Motor
Sorotan terbaru dari Tag # Motor
Ini Lima Tantangan Besar di Balik Bisnis Sewa Motor di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas di berbagai kota, layanan sewa motor terus menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Permintaan yang tinggi seharusnya menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha, tetapi nyatanya industri ini masih berjalan dengan berbagai hambatan yang membuat pertumbuhannya tidak optimal. 1. Belum adanya standarisasi layanan. Hingga saat ini belum ada acuan baku mengenai prosedur penyewaan, sehingga setiap penyedia menerapkan kebijakannya sendiri. Ada yang mensyaratkan jaminan besar, ada yang meminta dokumen tertentu, bahkan ada yang menerapkan metode verifikasi berbeda. Perbedaan ini memicu kebingungan pelanggan dan menimbulkan persepsi bahwa layanan sewa motor sulit diprediksi dari satu kota ke kota lainnya. 2. Risiko keamanan dan kehilangan unit. Berdasarkan laporan komunitas rental motor Indonesia, rata-rata satu unit motor hilang setiap hari di berbagai kota besar. Data ini menunjukkan betapa tingginya risiko operasional yang harus dihadapi pemain usaha, terutama yang belum memiliki sistem verifikasi penyewa. Akibat tingginya potensi kerugian, sebagian penyedia memilih membatasi penyewaan kepada kelompok tertentu sehingga muncul kesan kurang ramah atau diskriminatif bagi masyarakat lokal. 3. Manajemen armada yang masih manual. Banyak usaha kecil dan menengah belum memiliki sistem digital untuk mengelola inventaris motor. Informasi mengenai jadwal servis, status ketersediaan, kondisi kendaraan, hingga histori penyewaan sering kali dicatat di buku atau melalui pesan pribadi. Cara ini rentan terhadap human error dan menyebabkan proses operasional berjalan lambat, terutama saat volume penyewa meningkat pada musim liburan. 4. Persaingan harga yang tidak sehat. Di pasar tertentu, tarif sewa bisa turun hingga 30 persen di bawah harga ideal untuk menutupi biaya perawatan dan depresiasi motor. Ketika harga ditekan terlalu rendah, pemilik usaha terpaksa mengurangi biaya servis dan peremajaan unit. Dampaknya terlihat dari meningkatnya keluhan pelanggan terhadap kondisi motor, terutama di kota-kota dengan permintaan tinggi seperti Bali, Bandung, dan Yogyakarta. 5. Kurangnya integrasi teknologi. Meskipun pelanggan kini terbiasa mencari layanan secara online, banyak penyedia rental masih mengandalkan komunikasi manual melalui telepon atau chat tanpa sistem terpusat. Hal ini membuat proses pemesanan lambat dan tidak efisien, serta menyulitkan pelanggan untuk membandingkan harga dan ketersediaan motor secara cepat. Pelaku usaha kehilangan kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas karena tidak memiliki platform yang dapat diakses kapan saja.
Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu Lewat YourBestie
Jakarta, katakabar.com - Hingga saat ini, ketika seseorang ingin berlibur atau membutuhkan kendaraan untuk mobilitas di suatu kota di Indonesia, prosesnya masih tergolong rumit. Pengguna harus menghubungi penyedia rental motor konvensional secara manual dan kembali membagikan data pribadi setiap kali ingin menyewa. Bahkan, untuk melakukan repeat booking pada merek yang sama pun sering kali diperlukan verifikasi ulang. Hal ini tentu menyulitkan bagi mereka yang kerap bepergian antarkota untuk berbagai keperluan, baik wisata maupun bisnis. Menjawab tantangan tersebut, YourBestie (YB), startup karya anak bangsa yang dibina Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT-UI) serta berada di bawah naungan Meet Ventures, venture capital asal Singapura, telah mengembangkan platform digital penyewaan motor sejak 2024 lalu. Kini, YourBestie telah memiliki jaringan cabang dan mitra di sembilan kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Padang, dan Bali. Ke depannya, YB menargetkan ekspansi ke lebih banyak wilayah di seluruh nusantara agar masyarakat dapat menikmati pengalaman sewa motor yang cepat, aman, dan efisien di mana pun mereka berada. “Harapannya, pelanggan cukup melakukan verifikasi identitas satu kali saja, dan setelah itu bisa menyewa kapan pun serta di mana pun mereka mau. Pindah kota tidak lagi repot mencari penyedia sewa baru, cukup buka aplikasi YourBestie, dan semua sudah siap,” ujar Hanvey Xavero, CEO YourBestie, melalui wawancara dengan wartawan di ajang Singapore Week of Innovation and Technology (SWITCH) 2025 yang digelar di Expo and Convention Centre, Singapura, Kamis (29/10) lalu. Saat ini, tim YourBestie terus berfokus pada pengembangan teknologi, peningkatan layanan, serta perluasan kemitraan di berbagai kota. Dengan dukungan masyarakat dan para mitra strategis, YB berharap dapat menjadi solusi mobilitas digital yang mempermudah perjalanan masyarakat Indonesia, sekaligus membawa inovasi anak bangsa ke panggung global.
