Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577 Nasional
Nasional
Minggu, 15 Februari 2026 | 22:35 WIB

Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577

Palembang, katakabar.com - Memasuki hari ketiga masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 yang berlangsung pada 13 hingga 18 Februari 2026, antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api di wilayah Divisi Regional III Palembang menunjukkan tren yang positif. Pelanggan memanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga maupun bersilaturahmi menuju Lubuk Linggau maupun Tanjungkarang, Kota Lampung. Sejak 13 hingga 15 Februari 2026, KAI Divre III Palembang telah mengangkut sebanyak 16.685 penumpang, dengan rata-rata 5.560 penumpang per hari atau mencapai 154 persen dari kapasitas yang disediakan. Adapun layanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang meliputi: - KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) - KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) - KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan peningkatan okupansi ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan selama masa liburan. “Lonjakan jumlah penumpang pada tiga hari pertama libur panjang Imlek ini menunjukkan mobilitas masyarakat sehingga ikut menggerakkan perekonomian di daerah tujuan perjalanan kereta api. KAI Divre III Palembang terus berupaya memastikan seluruh perjalanan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida. Update Penjualan Tiket 16–18 Februari 2026 Untuk tiga hari ke depan, yakni 16 hingga 18 Februari 2026, penjualan tiket juga menunjukkan angka yang signifikan: 1. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) telah terjual 144 persen dari kapasitas yang disediakan. 2. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) telah terjual sekitar 160 persen dari kapasitas yang disediakan. 3. KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau pada 16 Februari telah terjual sekitar 101 persen, sementara relasi sebaliknya terjual sekitar 45 persen. 4. Pada 17 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 102 persen, sedangkan relasi sebaliknya terjual 60 persen. 5. Untuk 18 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 40 persen, dan relasi sebaliknya sekitar 15 persen dari kapasitas yang disediakan. Dengan data tersebut, masyarakat yang berencana melanjutkan perjalanan liburan maupun melakukan arus balik, khususnya pada relasi Kertapati – Lubuk Linggau maupun sebaliknya, masih dapat memanfaatkan ketersediaan tiket KA Sindang Marga pada tanggal-tanggal tertentu yang masih tersedia. KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau ketersediaan tiket dan promo menarik melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Pelanggan juga diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan tiket di luar jalur resmi, karena KAI tidak bertanggung jawab atas transaksi yang dilakukan melalui saluran yang tidak termasuk dalam kerjasama perusahaan.

Sambut Masa Libur Lebaran Tiket KA Rajabasa Siap Dipesan Nasional
Nasional
Minggu, 15 Februari 2026 | 16:00 WIB

