Holding PTPN Percepat Transformasi Digital Layanan Kesehatan Melalui Penerapan SIMRS dan SIMKlinik PT SPMN Kesehatan
Kesehatan
Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Holding PTPN Percepat Transformasi Digital Layanan Kesehatan Melalui Penerapan SIMRS dan SIMKlinik PT SPMN

Tebing Tinggi, katakabar.com - PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, terus perkuat transformasi digital di bidang pelayanan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Sosialisasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIMKlinik) yang diikuti oleh seluruh unit pelayanan kesehatan di lingkungan perusahaan. Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan implementasi sistem informasi yang terintegrasi guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan di seluruh rumah sakit dan klinik yang dikelola PT Sri Pamela Medika Nusantara. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai fitur sistem, alur kerja, mekanisme penggunaan aplikasi, serta tahapan implementasi yang akan diterapkan pada masing-masing unit pelayanan. Melalui penerapan SIMRS dan SIMKlinik, proses pelayanan kesehatan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi secara optimal. Sistem tersebut mendukung pengelolaan data pasien secara terintegrasi, mempercepat proses administrasi dan pelaporan, meningkatkan akurasi data, serta memberikan kemudahan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, implementasi sistem informasi ini juga akan memperkuat proses monitoring dan evaluasi kinerja pelayanan sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data. Digitalisasi layanan kesehatan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan tata kelola pelayanan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Melalui implementasi SIMRS dan SIMKlinik, PT Sri Pamela Medika Nusantara menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan kesehatan sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di sektor kesehatan. Penerapan sistem ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi tenaga kesehatan, manajemen, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan, sehingga tercipta pelayanan yang semakin cepat, aman, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pelatihan Avenza Maps di Way Kanan: PTPN IV Regional VII Dukung Peningkatan Kompetensi Aparatur Perkebunan Lampung, katakabar.com - Sebagai bentuk komitmen mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan, PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, menerima kunjungan peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan yang dilaksanakan di Afdeling I Kebun Rejosari. Pada kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai teknik pemetaan menggunakan aplikasi Avenza Maps, salah satu teknologi berbasis Global Positioning System (GPS) yang banyak dimanfaatkan dalam operasional perkebunan modern. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara PTPN IV Regional VII, Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan, dan PT Titian Karsa Mandiri selaku mitra pelaksana pelatihan, dalam upaya meningkatkan kompetensi aparatur perkebunan melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga melakukan praktik langsung di lapangan sehingga mampu memahami implementasi teknologi pemetaan secara nyata dalam mendukung pengelolaan perkebunan. Avenza Maps merupakan aplikasi pemetaan digital yang memungkinkan pengguna melakukan navigasi, pengambilan titik koordinat, penandaan lokasi, hingga pemetaan berbagai objek di lapangan tanpa harus selalu terhubung dengan jaringan internet. Di lingkungan perkebunan, teknologi ini memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan areal, inventarisasi tanaman, identifikasi kondisi lapangan, pengawasan aset perusahaan, hingga penyusunan data spasial yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan. Selama pelatihan, peserta dibimbing untuk mengenal berbagai fitur Avenza Maps, mulai dari proses pemasangan peta digital, penggunaan koordinat GPS, teknik pengambilan waypoint, pencatatan lokasi penting, hingga proses sinkronisasi data hasil pemetaan. Selanjutnya, peserta diajak melakukan praktik langsung di Afdeling I Kebun Rejosari untuk mengaplikasikan materi yang telah diberikan sehingga memperoleh pengalaman operasional yang lebih komprehensif. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya data spasial dalam mendukung efektivitas pengelolaan perkebunan. Dengan pemanfaatan teknologi digital, proses identifikasi lokasi, monitoring kondisi areal, serta pelaporan kegiatan lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menyampaikan perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam pengelolaan perkebunan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi SDM harus berjalan seiring dengan transformasi digital yang sedang dilakukan perusahaan. "Transformasi digital di sektor perkebunan tidak hanya berbicara mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana sumber daya manusianya mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Melalui pelatihan pemetaan menggunakan Avenza Maps ini, kami berharap para peserta memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pekerjaan di lapangan sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan perkebunan," jelasnya. Menurut Denny, PTPN IV Regional VII selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan best practices kepada berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap kemajuan sektor perkebunan nasional. "Kami menyambut baik pelaksanaan praktik kerja lapangan ini karena menjadi wadah berbagi pengetahuan antara perusahaan dan pemerintah daerah. Apa yang dipelajari hari ini kami harapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing sehingga mampu meningkatkan produktivitas, akurasi data lapangan, serta kualitas pelayanan di sektor perkebunan. Kolaborasi seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun SDM perkebunan yang unggul dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin modern," bebernya. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan, B. Ishak, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PTPN IV Regional VII yang telah memberikan kesempatan kepada aparatur perkebunan Kabupaten Way Kanan untuk belajar secara langsung di lingkungan operasional perusahaan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV Regional VII yang telah membuka ruang pembelajaran bagi aparatur perkebunan Kabupaten Way Kanan. Pelatihan praktik lapangan seperti ini memiliki nilai yang sangat besar karena peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam pengelolaan perkebunan modern. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di daerah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, serta pembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Way Kanan," ucapnya. Ia menambahkan penguasaan teknologi pemetaan digital merupakan kompetensi yang harus dimiliki aparatur perkebunan dalam menghadapi era transformasi digital. "Kemampuan memanfaatkan aplikasi pemetaan seperti Avenza Maps akan menjadi bekal penting bagi aparatur perkebunan untuk bekerja secara lebih efektif, akurat, dan berbasis data. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kompetensi SDM perkebunan semakin meningkat dari waktu ke waktu," urainya. Direktur PT Titian Karsa Mandiri selaku mitra pelaksana pelatihan, Azka Rahmania Salsabila, S.Pd., menjelaskan materi pelatihan dirancang agar peserta mampu memahami sekaligus mengimplementasikan teknologi pemetaan sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. "Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi Avenza Maps, tetapi juga bagaimana peserta mampu menggunakannya secara efektif dalam mendukung aktivitas operasional sehari-hari. Kami mengombinasikan pembelajaran di kelas dengan praktik langsung di lapangan agar peserta benar-benar memahami proses pengambilan titik koordinat, navigasi, pemetaan areal, hingga penyusunan data spasial yang akurat," sebutnya. Ia berharap kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mendukung transformasi digital di sektor perkebunan. "Harapan kami, seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas data di lapangan. Pemanfaatan teknologi pemetaan bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam mendukung pengelolaan perkebunan yang modern, efektif, dan berbasis data," imbuhnya. Selama praktik kerja lapangan, peserta juga melakukan observasi langsung terhadap berbagai aktivitas operasional di Kebun Rejosari, didampingi oleh tim teknis perusahaan. Peserta melakukan simulasi pemetaan areal, pengambilan titik koordinat, identifikasi objek lapangan, hingga penyusunan data spasial menggunakan perangkat bergerak (mobile device) yang terintegrasi dengan aplikasi Avenza Maps. Melalui pengalaman tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya data spasial dalam mendukung proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan perkebunan. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan mitra pengembangan kompetensi mampu menghasilkan program pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas SDM. PTPN IV Regional VII meyakini pengembangan kompetensi melalui praktik lapangan merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan aparatur perkebunan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang. Ke depan, PTPN IV Regional VII berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui program-program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Gugik.id Perkuat Infrastruktur IT Nasional Lewat Layanan Distributor Server Enterprise Tekno
Tekno
Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Gugik.id Perkuat Infrastruktur IT Nasional Lewat Layanan Distributor Server Enterprise

