Lintasarta

Sorotan terbaru dari Tag # Lintasarta

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun Tekno
Tekno
Sabtu, 11 April 2026 | 10:10 WIB

Lintasarta Jaga Lonjakan Trafik Idul Fitri 2026: Pemulihan Jaringan Cepat dan Gangguan Turun

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta kembali tegaskan perannya sebagai mitra strategis transformasi digital nasional dengan menjaga keandalan layanan selama periode libur panjang Idulfitri 2026. Usung semangat Empowering Beyond dengan kapabilitas Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, perusahaan melakukan penguatan infrastruktur berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan kesiapan operasional 24/7 untuk menghadapi lonjakan trafik digital di momen Lebaran. Sebelumnya, Lintasarta memproyeksikan peningkatan trafik digital seiring tingginya aktivitas masyarakat dan industri selama momen Ramadan hingga Lebaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lintasarta melakukan optimalisasi kapasitas jaringan, penguatan sistem monitoring berbasis AI, serta menyiagakan Network Operation Center (NOC) dan tim operasional secara penuh di seluruh Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi. Sepanjang periode Lebaran, Lintasarta mencatat peningkatan signifikan pada trafik layanan jaringan komunikasi data yang digunakan oleh berbagai sektor strategis seperti perbankan, transportasi, ritel, distribusi, hingga layanan publik. Di tengah lonjakan tersebut, kualitas layanan tetap terjaga dengan stabil dan andal. Percepatan Pemulihan Hingga 60 Persen Peningkatan signifikan juga terlihat pada kecepatan penanganan gangguan yang meningkat hampir 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penanganan gangguan lebih cepat karena sudah menggunakan AI untuk melakukan analisis dan diagnostic, sehingga pemulihan layanan dapat dipercepat dan dampak terhadap pelanggan diminimalkan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lintasarta dalam menjaga keandalan layanan serta memastikan kontinuitas operasional pelanggan tetap terjaga. Penurunan Gangguan Hingga 20 Persen Dari sisi performa layanan jaringan, jumlah gangguan tercatat menurun sebesar 20 persen jika dibandingkan tahun lalu. Adapun penurunan tingkat gangguan karena improvement desain High Availability (HA) dan Point of Presence (PoP). Penurunan ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh, baik pada jaringan utama maupun hingga ke pengguna akhir. Didukung monitoring berbasis AI dan operasional 24/7 Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari transformasi operasional berbasis AI yang terus diperkuat oleh perusahaan. “Melalui kapabilitas Beyond AI Factory, kami tidak hanya melakukan monitoring jaringan, tetapi juga melakukan proActive maintenance untuk kualitas layanan yang menyentuh ambang batas (threshold), mengotomatisasi penanganan, serta meningkatkan kecepatan respons secara end-to-end. Hal ini memungkinkan kami menjaga kualitas layanan tetap optimal di tengah lonjakan trafik yang tinggi,” ujar Zulfi. Selain itu, kata Zulfi, pengelolaan trafik dilakukan secara dinamis melalui optimalisasi routing serta penerapan contingency plan di berbagai titik kritikal jaringan, guna memastikan distribusi data tetap optimal selama periode puncak Lebaran. Perkuat Fondasi Digital Lewat Beyond Infrastructure Capaian ini merupakan bagian dari strategi Beyond Infrastructure yang kini diperkuat melalui kapabilitas Beyond AI Factory, dengan mengintegrasikan teknologi AI dalam pengelolaan jaringan dan layanan secara end-to-end. Pendekatan ini didukung oleh fondasi 4C Lintasarta Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital secara terintegrasi. “Fokus kami bukan hanya memastikan layanan tetap berjalan, tetapi memastikan pelanggan dan industri dapat terus beroperasi tanpa hambatan di momen paling krusial. Inilah wujud dari Empowering Beyond, membangun ekosistem digital yang semakin kuat, terhubung, dan berkelanjutan bagi Indonesia,” sebut Zulfi. Ke depan, Lintasarta akan terus memperkuat posisinya sebagai Beyond AI Factory dengan menghadirkan inovasi berbasis AI, meningkatkan integrasi layanan 4C, serta perluasan kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional yang inklusif dan berdaulat,

Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber, Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional Internasional
Internasional
Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:10 WIB

Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber, Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta meraih dua penghargaan internasional di ajang Global Economics Awards 2025, memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi ICT dan keamanan siber terdepan di Indonesia. Pengakuan ini mencerminkan meningkatnya peran Lintasarta menjawab kebutuhan industri akan infrastruktur digital yang andal, adopsi Kecerdasan Artifisial (AI) yang terukur, serta perlindungan siber yang semakin krusial di tengah lanskap digital yang kian kompleks, sekaligus memperkuat kedaulatan digital dan kedaulatan AI Indonesia di era transformasi berbasis teknologi. Di ajang tersebut, Lintasarta sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, meraih dua kategori sekaligus, yakni: • Outstanding ICT Solution Provider – Indonesia 2025 • Most Innovative Cybersecurity Solution Provider – SQURA Cybersec – Indonesia 2025. Director dan Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar, menyampaikan pengakuan ini dipandang sebagai validasi atas arah strategis Perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi dan berdampak nyata bagi industri. “Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi Lintasarta yang tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia infrastruktur, tetapi sebagai orkestrator ekosistem AI yang terintegrasi. Kami berfokus pada mendorong adopsi AI yang terukur dan relevan bagi industri, melalui kapabilitas komputasi, solusi berbasis use case industri, hingga pengembangan talenta, sehingga mampu memberikan dampak bisnis yang nyata sekaligus memperkuat kesiapan AI nasional,” ujar Ginandjar. Kategori Outstanding ICT Solution Provider diberikan atas kapabilitas Lintasarta mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang mendorong efisiensi operasional serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri. Sedang, penghargaan Most Innovative Cybersecurity Solution Provider untuk SQURA Cybersec menegaskan komitmen Lintasarta dalam memastikan bahwa setiap akselerasi digital dan AI berjalan secara aman, compliant, dan resilient. Pendekatan ini menjadi krusial dalam membangun kepercayaan di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber. Sejalan dengan strategi Beyond AI Factory, Lintasarta mengedepankan pendekatan terintegrasi yang mencakup infrastrutur, solusi hingga pengembangan kapabilitas, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan AI Indonesia. Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta dalam mendukung transformasi digital pelanggan, melalui integrasi solusi 4C Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjaminkeamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital dan AI secara terintegrasi. Melalui Beyond Solutions, perusahaan mendorong akselerasi pemanfaatan AI dengan menghadirkan solusi berbasis use case industri yang telah tervalidasi dan siap diimplementasikan secara luas. Pendekatan ini memungkinkan transformasi dari sekadar pilot project menjadi implementasi skala industri dengan dampak bisnis yang terukur. Di sisi lain, melalui pilar Beyond Capability, Lintasarta turut memperkuat pengembangan talenta AI dan kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui inisiatif seperti Gerakan AI Merdeka, guna memperkuat kesiapan ekosistem AI Indonesia yang berkelanjutan. Sebagai informasi, The Global Economics Limited, sebagai penyelenggara The Global Economic Awards, merupakan lembaga yang menyajikan publikasi keuangan berbasis di London, Inggris yang secara rutin mengapresiasi pelaku industri dari berbagai sektor atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perkembangan industri. Tim Dewan juri Global Economics Awards menilai Lintasarta menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. “Lintasarta memperlihatkan pendekatan yang terstruktur dalam membangun solusi ICT yang scalable serta kemampuan untuk mengantisipasi tantangan keamanan siber secara proaktif. Hal ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan di tengah percepatan transformasi digital,” kata perwakilan Dewan Juri. Lintasarta berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi bisnis dan teknologi melalui pengembangan ekosistem AI yang terintegrasi, peningkatan kualitas layanan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Upaya ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan kedaulatan digital dan kedaulatan AI di Indonesia, sekaligus mendorong transformasi digital yang inklusif, aman, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional Cegah Lonjakan Trafik Digital Selama Lebaran Default
Default
Kamis, 19 Maret 2026 | 17:10 WIB

Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional Cegah Lonjakan Trafik Digital Selama Lebaran

Jakarta, katakabar.com - Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Sepanjang Idul Fitri (lebaran), Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional Menyambut periode libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital dan kecerdasan artifisial (AI) untuk menjaga keandalan layanan pelanggan di berbagai sektor strategis nasional. Sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, Lintasarta memproyeksikan trafik jaringan akan meningkat sekitar 8–10% selama periode 18–25 Maret 2026, seiring melonjaknya aktivitas transaksi digital, mobilitas masyarakat, dan kebutuhan layanan berbasis teknologi menjelang akhir Ramadan hingga puncak Lebaran. Kesiapan ini menjadi penting karena periode Idulfitri merupakan salah satu momentum dengan intensitas aktivitas digital tertinggi dalam setahun. Layanan pada sektor keuangan, transportasi, ritel, distribusi, pariwisata, hingga layanan publik dituntut tetap berjalan stabil di tengah lonjakan trafik dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan digital yang cepat, aman, dan tanpa gangguan. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital nasional, Lintasarta terus memperkuat fondasi infrastruktur AI dan digital yang menopang operasional pelanggan enterprise di berbagai industri. Langkah ini sejalan dengan pendekatan Beyond Infrastructure, di mana Lintasarta tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memastikan infrastruktur digital yang aman, andal, compliant, dan terintegrasi dengan kebutuhan operasional pelanggan Director dan Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, mengatakan kesiapan infrastruktur digital yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas bisnis dan layanan masyarakat selama periode Lebaran. “Lintasarta berkomitmen memastikan keandalan layanan digital bagi pelanggan, khususnya pada sektor yang sangat bergantung pada konektivitas jaringan dan keamanan data. Dengan kesiapan infrastruktur, sistem monitoring jaringan yang terintegrasi, serta dukungan tim operasional yang siaga selama periode Lebaran, kami ingin memastikan layanan pelanggan tetap berjalan optimal dan masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan digital dengan lancar tanpa gangguan,” kata Zulfi. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, Lintasarta telah melakukan optimalisasi kapasitas jaringan dan mengoperasikan Network Operation Center (NOC) yang memantau infrastruktur layanan selama 24 jam penuh. Sebagai perusahaan dengan mayoritas pelanggan dari segmen business-to-business (B2B), Lintasarta menempatkan stabilitas layanan sebagai prioritas utama, terutama bagi pelanggan yang menjalankan sistemmission-critical selama libur nasional. Melalui NOC, Lintasarta melakukan monitoring dan analisis trafik jaringan secara real-time selama 24/7. Pendekatan ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, sehingga mitigasi dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat, terukur, dan terkoordinasi. Tidak hanya itu, Lintasarta juga menyiapkan penambahan kapasitas untuk pengendalian trafik guna memastikan distribusi trafik data tetap optimal di berbagai jalur konektivitas. Perusahaan turut menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada titik-titik tertentu selama periode puncak Lebaran. Di sisi operasional, tim teknis Lintasarta disiagakan di kantor pusat maupun regional seluruh Indonesia selama 24 jam guna memastikan setiap potensi gangguan dapat segera ditangani. Kesiapan ini diperkuat dengan koordinasi lintas fungsi agar kontinuitas layanan tetap terjaga di seluruh area operasional pelanggan. Kesiapan Lintasarta selama Idulfitri merupakan bagian dari pendekatan Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta dalam mendukung transformasi digital pelanggan melalui integrasi solusi 4C (Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration). Pendekatan integrasi sosial ini dirancang untuk mendukung transformasi digital pelanggan secara end-to-end. Dengan model ini, Lintasarta tidak hanya menyediakan jaringan yang andal, tetapi juga menghadirkan dukungan cloud, perlindungan keamanan siber, serta solusi kolaborasi digital terintegrasi agar operasional bisnis pelanggan tetap aman, efisien, dan berkelanjutan selama periode libur panjang. Untuk memastikan pelanggan tetap memperoleh dukungan optimal selama libur Lebaran, Lintasarta juga menyiagakan layanan contact center 14052 serta virtual assistant Talita melalui situs resmi perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman layanan yang responsif dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan pelanggan. Dengan kesiapan infrastruktur digital, penguatan sistem monitoring terintegrasi, serta dukungan tim operasional yang siaga penuh, Lintasarta menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan digital bagi pelanggan di berbagai sektor strategis selama periode Idulfitri 1447 Hijriah. Lebih dari sekadar menjaga konektivitas, Lintasarta terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis transformasi digital nasional yang memastikan aktivitas bisnis dan layanan publik tetap berjalan dengan aman, stabil, dan berkelanjutan.

