Makassar
Sorotan terbaru dari Tag # Makassar
Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar
Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) lewat inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) gelar AI Connect Offline Series di AI Center Makassar sebagai upaya perkuat kapabilitas developer di kawasan timur Indonesia dalam memanfaatkan kecerdasan buatan pada proses pengembangan perangkat lunak. Usung tema “Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development”, kegiatan ini membahas pemanfaatan AI dalam mendukung proses pengembangan aplikasi, mulai dari penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data. Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan peran penting talenta digital dalam mendorong transformasi di berbagai sektor. Faizal lantas soroti pemanfaatan teknologi seperti machine learning dan deep learning dalam mendukung pengolahan data dan pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan. “Pemanfaatan AI Coding Assistants menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas developer sekaligus mempercepat siklus pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri,” beber Faizal. Kegiatan ini implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE, yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri. Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari pengembangan talenta hingga penerapan solusi di berbagai sektor. CTOO Digisaurus.id, Muhammad Zulfikar Aris, menimpali sebagai salah satu partner turut berbagi pengalaman praktis mengenai penggunaan AI Coding Assistants untuk meningkatkan efisiensi kerja, serta menghasilkan kode yang lebih optimal. D Di sesi tersebut, pembahasan difokuskan pada bagaimana AI Coding Assistants mampu mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara end-to-end. Teknologi ini dinilai dapat membantu developer dalam menyusun kode secara lebih efisien, meminimalkan kesalahan, hingga mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data. Pemanfaatan asisten berbasis AI kini menjadi bagian penting dalam workflow modern developer untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas output secara signifikan. Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung, di mana peserta mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti Google Antigravity dan FlutterFlow. Sesi ini memberikan gambaran konkret mengenai percepatan proses pengembangan aplikasi melalui pemanfaatan teknologi AI. Di kegiatan sama, Telkom turut memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform sebagai wadah kolaborasi digital yang menyediakan informasi teknologi terkini, pengembangan kompetensi, serta akses terhadap peluang proyek dan kerja lepas bagi talenta digital. Melalui kegiatan ini, Telkom terus mendorong penguatan ekosistem talenta digital serta peningkatan literasi teknologi di masyarakat. AI Center Makassar diharapkan dapat berperan sebagai pusat kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung lahirnya inovasi digital dan pengembangan kapabilitas talenta di Indonesia.
Mini Demo Day Tampilkan Solusi AI Otomasi Workflow UMKM di Makassar
Makassar, katakabar.com - Talenta digital mempresentasikan solusi AI untuk otomasi workflow UMKM dalam Mini Demo Day yang digelar Telkom AI Center Makassar lewat program AI Connect. Program AI Connect yang diinisiasi Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence gelar Mini Demo Day – AI Automation for SME pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Telkom AI Center Makassar. Kegiatan ini menjadi wadah bagi developer muda, mahasiswa, dan talenta teknologi untuk mempresentasikan berbagai solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi operasional usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inisiatif ini dinilai relevan mengingat sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai lebih dari 64 juta unit usaha, atau sekitar 99 persen dari total unit usaha, dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan inovasi teknologi yang dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Pada sesi Mini Demo Day, beberapa tim mempresentasikan proyek AI yang berfokus pada otomasi proses bisnis UMKM, di antaranya KasirTa' POS, sistem kasir pintar berbasis AI dengan fitur input suara, serta SmartBiz Blast AI, asisten pemasaran digital yang membantu menghitung profitabilitas produk sekaligus mengotomatisasi promosi. Selain itu, peserta juga menampilkan Laporin.AI yang mampu mengubah data mentah menjadi laporan bisnis secara otomatis, Mandja.bot sebagai chatbot layanan pelanggan berbasis web, U-Smart Apps untuk menghasilkan visual promosi produk secara otomatis melalui teknologi AI generatif, serta SAPI (Sistem Atur Penjualan & Inventory) yang membantu pengelolaan penjualan dan stok barang secara lebih terstruktur. Sesi demo menghadirkan Khairul Umam dari Inkubator Bisnis Kota Makassar dan Kholil Haq Al Hakim CTO GoDentist. Keduanya berperan sebagai judges yang memberikan feedback kepada peserta terkait pengembangan model bisnis, serta aspek teknologi dan implementasi Artificial Intelligence dari solusi yang dipresentasikan. Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, pada sesi opening menyampaikan keynote pemanfaatan teknologi AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka peluang inovasi baru bagi pelaku usaha. “Melalui program seperti ini, kami ingin membantu talenta digital tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana solusi AI tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi bisnis dan memiliki model yang berkelanjutan,” kata Mizan. Salah satu peserta, Fachrul Muslihi, yang mengembangkan KasirTa' POS, menyampaikan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi talenta teknologi untuk menguji sekaligus menyempurnakan solusi yang dikembangkan. “Melalui kegiatan ini kami mendapatkan banyak masukan dari praktisi industri, terutama terkait bagaimana solusi AI yang kami bangun dapat lebih relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan berpotensi untuk diterapkan atau mendapatkan usecase di Inkubator Bisnis Kota Makassar,” ulasnya. Melalui kegiatan ini, AI Center Makassar mendorong lahirnya inovasi AI yang tidak hanya berhenti sebagai prototipe, tetapi mampu berkembang menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan pelaku UMKM serta berpotensi diimplementasikan secara nyata di dunia usaha.
AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital
Makassar, katakabar.com - AI Center Makassar dorong talenta digital kembangkan proyek Artificial Intelligence jadi produk bisnis dengan model pendapatan berkelanjutan melalui program AI Clinic. Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital. Laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama World Bank menyebutkan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar 600 ribu talenta per tahun. Tetapi, banyak talenta teknologi masih berfokus pada pengembangan prototipe atau portofolio tanpa pendampingan yang memadai untuk mengubah inovasi tersebut menjadi produk bisnis yang berkelanjutan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Makassar gelar AI Clinic for Business: Turning AI Projects into Recurring Income, Sabtu di penghujung pekan pertama Maret 2026,di Telkom AI Center Makassar. Program ini menjadi ruang diskusi dan mentoring bagi talenta digital agar proyek Artificial Intelligence (AI) yang sebelumnya masih berupa prototipe atau portofolio dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai komersial. Di kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi komersialisasi solusi AI, mulai dari penyusunan model bisnis, identifikasi kebutuhan pasar, hingga pengembangan skema monetisasi berbasis recurring income. Pendekatan ini bertujuan membantu talenta teknologi tidak hanya menciptakan inovasi teknis, tetapi juga memahami cara menghadirkan produk AI yang relevan dan berkelanjutan di pasar. Sesi pembukaan menghadirkan pemaparan dari Khairul Umam yang membahas strategi pengembangan model bisnis serta peluang inkubasi bagi startup berbasis teknologi. Selain itu, Kholil Haq Al Hakim turut memberikan wawasan mengenai penguatan aspek teknis serta implementasi Artificial Intelligence agar solusi yang dikembangkan peserta lebih siap diterapkan di dunia industri. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan mentoring one-on-one, di mana setiap tim memperoleh masukan spesifik terkait strategi bisnis, kesiapan teknologi, serta peluang komersialisasi solusi AI yang mereka kembangkan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan arahan praktis yang dapat langsung diterapkan pada pengembangan proyek mereka. Salah satu peserta, Silmi Hafizat, menceritakan sesi mentoring memberikan perspektif baru mengembangkan proyek teknologi menjadi produk bisnis. “Sesi mentoring sangat membuka wawasan kami, bukan hanya dari sisi teknis tetapi juga bagaimana menyusun model bisnis yang realistis dan skema pendapatan berulang. Kami jadi lebih memahami langkah konkret untuk membawa prototipe kami ke pasar,” ujarnya. Sedang, Mizan Lazuardi menegaskan bahwa AI Clinic dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan teknis dan kesiapan komersial talenta digital. “Kami ingin memastikan inovasi AI tidak berhenti pada tahap prototipe, tetapi berkembang menjadi produk digital yang memiliki model pendapatan berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha,” jelasnya. Melalui program ini, Telkom AI Center Makassar tidak hanya mendorong peningkatan keterampilan teknologi, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan digital bagi talenta muda. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi AI yang tidak berhenti sebagai proyek pengembangan, tetapi berkembang menjadi startup teknologi dan solusi digital yang memberikan dampak nyata bagi dunia usaha, khususnya sektor UMKM, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia Timur.
Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular KS Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik
Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) perkuat komitmen pembangunan nasional melalui inovasi infrastruktur baja modular yang cepat bangun dan adaptif. Langkah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara luas. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan transformasi produk baja modular merupakan manifestasi nyata keberpihakan perusahaan terhadap kepentingan publik. Menurutnya, baja modular bukan sekadar inovasi konstruksi, melainkan sebuah gerakan sosial (social movement) untuk menyediakan fasilitas fisik yang aman, layak, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. “Fokus kami melampaui aspek komersial. Kami berkomitmen memastikan teknologi baja nasional hadir sebagai solusi kemanusiaan sekaligus pilar pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, sekaligus menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron dan Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Baja Modular: Inovasi Humanis Krakatau Steel untuk Negeri Bagi Krakatau Steel Group, baja bukan sekadar komoditas, melainkan solusi kemanusiaan yang nyata. Melalui teknologi modular yang cepat bangun, Perseroan mengawali tahun 2026 dengan aksi nyata di tiga titik strategis Indonesia. Langkah dimulai pada 2 Februari 2026 lalu di Sumatra Utara, melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengakselerasi program Makan Bergizi Gratis. Komitmen ini berlanjut ke Bener Meriah, Aceh pada 12 Februari, di mana Klinik Darurat Waskita hadir sebagai respons cepat bagi warga terdampak banjir bandang. Perjalanan ini kemudian mencapai Makassar pada 18 Februari dengan tuntasnya SPPG Modular di Universitas Hasanuddin. Rangkaian proyek ini membuktikan di tangan Krakatau Steel, kekuatan baja telah bertransformasi menjadi infrastruktur pelayanan publik yang adaptif, aman, dan sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan rakyat. Inovasi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan Baja modular Krakatau Steel bukan sekadar soal kecepatan, melainkan manifestasi konstruksi masa depan yang ramah lingkungan. Melalui optimalisasi material yang minim limbah, tahan lama, dan fleksibel untuk dipindahkan, inovasi ini menjadi jawaban atas tantangan pembangunan hijau di Indonesia. Langkah strategis ini selaras dengan agenda nasional pembangunan berkelanjutan yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto. Dengan memadukan efisiensi industri dan pelestarian lingkungan, Krakatau Steel memastikan setiap infrastruktur yang dibangun hari ini adalah warisan yang aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
MyRepublic Air Resmi Lulus Uji Laik Operasi Siap Hadirkan Internet FWA di Makassar
Jakarta, katakabar.com - MyRepublic Indonesia resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) perdana layanan MyRepublic Air di Makassar dan dinyatakan lulus. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk beroperasi secara resmi sebagai layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal, dan mendukung percepatan pemerataan digital di Indonesia. Pelaksanaan ULO MyRepublic Air di Makassar turut dihadiri Direktur Layanan Ekosistem Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Geryantika Kurnia, serta Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan. Proses Uji Laik Operasi dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat operasional layanan FWA. Momen penting ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan, kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku sebelum layanan resmi dioperasikan secara komersial. Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan lulus Uji Laik Operasi dan berhasil melampaui standar minimum kecepatan unduh yang ditetapkan Kementerian Komdigi, dengan capaian hingga 100 Mbps. Selain itu, layanan ini juga memenuhi seluruh ketentuan kualitas layanan serta regulasi teknis dan operasional, sehingga secara resmi berhak memperoleh lisensi operasional sebagai penyedia layanan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA). CTO MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa Uji Laik Operasi MyRepublic Air mencakup pengujian menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas koneksi, latensi, serta kualitas layanan end-to-end sesuai parameter teknis yang ditetapkan regulator. “Hasil ULO menunjukkan jaringan MyRepublic Air mampu beroperasi secara konsisten dan melampaui ambang batas minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan. Dengan desain arsitektur jaringan yang scalable, MyRepublic Air siap memperluas layanan FWA secara bertahap di berbagai wilayah dengan tetap menjaga standar kualitas layanan,” kata Hendra. Pelaksanaan ULO ini tahapan lanjutan setelah MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air sebagai layanan internet FWA terbaru untuk masyarakat. MyRepublic Air siap menjadi solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic AirMasyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1) Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2) Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3) Lakukan verifikasi melalui OTP 4) Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.