Jakarta, katakabar.com - Hadirkan ekosistem perangkat IT terlengkap dari merek global terkemuka untuk dukung akselerasi digital korporasi, instansi pemerintah, dan sektor industri. Seiring pesatnya transformasi digital di berbagai sektor industri, keandalan infrastruktur Teknologi Informasi (IT) menjadi fondasi utama dalam menjaga kontinuitas dan keamanan operasional bisnis. Menjawab kebutuhan nasional akan pasokan perangkat keras IT berkualitas tinggi, Gugik.id memperkuat perannya sebagai distributor server enterprise terpercaya di Indonesia yang siap mendukung ketersediaan infrastruktur IT bagi berbagai skala bisnis dan lembaga. Melalui jaringan pasokan yang solid, Gugik.id menyediakan portofolio lengkap unit server enterprise dari produsen global ternama, seperti Dell, HPE, IBM, Lenovo, Cisco, hingga Mikrotik. Kehadiran Gugik.id memberikan kepastian akses bagi pelaku usaha, pengelola data center, institusi pendidikan, instansi pemerintahan, hingga Internet Service Provider (ISP) untuk memperoleh perangkat server berspesifikasi tinggi yang sesuai dengan skala operasional mereka. Selain unit server utuh, Gugik.id juga melengkapi layanannya dengan penyediaan komponen pendukung dan sparepart original secara menyeluruh—mulai dari prosesor Intel Xeon, RAM ECC, SSD Enterprise, hard disk SAS, RAID Controller, hingga Power Supply Unit (PSU). Ketersediaan stok yang lengkap ini menjadikan Gugik.id sebagai one-stop solution bagi perusahaan yang ingin melakukan pembaharuan (upgrade) maupun pemeliharaan (maintenance) sistem IT tanpa terkendala indent yang lama. "Infrastruktur IT yang stabil dan aman adalah kunci utama dalam persaingan bisnis digital saat ini. Melalui komitmen sebagai distributor server enterprise, Gugik.id hadir tidak sekadar menjual perangkat, melainkan mendampingi perusahaan dalam merancang solusi infrastruktur yang presisi, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan jangka panjang," kata perwakilan Manajemen Gugik.id Sebagai nilai tambah, Gugik.id membekali setiap penawarannya dengan dukungan konsultasi teknis pra-penjualan (pre-sales consultation), kustomisasi spesifikasi (build-to-order), jaminan garansi resmi, serta layanan purnajual (after-sales support) profesional untuk menjamin keandalan sistem IT klien secara berkelanjutan.