Lintasarta Salurkan Progsos Ramadhan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota Nasional
Nasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 18:10 WIB

Lintasarta Salurkan Progsos Ramadhan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota

Jakarta, katakabar.com - Selama Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi Lintasarta, sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, salurkan berbagai program sosial yang menjangkau lebih dari 1.500 penerima manfaat di lima kota, yak Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Aceh. Inisiatif ini angkatntema “Learning to Care & Action to Share” ini mencakup dukungan bagi fasilitas ibadah, pemberdayaan UMKM lokal melalui program Warung Berkah, edukasi lingkungan bagi anak yatim, serta apresiasi bagi para Laskar sebutan untuk karyawan Lintasarta yang tetap bertugas menjaga layanan perusahaan selama periode libur Idulfitri. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen Lintasarta, dalam membangun ekosistem digital nasional yang tidak hanya mendorong inovasi teknologi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Director & Chief Financial Officer Lintasarta, Hariyadi Ramelan, menyampaikan Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai empati sekaligus menegaskan peran sosial perusahaan di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat. “Sebagai penggerak transformasi digital nasional, kami percaya kemajuan teknologi digital harus berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial. Melalui program Ramadan ini, Lintasarta berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari dukungan bagi fasilitas ibadah, pemberdayaan ekonomi lokal, edukasi lingkungan, hingga dukunganbagi para Laskar yang bekerja menjaga layanan tetap andal,” ujar Hariyadi. Salah satu program utama yang dijalankan adalah revitalisasi surau melalui program “Surau Kita Berdaya” yang dijalankan bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Program ini difokuskan untuk memperbaiki fasilitas ibadah masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah Indonesia. Lintasarta menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi masyarakat di Mushola Al-Ikhsan, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat pascabencana. Melalui inisiatif ini, juga dilakukan perbaikan sejumlah surau di beberapa daerah lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Masjid Abu Bakar As-Sidiq di Maros, Sulawesi Selatan, Mushola Mansaul Ridho 2 di Tuban, Jawa Timur, serta Mushola Al Ikhlas di Purwodadi, Jawa Tengah. Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi surau sebagai pusat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat sekitar. Dorong Ekonomi Lokal melalui Warung Berkah Di bidang pemberdayaan ekonomi, Lintasarta menghadirkan program Warung Berkah Ramadan yang melibatkan pelaku usaha mikro dan warung makan lokal untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi masyarakat dhuafa dan anak yatim. Program ini menjangkau 350 penerima manfaat di Surabaya, 300 di Makassar, dan 250 di Yogyakarta, sekaligus membantu menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku usaha mikro di kota-kota tersebut. Edukasi Lingkungan bagi Anak Yatim Lintasarta juga menyelenggarakan program edukasi lingkungan Recycle & Reuse yang mengajak anak-anak yatim belajar mengolah sampah dan berkreasi menggunakan barang bekas. Kegiatan yang diikuti 45 anak yatim di Jakarta ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, serta menanamkan kebiasaan berpikir ekologis kepada generasi muda. Safari Ramadan Lintasarta Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari Safari Ramadan Lintasarta bertema Learning to Care & Action to Share yang diluncurkan secara hybrid di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar pada awal Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini melibatkan ratusan karyawan serta dihadiri Dewan Komisaris dan Direksi Lintasarta. Pada kesempatan yang sama, Lintasarta juga salurkan santunan serta perlengkapan ibadah kepada 140 anak yatim di berbagai kota sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Secara keseluruhan, program Ramadan Lintasarta tahun ini memberikan dampak nyata melalui dukungan kepada lebih dari 1.500 penerima manfaat, bantuan bagi 11 masjid dan surau, serta pemberdayaan 4 UMKM lokal di berbagai daerah.

Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi Jawab Tantangan Implementasi Industri Tekno
Tekno
Kamis, 19 Februari 2026 | 15:43 WIB

Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi Jawab Tantangan Implementasi Industri

Jakarta, katakabar.com - Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata guna integrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka. Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, proses implementasi yang memakan waktu, hingga kebutuhan keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan utama dalam mempercepat adopsi teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menegaskan komitmennya sebagai penyedia solusi digital terintegrasi yang berfokus pada kebutuhan industri, bukan sekedar penyedia platform. Tantangan Nyata Industri Banyak perusahaan telah memiliki strategi AI, tetapi pada saat implementasi sering menghadapi hambatan integrasi dengan sistem existing, integrasi dengan ekosistem AI, keterbatasan infrastruktur, serta proses procurement yang panjang sebelum solusi dapat digunakan secara operasional. “Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat. Namun agar dampaknya optimal, dibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekosistem, memastikan keamanan data, serta mempercepat implementasi secara terukur. AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien,” kata Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro. Menurutnya, model AI marketspace memungkinkan solusi diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman, sehingga industri dapat mengurangi kompleksitas teknis sekaligus mempercepat time-to-value. AI Marketspace Kendaraan Integrasi Solusi Basis 4C AI Marketspace dirancang sebagai kendaraan strategis untuk mengintegrasikan solusi digital dan AI secara lebih terstruktur dan terukur, mulai dari pemetaan tantangan hingga implementasi use case yang relevan. Pendekatan ini dibangun di atas fondasi 4C Lintasarta Connectivity untuk keandalan sistem, Cloud untuk skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk orkestrasi ekosistem sehingga solusi dapat diintegrasikan, diimplementasikan, dan dikembangkan secara lebih cepat, aman, dan terstandardisasi. Sebagai implementasinya, Lintasarta menghadirkan Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU) sebagai kendaraan untuk mengorkestasri berbagai solusi digital dan AI seperti Software as a Service (SaaS), Compute Services, Application Programming Interface (API) Services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics. Melalui pendekatan ini, fokus utama tetap pada penyediaan solusi yang relevan dan berdampak nyata bagi kebutuhan bisnis industri melalui kapabilitas 4C Lintasarta. Indonesia memiliki fondasi kuat untuk menjadi kekuatan AI regional, didukung pertumbuhan ekonomi digital, penetrasi teknologi, hingga talenta yang terus berkembang. Dengan pendekatan AI marketspace, Lintasarta menghadirkan fondasi strategis untuk mempercepat akselerasi AI nasional dan sebagai enabler dan ecosystem builder dalam perjalanan AI nasional menuju visi Indonesia Emas 2045. Berbagai informasi terbaru dan produk unggulan Lintasarta dapat diakses melalui Instagram @lintasarta.official, LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.

Lintasarta Perkuat Kolaborasi dengan Starlink Demi Pemerataan Akses Digital Nasional Tekno
Tekno
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:35 WIB

Lintasarta Perkuat Kolaborasi dengan Starlink Demi Pemerataan Akses Digital Nasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta menegaskan perannya sebagai penggerak transformasi digital nasional melalui penguatan kolaborasi strategis bersama Starlink, layanan internet berbasis teknologi satelit orbit rendah dari SpaceX. Kolaborasi ini bagian dari komitmen jangka panjang Lintasarta dalam mempercepat pemerataan akses digital sekaligus membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia secara aman dan berkelanjutan. Penguatan kemitraan ini ditandai dengan kunjungan jajaran pimpinan SpaceX ke Indonesia pada Desember 2025 lalu untuk bertemu dengan manajemen Lintasarta. Sejak penandatanganan kerja sama pada Agustus 2024 lalu, kolaborasi ini mencatat perkembangan yang sangat signifikan. Kurun satu tahun terakhir, implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta tumbuh lebih dari 400 persen, didorong oleh meningkatnya adopsi dari sektor industri, pemerintahan, serta wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyampaikan percepatan adopsi Starlink mencerminkan kebutuhan nyata terhadap konektivitas yang cepat, andal, aman, dan mampu menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terhubung. “Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kami memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan yang terjaga, serta manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Zulfi. Kata Zulfi, kolaborasi dengan Starlink menjadi bagian penting dalam penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory dalam Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, yang dibangun di atas empat pilar utama, yakni Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Keempat pilar tersebut terintegrasi untuk menghadirkan solusi end-to-end bagi pelanggan korporasi, industri, dan institusi nasional dalam membangun ekosistem digital berbasis kecerdasan artifisial(AI) yang berdaya saing global. Lintasarta memposisikan kolaborasi ini sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur digital nasional melalui penyediaan layanan berstandar enterprise. Layanan Starlink diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, cybersecurity, dan serta ekosistem kolaborasi AI (AI collaboration ecosystem) milik Lintasarta. “Kami tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi membangun fondasi transformasi digital yang aman dan berkelanjutan bagi Indonesia,” jelas Zulfi. Director of Commercial Sales SpaceX, Andrew Matlock, menegaskan komitmen Starlink untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia melalui kolaborasi jangka panjang bersama Lintasarta. “Indonesia memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem digital kawasan. Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” timpal Andrew. Melalui pendekatan managed service, Lintasarta memastikan seluruh layanan Starlink beroperasi dengan standar industri terbaik, mencakup keandalan jaringan, keamanan data, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional. Pendekatan ini merefleksikan komitmen Lintasarta terhadap prinsip keberlanjutan lingkungan, keselamatan, serta perlindungan masyarakat. Hal ini terbukti saat terjadi bencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, di mana kolaborasi Lintasarta dan Starlink memungkinkan pemulihan jaringan operator seluler serta pelanggan korporasi dapat melalukukan pemulihan jaringan secara signifikan lebih cepat. Dengan kemampuan deployment yang cepat dan tidak bergantung pada infrastruktur terrestrial, konektivitas darurat dapat segera dihadirkan untuk mendukung keselamatan masyarakat, keberlangsungan layanan publik, serta keberlanjutan operasional bisnis pelanggan. Seiring meningkatnya kebutuhan industri akan konektivitas berkapasitas tinggi untuk pengembangan AI, analitik data, dan otomasi bisnis, Lintasarta menempatkan kolaborasi dengan Starlink sebagai elemen strategis dalam percepatan transformasi digital lintas sektor. “Kami ingin teknologi tidak hanya hadir, tetapi benar-benar memberdayakan Indonesia, menciptakan pemerataan peluang, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif,” sebut Zulfi. Ke depan, Lintasarta dan Starlink akan terus memperluas jangkauan layanan nasional, serta mengeksplorasi inisiatif kolaboratif untuk mendukung sektor strategis, mulai dari industri, layanan publik, pendidikan, hingga kesehatan, dalam semangat Empowering Indonesia untuk visi besar Indonesia Emas 2045.

