Lereng

Sorotan terbaru dari Tag # Lereng

Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos Nasional
Nasional
Jumat, 20 Maret 2026 | 17:10 WIB

Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos

Jakarta, katakabar.com - Operasi bor ledak yang tidak optimal berdampak langsung pada biaya pengolahan. Di sisi lain, pemantauan stabilitas lereng pit yang mengandalkan inspeksi visual periodik sering tidak cukup cepat menangkap perubahan geoteknik yang berkembang dalam hitungan hari. Strayos adalah platform AI yang mengintegrasikan analisis bor ledak dan pemantauan lereng dalam satu sistem berbasis data survei dari drone. Dalam modul Drill dan Blast, Strayos memproses data survei drone untuk menghasilkan rancangan shot plan berdasarkan topografi bench aktual. Platform ini menjalankan simulasi prediksi getaran, airblast, dan distribusi muckpile sebelum peledakan dilakukan, sehingga tim dapat menyesuaikan parameter sebelum ada material yang bergerak. Setelah ledakan, analisis fragmentasi post-blast berjalan otomatis dari foto udara drone tanpa pengukuran manual di zona yang masih berbahaya. Strayos juga dapat menghasilkan analisis highwall yang menilai kondisi lereng berdasarkan data LiDAR dan geometri pit terkini. Tim mendapat laporan zona risiko dalam format peta terintegrasi yang diperbarui setiap kali survei drone baru dilakukan. Pemantauan lereng berubah dari kegiatan periodik menjadi proses kontinu yang terhubung langsung dengan jadwal operasi tambang. Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Strayos sebagai bagian dari ekosistem solusi data tambang, yang dapat dikombinasikan dengan DJI Dock 3 (Matrice 4D) dan drone DJI M400 dan sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 untuk akuisisi data lapangan yang terintegrasi penuh. "Platform seperti Strayos mengubah data drone dari sekadar foto udara menjadi analisis operasional yang mendukung keputusan teknis langsung di lapangan," ujar Halo Robotics. Integrasi antara pengumpulan data drone dan analisis AI mendukung operasi yang lebih presisi di setiap tahap industri pertambangan.

DJI Dock 3 Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis Tekno
Tekno
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:38 WIB

DJI Dock 3 Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis

Jakarta, katakabar.com - Tambang berskala besar menghasilkan perubahan topografi setiap hari, dari pergerakan material stockpile hingga pergeseran lereng pit. Tim survei yang harus hadir fisik di lapangan untuk setiap pengukuran menanggung beban mobilitas, cuaca, dan biaya yang signifikan. DJI Dock 3 hadir sebagai sistem drone otomatis yang mengubah cara data lapangan dikumpulkan di lingkungan tambang. DJI Dock 3 adalah sistem drone "drone in a box" yang beroperasi secara otomatis. Seluruh misi dikonfigurasi dan dipantau dari jarak jauh melalui platform DJI FlightHub 2, mulai dari jadwal penerbangan, rute, hingga parameter akuisisi data. Sistem ini memiliki rating IP56 sehingga tahan terhadap debu dan hujan, dua kondisi yang tidak bisa dihindari di lingkungan tambang aktif. DJI Dock 3 bekerja bersama drone DJI Matrice 4D untuk misi survei pemetaan, atau dengan DJI Matrice 4TD untuk inspeksi termal aset. DJI Matrice 4D dilengkapi kamera survei dengan mechanical shutter dan modul RTK onboard, menghasilkan data pemetaan dengan akurasi sentimeter di setiap penerbangan. DJI Matrice 4TD dilengkapi kamera termal 640x512 untuk deteksi anomali suhu pada conveyor, electrical panel, dan peralatan berat. Setelah setiap misi selesai, drone mendarat otomatis ke stasiun dan langsung mengisi daya untuk penerbangan berikutnya. Data tersimpan di cloud FlightHub 2 dan tersedia bagi tim teknis dalam secara real time. Perubahan volume stockpile, pergeseran kontur pit, dan anomali termal pada aset dapat terpantau lebih awal karena frekuensi data meningkat drastis. Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan DJI Dock 3 lengkap dengan layanan implementasi di lokasi, konfigurasi misi awal di FlightHub 2, dan integrasi data dengan perangkat analisis tambang seperti DJI Terra dan Strayos. Program ini telah diterapkan di berbagai tambang skala besar di Indonesia. "Frekuensi survei yang meningkat dari bulanan menjadi harian mengubah cara tim tambang membaca kondisi lapangan, sehingga membuat respons juga lebih cepat," ujar Halo Robotics. Sistem drone otomatis seperti DJI Dock 3 menandai pergeseran dari model survei berbasis jadwal menuju operasi tambang berbasis data kontinu yang mencerminkan kondisi lapangan secara real-time.