Sambut Masa Libur Lebaran Tiket KA Rajabasa Siap Dipesan

Tanjungkarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan segera membuka penjualan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026. Tiket Lebaran untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 11 Maret 2026 akan dapat dipesan masyarakat mulai 25 Januari 2026, sesuai dengan jadwal pemesanan yang telah ditetapkan. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan penjualan tiket dilakukan secara bertahap hingga keberangkatan H+10 Lebaran yakni sampai dengan 1 April 2026. KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan mudik Lebaran melalui pemesanan tiket kereta api yang transparan dan mudah diakses. Zaki menambahkan, bagi yang berencana mudik ke kampung halaman saat Lebaran dengan kereta api, dapat merencanakan pemesanan tiket KA seperti yang tertera pada jadwal pembelian tiket kereta untuk mudik Lebaran 2026, berikut Pemesanan Minggu (25/1), untuk keberangkatan Rabu (11/3)- Pemesanan Senin (26/1), untuk keberangkatan Kamis (12/3)- Pemesanan Selasa (27/1), untuk keberangkatan Jumat (13/3)- Pemesanan Rabu (28/1), untuk keberangkatan Sabtu (14/3)- Pemesanan Kamis (29/1), untuk keberangkatan Minggu (15/3)- Pemesanan Jumat (30/1). Terus, untuk keberangkatan Senin (16/3)- Pemesanan Sabtu (31/1), untuk keberangkatan Selasa(17/3)- Pemesanan Minggu (1/2), untuk keberangkatan Rabu (18/3)- Pemesanan Senin (2/2), untuk keberangkatan Kamis (19/3)- Pemesanan Selasa (3/2), untuk keberangkatan Jumat (20/3)- Pemesanan Rabu (4/2), untuk keberangkatan Sabtu (21/3)- Pemesanan Kamis (5/2), untuk keberangkatan Minggu (22/3)- Pemesanan Jumat (6/2), untuk keberangkatan Senin (23/3)- Pemesanan Sabtu (7/2). Lalu, untuk keberangkatan Selasa (24/3)- Pemesanan Minggu (8/2), untuk keberangkatan Rabu (25/3)- Pemesanan Senin (9/2), untuk keberangkatan Kamis (26/3)- Pemesanan Selasa (10/2), untuk keberangkatan Jumat (27/3) - Pemesanan Rabu (11/2), untuk keberangkatan Sabtu (28/3)- Pemesanan Kamis (12/2), untuk keberangkatan Minggu (29/3)- Pemesanan Jumat (13/2), untuk keberangkatan Senin (30/3)- Pemesanan Sabtu (14/2), untuk keberangkatan Selasa (31/3)- Pemesanan Minggu (15/2), untuk keberangkatan Rabu (1/4). Menurut Zaki, pembukaan penjualan tiket Lebaran lebih awal merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanannya. “KAI Divre IV mengimbau masyarakat untuk mencatat dan segera merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak dini dan membeli tiket hanya melalui kanal resmi. Dengan pemesanan lebih awal, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal dan dapat menghindari kehabisan tiket pada tanggal-tanggal favorit,” tutur Zaki. Pembelian tiket Kereta Api Lebaran 2026 dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, Call Center 121, serta mitra resmi penjualan dan online travel agent yang bekerja sama dengan KAI. Zaki mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan jasa tambahan dengan biaya tidak wajar, guna menghindari potensi penipuan dan kerugian. “Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu menggunakan kanal dan mitra resmi KAI. Selain aman dan nyaman, harga tiket juga sesuai ketentuan yang berlaku. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” imbau Zaki.

Stasiun Pasarsenen Paling Favorit Selama Libur Sekolah Nasional
Nasional
Jumat, 11 Juli 2025 | 17:10 WIB

Stasiun Pasarsenen Paling Favorit Selama Libur Sekolah

Turun : 1.264 pelanggan - Stasiun Karawang Naik : 509 pelanggan Turun : 578 pelanggan - Stasiun Cikampek Naik : 567 pelanggan Turun : 625 pelanggan Bagi masyarakat yang akan mengakhiri libur sekolah dengan menggunakan KA jarak jauh, agar segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Sehingga, tambahnya, calon pelanggan dapat memilih jadwal keberangkatan KA sesuai yang diinginkan.

Diskon 30 Persen, KAI Imbau Pelanggan Perhatikan Ketentuan Bagasi dan Pesan Segera Tiket Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 22 Juni 2025 | 21:00 WIB

Diskon 30 Persen, KAI Imbau Pelanggan Perhatikan Ketentuan Bagasi dan Pesan Segera Tiket

Jakarta, katakabar.com - Diskon 30 persen Kereta Ekonomi Komersial total 1,3 Juta Tiket Sudah Terjual! Sambut masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) ajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memperhatikan ketentuan bagasi dan segera memanfaatkan promo tarif yang tersedia sebelum kehabisan. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea, dengan ketentuan maksimal berat 20 kg, volume 100 dm³ (dimensi 70x48x30 cm), dan maksimal 4 koli. “Jika saat boarding pelanggan membawa bagasi yang melebihi batas tersebut, maka akan dikenakan bea tambahan sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi,” kata Anne. Barang bawaan, ujar Anne, dapat diletakkan di rak atas tempat duduk atau area lain yang tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan penumpang lain. "Untuk bagasi berbayar, batas maksimalnya adalah 40 kilogram dengan volume hingga 200 dm³. Apabila melebihi batas tersebut, pelanggan disarankan menggunakan layanan ekspedisi seperti KAI Logistik agar perjalanan tetap nyaman dan sesuai ketentuan," ucapnya. KAI mengingatkan beberapa barang dilarang dibawa ke dalam kereta, termasuk: • Binatang hidup • Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif • Senjata api/tajam • Benda mudah meledak/terbakar • Barang berbau menyengat atau berpotensi mengganggu penumpang lain • Barang yang dilarang peraturan perundang-undangan atau dinilai tidak layak oleh petugas boarding Program tarif diskon 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas Ekonomi komersial terus mendapat sambutan positif. Hingga 22 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat 1.320.011 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi yang disediakan. Artinya, 37 persen dari kapasitas telah dipesan, dan angka ini diperkirakan terus bertambah seiring dimulainya libur sekolah di berbagai wilayah.