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026 Tekno
Tekno
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:00 WIB

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026

Jakarta, katakabar.com - Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital nasional yang handal jaga kelangsungan layanan di tengah lonjakan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan peningkatan kebutuhan layanan digital lintas sektor industri. Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison(IOH) Group dan penyedia solusi Information and Communication Technology (ICT) terintegrasi, Lintasarta menyiagakan jaringan backbone, cloud, dan sistem keamanan siber guna menopang operasional kepada lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dari berbagai industri strategis nasional. Momentum akhir tahun secara historis menjadi periode dengan lonjakan trafik data dan beban operasional yang signifikan, terutama pada sektor-sektor seperti perbankan dan keuangan, transportasi dan logistik, kesehatan, pemerintahan, energi, serta ekosistem digital dan teknologi. Di periode Nataru 2024-2025, trafik internet pelanggan industri tercatat meningkat hingga 111 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan berlanjut pada Nataru 2025-2026, seiring meningkatnya ketergantungan industri dan layanan publik terhadap sistem digital yang bersifat mission- critical. “Lonjakan trafik diakhir tahun bukan sekadar tantangan teknis, tetapi menyangkut stabilitas layanan publik dan kelangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu kesiapan infrastruktur dan keandalan layanan menjadi prioritas utama kami,” ujar Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta. Kesiapan 4C Jaga Layanan Strategis Nasional Dalam menghadapi periode Nataru, Lintasarta memastikan kesiapan menyeluruh pada empat pilar utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Sejalan dengan meningkatnya intensitas transaksi keuangan digital pada periode Nataru, mulai dari BI-Fast, online transfer, hingga penggunaan uang elektronik, Lintasarta memprioritaskan kesiapan infrastruktur connectivity berkapasitas tinggi untuk menjamin high bandwidth, high availability, serta low latency. Kesiapan konektivitas ini menjadi fondasi utama dalam menopang sistem transaksi yang bersifat real-time dan mission-critical. Di atas fondasi tersebut, Lintasarta memperkuat tiga pilar lainnya, cloud untuk menjamin skalabilitas dan ketersediaan sistem, cybersecurity untuk menjaga keamanan data dan transaksi, serta collaboration melalui kesiapan solusi digital untuk memastikan layanan keuangan dan sektor strategis nasional tetap berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan Operasional Layanan Lintasarta melalui connectivity operation juga mengoperasikan Network Operations Center (NOC) 24 jam penuh setiap harinya, untuk memastikan pemantauan real-time serta respons cepat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur jaringan, spare part, dan operation management yang didukung backup dan system redundancy untuk menghadapi momen natal dan tahun baru. Kesiapan NOC, tim engineer lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia maupun tim eskalasi yang beroperasi 24x7 serta dukungan mitra yang optimal, merupakan komitmen nyata untuk menjaga kehandalan serta performansi layanan untuk pelanggan sebagai prioritas utama. “Kesiapan ini bagian dari komitmen jangka panjang Lintasarta untuk menjadi mitra transformasi digital yang dapat diandalkan. Kami tidak hanya menjaga jaringan tetap menyala, tetapi memastikan pelanggan dapat menjalankan operasionalnya dengan aman, stabil, dan berkelanjutan,” ulas Zulfi Menjaga Denyut Ekonomi Digital di Penghujung Tahun Melalui kesiapan operasional dan infrastruktur yang terintegrasi, Lintasarta menegaskan perannya sebagai penopang utama ekosistem digital nasional di momen krusial akhir tahun. Di tengah meningkatnya ketergantungan industri dan masyarakat terhadap layanan digital, Lintasarta memastikan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan keandalan jaringan, keamanan sistem dan kontinuitas layanan yang terjaga.

