LLK 2025

Sorotan terbaru dari Tag # LLK 2025

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana Default
Default
Jumat, 19 Desember 2025 | 23:34 WIB

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau Apel Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 di halaman Mapolda Riau, Jumat (19/12). Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang pimpin apel tersebut. Ia menekankan perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang setiap tahun berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat. "Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momentum bagi saudara-saudara kita untuk melaksanakan ibadah, berkumpul bersama keluarga, dan beraktivitas di berbagai tempat. Hal ini menyebabkan meningkatnya mobilitas di banyak daerah," ujar Kapolda Riau membacakan amanat Kapolri. Kenaikan mobilitas tersebut, berdasarkan survei nasional, diprediksi meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tetapi, situasi ini bersamaan dengan adanya potensi cuaca ekstrem di Tanah Air. "Berdasarkan informasi BMKG, saat ini terdapat tiga sistem siklon di wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan potensi bencana alam," lanjutnya. Dengan situasi demikian, Kapolri menegaskan perlunya kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Momentum Nataru menuntut adanya upaya yang dilakukan secara ekstra dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini membutuhkan kesigapan seluruh jajaran dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," tegasnya. Selain itu, kata Kapolda Riau, jajaran kepolisian juga diminta terus melakukan monitoring ketahanan pangan dan ketersediaan BBM, serta memastikan harga dan distribusi tetap stabil selama periode libur panjang. Kapolri juga mengingatkan agar layanan 110 dimaksimalkan sebagai sarana utama masyarakat melaporkan kondisi darurat, gangguan keamanan, maupun peristiwa lain yang memerlukan respons cepat. Operasi Lilin Lancang Kuning (LLK) 2025 akan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga mitra keamanan lainnya. Operasi ini bertujuan menjamin keamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, objek wisata, hingga distribusi logistik masyarakat sepanjang libur Nataru.

Apel Operasi LLK 2025, H Asmar Tekankan Pengamanan Nataru Ekstra Ketat Hukrim
Hukrim
Jumat, 19 Desember 2025 | 22:21 WIB

Apel Operasi LLK 2025, H Asmar Tekankan Pengamanan Nataru Ekstra Ketat

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bersama Polres Kepulauan Meranti gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning (LLK) 2025 di halaman Kantor Polres Kepulauan Meranti, Jumat (19/12). Apel tersebut dipimpin Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Apel gelar pasukan ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti beserta pejabat utama Polres, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Dandim 0303 Bengkalis, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Ketua Pengadilan Negeri Kepulauan Meranti, Danramil 02 Tebing Tinggi, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya. Dalam amanatnya, H Asmar menegaskan apel gelar pasukan merupakan momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. “Apel gelar pasukan ini adalah bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga seluruh rangkaian pelayanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal,” ujar H Asmar. Ia menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru agenda nasional rutin yang selalu berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk beribadah, berkumpul bersama keluarga, maupun berlibur. "Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat 7,97 persen atau sekitar 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya," ulasnya. Selain lonjakan mobilitas, kata H Asmar, tantangan pengamanan Nataru tahun ini juga diperberat oleh faktor cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi picu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut beriringan dengan puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026. “Menghadapi situasi ini, kesiapsiagaan harus ditingkatkan. Pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan harus dilakukan secara ekstra demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya. Sebagai bentuk kesiapsiagaan nasional, Polri dengan dukungan TNI dan berbagai stakeholder menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari instansi terkait lainnya. Untuk mendukung operasi tersebut, disiapkan 2.903 posko pengamanan di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 1.807 Pos Pengamanan (Pos Pam), 763 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 333 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan difokuskan pada pengamanan 44.436 objek vital, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi perayaan malam tahun baru. Bupati Kepulauan Meranti kembali menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pengaturan lalu lintas, pengendalian angkutan barang, serta antisipasi kepadatan penumpang di moda transportasi darat dan laut. Di sisi lain, pengamanan ibadah Natal menjadi perhatian utama dengan memastikan seluruh lokasi ibadah disterilisasi dan melibatkan unsur ormas keagamaan sebagai wujud toleransi antar umat beragama. Upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap ancaman terorisme juga diminta untuk diperkuat, khususnya di tempat ibadah dan pusat keramaian. Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan longsor, stabilitas ketersediaan pangan dan BBM, serta layanan darurat kepolisian melalui call center 110 menjadi bagian penting dari rangkaian pengamanan Nataru.

Latpraops Lilin LK 2025 Digelar, Polda Riau Matangkan Pengamanan dan Kamseltibcarlantas Hukrim
Hukrim
Kamis, 18 Desember 2025 | 13:48 WIB

Latpraops Lilin LK 2025 Digelar, Polda Riau Matangkan Pengamanan dan Kamseltibcarlantas

Pekanbaru, katakabar.com – Kepolisian Daerah Riau secara resmi gelar Pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Lancang Kuning Tahun 2025, Kamis (18/12) sekitar pukul 07.00 hingga 08.30 WIB, di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau. Kegiatan Latpraops dibuka dan dipimpin oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum didampingi Wakapolda Riau, Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han, serta dihadiri Irwasda, Karoops, para Pejabat Utama Polda Riau, para Pamen selaku pemateri, serta personel yang terlibat Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 dari jajaran Polres dan Polresta se-Polda Riau. Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum, menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel menghadapi Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, khususnya mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana alam yang dapat mempengaruhi arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi, saya bersama Dirlantas telah melakukan patroli untuk memetakan titik-titik rawan banjir dan kemacetan. Personel harus disiagakan di lokasi-lokasi tersebut agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri dan merasa aman serta nyaman menjelang Nataru,” tegasnya. Kapolda Riau menginstruksikan kepada seluruh Kasatlantas jajaran agar melakukan analisa dan menyiapkan jalur-jalur alternatif guna mengantisipasi gangguan akibat bencana alam maupun hambatan lainnya. Selain itu, Kapolda menegaskan agar pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu dioperasikan secara optimal dengan dukungan informasi terkini terkait cuaca, bencana alam, dan lokasi rawan. Sementara, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. selaku Wakasatgasopsda, menyampaikan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 merupakan operasi rutin tahunan yang membutuhkan kesiapan dan pemahaman menyeluruh dari seluruh jajaran. “Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Kami menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas dan penguraian kemacetan guna mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polda Riau,” ujar Kombes Pol Taufiq. Dirlantas Polda Riau ini menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025, Ditlantas Polda Riau akan mengintensifkan kegiatan Polantas Menyapa dan penerapan Green Policing sebagai pendekatan humanis dan berkelanjutan kepada masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebagai bentuk komitmen nyata mewujudkan Kamseltibcarlantas, khususnya di Kota Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau juga membentuk Tim Raicet yang disiagakan untuk merespons cepat berbagai potensi gangguan lalu lintas. Selain itu, dilaksanakan patroli rutin di lokasi rawan bencana alam, patroli di daerah rawan curat, curas, dan curanmor (C3), serta pemasangan spanduk imbauan dan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan. Salain itu, patroli dan pengamanan juga difokuskan pada lokasi-lokasi tempat ibadah serta kawasan wisata, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah Natal serta beraktivitas dan berlibur selama momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya tersebut turut diperkuat melalui kegiatan Polantas Menyapa sebagai sarana komunikasi langsung dan edukasi kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu oleh Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polresta Pekanbaru dan Satlantas Polres jajaran di wilayah hukum Polda Riau, guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025.