Bupati Anton Wujudkan Layanan Terbaik Demi Rakyat Rohul Riau
Riau
Jumat, 17 Juli 2026 | 21:09 WIB

Bupati Anton Wujudkan Layanan Terbaik Demi Rakyat Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di tengah keterbatasan anggaran kerap dijadikan alasan menunda kemajuan, tetapi Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM justru bergerak mencari jalan terbaik demi masyarakat "Negeri Seribu Suluk" nama lain dari daerah Rokan Hulu. Langkah, tekad dan perjuangan membuahkan hasil nyata, membawa pulang dukungan dana besar bagi dua sektor pelayanan paling mendasar. Bukti nyata keberhasilan itu tertuang dalam penandatanganan Perjanjian Pembiayaan dan Perjanjian Pengelolaan Rekening (CAMA) secara resmi dan notarial bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero di Ruang Rapat PT SMI, Gedung Sahid Sudirman Center Jakarta, Jumat (17/7). Pencapaian ini bukanlah hal mudah didapat. Dari lebih dari 60 pemerintah daerah se-Indonesia yang mengajukan permohonan tahun ini, PT SMI di bawah naungan Kementerian Keuangan hanya menyeleksi ketat dan menetapkan 29 daerah yang dinilai layak dipercaya. Rokan Hulu di bawah arahan Bupati Rokan Hulu, Anton berhasil menembus seleksi ketat tersebut. "Kami melihat Bupati Anton memiliki keberanian dan perencanaan matang, tidak sekadar menunggu keadaan berubah namun berjuang aktif mencari solusi demi rakyatnya. Semangat itulah yang membuat Rokan Hulu layak mendapatkan kepercayaan besar ini," kata Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, memberikan apresiasi khusus kepada sosok Bupati Rokan Hulu, Anton. Berkat kegigihan yang ditunjukkan Anton, total pembiayaan yang disepakati mencapai Rp154.988.488.149. Dana sebesar ini sepenuhnya diarahkan langsung untuk dua urusan paling hakiki bagi kesejahteraan rakyat. Pertama Rp146,1 miliar khusus untuk pengembangan RSUD Rokan Hulu: pembangunan fasilitas baru, peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekunder, hingga penguatan sistem pengawasan, agar warga tak lagi harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan penanganan medis yang layak. Kedua Rp8,88 miliar untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP): pusat layanan administrasi terpadu satu pintu, yang akan memangkas birokrasi berbelit, menghemat waktu, serta melayani kebutuhan warga dengan lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Di hadapan jajaran pejabat daerah dan pimpinan PT SMI, Bupati Rokan Hulu, Anton menegaskan tekadnya dengan lugas. "Saya berjuang memenuhi segala syarat dan menandatangani perjanjian ini semata-mata demi rakyat Rokan Hulu. Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah besar yang harus saya jaga sekuat tenaga. Tak ada satu sen pun dari dana ini boleh berbelok ke kepentingan lain, tak boleh hilang tanpa jejak. Semuanya harus dikelola secara terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan manfaatnya harus terasa nyata bagi setiap warga—mulai dari ujung Bonai hingga tepian Sungai Rokan," jelasnya. Prosesi bersejarah ini turut disaksikan Kepala Cabang PT Bank Riau Kepri Syariah Pasir Pengaraian, Hasbulahadi, Kadis Kominfo, Suharman Nst, Kadis Kesehatan, dr. Bambang Triono, Plt Kadis DPMPTSP,.H. Munandar, Plt Kadis PUPR, H. Zulfikri, serta pimpinan instansi terkait lainnya dan Direktur RSUD Rokan Hulu, dr. Zuldi Afki, Sp.P. Penukaran plakat di akhir pertemuan menjadi simbol janji yang dipegang teguh: di bawah kepemimpinannya, keterbatasan anggaran takkan pernah menjadi penghalang pelayanan. Selama masih ada peluang bagi kemajuan rakyat, Bupati Rokan Hulu, Anton akan terus melangkah membawa Rokan Hulu menuju masa depan yang lebih sejahtera.