Startup Teratas Semesta AI 2025, Lintasarta Perkuat Ekosistem Kecerdasan Artifisial Nasional Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 17 Desember 2025 | 09:55 WIB

Startup Teratas Semesta AI 2025, Lintasarta Perkuat Ekosistem Kecerdasan Artifisial Nasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta secara resmi umumkan tiga startup terpilih dari program Semesta AI 2025, hasil penjurian pada Semesta AI Pitch Day yang digelar Oktober lalu di Jakarta. Pengumuman ini menandai tonggak penting gerakan AI Merdeka, inisiatif strategis Lintasarta untuk mempercepat adopsi kecerdasan artifisial (AI) yang aman, berdaulat, dan inklusif di Indonesia. Program Semesta AI, bagian dari payung besar gerakan AI Merdeka, dirancang untuk membangun fondasi ekosistem AI nasional melalui pengembangan talenta, percepatan startup, dan akselerasi implementasi use case lintas industri. Tahun ini, Semesta AI menarik ratusan pendaftar dari seluruh Indonesia, dengan 10 startup terpilih yang kemudian mengikuti Pitch Day dan menerima akses GPU Merdeka, kesempatan komersialisasi melalui Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU), serta peluang kolaborasi untuk melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi Lintasarta. Dari 10 finalis tersebut, tiga startup terpilih sebagai TOP 3 dengan nilai tertinggi berdasarkan penilaian dewan juri. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada lima kriteria utama: inovasi dan keunikan solusi, relevansi serta dampaknya bagi ekosistem nasional, model bisnis dan skalabilitas, implementasi teknologi AI, serta kualitas pitching dan storytelling. Gidion Suranta Barus, Chief Cloud Officer Lintasarta, mengatakan Semesta AI adalah platform strategis bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi kecerdasan artifisial yang inklusif dan berdaulat. “Semesta AI adalah bukti bahwa inovasi merupakan salah satu pilar utama AI Merdeka, dirancang untuk memperkuat Tiga startup teratas tahun ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis AI di Indonesia tidak hanya semakin matang, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri secara nyata. Dengan akses GPU Merdeka, LAMPU, dan jaringan pelanggan kami, Lintasarta berkomitmen mempercepat adopsi teknologi mereka ke level nasional,” terang Gidion. Tiga startup teratas semesta AI 2025, yakni BETA-UAS Revolusi Drone Otonom untuk Industri Strategis BETA-UAS (PT Bentara Tabang Nusantara) adalah perusahaan teknologi drone berbasis Bandung yang berdiri sejak 2016. Startup ini mengembangkan Unmanned Aircraft Systems (UAS) untuk kebutuhan pemetaan, inspeksi, monitoring, dan operasi di beberapa sektor industri. Melalui metode pengembangan cepat “BETA Way”, startup ini mampu menghadirkan platform UAV kustom dalam waktu hanya 3–6 bulan, menjadikannya salah satu penyedia solusi drone paling adaptif di Indonesia. Dengan visi menghadirkan masa depan operasi industri otonom, BETA-UAS kini mendukung sektor-sektor strategis seperti pertanian, kehutanan, pertambangan, minyak & gas, energi, logistik, hingga pertahanan dan penegakan hukum. Mereka mengusung model Drone-as-a-Service, yaitu penggunaan drone berbasis langganan (opex), tanpa capex besar. Dengan TKDN tertinggi di pasar (56,79 persen), layanan purna jual cepat (minimum downtime), serta 18 konfigurasi drone, BETA-UAS menjadi pilihan utama pelanggan pemerintah dan BUMN. Momofin-Infrastruktur Kepercayaan Digital untuk Dokumen Perusahaan Momofin adalah startup keamanan dokumen digital yang dibangun untuk menjawab meningkatnya risiko pemalsuan dokumen, sebuah tantangan yang dialami hingga 78 persen perusahaan secara global. Startup ini menyediakan infrastruktur kepercayaan digital yang mengautentikasi, memverifikasi, menandatangani, dan mengamankan dokumen secara end-to-end. Sejak berdiri pada 2022, Momofin telah memproses lebih dari 1 juta dokumen, melayani lebih dari 200 perusahaan, dan membantu penghematan hingga 70 persen biaya operasional. Produk unggulan mereka mencakup: Momofin Go: platform one-stop untuk tanda tangan elektronik, e-meterai, dan pengelolaan dokumen digital dengan efisiensi hingga 15x lebih cepat. Momofin API: integrasi dokumen ke ERP dan sistem bisnis lainnya secara mulus. Momofin AI: teknologi ekstraksi data dan document intelligence untuk menghasilkan wawasan berbasis dokumen secara otomatis. Momofin menghadirkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan sebagai fondasi, mendukung transformasi digital korporasi dengan standar kepercayaan yang lebih tinggi. Fineksi-AI untuk Analitik Kredit Modern dan Pencegahan Fraud Fineksi adalah platform Software-as-a-Service(SaaS) yang menghadirkan AI untuk membantu lembaga keuangan mempercepat dan meningkatkan akurasi analisis kredit. Dengan fraud menyebabkan kerugian hingga USD 28 miliar di Asia Tenggara, kebutuhan solusi seperti Fineksi menjadi semakin penting dan strategis Fineksi menggabungkan AI, analisis finansial, dan machine learning untuk: Memroses dokumen kredit secara otomatis, Mendeteksi manipulasi dan pemalsuan,Menilai risiko pinjaman,Menghasilkan insight prediktif,Mempercepat pengambilan keputusan hingga 40x lebih cepat. Platform ini telah digunakan oleh bank, multifinance, dan P2P lending dalam berbagai skenario seperti KPR, KUM, pembiayaan kendaraan, invoice financing, dan kredit usaha.Dengan akurasi tinggi, kecepatan kilat, dan kemampuan deteksi risiko tersembunyi yang melampaui kemampuan manusia, Fineksi memperluas standar baru bagi industri keuangan Indonesia. Dukungan Lintasarta untuk Pertumbuhan Startup AI Indonesia Dewan juri Semesta AI Pitch Day tahun ini yang memberikan penilaian diantaranya terdiri dari: Dandy Yudha Feryawan — Direktur Teknologi Digital Baru, Kementerian Parekraf Gidion Suranta Barus — Chief Cloud Officer Lintasarta Nurendrantoro — Head of Industry Solution Lintasarta Benjamin Chan — Head of NVIDIA Startup Inception Program Asia Pacific Anissa Dyah Setyowati — Principal, Spiral Ventures SEA Para juri memberikan penilaian berdasarkan inovasi teknologi, potensi pasar, kesiapan implementasi, dan kontribusinya terhadap ekosistem AI nasional. Melalui gerakan AI Merdeka, Lintasarta ingin mempercepat penyediaan talenta, memperluas inovasi startup, serta memperkuat infrastruktur nasional melalui GPU Merdeka serta LAMPU. Pengumuman TOP 3 startup Semesta AI 2025 menjadi simbol bahwa inovasi AI dalam negeri telah memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang, didukung kolaborasi erat antara pemerintah, industri, venture capital, dan partner teknologi global.

