Musrenbang
Sorotan terbaru dari Tag # Musrenbang
Bappeda Begkalis Kick Off Meeting Penginputan Usulan Musrenbang Desa dan Kelurahan SIPD RI 2027
Bengkalis, katakabar.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis gelar Kick Off Meeting Penginputan Usulan Musrenbang Desa dan Kelurahan SIPD-RI Tahun Perencanaan 2027, Rabu (10/12). Pertemuan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Dasar jegiatan ini disampaikan secara resmi melalui surat Bappeda Bengkalis bernomor 000.7.2.4/BAPPEDA-PPEPD/90/2025, yang ditujukan kepada seluruh camat serta lurah dan kepala desa se Kabupaten Bengkalis. Surat tersebut menegaskan penginputan usulan Musrenbang desa dan kelurahan akan dilakukan melalui platform sipd-ri.kemendagri.go.id, sesuai ketentuan penyusunan RKPD tahun 2027. Dalam pelaksanaan meeting tersebut, Staf Operator SIPD Desa Muntai, Muhammad Ricky, turut hadir sebagai peserta yang ditugaskan untuk mengikuti arahan teknis terkait proses input usulan pembangunan. Ricky mewakili Desa Muntai untuk memastikan seluruh tahapan teknis dapat dipahami dan dilaksanakan sesuai jadwal. Pertemuan daring dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, dengan ID Meeting 941 2416 4963 dan passcode usulan2027, sebagaimana tercantum dalam surat resmi yang ditandatangani Kepala Bappeda Bengkalis, Rinto Sitohang, S.E., M.Si. Melalui sosialisasi ini, Bappeda menekankan agar operator desa dan kelurahan bersama admin kecamatan mampu melakukan input usulan secara tepat waktu dan akurat, sehingga proses perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat berlangsung lancar dan terstruktur. Muhammad Ricky menyebutkan kegiatan ini sangat penting karena menjadi acuan teknis bagi desa dalam menyiapkan usulan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat dan terintegrasi dengan sistem SIPD-RI. Bappeda berharap seluruh desa dan kelurahan dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui pemanfaatan aplikasi SIPD-RI, serta memperkuat koordinasi dengan kecamatan dan pemerintah daerah.
Pemkab Rohul Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Rokan Hulu lewat Badan Pendapatan Daerah atau Bappeda Rokan Hulu gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Tahun 2025-2029, di Hall Islamic Centre, Kamis (4/9). Di kegiatan hadir Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T, M.M, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, S.H, M.M, Perwakilan Bappenas diwakili, Supriyadi, S.Si, M.T, Bappeda Provinsi Riau diwakili Kabid Infrastruktur, Paidi, S.Hut, M.T, Anggota DPRD Provinsi Riau, H Adam Syafaat, M.A, Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj Sumiartini dan Pimpinan Forkipimda Rokan Hulu lainnya, Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, seluruh Camat, serta pimpinan perusahaan, LAMR, dan Tokoh Masyarakat. Kegiatan dengan Visi "Mewujudkan Kabupaten Rokan Hulu Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Yang Religius Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Menuju Masyarakat Sejahtera Dan Bekelanjutan" disambut antusias semua pihak mengingat sangat penting untuk perencanaan kedepannya Bupati Rokan Hulu, Anton mengutarakan, Musrenbang RPJMD bukan hanya kegiatan seremonial, tapi proses strategis menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. "RPJMD ini pedoman, jadi wajib dijalankan secara konsisten, selaras, dan penuh tanggung jawab seluruh OPD," ujar Anton. RPJMD ini, jelas Anton, bukan hanya sebagai syarat administrasi formalitas tapi harus menjadi dasar dalam suatu kebijakan untuk diwujudkan. "Untuk itu, saya menekankan setiap rencana OPD tidak boleh bertentangan dengan RPJMD, Visi Misi pembangunan daerah telah ditetapkan agar bisa terwujud perlu kerja sama setiap sektor yang solid," tegasnya. Menurutnya, dalam menyusun RPJMD ini telah mengidentifikasi lima isu strategis daerah, meliputi: 1) Pembangunan Perekonomian Daerah. 2) Peningkatan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat. 3) Pembangunan Infrastruktur Yang Merata dan Berkelanjutan. 4) Pembanguna SDM Yang Unggul. Dan 5) Penguatan Tata Kelola Pemda. "Lima isu ini jadi tantangan, dan peluang yang harus dijawab dengan kebijakan yang tepat dan program yang terukur," sebut Anton.