Di Muaro Jambi Komoditas Sawit Motor Penggerak Ekonomi Topang Kehidupan Ribuan Petani Kecil
Jambi, katakabar.com - Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menekankan kelapa sawit komoditas unggulan nasional punya andil strategis, baik peningkatan devisa negara, penyediaan lapangan kerja, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Lantaran itu, ia menegaskan pentingnya sektor kelapa sawit sebagai motor penggerak utama perekonomian daerah. Di tingkat daerah, ulas Junaidi, peran sawit tidak hanya sebagai sumber pendapatan pemerintah, tetapi menopang kehidupan ribuan petani kecil. “Di Kabupaten Muaro Jambi, perkebunan kelapa sawit menjadi tulang punggung ekonomi daerah, yang tidak hanya melibatkan perusahaan besar tetapi juga ribuan petani kecil yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini,” jelss Junaidi di agenda pembukaan Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) di Aula Bappeda Muaro Jambi pada Kamis (16/10) kemarin, dilansir dari laman sawitsetara.co, Jumat siang. Tetapi, ucap Junaidi, pengelolaan sawit masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari aspek legalitas lahan, produktivitas rendah di tingkat pekebun rakyat, isu lingkungan hidup, hingga tuntutan pasar global terhadap produk sawit yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh peserta forum untuk aktif memberikan pandangan dan rekomendasi. “Kita tidak menutup mata bahwa pengelolaan perkebunan sawit seringkali menghadapi berbagai tantangan,” terangnya. Di acara tersebut hadir Asisten Bupati, sejumlah kepala OPD, akademisi Universitas Jambi, Ketua Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Muaro Jambi, perwakilan LSM, serta berbagai pihak terkait pembangunan sektor perkebunan di daerah. Tujuan dari konsultasi publik ini untuk menyusun dokumen Rencana Aksi Daerah yang komprehensif dan aplikatif. Konsultasi publik ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama, sesi tanya jawab, dan foto bersama. Menurut, melalui forum konsultasi publik ini pihaknya mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi.
Kaltim Dorong Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau dan Penopang IKN
Balikpapan, katakabar.com - Gubernur Kalimantan Timur atau Kaltim, H Rudy Mas'ud menegaskan komitmen untuk menjadikan kelapa sawit berkelanjutan sebagai motor penggerak ekonomi hijau daerah, dan penopang utama pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Penegasan ini disampaikan di tengah upaya Kalimantan Timur untuk memaksimalkan potensi lahan sawit produktifnya yang mencapai 1,34 hingga 1,57 juta hektar dengan produksi tahunan 17 hingga 19 juta ton Tandan Buah Segar atau TBS. “Keberlanjutan, keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan prinsip harus kita pegang agar sawit benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat,” kata Gubernur Harum, lewat keterangan resmi dilansir dari laman website resmi Pemprov Kaltim, Sabtu (13/9) kemarin. Harum sapaan akrab Gubernur Provinsi Kalimantan Timur tenerima penghargaan sebagai “Gubernur Sawit Indonesia”, sebagai apresiasi atas langkah-langkahnya dorong hilirisasi, diversifikasi produk, serta penguatan konsep ekonomi hijau di sektor perkebunan Kaltim. Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Kalimantan Timur menimpali, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan industri sawit tidak hanya menggerakkan ekonomi, tapi perkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat. Sedang Taufiq Kurrahman, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Provinsi Kalimantan Timur menyatakan, sawit Kalimantan Timur harus menjadi motor ekonomi hijau yang berdaya saing dan memberi manfaat nyata, baik bagi daerah maupun bangsa. Selain itu, Disbun Provinsi Kalimantan Timur juga aktif mempromosikan produk-produk unggulan daerah melalui Toko Kebun Kalimantan Timur, yang menjadi wadah bagi petani, dan pelaku usaha untuk memperluas akses pasar. Inisiatif ini menunjukkan peran Disbun Kalimantan Timur tidak hanya sebagai regulator, tapi juga sebagai fasilitator yang mendukung pengembangan industri perkebunan yang berkelanjutan.