Lintasarta Perkuat Peran Sentral Penggerak Konektivitas AI Indonesia Tekno
Tekno
Kamis, 13 November 2025 | 13:09 WIB

Lintasarta Perkuat Peran Sentral Penggerak Konektivitas AI Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, Lintasarta semakin menegaskan posisinya sebagai pilar utama yang menopang konektivitas kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia. Sejak berdiri pada 1988, Lintasarta konsisten menjadi mitra strategis berbagai sektor industri nasional. Kini, melalui penguatan jaringan ultra-high-speed koneksi yang andal, aman, dan berkinerja tinggi, Lintasarta berada di garis depan dalam mendukung percepatan transformasi digital Indonesia di era AI. Konektivitas Andal untuk Ekosistem AI Nasional Lintasarta menyediakan layanan connectivity Business-to-Business (B2B) yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan berbandwidth besar seperti cloud computing, multi cloud services, AI, hingga GPU-as-a-Service. Layanan ini dibangun di atas arsitektur super-core800 Gigabit Ethernet (800GE) dan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM-Ng), menghadirkan konektivitas latensi rendah, stabilitas prima, dan keamanan berlapis, menjadikannya fondasi penting bagi perusahaan yang mengandalkan cloud, bigdata, dan aplikasi berbasis AI. Sebagai bagian dari modernisasi infrastruktur dan penguatan solusi 4C (Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration), Lintasarta kini mengoperasikan jaringan berkapasitas total50 Tbps yang menjangkau seluruh Indonesia. Infrastruktur ini menempatkan Lintasartasebagai salah satu dari tiga penyedia kapasitas internet terbesar secara nasional, serta peringkat kedua dalam ekosistem internet Indonesia berdasarkan total prefix dan interkoneksi, diambil dari https://bgp.tools/rankings/ID?sort=cone. Konektivitas ini terhubung langsung dengan national backbone sehingga mampu menghadirkan transfer data real-time hingga ke wilayah paling terpencil. Pendorong Terdepan Transformasi Digital Nasional Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan industri akan konektivitas berkecepatan tinggi dan berkeamanan optimal, Lintasarta menghadirkan Network-as-a-Service (NaaS) solusi yang memberikan fleksibilitas, efisiensi biaya, serta keandalan tinggi bagi berbagai sektor bisnis. Model layanan ini menjawab tuntutan terhadap low-latency connectivity dan multi-cloud access, dua komponen kunci dalam mempercepat transformasi digital di tanah air. “Lintasarta berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membangun fondasi digital Indonesia, khususnya dalam ekosistem AI. Kami tidak hanya menyediakan konektivitas, melainkan menghadirkan trusted digital infrastructure yang mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi masa depan,” kata Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta. Teknologi Terdepan untuk Cloud dan AI Zulfi menambahkan Lintasarta memperkuat jaringan inti melalui penerapan teknologi DWDM-Ng dengan kemampuan 1,2 Tbps per lambda serta sistem optical switching terbaru untuk memastikan transfer data berkapasitas besar berlangsung cepat, aman, dan tanpa gangguan. Solusi Lintasarta Lambda Multi-Service menjadi keunggulan perusahaan karena kualitas, keandalan, dan keamanan kelas enterprise, ideal untuk mendukung kebutuhan fintech, data analytics, AI, dan multi-cloud. Dengan peningkatan infrastruktur ini, pelanggan dapat menjalankan aplikasi berbasis big data, GPU computing, dan layanan AI dengan performa optimal. Konektivitas premium berlatensi rendah menjadikan Lintasarta salah satu tulang punggung utama bagi perusahaan yang bergerak menuju AI-driven enterprise. Lintasarta kini mengoperasikan jaringan berkapasitas total 96 Tbps yang menjangkau seluruh Indonesia khususnya di Jawa dan Sumatera. Dari Warisan Kepercayaan Menuju Masa Depan AI Selama lebih dari tiga dekade, Lintasarta telah menjadi mitra digital tepercaya bagi sektorperbankan nasional dan berbagai industri strategis lainnya. Kini, melalui perannya sebagai AI Factory, Lintasarta memperluas kontribusinya dengan menjadi enabler ekosistem AI Indonesia, menjembatani kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah untuk mempercepat inovasi dan adopsi AI di seluruh sektor ekonomi. Langkah ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana konektivitas yang kuat, aman, dan cerdas menjadi fondasi kemajuan ekonomi digital nasional. Didukung warisan kepercayaan, inovasi berkelanjutan, dan komitmen membangun negeri, Lintasarta siap menjadi salah satu penggerak utama menuju masa depan digital Indonesia yang berdaulat dan berdaya melalui teknologi berbasis AI.

