MyRepublic

Sorotan terbaru dari Tag # MyRepublic

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA Tekno
Tekno
Minggu, 12 April 2026 | 21:40 WIB

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

Palangkaraya, katakabar.com - MyRepublic Indonesia secara resmi rampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Pelaksanaan ULO ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pengujian operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) MyRepublic Air, sekaligus menandai kesiapan layanan untuk diperluas secara nasional sebagai solusi internet unlimited berbasis teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, Ketua Uji Laik Operasi, Falatehan, serta Chief Technology Officer ZTE Indonesia, Dennis Yu. Hadir pula Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, serta Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal. Uji Laik Operasi ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat wajib sebelum layanan FWA dapat dioperasikan secara komersial. Pengujian mencakup kesiapan jaringan, kualitas layanan, stabilitas koneksi, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan berhasil melaksanakan Uji Laik Operasi dan memenuhi seluruh standar kualitas layanan yang ditetapkan regulator. Dengan selesainya ULO di Palangka Raya, MyRepublic Air kini telah menyelesaikan rangkaian pengujian di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional layanan FWA. Selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, menyampaikan ini sejalan dengan Visi Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk dapat memberikan akses internet rakyat yang cepat dengan harga terjangkau, serta semangat T3 dari Komdigi 'Terhubung, Tumbuh dan Terjaga', harapannya MyRepublic bisa terus berkomitmen untuk terus turut andil dalam pemerataan konektivitas digital di Indonesia. Sedang, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menuturkan selesainya ULO ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Air untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. “Dengan diadakannya ULO di Palangka Raya ini, MyRepublic Indonesia telah berhasil menyelesaikan ULO untuk 9 zona di Region 2 dan Region 3. Dengan ini, kami juga menginformasikan bahwa MyRepublic Indonesia sudah siap untuk mulai go commercial di bulan April untuk 90 kota dari 180 kota yang sudah direncanakan,” kata Timotius. MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya menjadi penegas komitmen MyRepublic Indonesia dalam memperluas pemerataan akses internet di Tanah Air. Sebagai titik akhir dari rangkaian Uji Laik Operasi MyRepublic Air, tahap ini menandai kesiapan layanan untuk melangkah ke fase ekspansi yang lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, dengan menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau. ULO ini juga menjadi kelanjutan dari pembukaan pra-registrasi MyRepublic Air kepada masyarakat. Dengan seluruh proses pengujian yang telah diselesaikan, layanan FWA ini kini semakin siap untuk diimplementasikan secara bertahap di berbagai daerah. MyRepublic Air dirancang sebagai solusi internet berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah serta menjadi alternatif akses internet berkualitas, terutama di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3. Lakukan verifikasi melalui OTP 4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

MyRepublic Indonesia di ITB: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Percepat Broadband Indonesia Nusantara
Nusantara
Minggu, 12 April 2026 | 20:52 WIB

MyRepublic Indonesia di ITB: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Percepat Broadband Indonesia