AI Connect Makassar Series, Kupas Cara Kerja Vibe Coding dan Prinsip Etis AI Assisted Development
Makassar, katakabar.com - AI Connect Makassar Series mengupas cara kerja Vibe Coding serta prinsip etis dalam AI-Assisted Development. Acara ini menghadirkan pemateri dari akademisi dan industri, disertai demo langsung, diskusi, dan kuis interaktif yang diikuti lebih dari 100 peserta. Telkom AI Center of Excellence Makassar menggelar event “AI Connect Makassar Series: How Vibe Coding Works & Ethics” secara daring, pada 9 Desember 2025. Acara yang dipandu oleh Sunarti M.R., Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, ini diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, praktisi teknologi, hingga komunitas digital. Kegiatan ini mengangkat tren pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pengembangan perangkat lunak melalui pendekatan Vibe Coding, sekaligus menyoroti pentingnya aspek etika dalam praktik AI-assisted development. Topik tersebut relevan dengan meningkatnya adopsi AI di sektor teknologi, khususnya dalam proses coding. Survei GitHub menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen developer global telah menggunakan atau mencoba AI-assisted coding untuk mendorong efisiensi dan produktivitas. Di sisi lain, pesatnya pemanfaatan AI juga menghadirkan tantangan baru, mulai dari menjaga kualitas kode, memahami konsep dasar pemrograman, hingga memastikan penggunaan teknologi tetap dilakukan secara bertanggung jawab. Untuk memberikan pemahaman praktis mengenai penerapan AI di dunia nyata, rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan sejumlah produk AI Telkom yang telah digunakan di lingkungan industri, antara lain BigBox, OCA, dan Antares Eazy. Sesi ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana AI dimanfaatkan untuk mendukung analitik data, layanan komunikasi berbasis AI, serta pengelolaan Internet of Things (IoT) secara terintegrasi dalam proses bisnis. Sejalan dengan pemaparan implementasi tersebut, pembahasan kemudian diarahkan pada aspek etika penggunaan AI dalam penulisan kode yang disampaikan oleh Anugrayani Bustamin, Dosen Teknik Informatika sekaligus Asisten Profesor Laboratorium AI Universitas Hasanuddin. Ia menegaskan pemanfaatan AI harus dibarengi integritas, tanggung jawab, serta pemahaman alur kerja yang memadai. Menurutnya, penggunaan AI tanpa batasan yang jelas berpotensi menimbulkan persoalan plagiarisme, penurunan kualitas kode, hingga risiko keamanan. Hal ini sejalan dengan rekomendasi UNESCO dalam Recommendation on the Ethics of Artificial Intelligence yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas manusia agar pemanfaatan AI tetap bertanggung jawab. Setelah pembekalan etika, peserta diajak menyimak sesi praktik "How Vibe Coding Works" yang dibawakan oleh Pandu Rijal Pasa, Co-founder vibecoding.id sekaligus IT Instructor AI for Productivity. Dalam sesi ini, peserta diperlihatkan proses pengembangan website melalui pendekatan prompt-to-code, mulai dari penyusunan instruksi hingga evaluasi hasil. Ia menekankan pentingnya menjaga struktur kode agar pemanfaatan AI tidak menghasilkan kode yang sulit dikembangkan. Studi McKinsey mencatat bahwa penerapan AI dengan tata kelola yang baik berpotensi meningkatkan produktivitas pengembangan perangkat lunak hingga 20 hingga 45 persen. Salah satu peserta, Muh. Ilyas, mahasiswa Universitas Negeri Makassar, mengaku memperoleh pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi lebih memahami bahwa AI bukan hanya soal kecepatan membuat kode, tetapi juga membutuhkan pemahaman konsep dan etika agar hasilnya tetap berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Acaranya juga seru, ada open discussion dan kuis yang bikin kita semangat” ujarnya. Sementara, Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menegaskan bahwa edukasi AI perlu dibangun secara seimbang antara aspek teknis dan etika. “Pemanfaatan AI dalam pengembangan teknologi harus sejalan dengan standar kualitas dan tanggung jawab. Melalui AI Connect, kami berkomitmen membekali talenta digital agar mampu mengadopsi AI secara produktif,” ulasnya. Kegiatan ini ditutup dengan sesi kuis sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Melalui penyelenggaraan AI Connect, Telkom menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang edukasi dan kolaborasi AI yang relevan dalam mendukung penguatan ekosistem digital nasional.