Lintasarta Perkuat Peran sebagai AI Factory Dorong Kemandirian Ekosistem AI Nasional Nasional
Nasional
Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:02 WIB

Lintasarta Perkuat Peran sebagai AI Factory Dorong Kemandirian Ekosistem AI Nasional

Jakarta, katakabar.com - Lintasarta perusahaan AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) Group, menegaskan komitmennya untuk menjadi penggerak utama ekosistem Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Artifisial nasional. Momentum ini semakin diperkuat lewat partisipasi aktif dalam forum AI Innovation Summit 2025 yang digelar oleh KORIKA bulan lalu, di mana Lintasarta menampilkan komitmen strategis untuk memperkuat kedaulatan AI Indonesia melalui infrastruktur kelas dunia, pengembangan talenta unggul dan kolaborasi lintas sektor. President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, menegaskan Lintasarta berkomitmen mempercepat transformasi digital Indonesia melalui gerakan AI Merdeka. “Sebagai AI Factory dari Indosat Group, Lintasarta berkomitmen memperkokoh kedaulatan AI Indonesia melalui infrastruktur kelas dunia, pengembangan talenta unggul, dan kolaborasi strategis lintas sektor. Komitmen nyata juga terwujud dengan kehadiran gerakan AI Merdeka sebagai gerakan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan bangsa,” ujar Bayu. Tiga Pilar Gerakan AI Merdeka Melalui kekuatan layanan 4C, yakni Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration Lintasarta terus mendorong pemanfaatan AI di berbagai lini industri. Komitmen itu diwujudkan melalui inisiatif AI Merdeka, berfokus pada tiga program utama: · Laskar AI – Program pengembangan talenta digital nasional yang telah menjangkau lebih dari 13.500 pendaftar dari sabang hingga merauke. Sebanyak 657 peserta terbaik terpilih, terdiri dari mahasiswa, fresh graduate, dosen, dan profesional dari ratusan institusi pendidikan dan organisasi di seluruh Indonesia. Pada Juli 2025, sebanyak 412 Laskar AI resmi diwisuda, dengan 40 lulusan terbaik yang telah menunjukkan keunggulan dan dedikasi luar biasa. · Semesta AI – Program akselerasi bagi startup. Dimulai dari proses Startup Scouting lebih dari 150 Startup, tersaring 50 startup dalam Kick Off Semesta AI dan seleksi awal yang menjaring 20 startup potensial yang mengikuti pilot project bersama tim Lintasarta. · AI Use Case – Inisiatif penerapan solusi AI di sektor-sektor strategis seperti kesehatan, keuangan, logistik, manufaktur, sumber daya alam, dan pemerintahan yang saat ini telah menjangkau lebih dari 2.300 pelanggan korporasi Lintasarta. Dorong Kedaulatan Teknologi dan Pemerataan Infrastruktur Dalam pengembangan ekosistem digital nasional, Chief Cloud Officer Lintasarta, Gidion Suranta Barus, menegaskan pentingnya kemandirian teknologi. “Data sovereignty memastikan inovasi AI dapat tumbuh mandiri dan memberikan nilai nyata. Lintasarta melalui AI Factory dengan GPU Merdeka dan Cloudeka berkomitmen menjadi strategic enabler bagi seluruh ekosistem- dari startup, korporasi, hingga lembaga riset dalam negeri,” jelas Gidion. Ia menambahkan, saat ini sekitar 55 persen kapasitas pusat data nasional masih terkonsentrasi di Jakarta. Untuk menjawab tantangan tersebut, Lintasarta berkomitmen memperluas jaringan backbone connectivity ke berbagai wilayah strategis di Indonesia dengan layanan berkapasitas tinggi, kecepatan tinggi, dan latensi rendah. Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045 Sebagai bagian dari IOH Group, Lintasarta terus menegaskan konsistensinya membangun kedaulatan digital Indonesia melalui solusi ICT dan AI yang inklusif. Dengan inisiatif seperti AI Merdeka, dan peran strategis sebagai AI Factory, Lintasarta tidak hanya mempercepat transformasi digital industri, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan. “Kehadiran Lintasarta dalam AI Innovation Summit menegaskan komitmen kami untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, memberdayakan talenta, dan membangun kemandirian teknologi- fondasi penting untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Bayu.