Bandung, katakabar.com - MyRepublic Indonesia menegaskan komitmen dukung percepatan pemerataan akses digital nasional melalui partisipasi aktif dalam seminar yang ditaja Institut Teknologi Bandung usung tema “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.” Di forum ini, MyRepublic Indonesia hadir sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif terkait implementasi dan strategi deployment jaringan broadband di Indonesia. Pada sesi diskusi, Hendra Gunawan selaku Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, bersama Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T., Dosen STEI ITB, Dr. Denny Setiawan, S.T., M.T., Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dan Merza Fachys, Sekretaris Jendral Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Iman Hirawadi, Telecom Solutions Architect & Business Consultant ZTE Indonesia, memaparkan berbagai tantangan dan strategi dalam mengembangkan jaringan FTTH (Fiber to the Home) serta FWA (Fixed Wireless Access), khususnya dalam menjawab kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah. Hendra menjelaskan FTTH dan FWA memiliki karakteristik tantangan yang berbeda, mulai dari kebutuhan investasi dan kompleksitas pembangunan pada FTTH, hingga keterbatasan spektrum dan kualitas layanan pada FWA. Untuk itu, ujar Hendra, MyRepublic menerapkan pendekatan berbasis karakteristik wilayah, dengan FTTH difokuskan pada area padat dengan kebutuhan bandwidth tinggi, sementara FWA menjadi solusi untuk mempercepat penetrasi di wilayah semi-urban. Ia menegaskan perkembangan FTTH dan FWA tidak mengarah pada substitusi, melainkan saling melengkapi. FTTH tetap menjadi backbone utama dalam menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkapasitas tinggi, sementara FWA berperan sebagai pelengkap untuk memperluas jangkauan layanan serta membuka peluang pasar baru. Meski dinamika harga FWA di pasar tidak berdampak langsung terhadap layanan FTTH, hal ini tetap menjadi perhatian industri dalam membentuk ekspektasi harga ke depan. MyRepublic Indonesia telah menghadirkan jaringan full fiber optic yang andal, unlimited, dan stabil dengan kapasitas tinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan digital masyarakat, mulai dari aktivitas produktivitas hingga hiburan. Dengan cakupan yang terus diperluas di berbagai kota, layanan FTTH MyRepublic menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet berkualitas tinggi dan konsisten. Sementara, di wilayah yang belum terjangkau fiber, FWA dapat menjadi alternatif solusi untuk tetap menghadirkan akses broadband yang memadai. “Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” bebernya. Partisipasi MyRepublic Indonesia dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Selain berbagi pengalaman dan insight industri, kehadiran MyRepublic Indonesia juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dan publik mengenai dinamika implementasi teknologi broadband di lapangan. Ke depan, MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi melalui pengembangan jaringan yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendukung visi pemerintah dalam percepatan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 15 Maret 2026 | 09:06 WIB

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia

Jakarta, katakabar.com - Bulan Ramadhan sering kali jadi momen meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari menonton hiburan bersama keluarga setelah berbuka puasa hingga mengikuti kajian secara daring menjelang sahur. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MyRepublic Indonesia menghadirkan program “Bagi-Bagi Berkah Ramadan” dengan memberikan speed upgrade internet gratis bagi pelanggan setia terpilih di berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program ini, pelanggan setia yang terpilih akan mendapatkan peningkatan kecepatan internet secara otomatis tanpa biaya tambahan. Peningkatan kecepatan yang diberikan disesuaikan dengan paket internet yang digunakan pelanggan, dengan peningkatan maksimal hingga up to 200 Mbps. Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, khususnya di momen Ramadan yang identik dengan kebersamaan. “Ramadhan adalah momen penuh makna untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Melalui program speed upgrade gratis ini, kami ingin memberikan pengalaman internet yang lebih cepat dan stabil bagi pelanggan setia MyRepublic Indonesia, sehingga berbagai aktivitas digital selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih nyaman,” jelasnya. Menurutnya, koneksi internet yang andal kini menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat, termasuk selama Ramadhan. Selain untuk menikmati hiburan digital, internet juga dimanfaatkan untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga dan kerabat, hingga mengakses berbagai konten edukatif maupun keagamaan secara daring. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi MyRepublic Indonesia kepada pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan internetnya kepada layanan perusahaan. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Sebagai penyedia layanan internet berbasis full fiber optic, MyRepublic Indonesia terus memperkuat infrastruktur jaringannya untuk menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkecepatan tinggi. Dengan dukungan jaringan tersebut, pelanggan dapat menikmati berbagai aktivitas digital dengan lebih optimal. Ke depan, MyRepublic Indonesia menyatakan akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan dan program apresiasi bagi pelanggan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan pengalaman internet yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Lagi, MyRepublic Indonesia Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026 Nusantara
Nusantara
Minggu, 01 Maret 2026 | 12:33 WIB

Lagi, MyRepublic Indonesia Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026

Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Fast-Track Deployment of the Year – Indonesia serta Broadband Telecom Company of the Year – Indonesia tahun 2026 MyRepublic Indonesia torehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan bergengsi di ajang Asian Telecom Awards 2026. Dalam ajang tersebut, MyRepublic Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Fast-Track Deployment of the Year – Indonesia serta Broadband Telecom Company of the Year – Indonesia, sebagai pengakuan atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi di Tanah Air. Pencapaian ini semakin istimewa karena menandai tahun keempat berturut-turut MyRepublic Indonesia meraih penghargaan di ajang Asian Telecom Awards, melalui berbagai kategori yang berbeda dari tahun ke tahun. Selain itu, penghargaan Broadband Telecom Company of the Year – Indonesia yang diraih pada 2026 juga menjadi penghargaan kedua secara berturut-turut, setelah sebelumnya diperoleh pada 2025. Hal ini mencerminkan keberlanjutan inovasi, kekuatan strategi bisnis, serta konsistensi kinerja perusahaan dalam industri broadband nasional. Penghargaan Fast-Track Deployment of the Year – Indonesia diberikan atas keberhasilan MyRepublic Indonesia dalam mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan secara efisien untuk menghadirkan layanan internet yang cepat dan andal ke lebih banyak wilayah, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong pemerataan akses internet di Indonesia. Sedang, penghargaan Broadband Telecom Company of the Year – Indonesia menjadi pengakuan atas kinerja perusahaan secara menyeluruh, mencakup kualitas jaringan, layanan pelanggan, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem digital nasional, yang ke depannya akan terus diperkuat melalui pengembangan jaringan FTTH dan perluasan layanan Fixed Wireless Access (FWA). CEO MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian ini. “Kami merasa sangat bangga dan terhormat dapat kembali menerima penghargaan dari Asian Telecom Awards untuk keempat kalinya. Pengakuan ini menegaskan komitmen kami dalam mempercepat deployment jaringan dan menjaga kualitas layanan di tengah ekspansi yang agresif. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim MyRepublic Indonesia yang secara konsisten berkomitmen menghadirkan layanan internet terbaik bagi pelanggan,” ujar Timotius. Ia menambahkan MyRepublic Indonesia akan terus fokus pada pengembangan jaringan dan percepatan deployment, baik di wilayah perkotaan maupun di area yang masih membutuhkan akses internet berkualitas. “Memasuki 2026, MyRepublic akan terus mendorong pertumbuhan melalui penguatan jaringan FTTH sekaligus pengembangan FWA melalui MyRepublic Air, agar kami dapat memberikan akses internet untuk rakyat Indonesia lebih luas dengan jaringan internet berkualitas. Kami berharap dapat terus bertumbuh sebagai penyedia layanan internet pilihan masyarakat Indonesia, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendorong pemerataan konektivitas dan transformasi digital nasional,” jelasnya. Dengan pencapaian ini, MyRepublic Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu penyedia layanan broadband terkemuka di Indonesia, yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kualitas layanan dan perluasan akses internet yang inklusif dan berkelanjutan.

ZTE dan MyRepublic Indonesia Dorong Akses Broadband Lebih Merata se Indonesia Nusantara
Nusantara
Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:00 WIB

