Malahayati

Sorotan terbaru dari Tag # Malahayati

Pelindo Multi Terminal Optimalkan Kinerja dan Fasilitas di Pelabuhan Malahayati Nasional
Nasional
Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Pelindo Multi Terminal Optimalkan Kinerja dan Fasilitas di Pelabuhan Malahayati

Banda Aceh, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) selaku subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berfokus pada pengelolaan dan operasional terminal nonpetikemas, terus mengoptimalkan kinerja layanan di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar. Hingga September 2025, pelabuhan ini mencatat realisasi trafik yang terdiri dari berbagai jenis komoditas, mulai dari bag cargo, hingga curah cair dan curah kering. Berdasarkan data operasional, total bag cargo yang terealisasi hingga September 2025 mencapai 10.691 ton, sedangkan untuk kontainer mencapai 8.406 TEUs. Sementara, untuk komoditas curah cair tercatat sebanyak 62.953 ton, dan curah kering sebanyak 3.075 ton. "Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus logistik dan memperkuat peran Pelabuhan Malahayati sebagai simpul penting distribusi barang di wilayah Aceh dan sekitarnya," terang Branch Manager SPMT Malahayati Agust Deritanto. Pelabuhan Malahayati yang berlokasi di Krueng Raya, Aceh Besar, merupakan salah satu pelabuhan strategis di bawah pengelolaan Pelindo Multi Terminal. Pelabuhan ini didominasi oleh kegiatan bongkar muat komoditas semen curah, semen bag, aspal, pozolan, dan beras, yang sebagian besar merupakan produk ekspor asal Aceh. Dengan kedalaman alur -9 mLWS (mean low water springs) dan panjang dermaga mencapai 380 meter, yang didukung dengan fasilitas pelabuhan meliputi lapangan penumpukan seluas 13.980 m² dan area pergudangan tertutup 800 m² yang berfungsi untuk penyimpanan sementara berbagai jenis muatan. Untuk mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat, Pelabuhan Malahayati juga dilengkapi dengan 1 unit reachstacker, 1 unit harbour mobile crane (HMC), 2 unit mobile crane, 3 unit forklift, dan 3 unit head truck. Peralatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Pelindo Multi Terminal dalam menjaga produktivitas, keselamatan, dan keandalan layanan operasional pelabuhan. “Pelabuhan Malahayati memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang logistik Aceh, terutama dalam mendukung ekspor komoditas unggulan daerah. Kami terus melakukan optimalisasi fasilitas dan pelayanan agar operasional di pelabuhan ini semakin efisien dan berdaya saing untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia bagian barat,” kata Agust Deritanto.

Kos kosan Malahayati Duri Terbakar Penghuni Berhamburan Selamatkan Diri Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 20 Juni 2024 | 08:22 WIB

Kos kosan Malahayati Duri Terbakar Penghuni Berhamburan Selamatkan Diri

Mandau, katakabar.com - Kos-kosan Malahayati yang berlokasi di Jalan Sudirman Duri, Kelurahan Air Jamban, Kecamtan Mandau, Kabupaten Bengkalis terbakar. Penghuni kos-kosan berhamburan keluar selamatkan diri, pada Kamis (20/6) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Saat terjadinya kebakaran para penghuni kos-kosan masih terlelap tidur. Beruntung seorang penjaga penginapan melihat ada kobaran api di atas plafon salah satu kamar, dan sigap membangunkan para penghuni kamar. Tak pelak, para penghuni lari berhamburan lintang pukang keluar menyelamat kan diri. Pengelola penginapan, Kevin saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis pagi menyatakan tidak tahu dari mana sumber api yang menghanguskan 8 kamar, nasib baik tidak ada korban saat peristiwa terjadi. Dari pengamatan sejumlah warga menyebutkan terlihat kobaran api begitu besar. Apalagi bangunan penginapan sudah tua jadi mudah dilalap api. Petugas Pemadam kebakaran atau Damkar dengan kerahkan tiga unit Damkar sipimpin Danton Jefrianto menjinakkan api. Dan sekitar satu jam setengah api sudah dapat dipadamkan. "Kuat dugaan api yang melalap bangunan kos-kosan disebabkan arus pendek, lantaran sumber api dari atas plafon bukan dari dapur atau dari lantai kamar," ujar Jefrianto. Seorang warga yang bertetangga dengan kos-kosan, Herman menuturkan, enggak menduga terjadi kebakaran apalagi lokasi kebakaran selama ini aman-aman saja, tidak ada masalah dan bisa jadi mungkin kurangnya perhatian pihak pengelola fasilitas di situ. Hingga berita ini diterbitkan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan masih menunggu penyelidikan dari Polsek Mandau. Sedang, kerugian akibat musibah kebakaran tersebut belum dapat diketahui.