Daop 1 Jakarta Layani 32.905 Pelanggan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Nasional
Nasional
Jumat, 13 Juni 2025 | 14:00 WIB

Daop 1 Jakarta Layani 32.905 Pelanggan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi

Jakarta, katakabar.com - Selama libur Idul Adha 1446 hijiriah tahun 2025 masehi, KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat di wilayah Bogor, Sukabumi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 32.905 pelanggan telah menggunakan layanan KA Lokal Pangrango dan KA Siliwangi selama masa libur Idul Adha 1446 hijiriah, yang berlangsung pada 4 hingga 9 Juni 2025. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, volume pelanggan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api lokal sebagai pilihan mobilitas selama periode libur panjang. “Selama libur Idul Adha, KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat di wilayah Bogor, Sukabumi, hingga Cipatat. Tercatat 32.905 pelanggan terlayani dengan aman dan lancar,” ujar Ixfan. Rincian pelanggan, yakni KA Pangrango (relasi Bogor – Sukabumi PP) yang beroperasi 8 perjalanan per hari (4 relasi Bogor–Sukabumi dan 4 relasi Sukabumi–Bogor), mencatat total 23.656 pelanggan, dengan rata-rata 2.667 pelanggan per hari. KA Siliwangi (relasi Sukabumi – Cipatat) yang melayani 3 perjalanan per hari, mencatat total 9.249 pelanggan, atau rata-rata 657 pelanggan per hari. KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan kereta api lokal, serta memastikan pelayanan tetap optimal melalui pengawasan operasional dan penerapan standar keselamatan serta kenyamanan yang ketat. “Dalam setiap momen liburan, kami terus berupaya menghadirkan perjalanan yang selamat, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” jelas Ixfan. KAI mengimbau pelanggan untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku dan tetap menjaga ketertiban selama dalam perjalanan guna menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi semua pihak.

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025 Nasional
Nasional
Selasa, 10 Juni 2025 | 09:00 WIB

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti menjaga barang bawaannya selama periode arus balik libur panjang Idul Adha dan cuti bersama 5 hingga 9 Juni 2025. Imbauan ini menyusul tingginya mobilitas masyarakat yang berpotensi meningkatkan risiko barang tertinggal di kereta maupun stasiun. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, sepanjang Januari hingga Mei 2025, petugas KAI telah menemukan 5.051 barang pelanggan yang tertinggal. Dari jumlah tersebut, 1.802 item tergolong barang berharga seperti ponsel, laptop, dompet, perhiasan, dan dokumen penting. Estimasi total nilai keseluruhan barang mencapai Rp5.965.876.912. “Temuan ini menjadi indikator mobilitas pelanggan cukup padat. Di tengah keramaian dan kelelahan perjalanan, sering kali pelanggan lupa memeriksa kembali barang bawaannya sebelum turun,” jelas Anne. KAI terus mengoptimalkan sistem penanganan barang tertinggal agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Pelanggan yang merasa kehilangan barang dapat segera menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau langsung mendatangi loket layanan pelanggan di stasiun terdekat. Barang non-berharga seperti charger, pakaian, tas, hingga botol minum tetap ditangani dengan baik, meski prioritas utama adalah mengembalikan barang bernilai tinggi secepat mungkin kepada pemiliknya. “Kami bantu semaksimal mungkin. Sepanjang data dan ciri barang sesuai, proses pengambilan sangat mudah dan tidak dikenakan biaya apa pun,” tegas Anne. KAI mencatat sebagian besar pelanggan yang melapor kehilangan barang berhasil mendapatkannya kembali dalam waktu singkat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen KAI memberikan layanan publik yang tanggap, terpercaya, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan. “Kami berkomitmen memberikan layanan yang tanggap dan tepercaya, termasuk dalam hal penanganan barang tertinggal,” ucap Anne. Selama masa libur panjang Idul Adha, lonjakan volume pelanggan turut memperkuat pentingnya kewaspadaan pribadi. Pada puncak arus balik Senin (9/6), penjualan tiket telah mencapai 197.183 kursi atau 115 persen dari kapasitas 171.261, dan masih akan bertambah hingga akhir pukul 24.00 WIB. Secara total, penjualan tiket periode 5 hingga 9 Juni 2025 telah menyentuh 931.119 tiket, melampaui kapasitas 850.795 atau setara 109 persen. Rinciannya, 794.619 pelanggan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (112 persen), dan 136.500 pelanggan menggunakan Kereta Api Lokal (97 persen).

