Minyakita
Sorotan terbaru dari Tag # Minyakita
Siap-siap! Kuota Minyakita ke Perum Bulog Ditambah Kemendag
Medan, katakabar.com - Kementerian Perdagangan atau Kemendag waktu dekat ini bakal tambah Kuota Minyakita ke Perusahaan Umum atau Perum Badan Urusan Logistik atau Bukog, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. “Kuotanya bakal ditambah Kemendag. Soalnya stok Minyakita di Bulog sudah mulai menipis,” ujar Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen Ahmad Rizal Rhamdan, kepada para wartawan di RM Garuda, Jalan Pattimura, Medan, Jumat (19/9) sore kemarin, seperti dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Sabtu sore. Didampingi Pemimpin Wilayah atau Pimwil Bulog Provinsi Sumatera Utara, Budi Cahyanto dan wakilnya, Erwin Budiyana, Mayjen Ahmad Rizal Ramdhan memastikan penambahan kuota Minyakita tidak akan diiringi dengan kenaikan harga eceran tertinggi atau HET. Penambahan Minyakita ke Perum Bulog dilakukan lantaran pemerintah melihat kalau kondisi perekonomian masyarakat belum pulih, sehingga diperlukan langkah-langkah yang bisa memastikan harga sembilan bahan pokok atau Sembako bisa dijangkau masyarakat. “Enggaklah, enggak naik HET-nya. Kasihan masyarakat, ekonominya belum pulih, masak mau dinaikkan HET Minyakita,” terang mantan Kodam Bukit Barisan Medan ini. Soal keluhan masyarakat terkait kualitas Minyakita berbeda jauh dengan kualitas minyak goreng komersial, Ahmad Rizal Ramdhan menegaskan, hal itu di luar tugas dan kewenangan Perum Bulog. “Sekadar informasi, untuk soal Minyakita ini, tugas Bulog adalah mendistribusikan ke masyarakat, bukan mengolah. Kami menerima kuota Minyakita dari Kemendag dengan HET yang sudah ditetapkan Kemendag juga. Kami tinggal mendistribusikan saja,” bebernya. “Jadi, beda dengan beras. Di situ Perum Bulog jelas punya kewenangan untuk mengolah dari gabah menjadi beras, dan selanjutnya didistribusikan ke masyarakat dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” timpalnya. Kalau stok Minyakita di Provinsi Sumatera Utara, kata Ahmad Rizal Ramdhan, sudah dipastikan stok bakal bertambah seiring dengan penambahan kuota Minyakita secara nasional. “Pastinya saat ini stok Minyakita di Sumater Utara berkurang. Berapa stok yang ada di BulogSumut saat ini, Pak Budi?” tanya Ahmad Rizal Ramdhan kepada Pimwil Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, yang duduk di sebelah kirinya.
Cegah Penyelewangan, Polres Inhu Terus Pantau Pendistribusian MinyaKita
Indragiri Hulu, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) terus mengintensifkan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi MinyaKita guna pastikan tidak terjadi penyelewengan. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari perintah Kapolri yang instruksikan pengecekan langsung ke gudang pemasaran, dan penyaluran. Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas.m Aiptu Misran menyampaikan, upaya ini bentuk pengawasan aktif untuk menjamin ketersediaan dan distribusi MinyaKita tetap sesuai regulasi. "Kami berkomitmen untuk memastikan tidak ada penimbunan atau penyalahgunaan distribusi Minyakita di wilayah Indragiri Hulu," tegasnya. Menurut Aiptu Misran, anggota unit Satreskrim Polres Indragiri Hulu bersama Disperindag melaksanakan pengawasan di gudang pemasaran dan penyalur persinya Jalan Lintas Timur, Desa Sungai Dawu, Kecamatan Rengat Barat, Ahad (16/3).
Tinjau Minimarket, Muzamil Cek Takaran MinyaKita di Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Meranti, tinjau salah satu minimarket di bilangan Jalan Banglas Selatpanjang, Jumat (14/3). Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian takaran produk MinyaKita. Hasilnya tidak menemukan satu dari tiga sampel minyak yang tidak sesuai takaran. Dari pemeriksaan yang dilakukan pihak Disperindag terhadap dua sampel kemasan plastik dan satu botol MinyaKita, satu kemasan plastik hanya berisi 970 ml dari takaran seharusnya 1000 ml.
Takaran Migor Viral, Kapolres Inhu Terjunkan Tim ke Lapangan
Indragiri Hulu, katakabar.com - Takaran mengenai dugaan ketidaksesuaian volume minyak goreng subsidi merk MinyaKita yang dipasarkan hingga ke Indragiri Hulu, Provinsi Riau, saat ini viral. Terkait itu, pihak aparat penegak hukum (APH), Polres Inhu menyoroti hal tersebut dengan melakukan pemantauan ke lapangan untuk melihat ketersediaan produk, dan memastikan takaran MinyaKita sesuai dengan yang tertera pada kemasan. "Benar, anggota unit Tipidter lakukan inspeksi bersama Disperindag Indragiri Hulu ke beberapa lokasi di Kota Rengat, yakni Pasar Rakyat, Toko Alang, Toko Family Mart, dan Toko Bali," ujat AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolres Inhu melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran. Dijelaskan, kegiatan ini tindak lanjut dari instruksi Kapolri pada 10 Maret 2025 di mana pastikan minyak goreng subsidi tersebut hingga ke masyarakat sesuai takaran. Di kegiatan itu, tim mengambil sampel MinyaKita ukuran 1 liter dari beberapa produsen, diantaranya PT Samawa, PT Wilmar Nabati Industri, PT Inti Buana Perkasa, PT Multimas Industri, dan PT Kurnia Tunggal Nugraha. Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan alat ukur volume oleh tim Metrologi untuk memastikan kesesuaian isinya. "Hasil pengecekan seluruh sampel Minyakita yang diuji memiliki isi yang sesuai dengan kemasan, yaitu 1 liter. Artinya tidak ditemukan adanya penyimpangan atau pengurangan volume dalam kemasan yang diperiksa," bebernya. "Kami memastikan minyak goreng subsidi MinyaKita yang beredar di pasaran sesuai dengan standar yang ditentukan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena berdasarkan hasil pemeriksaan, volumenya tetap sesuai dengan yang tertera pada kemasan," terangnya.
Mantap! PT MM Salurkan 40 Ribu Liter MinyaKita ke Masyarakat Pelalawan
Pelalawan, katakabar.com - PT Musim Mas gandeng Dinas koperasi UKM perindustrian perdagangan Kabupaten Pelalawan, salurkan 40.000 liter minyak goreng (migor) kemasan merk MinyaKita dengan harga terjangkau, di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (6/3). Operasi pasar murah ini bentuk dukungan bagi program pemerintah untuk stabilisasi harga minyak goreng di pasaran selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ramadhan, dan idul fitri 1446 hijiriah tahun 2025 masehi. General Manager PT Musim Mas,Jerry Liu menjelaskan, perusahaan berkoordinasi terus dengan pemerintah daerah gandeng distributor dan pengecer untuk salurkan minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau di pasar murah
Pemprov Riau akan Libatkan BUMD Pantau Distribusi Minyakita
Pemprov Riau akan Libatkan BUMD Pantau Distribusi Minyakita