektivitas yang lebih andal serta terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah. Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3. Lakukan verifikasi melalui OTP 4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet rakyat di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asteng Implementasi FWA Internasional
Internasional
Minggu, 01 Maret 2026 | 13:20 WIB

Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asteng Implementasi FWA

Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Air, tekonologi Fixed Wireless Access (FWA) dari MyRepublic Indonesia akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menegaskan Fixed Wireless Access (FWA) akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara dalam forum Asian Telecom Summit 2026, Singapura. Pada sesi panel bertajuk “From FWA to APIs: What Will Actually Drive Revenue Growth in South East Asia”, Timotius menekankan FWA bukan sekadar momentum jangka pendek yang didorong oleh tren 5G, melainkan solusi strategis untuk memperluas penetrasi broadband di pasar yang masih underpenetrated seperti Indonesia. Menurutnya, di negara berkembang seperti Indonesia, peluang terbesar masih berada pada peningkatan penetrasi broadband. “Di Indonesia dan banyak negara Asia Tenggara, ruang pertumbuhannya masih sangat besar. Fiber tetap menjadi fondasi jangka panjang, namun implementasinya membutuhkan waktu dan investasi lebih besar. FWA memungkinkan operator bergerak lebih cepat dan efisien untuk menjangkau wilayah suburban, kota tier dua, hingga area yang belum optimal untuk fiber,” ulas Timotius. Ia menekankan FWA bukan sekadar pergeseran Average Revenue Per User (ARPU), melainkan strategi ekspansi pasar yang nyata. “Melalui FWA, kami tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memperbesar skala pasar yang bisa kami layani. Ketika basis pelanggan tumbuh, ruang untuk inovasi layanan dan kolaborasi digital menjadi semakin terbuka. Di situlah fase pertumbuhan berikutnya dimulai,” ucapnya. Langkah tersebut diperkuat dengan kemenangan MyRepublic Indonesia dalam lelang spektrum 1,4 GHz yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk Regional 2 dan Regional 3, mencakup wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Berbekal spektrum tersebut, MyRepublic Indonesia menghadirkan MyRepublic Air sebagai solusi Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G–Fiber Quality dan paket Truly Unlimited yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman internet rumah dengan fleksibilitas jaringan nirkabel. Saat ini, MyRepublic Air tengah menjalani proses Uji Laik Operasi (ULO) secara bertahap di sejumlah lokasi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. MyRepublic Air dipersiapkan segera untuk melayani masyarakat sebagai solusi akses internet rakyat, khususnya di wilayah yang membutuhkan percepatan penetrasi broadband berkualitas. Dengan penguasaan spektrum tersebut, MyRepublic Indonesia mempercepat perluasan akses internet berkualitas di luar Pulau Jawa dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain yang aktif mendorong pemerataan konektivitas nasional. Partisipasi Timotius dalam Asian Telecom Summit 2026 menegaskan peran MyRepublic Indonesia bukan hanya sebagai operator, tetapi juga sebagai bagian dari para pemimpin industri yang turut membentuk arah diskusi dan strategi pertumbuhan telekomunikasi di kawasan Asia Tenggara.

MyRepublic Air Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Sumatra Sumut
Sumut
Minggu, 22 Februari 2026 | 15:35 WIB

