Lesu

Sorotan terbaru dari Tag # Lesu

Ekonomi Lesu, Ini 3 Cara Cerdas Bisnis Bertahan dan Tetap Tumbuh Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 19 April 2025 | 12:37 WIB

Ekonomi Lesu, Ini 3 Cara Cerdas Bisnis Bertahan dan Tetap Tumbuh

Jakarta, katakabar.com - Memasuki kuartal kedua 2025, pelaku usaha di Indonesia menghadapi tantangan baru lantaran perlambatan ekonomi. Meski belanja masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 tercatat mencapai Rp248,1 triliun, perputaran uang justru diperkirakan menurun 12,3 persen menjadi Rp137,97 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan melemahnya daya beli dan konsumsi rumah tangga. Berdasarkan survei Bank Indonesia, porsi tabungan terhadap total pendapatan masyarakat pada Februari 2025 turun ke angka 14,7 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata periode 2018–2024 yang mencapai 16,7 persen. Di tengah kondisi tersebut, pelaku usaha dituntut untuk lebih adaptif dan efisien dalam mengelola bisnis. CEO Sribu, Ryan Gondokusumo menyampaikan, strategi bisnis tidak lagi bisa dirancang dalam jangka panjang, melainkan perlu disesuaikan secara dinamis. “Kalau dulu strategi bisa disusun untuk satu tahun, sekarang pelaku usaha harus siap melakukan penyesuaian dari minggu ke minggu,” ujar Ryan, Selasa (16/4). Sribu, sebagai platform penyedia layanan freelancer terbaik di Indonesia, mencatat peningkatan signifikan pada permintaan jasa digital seperti pemasaran digital (digital marketing), desain grafis, dan pengelolaan marketplace pasca-Lebaran. Dijelaskan Ryan, pelaku UMKM dan perusahaan menengah kini semakin menyadari pentingnya digitalisasi untuk tetap relevan dan kompetitif. “Dulu, bisnis menunggu pelanggan datang. Sekarang, pelaku usaha harus aktif menjemput bola dengan konten yang menarik, iklan yang efektif, dan tampilan profesional. Semua itu bisa dimulai dengan biaya yang relatif terjangkau, asal strateginya tepat,” tuturnya.

Masyarakat Bengkalis Keluhkan Ekonomi Lesu dan Realisasi APBD Baru 39 Persen Politik
Politik
Kamis, 26 September 2024 | 15:25 WIB

Masyarakat Bengkalis Keluhkan Ekonomi Lesu dan Realisasi APBD Baru 39 Persen

Bengkalis, katakabar.com - Masyarkat Kabupaten Bengkalis keluhkan ekonomi lesu. Kata Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Rahman Hadi fakta ini cukup mengejutkan. Soalnya, Bengkalis ternyata menjadi daerah yang realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD paling rendah dibandingkan daerah lain yang saat ini dipimpin Pjs. Secara khusus, sorotan diberikan ke Pemkab Bengkalis yang baru merealisasikan APBD 2024 hanya sebesar 39,94 persen. Rendahnya realisasi APBD 2024 Kabupaten dan Kota itu menjadi tugas alias 'PR' khusus yang diberikan kepada 6 Penjabat Sementara (Pjs) Bupati dan Wali Kota yang dilantik, Selasa (24/9) lalu. "Meski Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota bertugas hanya sekitar dua bulan, tapi harus segera melaksanakan monitoring APBD 2024, batas waktunya pada 30 September," kata Rahman Hadi kepada 6 Pjs kepala daerah yang dilantik di Balai Serindit, Kompleks Gubernuran Riau. Pj Gubri membacakan satu per satu realisasi APBD 2024 keenam daerah tersebut, yakni, realisasi APBD Kabupaten Siak 2024 sebesar 52,24 persen, Kabupaten Kepulauan Meranti 50,06 persen, Pelalawan 44,76 persen, Kuansing 49,56 persen dan Kota Dumai sebesar 56,66 persen.