Masuk
Sorotan terbaru dari Tag # Masuk
Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy
Bandung, katakabar.com - Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai akselerator produktivitas sekaligus membuka peluang penghasilan berkelanjutan di era gig economy. Alih-alih berdiri sebagai sesi terpisah, rangkaian kegiatan ini menghadirkan pembelajaran yang saling terhubung, mulai dari pemahaman ekosistem gig economy, optimalisasi produksi konten berbasis AI, transformasi cara kerja kreatif, hingga strategi monetisasi dan kesiapan profesional. Bangun Fondasi Karier Kreatif di Era Gig Economy Perubahan lanskap kerja mendorong semakin banyak kreator beralih ke pola kerja berbasis proyek. Untuk menjawab kebutuhan ini, AI Connect Bandung menghadirkan Digital Talks: Gig Economy 101 for Creators – From Skill to Sustainable Income pada 7 Februari 2026. Sesi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai ekosistem gig economy, alur kerja content creator, serta strategi mengelola penghasilan dan karier jangka panjang. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai partner kerja untuk ideasi konten, perencanaan workflow, hingga optimalisasi waktu produksi. Melalui diskusi interaktif bersama praktisi industri, peserta didorong membangun mindset adaptif dan kesiapan menghadapi dinamika industri kreatif digital. Tantangan umum kreator masa kini bukan kekurangan ide, melainkan menjaga konsistensi dan efisiensi produksi. Hal ini menjadi fokus workshop From Idea to Content: AI-Assisted Content Production yang diselenggarakan pada 8 Februari 2026. Workshop hands-on ini mengajak peserta mengeksplorasi bagaimana AI digital tools dapat diintegrasikan ke dalam alur produksi konten. Peserta belajar menerjemahkan ide menjadi konten siap pakai, membangun workflow yang efisien, serta meningkatkan kualitas dan relevansi konten dengan dukungan AI. Pendekatan aplikatif memastikan peserta tidak hanya memperoleh insight, tetapi juga membawa pulang workflow produksi berbasis AI yang dapat langsung diterapkan Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengubah cara kerja kreator secara fundamental. Perspektif ini dibahas dalam Digital Talks: AI & the Creator Economy: How AI Reshapes Creative Work yang berlangsung pada 14 Februari 2026. Sesi ini membahas bagaimana predictive, generative, dan assistive AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif sehari-hari. Konsep Mega-Tasker Era diperkenalkan untuk menggambarkan bagaimana individu kini mampu menjalankan berbagai peran sekaligus dengan dukungan AI. Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya critical thinking, validasi output AI, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pemanfaatan AI untuk market research, pengembangan buyer persona, serta optimalisasi produksi dan distribusi konten juga menjadi bagian penting dalam diskusi. Dari Konten Jadi Penghasilan: Strategi Monetisasi dan Gig Readiness Sebagai penutup rangkaian Februari, sesi AI Connect: From Content to Income – AI for Monetization & Gig Readiness diselenggarakan pada 21 Februari 2026. Sesi ini membahas strategi mengubah karya konten menjadi sumber pendapatan melalui berbagai model monetisasi seperti freelance, platform digital, kolaborasi brand, dan jasa berbasis keterampilan. Peserta juga mempelajari strategi pricing, positioning, serta penyusunan value proposition untuk memperkuat identitas profesional. Pemanfaatan AI turut dibahas sebagai faktor penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, menjaga konsistensi output, serta memperluas jangkauan distribusi konten. Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menegaskan pentingnya kesiapan talenta digital dalam menghadapi perubahan lanskap kerja. “Melalui program AI Connect, peserta didorong memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan, dan memperkuat daya saing," ujarnya. Harapannya, ucap Mizan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga perspektif baru, kepercayaan diri, dan keberanian untuk beradaptasi, karena keberhasilan di era gig economy ditentukan oleh kesiapan untuk terus belajar dan berkembang. Melalui rangkaian kegiatan sepanjang Februari 2026 ini, Telkom AI Center menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan pendekatan yang komprehensif, dari ide hingga monetisasi, program AI Connect diharapkan mampu membantu kreator dan talenta digital Indonesia menjadikan AI sebagai akselerator kreativitas, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
PT PP Tbk Masuk Daftar Bergengsi FSA 500, Tegaskan Reputasi BUMN Konstruksi Unggulan di Asia Tenggara
- Pelabuhan Benoa Paket B & Bali Maritime Tourism Hub, - Instalasi Pengolahan Air Limbah (Waste Water Treatment Plant) Kawasan Industri Terpadu Batang.