KAI Daop 1 Jakarta Catat Puncak Arus Balik Libur Idul Adha 1446 H Nasional
Nasional
Senin, 09 Juni 2025 | 21:09 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Catat Puncak Arus Balik Libur Idul Adha 1446 H

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat, Senin (9/6), sebagai puncak arus balik pasca libur Idul Adha 1446 hijriah tahun 2025. Tercatat sebanyak 43.817 pelanggan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat kembali ke Ibu Kota usai menikmati libur panjang. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, peningkatan volume penumpang sudah terpantau sejak akhir pekan lalu dan mencapai puncaknya hari ini. “Jumlah penumpang yang turun hari ini merupakan yang tertinggi selama periode arus balik, menandai puncak pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta,” ujar Ixfan. Rincian penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta, yakni Stasiun Gambir: 14.825 pelanggan, Stasiun Pasar Senen: 15.031 pelanggan, Stasiun Bekasi: 4.631 pelanggan, Stasiun Jatinegara: 5.476 pelanggan, Stasiun Cikarang: 1.980 pelanggan, Stasiun Karawang: 875 pelanggan, dan Stasiun Cikampek: 999 pelanggan. Sedang, volume keberangkatan dari Daop 1 Jakarta masih tergolong tinggi. Hari ini, total 28.684 pelanggan telah memesan tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan stasiun lainnya di wilayah Daop 1. Dari jumlah tersebut, 8.000 pelanggan berangkat dari Stasiun Gambir dan 11.500 pelanggan dari Stasiun Pasar Senen. Sisanya, sekitar 9.000 pelanggan berangkat dari stasiun seperti Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, sebanyak 77 perjalanan KA Jarak Jauh atau KAJJ dioperasikan oleh KAI Daop 1 Jakarta hari ini, yang terdiri dari 41 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 36 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen, termasuk kereta tambahan.

Arus Balik Libur Idul Adha di Daop 6 Mulai Melonjak, Ayo Rencanakan Perjalanan dengan Baik! Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 08 Juni 2025 | 10:00 WIB

Arus Balik Libur Idul Adha di Daop 6 Mulai Melonjak, Ayo Rencanakan Perjalanan dengan Baik!

Yogyakarta, katakabar.com - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh Sabtu (7/6) mulai melandai. Di mana perkiraan sebanyak 13.454 penumpang turun di sejumlah stasiun Daop 6. Volume kedatangan di Daop 6 sendiri mencapai puncaknya Kamis (5/6), dengan total volume sebanyak 25.784 penumpang, sedang Jumat (6/6) sudah mulai menurun di 20.480 penumpang. Lalu, untuk volume keberangkatan penumpang KA jarak jauh berangsur landai di mana pada Kamis (5/6) tercatat sebanyak 28.592 penumpang berangkat, Jumat (6/6) sebanyak 12.852 penumpang, dan Sabtu (7/6) sebanyak 12.984 penumpang. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menceritakan, volume keberangkatan diperkirakan mengalami lonjakan signifikan mulai Minggu (8/6) hingga sejauh ini tercatat volume keberangkatan sebanyak 19.135 penumpang, dan kembali meningkat Senin (9/6) dengan volume penumpang sebanyak 19.958 penumpang. Angka ini masih dinamis mengingat pemesanan tiket masih terus berlangsung. "Untuk volume kedatangan penumpang KA jarak jauh cenderung stabil, dan keberangkatan diperkirakan akan mulai meningkat Minggu (8/6) dan Senin (9/6) karena memang arus balik. Untuk itu, bagi pelanggan yang belum memiliki tiket pada arus balik tersebut diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan segera memesan tiket agar tidak kehabisan," imbau Feni. Kata Feni per Sabtu (7/6) pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi keberangkatan awal stasiun Daop 6 mencapai 125 perseb dengan mencatat penjualan sebanyak 125.249 tempat duduk dari yang disediakan sebanyak 99.982 tempat duduk. "Angka ini tercapai karena beberapa KA mencatatkan okupansi yang cukup fantastis karena permintaan pelanggan yang sangat tinggi dibandingkan dengan tempat duduk yang disediakan sehingga dalam 1 tempat duduk terjual beberapa kali," ulas Feni. Beberapa KA dengan capaian okupansi yang sangat tinggi di atas 100 persen, yakni: 1. Sri Tanjung (278) dengan okupansi 534 persen 2. Bengawan (281) dengan okupansi 479 persen 3. Joglosemarkerto (187) dengan okupansi 202 persen 4. Joglosemarkerto (193) dengan okupansi 190 persen 5. Taksaka (47) dengan okupansi 148 persen 6. Taksaka (45) dengan okupansi 109 persen 7. Jaka Tingkir (255) dengan okupansi 109 persen 8. Argo Lawu (13) dengan okupansi 109 persen 9. Progo (257) dengan okupansi 106 persen 10. Taksaka (43) dengan okupansi 104 persen "Sekali lagi kami berharap masyarakat dapat merencanakan dengan baik perjalanannya serta masih bisa memesan tiket sesuai KA dan tanggal yang diinginkan," seru Feni lagi.