Hisense Resmikan Exclusive Service Center Makassar, Perkuat Layanan Purna Jual di KTI
Makassar, katakabar.com - Hisense Indonesia kembali memperluas jangkauan layanan purna jualnya dengan meresmikan Exclusive Service Center (ESC) terbaru yang berlokasi di Jalan Veteran Selatan Nomor 70 A, Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pembukaan ini menjadi langkah strategis Hisense dalam memperkuat kehadirannya di kawasan timur Indonesia sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam mendapatkan layanan purna jual yang cepat dan terpercaya. Setelah sebelumnya membuka titik ESC di beberapa titik di Indonesia, kehadiran ESC Makassar menjadi wujud komitmen Hisense untuk terus memperluas jaringan layanan resmi berstandar tinggi di seluruh Indonesia. Jaton Li, President Director Hisense Indonesia, menyampaikan pembukaan ESC Makassar merupakan langkah nyata Hisense untuk lebih dekat dengan pelanggan di wilayah timur Indonesia. “Kami berkomitmen untuk memberikan layanan purna jual terbaik yang cepat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan Hisense di Indonesia. Pembukaan Exclusive Service Center Makassar ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan standar pelayanan global Hisense di seluruh penjuru tanah air,” ujar Jaton. ESC Makassar memberikan berbagai layanan mulai dari perbaikan langsung di lokasi (InHome Service), konsultasi teknis, hingga pengantaran dan klaim garansi. Desain interiornya dibuat modern dan nyaman agar pelanggan dapat merasakan pengalaman layanan yang profesional dan ramah. “Hisense terus berinovasi dalam memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Salah satunya melalui penggunaan Motor Service dengan box motor khusus, yang memastikan alat teknisi serta suku cadang tersimpan aman dan rapi selama proses layanan ke rumah pelanggan,” timpal.Yuarso Wibowo, Head of After Sales Department Hisense Indonesia. ESC Makassar beroperasi setiap Senin–Jumat pukul 09.00–17.00, dan Sabtu pukul 09.00–15.00, sementara Minggu dan libur nasional tutup. Dengan pembukaan pusat layanan eksklusif ini, Hisense kini memiliki total 160 Authorized Service Center yang tersebar di 142 kota dan 30 provinsi di seluruh Indonesia. Kehadiran ESC Makassar diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap komitmen Hisense dalam menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh nusantara.