Ada Apa! Satlantas Polres Inhil Cek Kendaraan Masuk ke Tembilahan
Indragiri Hilir, katakabar.com - Satuan Polisi Lalu Lintas atau SatLantas Polres Indragiri Hilir melakukan pengecekan kendaraan angkutan barang dan orang yang masuk ke wilayah Tembilahan sekitarnya. Kegiatan ini sebagai operasi Bung Selamat 2025, pada Jum'at (30/5) di Jalan Suntung Ardi Kecamatan Tembilahan. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora melalui Kasat Lantas Polres Indragiri Hilir, AKP Fandri mengatakan, pengecekan untuk memastikan kendaraan laik jalan.
Bupati Bengkalis Perjuangkan Listrik Masuk ke Seluruh Desa Kabupaten Bengkalis dan Menyala 24 jam
Jakarta, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni menginginkan aliran listrik masuk keseluruh pelosok Desa di Kabupaten Bengkalis, dan menyala 24 jam. Untuk mewujudkan itu, Bupati Perempuan Pertama di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis sampaikan usulan langsung kepada PT PLN di Jakarta. Usulan Bupati Bengkalis disampaikan kepada Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto disaksikan Gubernur Riau, Abdul Wahid dan Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, di Kantor Pusat PT PLN, Selasa (6/5). Menurut Kasmarni, listrik sangat dibutuhkan masyarakat, dan semua menginginkan agar pelayanan listrik bisa 24 jam. "Usulan strategis kami kepada PT PLN, pertama perluasan jaringan listrik ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Lalu, pelaksanaan program subsidi atau stimulus pemasangan sambungan baru untuk masyarakat kurang mampu, guna mendorong percepatan elektrifikasi," jelasnya. Secara rinci Bupati Bengkalis menjabarkan, dari data yang telah dihimpun hingga pertengahan tahun 2024, Kondisi Rasio Elektrifikasi, Jumlah Kepala Keluarga atau KK di Kabupaten Bengkalis sebanyak 195.940 Kepela Keluarga atau KK. Dari jumlah tersebut, total 160.036 Kepala Keluarga atau KK telah mendapatkan akses listrik dari PLN, dan sebanyak 1.430 Kepala Keluarga atau KK memperoleh listrik dari sumber non-PLN, tapi terdapat 2.610 Kepala Keluarga atau KK yang belum merasakan sentrum atau listrik sama sekali, baik dari PLN maupun non-PLN. "Desa yang belum teraliri listrik secara merata, meliputi Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir, Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan dan Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil," bebernya. Kepala Daerah Bengkalis ini berharap, melalui kerja sama yang erat dengan PT PLN, pemerataan akses listrik dapat segera tercapai, terutama untuk masyarakat di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal atau 3T, sehingga target elektrifikasi 100 persen yang adil dan merata dapat terwujud waktu dekat. Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto sambut baik usulan tersebut. Menurutnya usulan itu sejalan dengan komitmen PT PLN yang ingin mewujudkan listrik yang handal, dengan pelayanan 24 jam. "Kami mendapatkan komitmen dari Presiden RI, pada 2029 mendatang Desa maupun Dusun di seluruh Indonesia 100 persen telah dialiri listrik. Seluruh biaya listrik Desa membutuhkan total dana Rp48 triliun, kira kira Rp9 hingga Rp10 triliun per tahun. Kami bakal lebih memantapkan program kami, kalau Riau itu mudah-mudahan tahun 2027 sudah clear teraliri listrik," jelasnya.
'Aksi Nyata' Pintu Masuk Kemitraan dan Promosi BPDP Secara Digital
Jakarta, katakabar.com - Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana sekaligus PLT Direktur Kemitraan BPDP, Kabul Wijayanto meluncurkan Aplikasi Kemitraan dan Promosi Perkebunan Punya Kita atau Aksi Nyata, di Kantor BPDP, di pekan keempat Februari 2025 lalu. Hal itu menandakan pemanfaatan aplikasi sebagai pintu penerimaan kegiatan kemitraan dan promosi secara digital di tahun 2025. Dengan Aplikasi Aksi Nyata ini, kata Kabul Wijayanto, seluruh pengajuan pendanaan kegiatan promosi kelapa sawit menggunakan aplikasi digital. Di mana proses dimulai sejak pengajuan proposal, progres proposal, status pengajuan, pengiriman dokumen, revisi proposal hingga persetujuan bisa dilihat langsung di dashboard aplikasi. “Dengan aplikasi ini, mitra bisa melihat sudah sejauhkan progres proposal yang sudah diajukan, termasuk untuk kepentingan audit jika dibutuhkan. Intinya kami mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya. Total ada 75 peserta dari perwakilan Kementrian Pengarah BPDP, asosiasi sawit dan media massa, peluncuran Aksi Nyata menjadi sarana sosialisasi program BPDP. Selain itu, di acara itu disampaikan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto terkait efesiensi anggaran dalam mendukung program Pemerintah ke peserta acara peluncuran Aplikasi dan Sosialisasi Aksi Nyata. Peserta yang hadir langsung di Kantor BPDP di Gedung Graha Mandiri sebanyak 20 peserta dan sisanya mengikuti kegiatan ini melalui daring.