Musrenbang Perdana di Batang Cenaku, Begini Penjelasan Bupati Inhu
Indragiri Hulu, katakabar.com - Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto dan Hendrizal, melaksanakan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tingkat kecamatan Tahun 2026 di Kecamtan Bantang Cenaku, yang diikuti oleh kalangan organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (5/3). Di wilayah ini Musrenbang pertama Bupati Indragiri Hulu untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat yang ditaksir menjadi program usulan prioritas. Dia mengaku sebelumnya mendapat aduan dari luar saja dan sekarang ingin dengar informasi dari dalam. "Banyak dikeluhkan warga soal badan jalan hingga viral, saya mau dengar sekarang versinya sama atau berbeda, mudah-mudahan dapat disimpulkan," tegas Bupati Indragiri Hulu. Menurutnya, sudah perintahkan Kepala Dinas PU Indragiri Hulu dibantu Camat Batang Cenaku untuk perdalam luas jalan kabupaten yang kondisinya rusak parah maupun sedang, sehingga pada tahun 2026 mendatang dapat diperbaiki dan layak dilalui pengguna jalan.
Hadiri Musrenbang RPJPD Riau 2025-2045, Ini Kata Bupati Bengkalis
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharuddin hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2025-2045 di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (29/4). Kegiatan yang dibuka Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto bersamaan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau 2025 dan rembuk stunting tingkat Provinsi Riau. Pj Gubernur Riau menyatakan, digelanya Musrenbang bertujuan untuk menyepakati RPJPD Provinsi Riau 2025-2045 atau visi dan misi arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah Provinsi Riau. "Arah kebijakan ini nantinya bakal sinkron dengan arah kebijakan visi misi sasaran pokok pembangunan jangka panjang nasional dan kabupaten kota serta menjaring masukan terhadap penyempurnaan dokumen yang menjadi rancangan akhir RPJPD Provinsi Riau 2025-2045," ujar SF Hariyanto. Agenda lain, yakni penandatangan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting terintegrasi. Komitmen ini hasil rembuk stunting pada 25 April 2024 lalu. Di mana 9 intervensi sudah disepakati dan akan dipastikan menjadi agenda penting dalam rencana kerja perangkat daerah. "Baik di Pemerintah Provinsi Riau maupun kabupaten dan kota," ulasnya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharudin di Musrenbang tersebut menjelaskan, RKPD memiliki tujuan dan kedudukan yang sangat strategis dalam melaksanakan berbagai kebijakan yang berimplikasi kepada masyarakat Riau. Salah satu perannya yakni dalam penyusunan kebijakan, penganggaran, dan APBD. "Bahkan substansi yang bisa memuat seluruh program serta operasional arah peningkatan kinerja Pemda yang menjadi tanggung jawab kepala daerah yang berperan sebagai instrumen evaluasi pengukur kinerja pemerintah daerah," ucapnya. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungro, Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bapennas, Pungkas Bahjuri Ali, Sekda Provinsi Riau Indra, Kepala BAPPEDA Kabupaten Bengkalis, Rinto, Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan lainnya turut hadir.