Volume Penumpang KAJJ dari Daop 1 Jakarta Normal Pasca Libur Idul Adha Nasional
Nasional
Minggu, 08 Juni 2025 | 08:17 WIB

Volume Penumpang KAJJ dari Daop 1 Jakarta Normal Pasca Libur Idul Adha

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh atau KAJJ, Sabtu (7/6) kemarin, menunjukkan angka normal pasca momen libur Idul Adha 1446 hijiriah. Hingga siang kemarin, sebanyak 18.923 pelanggan tercatat telah memesan tiket untuk keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, dari total volume tersebut, sebanyak 5.000 pelanggan berangkat dari Stasiun Gambir, 9.000 pelanggan dari Stasiun Pasar Senen, dan sisanya sekitar 4.000 pelanggan berangkat dari stasiun lainnya seperti Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Karawang, dan Cikarang. "Jumlah ini mencerminkan kondisi arus balik yang mulai melandai dan menunjukkan tren normal dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang merupakan puncak arus mudik," kata Ixfan. Selain keberangkatan, ucap Ixfan, KAI Daop 1 Jakarta mencatat volume kedatangan penumpang mencapai 20.734 pelanggan. Rinciannya, 4.378 pelanggan turun di Stasiun Gambir, 8.396 pelanggan di Stasiun Pasar Senen, dan sekitar 7.960 pelanggan lainnya turun di stasiun-stasiun seperti Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. "Kemarin, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan sebanyak 77 perjalanan KAJJ, yang terdiri dari 41 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 36 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen," ujarnya. Secara keseluruhan, tutur Ixfan, selama periode 4 hingga 9 Juni 2025, sebanyak 175.093 pelanggan tercatat telah memesan tiket dan melakukan perjalanan menggunakan KAJJ dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Libur Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 4 Semarang Catat 25.486 Kedatangan Penumpang Nasional
Nasional
Senin, 02 Juni 2025 | 09:15 WIB

Libur Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 4 Semarang Catat 25.486 Kedatangan Penumpang

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang di wilayah Daop 4 Semarang di momentum libur panjang memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2025. Lihat, Kamis, 29 Mei 2025, total 25.486 penumpang tercatat tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang, menandai puncak kedatangan selama periode libur kali ini. Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, arus kedatangan penumpang didominasi oleh perjalanan dari Jakarta dan Surabaya, serta mobilitas jarak dekat dengan destinasi favorit seperti Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Blora. Stasiun Semarang Tawang menjadi titik kedatangan tertinggi dengan total 8.999 penumpang. Disusul oleh Stasiun Semarang Poncol dengan 5.592 penumpang, Stasiun Tegal 3.474 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.306 penumpang, Stasiun Ngrombo 1.173 penumpang, Stasiun Pemalang 1.143 penumpang, dan Stasiun Cepu 1.066 penumpang. Sementara, puncak keberangkatan penumpang terjadi sehari sebelumnya, Rabu, 28 Mei 2025, dengan 20.809 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. Adapun pergerakan penumpang Jumat, 30 Mei 2025, terpantau relatif landai. Hingga pagi hari, tercatat sekitar 14.000 penumpang datang maupun berangkat melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 4. Meski demikian, KAI memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, seiring berakhirnya masa libur panjang. Diperkirakan lebih dari 24.000 penumpang akan memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk kembali ke tempat aktivitas masing-masing. "Hingga Jumat, 30 Mei 2025 pukul 10.00 WIB, total penjualan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang telah mencapai 76.535 tiket, atau rata-rata 15.307 tiket per hari. Jumlah ini mencakup sekitar 67 persen dari total 114.650 tiket yang disediakan untuk periode libur panjang ini," ujar Franoto.