ZTE dan MyRepublic Indonesia Dorong Akses Broadband Lebih Merata se Indonesia

Jakarta, katakabar.com - ZTE dan MyRepublic Indonesia kolaborasi melalui Project Ascend untuk dukung konektivitas broadband nasional yang inklusif di Indonesia. Inisiatif ini memanfaatkan spektrum 1,4 GHz serta teknologi 5G FWA end-to-end dari ZTE untuk memperluas akses berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah di luar pusat perkotaan. ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, telah menjalin kemitraan strategis dengan MyRepublic Indonesia melalui “Project Ascend” guna menghadirkan MyRepublic Air, layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) di Indonesia. Inisiatif ini akan memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang diperoleh MyRepublic Indonesia, penyedia layanan fiber broadband dan pay-TV terkemuka yang beroperasi di bawah PT Eka Mas Republik, anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, melalui proses lelang yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Kemitraan ini bertujuan untuk mempercepat perluasan layanan broadband nirkabel berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah di luar pusat perkotaan. Cakupan yang direncanakan meliputi berbagai wilayah di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara dengan tujuan mendukung konektivitas yang inklusif serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Sejalan dengan agenda transformasi digital nasional Indonesia, akses internet yang andal menjadi elemen penting dalam mendukung akses terhadap pendidikan, layanan keuangan, kesehatan, UMKM, serta berbagai layanan publik lainnya. Lantaran itu, perluasan dan penguatan infrastruktur broadband di wilayah tertinggal dan terpencil menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan akses digital yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia. Dengan memanfaatkan karakteristik teknis spektrum 1,4 GHz, pendekatan ini memungkinkan penyediaan layanan broadband yang efisien di wilayah dengan kepadatan menengah hingga rendah, sekaligus melengkapi infrastruktur yang telah ada dan mendukung upaya perluasan konektivitas secara lebih luas. Hendra Gunawan, Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, menyampaikan inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan nasional yang inklusif. “Broadband bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan infrastruktur esensial untuk mendukung peluang ekonomi, pendidikan, dan inklusi sosial. Melalui kemitraan dengan ZTE, kami berupaya memastikan MyRepublic Air hadir menyediakan akses internet yang andal dan terjangkau dapat menjangkau masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ujarnya. Sebagai mitra teknologi, ZTE akan menghadirkan solusi jaringan end-to-end yang mencakup Radio Access Network (RAN), Customer Premises Equipment (CPE), jaringan inti (core network), wireless backhaul, serta sistem kelistrikan. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan MyRepublic untuk mempercepat proses implementasi, sekaligus memastikan jaringan tetap skalabel, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan lalu lintas data di masa depan. Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menyatakan kemitraan ini langkah strategis mempercepat inovasi serta memperluas infrastruktur digital berkualitas tinggi di Indonesia. “Dengan mengombinasikan jangkauan pasar MyRepublic Indonesia dan keahlian teknologi global ZTE, kemitraan ini diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem broadband yang lebih tangguh dan inklusif, mendorong pertumbuhan digital yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, serta mendukung pelaku usaha di berbagai wilayah,” timpalnya. Melalui kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, kedua belah pihak berkomitmen untuk mendukung rencana strategis digital jangka panjang Indonesia melalui penyediaan solusi konektivitas yang memberdayakan masyarakat, memperkuat daya saing regional, dan mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air Tekno
Tekno
Minggu, 08 Februari 2026 | 11:00 WIB

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air, layanan internet unlimited terbaru berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Kehadiran MyRepublic Air menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet berkualitas untuk rakyat sekaligus mendukung percepatan pemerataan digital di Indonesia. Akses Internet Rakyat Indonesia Semakin Merata Di tengah meningkatnya kebutuhan akan konektivitas yang cepat, stabil, dan mudah diakses untuk mendukung aktivitas digital, pekerjaan jarak jauh, pendidikan, hingga hiburan, MyRepublic Indonesia menghadirkan MyRepublic Air sebagai solusi internet yang menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau mulai dari Rp100.000 per bulan, tanpa memerlukan instalasi kabel ke dalam rumah. Layanan ini akan tersedia di berbagai kota di wilayah Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Dengan memanfaatkan teknologi FWA, MyRepublic Air memungkinkan layanan internet berkualitas menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk area yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan Fiber to the Home (FTTH). Teknologi FWA menggunakan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile penghubung antara jaringan backbone operator dengan lokasi pelanggan sehingga proses instalasi lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan pemasangan kabel fiber optik konvensional. Hal ini menjadikan MyRepublic Air sebagai alternatif konektivitas yang praktis bagi masyarakat yang membutuhkan internet cepat dengan proses aktivasi yang lebih praktis. Komitmen MyRepublic Air untuk Indonesia Peluncuran MyRepublic Air juga menandai penguatan posisi perusahaan sebagai penyedia layanan internet yang adaptif dan inovatif. Tidak hanya mengandalkan layanan FTTH sebagai fondasi utama, kini mengembangkan model layanan konektivitas FWA untuk menjawab beragam kebutuhan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan secara berkelanjutan. Chief Sales and Marketing Officer, Iman Syahrizal, menyampaikan bahwa MyRepublic Air merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem konektivitas yang lebih inklusif. “MyRepublic Air adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan internet berkualitas yang lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat. Berbeda dengan layanan FTTH yang menggunakan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan, MyRepublic Air memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dengan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile memberikan layanan True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Melalui layanan ini, kami ingin membuka akses internet yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah, sekaligus mempercepat pemerataan digitalisasi di berbagai wilayah,” ujar Iman Syahrizal. Pra-Registrasi Dibuka untuk Pelanggan Awal Saat ini, pra-registrasi MyRepublic Air telah dibuka untuk masyarakat yang ingin mendapatkan informasi dan kesempatan lebih awal untuk menikmati layanan ini. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: www.myrepublic.co.id/air/pra-registrasi Melalui kehadiran MyRepublic Air, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi konektivitas yang relevan, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan internet yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital nasional.