Ini Alasan XRP Layak Masuk Watchlist Kripto Anda di 2025
Jakarta, katakabar.com - XRP kembali jadi sorotan dunia kripto setelah diprediksi memiliki potensi besar di tahun 2025. Pada sebuah segmen di FOX Business, David Stryzewski, CEO Sound Planning Group menyebutkan, XRP bisa menjadi aset yang patut dipertimbangkan oleh investor kripto. Dengan perannya yang semakin penting dalam sistem pembayaran global dan didukung oleh inovasi Ripple, XRP diperkirakan akan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, bahkan di tengah dominasi Bitcoin yang terus melampaui harga $100.000 (sekitar Rp1,6 miliar). Keunggulan utama XRP terletak pada kemampuannya menyediakan solusi pembayaran berbasis blockchain yang cepat, efisien, dan hemat biaya. Stryzewski menjelaskan, meskipun XRP pernah menghadapi tantangan berat akibat gugatan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), situasi kini telah berubah drastis.
Daftar Token Teratas di XRP Ledger Wajib Masuk Watchlist
Jakarta, katakabar.com - XRP Ledger atau XRPL dikenal sebagai blockchain dengan kecepatan transaksi tinggi dan biaya rendah, menjadikannya pilihan utama bagi investor dan pengembang. Teknologi desentralisasi XRPL dukung berbagai proyek inovatif di dunia aset digital. Salah satu token unggulan di XRPL adalah Sologenic atau SOLO, yang menggabungkan aset kripto dan tradisional dalam satu platform. Dengan volume perdagangan harian $884,4K dan kapitalisasi pasar $151 juta, SOLO telah menarik lebih dari 220 ribu pemegang, membuktikan daya tariknya di kalangan pengguna XRPL. Artikel ini membahas token teratas di XRP Ledger yang berpotensi besar bagi investor. Jangan lewatkan peluang emas ini! Token Kedua: ARMY (ARMY) Selain SOLO, token kedua yang menarik perhatian adalah ARMY. Token ini mencerminkan prinsip demokrasi dalam komunitas XRP, karena tidak ada suplai dari pengembang. Diperdagangkan di XPMarket DEX, ARMY memberikan peluang kepada penggemar XRP untuk memperkuat posisi mereka di pasar desentralisasi. Meskipun mengalami penurunan harga sebesar 4,22% dalam 24 jam terakhir, ARMY tetap memiliki kapitalisasi pasar sebesar $38,8 juta dan didukung oleh 9,5 ribu pemegang.
Dalam Sebulan XRP Melonjak 300 persen, Kini Masuk Top 5 Kripto Berdasarkan Market Cap
Jakarta, katakabar.com - XRP Ripple belum lama ini mengalami lonjakan harga yang luar biasa, melonjak lebih dari 300 persen dalam sebulan. Kenaikan harga ini membawa XRP ke posisi lima besar dalam peringkat kapitalisasi pasar kripto, melampaui Solana (SOL) dan stablecoin USDT. Saat ini, XRP memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $121 miliar, menempatkannya di atas Solana yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar $112,2 miliar. Harga XRP yang naik drastis ini tidak terlepas dari sejumlah faktor kunci yang mempengaruhi pasar kripto secara keseluruhan. Salah satu faktor terbesar adalah perkembangan positif dalam kasus hukum antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Ripple memenangkan beberapa fase pengadilan, dan spekulasi mengenai kemungkinan solusi damai semakin meningkatkan kepercayaan investor. Selain itu, pernyataan bahwa Ketua SEC, Gary Gensler, akan meninggalkan jabatannya pada Januari mendatang juga memberi dampak positif terhadap harga XRP.