Krakatau Steel: Bisnis Anak Usaha Motor Penggerak Utama Pemulihan dan Pertumbuhan Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan keyakinan besar terhadap peran penting anak-anak perusahaannya guna mencapai target kinerja perusahaan pada tahun 2025. Dengan pengelolaan aset gabungan yang bernilai signifikan dan strategi yang matang, berbagai lini bisnis anak usaha di bawah naungan Krakatau Steel diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi upaya pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan. Krakatau Steel menyoroti secara bersama-sama, anak-anak perusahaannya mengelola portofolio aset yang sangat strategis dan bernilai besar. Aset-aset ini, yang tersebar dari sektor manufaktur baja hilir hingga infrastruktur pendukung industri, menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional grup Krakatau Steel. Sebagai contoh konkret, PT Krakatau Sarana Infrastruktur atau KSI beserta seluruh unit usahanya mengelola aset dengan total nilai mencapai lebih dari USD 809 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp13,41 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 51,91 juta atau setara dengan Rp. 860 milyar dan laba sebesar USD 3,87 juta atau setara dengan Rp. 64,08 miliar. Diketahui, KSI bergerak di sektor infrastruktur vital yang mencakup pengelolaan kawasan industri, pelabuhan, energi, hingga penyediaan air untuk kebutuhan industri. Peran KSI ini sangat krusial dalam mendukung ekosistem industri nasional. Tidak hanya itu, kontribusi signifikan datang dari PT Krakatau Baja Konstruksi atau KBK, dan seluruh entitas anaknya. Perusahaan yang berfokus pada penyediaan baja untuk konstruksi melalui manufaktur baja profil, baja tulangan, pipa baja serta trading produk baja lainnya ini tercatat memiliki total aset sebelum proses eliminasi lebih dari USD 319 juta, atau bila dirupiahkan sekitar Rp5,29 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 83,99 juta atau setara dengan Rp1,39 triliun dan laba sebesar USD 1,09 juta atau setara dengan Rp18,08 miliar. Keberadaan aset produktif ini menempatkan KBK sebagai salah satu pilar penting dalam rantai pasok industri baja hilir dan sektor konstruksi di Indonesia. Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan menyatakan keyakinannya terhadap prospek cerah yang dimiliki anak-anak perusahaan. "Kami melihat potensi luar biasa dari seluruh anak perusahaan kami. Mereka bukan hanya entitas bisnis yang berdiri sendiri, tapi bagian integral dari strategi besar Krakatau Steel untuk kembali bertumbuh dan memberikan nilai optimal bagi pemegang saham serta bangsa Indonesia," kata Muhamad Akbar Djohan.