Musrenbang dan Rembuk Stunting Kecamatan Tasik Putri Puyu, Ini Pesan Asisten II
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Setdakab Kepulauan Meranti, Rokhaizal buka Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting di Kantor Kecamatan Tasik Putri Puyu, pada Rabu (28/2) kemarin. "Ayo manfaatkan Musrenbang guna menjaring aspirasi masyarakat sebagai proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," seru Rokhaizal dalam sambutannya. Dijelasknnya, dengan mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas dan diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah. Musrenbang yang dilakukan dengan tatap muka dapat berjalan lebih efektif, dan permasalahan-permasalahan pembangunan yang berada dari level desa dan kecamatan dapat terserap dengan baik. "Kepada OPD yang hadir diharapkan dapat mencatat dan menganalisa permasalahan pembangunan yang ada, serta mencari solusi bagaimana cara mengatasinya sehingga dapat segera ditangani," jelasnya. Kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat desa, kecamatan dan kabupaten, pinta Rokhaizal, untuk menyusun strategi dan bersinergi agar semua lintas sektor bergerak menurunkan angka stunting di Kecamatan Tasik Putri Puyu. "Mari bersama kita dukung program dan strategi percepatan penurunan stunting yang telah disusun, khususnya intervensi ke desa lokus tahun 2024 dan 2025 mendatang," serunya. Sebelumnya, Camat Tasik Putri Puyu Zainal ucapkan terima kasih atas kehadiran Plt Asisten II, Rokhaizal beserta rombongan di Kecamatan Tasik Putri Puyu. "Semoga kehadiran ini dapat membawa karomah dan hidayah di Tasik Putri Puyu," harapnya. Zainal menceritakan sekilas balik infrastruktur tahun 2023, menurutnya Kecamatan Tasik Putri Puyu merupakan wilayah yang memiliki potensi di bidang perikanan, perkebunan, dan pariwisata. "Di bidang pariwisata, kami berharap wisata alam Tasik Putri Puyu bisa dilestarikan, begitu juga dengan event lainnya seperti menongkah dan sampan layar kedepan bisa dipayungi pemerintah daerah," tuturnya. Anggota DPRD Dapil V Kepulauan Meranti, Darsini menekankan, permasalahan yang ditemui di masing-masing desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu. Ini pekerjaan rumah baginya untuk disampaikan melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Kepulauan Meranti. "Di mana yang menjadi prioritas untuk kecamatan dan desa tumpuannya ada pada anggota DPRD," sebutnya.
Buka Musrenbang Kecamatan Tebingtinggi, Ini Harapan Plt Asisten II
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, diwakili Plt Asisten II Rokhaizal buka Musyawarah Rancana Pembangunan (Musrenbang) dan Rembuk Stunting tahun 2025 Kecamatan Tebingtinggi, di Aula Kantor Camat Tebingtinggi, Selatpanjang, pada Kamis (22/2). Camat Tebingtinggi, Husni Mubarak sampaikan gambaran umum wilayah Kecamatan Tebingtinggi, meliputi 4 kelurahan dan 5 desa. Musrenbang tahun ini, kata Husni, Pemerintah Kecamatan Tebingtinggi mengusulkan beberapa Infrastruktur, diantaranya pembangunan gedung, jalan, drainase, dan pagar serta pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Tidak hanya itu, jelas Husni, kita minta pengadaan lokasi pembuangan sampah sementara, sehingga sampah bisa tertampung dengan baik. "Begitu pula berbagai usulan tambahan dari kelurahan dan desa yang berada di wilayahnya," ujarnya. Plt Asisten II, Rokhaizal menyatakan, Musrenbang kegiatan rutin dilakukan dari tahun ke tahun untuk memenuhi amanah Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tatacara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah. "Musrenbang suatu langkah mesti dilakukan dan sangat penting dalam menjaring aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang lebih baik dan lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat," terang Rokhaizal. Dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD, harap Rokhaizal, dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas, dan dapat pula diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah yang telah tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Dengan begitu cita-cita mulia pelaksanaan pembangunan dapat perlahan-lahan kita capai," tuturnya. Lewat forum ini, imbaunya, kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting untuk menyusun strategi dan bersinergi agar semua lintas sektor bergerak menurunkan angka stunting di wilayah masing-masing. "Kalau ada pihak yang tidak bersedia mendukung program dan strategi yang telah disusun, segera sampaikan langsung ke saya dan akan diberikan teguran dan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya. Unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, pimpinan OPD terkait, para lurah dan kepala desa se Kecamatan Tebingtinggi, serta lainnya turut hadir.