Eksplorasi Peluang dan Potensi Masuk Pasar Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Temukan wawasan mendalam tentang strategi masuk pasar di Indonesia. Jelajahi faktor-faktor penting, peluang pasar, dan tips dari para ahli untuk sukses memasuki pasar Indonesia. Indonesia, kepulauan terbesar di dunia, tawarkan peluang pasar yang luas bagi bisnis yang ingin berkembang. Dengan perekonomian yang tumbuh pesat, populasi muda, dan lokasi strategis di Asia Tenggara, Indonesia menjadi tujuan menarik bagi investasi asing.
TD Investasi di Aloft Untuk Masuk ke Pasar AS Dorong Pengembangan UTM Global
Jepang, katakabar.com - Terra Drone sekarang ini jadi pemegang saham terbesar dari Aloft, pemasok Layanan UAS yang diakui FAA terbesar dengan lebih dari 84 persen dari semua izin ruang udara pengguna drone. Terra Drone Corporation (Terra Drone), penyedia teknologi drone dan Mobilitas Udara Lanjutan (AAM) terkemuka yang berbasis di Jepang, telah mengumumkan investasi di Aloft Technologies (Aloft), sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan Unmanned Traffic Monitoring (UTM), dan pemimpin pasar dalam manajemen armada drone dan ruang udara di Amerika Serikat. Investasi ini membuat Terra Drone menjadi pemegang saham terbesar di Aloft, dengan Aloft menjadi perusahaan afiliasi Terra Drone. Selain itu, dewan direksi Aloft telah menunjuk Yuki Ueno, pejabat eksekutif Terra Drone yang bertanggung jawab atas bisnis Manajemen Unmanned Aerial System Traffic Management (UTM) domestik dan internasional, ke dewan Aloft. Kemitraan ini menandai masuknya secara resmi Terra Drone ke Amerika Serikat, yang dianggap sebagai pasar terbesar di dunia untuk drone dan AAM. Bersama dengan Aloft dan Unifly, penyedia UTM berbasis di Belgia yang menjadi anak perusahaan Terra Drone sejak Juli 2023, Terra Drone berada dalam posisi untuk berkontribusi pada pengembangan ekosistem UTM secara global. Toru Tokushige, Pendiri dan CEO Terra Drone, menyatakan, kami melihat masa depan di mana drone dan AAM menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Implementasi dan operasi yang lancar dari sistem UTM penting untuk mewujudkan impian ini menjadi kenyataan. "Kami telah fokus pada teknologi UTM sejak awal perkembangan drone, dengan investasi awal kami di Unifly dimulai dari tahun 2016 lalu," ujarnya. Sekarang, kata Toru, saat drone dan AAM memasuki fase pengembangan baru, UTM telah menjadi prioritas bagi otoritas penerbangan di seluruh dunia. Dengan berinvestasi di Aloft dan menjadi pemegang saham terbesarnya, kami bermaksud untuk lebih mengembangkan UTM secara global. "Kami berencana untuk berkembang dengan agresif di AS, yang dianggap sebagai pasar terbesar untuk drone dan AAM,” ulasnya. "Integrasi sistem UTM sangat penting untuk ekspansi, skalabilitas, dan keberlanjutan operasi drone global,” ujar Jon Hegranes, Pendiri dan CEO Aloft. Kerja sama kami dengan Terra Drone menempatkan kami di garis depan evolusi ini, tutur Jon, memberikan kami kesempatan unik untuk menyelaraskan standar operasional dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan penerbangan drone secara internasional. Dibandingkan dengan Jepang, terdapat sekitar 2,4 kali lipat lebih banyak drone terdaftar dan 62 kali lipat lebih banyak pesawat berawak terdaftar di AS. Selain itu, sejumlah perusahaan AS sedang mengembangkan dan memproduksi drone dan UAM. Pada Juli 2023, FAA merilis rencana implementasi “Innovate 2028” menyediakan langkah-langkah yang diperlukan oleh mereka dan lainnya untuk memungkinkan operasi mobilitas udara canggih dengan aman dalam jangka pendek. Administrasi Penerbangan Federal (FAA), "Drones by the Numbers": (Tautan: https://www.faa.gov/uas) Administrasi Penerbangan Federal (FAA), "Survei Aktivitas Penerbangan Umum dan Bagian 135: (Tautan: https://www.faa.gov/data_research/aviation_data_statistics/general_aviation/cy2022) Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata, "Status Studi tentang Mobilitas Udara Generasi Berikutnya": (Tautan:https://www.mlit.go.jp/common/001612459.pdf) Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata, "Jumlah