Gandeng Komunitas Motor BRI Finance Gelar Program TJSL di Rumah Yatim Dhuafa
Bandung, katakabar.com - Sebagai upaya penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG, PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance menunjukkan komitmennya melalui kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan atau TJSL. Lewat kolaborasi dengan komunitas motor 'Semut Aspal' atau dikenal sebagai Komunitas Motor Driver BRI, BRI Finance melaksanakan program bakti sosial yang ditujukan kepada anak-anak yatim piatu di lingkungan sekitar Pengalengan, Bandung. Sebagai bagian dari entitas bisnis yang terus berkembang di tengah masyarakat, BRI Finance memandang kegiatan TJSL sebagai tanggung jawab moral dan etis perusahaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan solidaritas antar bikers. Kegiatan bakti sosial ini salah satu bentuk nyata komitmen BRI Finance dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan komunitas motor 'Semut Aspal' semakin memperkuat bahwa tanggung jawab sosial dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan yang kreatif dan bersinergi. Melalui kegiatan ini, mereka menunjukkan bahwa berbagi dan peduli bisa dilakukan dalam berbagai bentuk serta mampu memberikan dampak positif yang signifikan. Acara bakti sosial tersebut berlangsung di Rumah Yatim Piatu Dhuafa Al Muqorrobun, Pengalengan, Bandung, diwarnai dengan berbagai kegiatan yang penuh esensi kebahagiaan dan harapan kepada anak-anak yatim piatu. Di kegiatan tersebut, turut disampaikan pemberian santunan, bantuan sosial, serta kegiatan hiburan yang positif. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan sampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. "Partisipasi komunitas motor Semut Aspal dalam kegiatan ini adalah momentum yang sangat penting. Dukungannya membawa dampak positif yang besar, terutama bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan bantuan dan perhatian," ujarnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi BRI Finance untuk menjadi mitra yang bukan hanya dalam menghadirkan solusi keuangan, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berdaya. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, kegiatan ini perkuat peran serta BRI Finance dalam memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, sesuai dengan prinsip keberlanjutan perusahaan. Dalam konteks yang lebih luas, ulas Wahyudi, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat sehingga dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
Dukung Hobi Touring Motor, BRI Finance Tawarkan Solusi Pembiayaan Ramah Kantong Para Bikers
Jakarta, katakabar.com - Aktivitas touring motor semakin digemari di Indonesia, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan berkendara jarak jauh. Tidak hanya sebagai sarana rekreasi, touring menawarkan pengalaman menikmati keindahan alam dan budaya setempat, serta membangun ikatan sosial antar sesama pengendara. Fenomena ini semakin berkembang sebagai bagian dari gaya hidup, baik di kota besar maupun daerah kecil, yang turut mendorong pertumbuhan komunitas touring motor dan menciptakan peluang baru di sektor otomotif serta pembiayaan kendaraan. Sebagai anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak dibidang pembiayaan multiguna, PT BRI Multifinance Indonesia atau 'BRI Finance' melihat kegiatan touring sebagai peluang strategis untuk memperluas jangkauan pasar. Hal itu sejalan pula dengan misi BRI Finance dalam strategi captive market yang dijalankan. Data menunjukkan pada 2024, penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 6,33 juta unit, meningkat dari 6,23 juta unit pada tahun sebelumnya, dengan skuter matik (skutik) mendominasi 90,39 persen dari total penjualan. Rupanya Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, turut memperhatikan fenomena ini . Ia menyatakan, touring kini lebih dari sekadar berkendara, tapi menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar sesama bikers dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara. "Antusiasme yang tinggi terhadap budaya touring terlihat dari terus bermunculannya komunitas-komunitas motor baru," ujar Wahyudi. Menyikapi hal itu, BRI Finance menawarkan program pembiayaan motor dengan bunga kompetitif mulai dari 0,75 persen per bulan dan tenor hingga 4 tahun. Penawaran ini bertujuan memperluas jangkauan BRI Finance di segmen pecinta otomotif, khususnya komunitas touring. Dengan strategi ini, BRI Finance tidak hanya fokus pada penetrasi pasar otomotif, tapi pada penguatan keterlibatan dengan komunitas motor yang terus berkembang. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan pembiayaan kendaraan sekaligus memperkuat gaya hidup positif di kalangan bikers. Proses pengajuan yang praktis dan jaringan luas BRI semakin memudahkan masyarakat untuk memiliki kendaraan impian. "Komitmen kami adalah terus mendukung dan memberikan kemudahan kepada pecinta otomotif dalam setiap perjalanan mereka. BRI Finance siap mengoptimalkan potensi pasar yang terus berkembang, sekaligus memperkokoh posisi kami di industri otomotif nasional," jelas Wahyudi Darmawan.
Laka Lantas Bruntun, Jalan Hang Tuah Duri Makan Korban Pemotor Tewas
Duri, katakabar.com - Kecelakaan lalu lintas bruntun telah terjadi antara truk CPO, mobil pribadi, dan sepeda motor di bilangan Jalan Hang Tuah, persisnya di depan salah kuliner, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (18/1) sekitar pukul 20.00 WIB malam. Dari berbagai sumber kepada katakabar.com, Sabtu (19/1) pagi menyebutkan, tabrakan bruntun itu melibatkan, truk CPO merk Mitsubishi plat BM 9874 RO dikemudikan Jhon, mobil merk Toyota Avanza dikemudikan LGS, dan sepeda motor merk Honda Revo A 5282 WW. Tak pelak, pemotor yang mengalami luka-luka berat meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.