Kolaborasi Telkom AI Connect, AC dan HiColleagues Sertifikasi AI Taraf Global Bagi 69 Peserta di Makassar
Kolaborasi Telkom AI Connect, AC dan HiColleagues Sertifikasi AI Taraf Global Bagi 69 Peserta di Makassar
Total 30 UMKM Ikuti Kelas Intensif Telkom x Urban Digital di Makassar
Makassar, katakabar.com - Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar ikuti Kelas Intensif “Solusi Ganda: Optimalisasi Penjualan dengan AI + Melejitkan Brand via TikTok Live” digelar oleh Telkom AI Connect Makassar bekerja sama dengan UrbanDigital. Acara ini turut didukung Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar sebagai bentuk kolaborasi lintas ekosistem dalam memperkuat kapasitas digital pelaku usaha lokal. Kelas ini menghadirkan Andri Darmawan, Founder UrbanDigital, sebagai pemateri utama yang me paparkan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi pendamping strategis bagi UMKM dalam mengotomatisasi pembuatan caption, ide konten, hingga strategi komunikasi yang relevan dengan target audiens. Peserta juga dipandu langsung untuk mengoptimalkan TikTok Live sebagai kanal promosi real-time yang interaktif dan berorientasi konversi melalui fitur keranjang kuning. Sunarti M.R., Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, menyampaikan kelas ini dirancang agar langsung aplikatif dan berdampak nyata bagi UMKM. “Banyak UMKM sudah punya produk bagus, tapi sering kali kesulitan dalam penyampaian nilai produknya. Melalui kelas ini, kami ingin membuktikan bahwa AI dan TikTok Live bukan teknologi yang rumit, tetapi justru alat yang bisa langsung mempercepat strategi pemasaran mereka,” ujarnya. Kegiatan ini turut menghadirkan pemaparan dari Tomy Ornadus, perwakilan Witel Sulbagsel, yang memperkenalkan 12 produk digital Telkom untuk mendukung pertumbuhan usaha UMKM. Di sesi tersebut, peserta juga diperkenalkan pada ekosistem startup binaan Telkom AI Connect seperti Zemangat, Kasir Aja, dan Influence.id yang dirancang untuk membantu UMKM dalam otomatisasi promosi, pengelolaan transaksi, hingga kolaborasi dengan content creator. Salah satu peserta, Aisyah, pemilik Dimsum Thing, mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai strategi promosi digital setelah mengikuti kelas ini. “Selama ini saya pikir TikTok Live hanya untuk hiburan, tapi ternyata bisa jadi mesin penjualan yang efektif kalau tahu tekniknya. Setelah diajarkan tadi, saya langsung yakin bisa terapkan untuk jualan harian,” ucapnya.
Telkom Dorong Peningkatan Skill Desain Kreatif dengan Advanced Prompting in Generative AI
Makassar, katakabar.com - Telkom Indonesia melalui Program Indigo menggelar Indigo AI Connect: Boosting Creative Design Through Advanced Prompting in Generative AI, sebuah forum edukasi yang menghadirkan mahasiswa, kreator, hingga komunitas digital untuk mempelajari bagaimana AI dapat mendukung proses desain dan fotografi. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Zulfikar Aris (CTOO Digisaurus.id) sebagai pemateri yang membahas evolusi AI dalam dunia kreasi visual, tantangan etika, serta strategi praktis dalam mengoptimalkan teknik prompting. Peserta diperkenalkan berbagai tools dan GenAI yang bisa membantu menghasilkan karya visual secara lebih cepat, presisi, dan kreatif. Sesi interaktif menjadi sorotan, terutama melalui hands-on prompting di mana peserta langsung mencoba membuat ilustrasi berbasis AI. Keseruan memuncak dalam Image Generation Challenge, sebuah sesi di mana karya peserta diunggah ke Indigo Circle dan dinilai oleh juri serta voting komunitas. Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menyampaikan bahwa forum seperti ini penting untuk menjembatani talenta muda dengan teknologi terkini. “Generative AI membuka peluang besar bagi dunia kreatif. Melalui AI Connect, kami ingin memastikan mahasiswa dan kreator tidak hanya sekadar mengenal teknologinya, tetapi mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab dan inovatif,” ujar Patricia lewat keterangan resmi, Minggu malam. Pengalaman belajar ini mendapat sambutan positif dari peserta. Salah satunya, Muh. Anwar Syafriawan, mahasiswa UIN Alauddin Makassar, mengatakan, saya awalnya hanya tahu AI untuk hal sederhana, tapi setelah ikut AI Connect, saya jadi paham cara menggunakannya untuk membuat karya visual yang lebih profesional. Sesi praktiknya benar-benar membuka wawasan baru,” jelasnya.