Listik Hijau

Sorotan terbaru dari Tag # Listik Hijau

MoU Penyediaan Listrik Hijau Buat 68 PKS Diteken Tekno
Tekno
Sabtu, 11 November 2023 | 08:21 WIB

MoU Penyediaan Listrik Hijau Buat 68 PKS Diteken

Jakarta, katakabar.com - Memorandum of Understanding (MoU) penyedian listik hijau untuk 68 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sudah diteken. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT PLN (Persero) yang melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Tujuannya, untuk meningkatkan penyediaan tenaga listrik ramah lingkungan (Renewable Energy Certificate) bagi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III, Mahmudi mengatakan, MoU ini kesepakatan awal bagi kedua belah pihak guna mewujudkan kerja sama yang kuat menyediakan tenaga listrik di PKS milik PTPN Group dan meningkatkan pemanfaatan EBT. "Hingga saat ini, total 8 dari 68 PKS milik PTPN Group telah terpasang daya listrik PLN dengan kisaran 1.700 hingga 2.175 KVA, yang digunakan sebagai sumber energi listrik dalam proses pengolahan," ujar Mahmudi lewat press release, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (11/11). Adanya PLN-isasi sebagai sumber energi listrik di PKS, produk samping cangkang sawit ke depannya dapat dikerjasamakan dengan PLN sebagai alternatif subtitusi bahan bakar batu bara. Lewat kolaborasi ini, lanjutnya Mahmudi, PLN mendukung keandalan pasokan listrik pabrik PTPN Group melalui program layanan prioritas, guna pemenuhan kelancaran proses pengolahan. “adanya kerja sama ini, PLN menerbitkan Renewable Energy Certificate (REC) untuk mendukung program Environmental, social, and Governance (ESG) di PTPN Group,” jelasnya. Saat ini PTPN III sebagai induk holding di klaster perkebunan dan kehutanan, sebut Mahmudi, telah menjalin kerja sama dengan mitra dalam mengoperasikan pembangkit listrik tenaga biogas dan biomassa sawit dengan total kapasitas 27 MW. Energi ini diperoleh dari pemanfaatan sumber EBT berbasis limbah cair atau POME dan tandan kosong dari PKS. "Harapannya pembangkit listrik yang ada di PTPN Group dapat terdaftar sebagai pembangkit EBT," tuturnya. Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menimpali, kolaborasi penyediaan listrik bersih untuk PTPN Group salah satu upaya PLN untuk mengakselerasi transisi energi. Ini sekaligus mendukung target pemerintah untuk mencapai net zero emissions (NZE) pada 2060. "Energi hijau sudah kebutuhan atau kewajiban kita semua yang harus dimulai dari sekarang. Hal ini bukan karena tuntutan dari stakeholder kita, tapi lebih kepada bagaimana menyiapkan generasi yang akan datang masih bisa menikmati udara yang bersih dan hijau," ucapnya. Kerja sama PLN dengan PTPN III, ulas Srimulyanti, meliputi penyediaan tenaga listrik untuk PKS, penyediaan REC untuk mendukung program ESG PTPN III, dan pelaksanaan knowledge sharing, serta capacity building dalam penggunaan EBT. "Kolaborasi antara PTPN III dan PLN melalui penyediaan listrik hijau optimis bisa mendukung produksi PTPN Group dalam pengelolaan sekitar 68 PKS dengan kapasitas kurang lebih 2.960 ton per jam. Dengan begitu, kapasitas produksi yang saat ini mencapai 2,8 juta ton per tahun bisa meningkat dengan biaya yang lebih efisien," katanya. Kesepakatan MoU antara PTPN III (Persero) dan PLN (Persero) ini menandai langkah penting upaya mendorong penggunaan energi terbarukan dalam industri perkebunan dan kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan dalam penyediaan tenaga listrik bagi PKS.