Pesawat Terdaftar": (Tautan: https://www.mlit.go.jp/koku/koku_tk1_000040.html) Aloft didirikan pada tahun 2015. Dengan investasi dari produsen pesawat komersial dan peralatan antariksa Boeing's Corporate Venture Capital (CVC) dan Travelers Insurance, salah satu perusahaan asuransi terbesar di AS, Aloft adalah pemasok layanan UAS yang disetujui oleh FAA terkemuka, menggerakkan lebih dari 84% dari semua izin ruang udara pada Oktober 2022 (*1), dan tahun lalu mengumumkan bahwa mereka telah melampaui 1 juta permintaan Low Altitude Authorization and Notification Capability (LAANC) (*2). Aloft menyediakan sistem manajemen armada drone berbasis awan yang memungkinkan manajemen terpusat informasi pesawat udara dan pilot (*3). Solusi ini mendukung operasi drone lengkap, mengelola alur kerja dari pra-penerbangan hingga pasca-penerbangan, dan mencapai otomatisasi dan kepatuhan. Fitur-fitur kunci lain dari solusi ini termasuk manajemen pesawat dan aset, berbagi video live real-time, dan komunikasi suara dua arah. Setiap industri utama telah mengadopsi platform Aloft untuk manajemen operasi drone yang kritis, termasuk energi, utilitas, minyak dan gas, media, konstruksi, asuransi, dan keamanan publik. Selain itu, Aloft memiliki sertifikasi SOC2 Type II dan ISO 27001 untuk keamanan. Catatan *1 “Aloft Launches New Fleet & UTM Capabilities, Surpassing 84% of LAANC Airspace Authorizations In September” –[Link:https://www.aloft.ai/blog/aloft-launches-new-fleet-utm-capabilities-surpassing-84-of-laanc-airspace-authorizations-in-september/] *2 Low Altitude Authorization and Notification Capability (LAANC): Sebuah UTM disederhanakan di Amerika Serikat untuk manajemen ruang udara, termasuk operasi persetujuan dan sertifikasi, untuk pesawat tanpa awak di ketinggian rendah. Perhitungan didasarkan pada laporan LAANC FAA dan data pengguna Aloft, terakhir diterbitkan dalam laporan “State of LAANC” Aloft bulan September lalu. “State of LAANC: Aloft Crosses 1M Airspace Authorizations” – Link:https://www.aloft.ai/blog/state-of-laanc-aloft-crosses-1m-airspace-authorizations/ *3 Sistem manajemen armada: Sebuah sistem yang meng sentralisasi manajemen operasional pilot dan beberapa pesawat. Tentang Aloft Aloft Technologies, Inc., didirikan pada tahun 2015, berada di garis depan manajemen armada drone dan ruang udara. Menggerakkan lebih dari dua pertiga semua izin ruang udara drone di Amerika Serikat, Aloft adalah Pemasok Layanan UAS LAANC terdaftar #1 (USS). Platform dinamis ruang udara yang dipatenkan oleh Aloft merupakan bagian integral dari Aloft UTM yang hingga saat ini telah menggerakkan lebih dari 1 juta izin ruang udara. Basis pengguna Aloft yang beragam mencakup sektor rekreasi, komersial, pemerintah, penegakan hukum, dan mobilitas udara canggih. Air Aware adalah edisi terbaru dari platform UTM Aloft yang juga mencakup Air Control untuk manajemen armada, tim, dan ruang udara canggih, dan Geo untuk keamanan publik dan lembaga lain yang diverifikasi untuk mempublikasikan informasi keamanan dan kepatuhan langsung ke peta ruang udara Aloft. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.aloft.ai/ Tentang Terra Drone Terra Drone adalah perusahaan teknologi drone dan Urban Air Mobility (UAM) yang berpionir yang berkantor pusat di Jepang. Dengan misi untuk "Membuka Dimensi X" dan menciptakan masa depan yang makmur dengan "menyeberangi" jembatan, Terra Drone mengintegrasikan berbagai bidang untuk mendorong inovasi dan menemukan solusi. Teknologi-teknologi paten milik perusahaan ini dalam drone, sensor, dan perangkat lunak menjadi dasar dari solusi khusus mereka yang mencakup survei dan inspeksi hingga penyemprotan pestisida dan sedang merevolusi industri-industri kunci termasuk minyak dan gas, konstruksi dan rekayasa, kimia, listrik, dan pertanian secara global. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.terra-drone.net. Kontak: Nilam Purnama Email: info@terra-drone.co.id Website: www.terra-drone.co.id Telepon: 0812 6559 4857