MyRepublic Air Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Sumatra

Medan, katakabar.com - MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal di Pulau Sumatra. MyRepublic Indonesia secara resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Medan. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk beroperasi secara resmi sebagai layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal di Pulau Sumatra. Pelaksanaan ULO MyRepublic Air di Medan dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Layanan Ekosistem Digital Komdigi, Geryantika Kurnia, Direktur Pengendalian Ekosistem Digital Komdigi, Dany Suwardany A, dan Kepala Biro Hukum Sekretariat Jendral Kementrian Komdigi, Radita Ajie, serta Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, dan Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan. Proses Uji Laik Operasi dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat operasional layanan FWA, guna memastikan kesiapan jaringan, kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku sebelum layanan dioperasikan secara komersial. Dari hasil pengujia menunjukkan, MyRepublic Air dinyatakan lulus Uji Laik Operasi dan memenuhi standar kualitas layanan serta regulasi teknis dan operasional yang ditetapkan. Layanan ini juga mampu melampaui standar minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan regulator, dengan capaian hingga 100 Mbps, sehingga secara resmi berhak memperoleh lisensi operasional sebagai penyedia layanan FWA. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan pelaksanaan ULO di Medan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di wilayah Sumatra. “Kami melihat potensi besar di Pulau Sumatra, baik dari sisi masyarakat, pelaku usaha, maupun sektor pendidikan. Kehadiran MyRepublic Air di Medan menjadi langkah nyata untuk memperluas akses internet berkualitas yang dapat mendorong produktivitas dan transformasi digital di berbagai sektor,” kata Timotius. Sementara, Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa Uji Laik Operasi mencakup pengujian menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas koneksi, latensi, serta kualitas layanan end-to-end sesuai parameter teknis yang ditetapkan regulator. “Pelaksanaan ULO di Medan menjadi bagian dari strategi ekspansi nasional MyRepublic Air. Dengan kesiapan teknis yang telah terverifikasi, kami optimistis layanan FWA ini dapat diperluas secara terukur dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera,” jelas Hendra. MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Melalui pelaksanaan ULO di Medan, MyRepublic Indonesia semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet nasional. Setelah Sulawesi dan kini Sumatra, MyRepublic Air akan terus diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah Indonesia guna menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau bagi masyarakat. Pelaksanaan ULO ini tahapan lanjutan setelah MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air sebagai layanan internet FWA terbaru untuk masyarakat. MyRepublic Air siap menjadi solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic AirMasyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1) Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2) Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3) Lakukan verifikasi melalui OTP 4) Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

MyRepublic Air Resmi Lulus Uji Laik Operasi Siap Hadirkan Internet FWA di Makassar Tekno
Tekno
Minggu, 22 Februari 2026 | 07:31 WIB

MyRepublic Air Resmi Lulus Uji Laik Operasi Siap Hadirkan Internet FWA di Makassar

Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Indonesia resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) perdana layanan MyRepublic Air di Makassar dan dinyatakan lulus. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk beroperasi secara resmi sebagai layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal, dan mendukung percepatan pemerataan digital di Indonesia. Pelaksanaan ULO MyRepublic Air di Makassar turut dihadiri Direktur Layanan Ekosistem Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Geryantika Kurnia, serta Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan. Proses Uji Laik Operasi dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat operasional layanan FWA. Momen penting ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan, kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku sebelum layanan resmi dioperasikan secara komersial. Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan lulus Uji Laik Operasi dan berhasil melampaui standar minimum kecepatan unduh yang ditetapkan Kementerian Komdigi, dengan capaian hingga 100 Mbps. Selain itu, layanan ini juga memenuhi seluruh ketentuan kualitas layanan serta regulasi teknis dan operasional, sehingga secara resmi berhak memperoleh lisensi operasional sebagai penyedia layanan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA). CTO MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa Uji Laik Operasi MyRepublic Air mencakup pengujian menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas koneksi, latensi, serta kualitas layanan end-to-end sesuai parameter teknis yang ditetapkan regulator. “Hasil ULO menunjukkan jaringan MyRepublic Air mampu beroperasi secara konsisten dan melampaui ambang batas minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan. Dengan desain arsitektur jaringan yang scalable, MyRepublic Air siap memperluas layanan FWA secara bertahap di berbagai wilayah dengan tetap menjaga standar kualitas layanan,” kata Hendra. Pelaksanaan ULO ini tahapan lanjutan setelah MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air sebagai layanan internet FWA terbaru untuk masyarakat. MyRepublic Air siap menjadi solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic AirMasyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1) Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2) Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3) Lakukan verifikasi melalui OTP 4) Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.