Musrenbang Desa Bathin Betuah, Ini Arahan Camat Mandau
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Desa Bathin Betuah yang berada nun jauh puluhan kilometer di sebelah timur pusat perkotaan Duri, Kecamatan Mandau gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) anggaran tahun 2024 direalisasikan tahun 2025 mendatang. Camat Mandau, Riki Rihardi hadir di Musrenbang tingkat desa itu. Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan di wilayah Desa untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan dan pembangunan di desa yang didasarkan pada masukan dari RT, RW dan masyarakat setempat. Kegiaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Kepala UPT se Kecamatan Mandau, Ketua BPD, RT RW serta masyarakat se Desa Bathin Betuah turut di sana. "Musrenbangdes dilaksanankan dengan tujuan menampung aspirasi masyarakat. Setelah itu dievaluasi agar dapat disaring dan diverifikasi serta dirangkum agar pembangunan yang mendesak dapat segera kita realisasikan," kata Camat Mandau dalam sambutannya. Kami pihak Kecamatan Mandau ujar Riki Rihardi, sangat mengapresiasi kepada seluruh perangkat Desa, RT RW dan masyarakat Bathin Betuah atas kehadiran serta aspirasinya. "Kita berharap agar usulan atau aspirasi dari seluruh RT RW serta masayarakat dapat direalisasikan pada 2025 mendatang," jelasnya.
Hadiri Musrenbang RKPD Sumut, Syah Afandin Usulkan Skala Prioritas Pendidikan
Musrenbang Langkat
Hadiri Musrenbang RPJPD Riau 2025-2045, Ini Kata Bupati Bengkalis
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharuddin hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2025-2045 di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (29/4). Kegiatan yang dibuka Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto bersamaan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau 2025 dan rembuk stunting tingkat Provinsi Riau. Pj Gubernur Riau menyatakan, digelanya Musrenbang bertujuan untuk menyepakati RPJPD Provinsi Riau 2025-2045 atau visi dan misi arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah Provinsi Riau. "Arah kebijakan ini nantinya bakal sinkron dengan arah kebijakan visi misi sasaran pokok pembangunan jangka panjang nasional dan kabupaten kota serta menjaring masukan terhadap penyempurnaan dokumen yang menjadi rancangan akhir RPJPD Provinsi Riau 2025-2045," ujar SF Hariyanto. Agenda lain, yakni penandatangan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting terintegrasi. Komitmen ini hasil rembuk stunting pada 25 April 2024 lalu. Di mana 9 intervensi sudah disepakati dan akan dipastikan menjadi agenda penting dalam rencana kerja perangkat daerah. "Baik di Pemerintah Provinsi Riau maupun kabupaten dan kota," ulasnya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharudin di Musrenbang tersebut menjelaskan, RKPD memiliki tujuan dan kedudukan yang sangat strategis dalam melaksanakan berbagai kebijakan yang berimplikasi kepada masyarakat Riau. Salah satu perannya yakni dalam penyusunan kebijakan, penganggaran, dan APBD. "Bahkan substansi yang bisa memuat seluruh program serta operasional arah peningkatan kinerja Pemda yang menjadi tanggung jawab kepala daerah yang berperan sebagai instrumen evaluasi pengukur kinerja pemerintah daerah," ucapnya. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungro, Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bapennas, Pungkas Bahjuri Ali, Sekda Provinsi Riau Indra, Kepala BAPPEDA Kabupaten Bengkalis, Rinto, Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan lainnya turut hadir.