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek Dukung Kebutuhan Pengguna Nasional
Nasional
Jumat, 19 Juni 2026 | 12:19 WIB

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek Dukung Kebutuhan Pengguna

Jakarta, katakabar.com - Seiring kenaikan pengguna LRT Jabodebek, Kereta Api Indonesia (KAI) kembangkan layanan pendukung dan tenant di area stasiun. Pada 2024 melayani 21,05 juta pengguna, naik jadi 28,81 juta di 2025. Jan–Mei 2026 sudah 13,21 juta pengguna atau +23% YoY. Rata-rata harian hari kerja naik dari 100 ribu di 2025 jadi 120 ribu di 2026. KAI ingin stasiun jadi ruang publik yang praktis, bukan cuma titik transit. Kehadiran tenant memudahkan pengguna dapat kebutuhan cepat sebelum/sesudah perjalanan. Ke depan KAI akan terus kolaborasi dengan mitra usaha untuk ekosistem komersial terintegrasi, demi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman Seiring meningkatnya pengguna LRT Jabodebek, mendorong KAI terus mengembangkan layanan pendukung di area stasiun untuk menghadirkan perjalanan yang lebih praktis dan nyaman bagi pengguna. Pengembangan tersebut juga merupakan upaya KAI dalam menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan ketersediaan berbagai layanan dan kebutuhan sehari-hari di lingkungan stasiun guna mendukung mobilitas mereka. Sebagai moda transportasi perkotaan yang melayani mobilitas masyarakat setiap hari, LRT Jabodebek tidak hanya berfokus pada layanan perjalanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga berupaya menghadirkan fasilitas pendukung yang dapat membantu memenuhi kebutuhan pengguna selama perjalanan maupun saat berada di area stasiun. Kehadiran tenant di area stasiun diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memperoleh kebutuhan secara cepat dan praktis, baik sebelum memulai perjalanan maupun setelah tiba di stasiun tujuan. Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem layanan yang mendukung aktivitas masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi. Kebutuhan terhadap layanan pendukung tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang terus meningkat. Pada tahun 2024, LRT Jabodebek melayani 21.055.870 pengguna dan meningkat menjadi 28.816.787 pengguna pada tahun 2025. Sementara pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna mencapai 13.211.856 pengguna atau meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, rata-rata jumlah pengguna harian pada hari kerja juga meningkat dari sekitar 100 ribu pengguna pada tahun 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode Januari hingga Mei 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat Jabodetabek, sehingga kebutuhan akan layanan pendukung yang mudah diakses juga terus berkembang. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pengembangan layanan pendukung dilakukan untuk memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Pertumbuhan jumlah pengguna menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Karena itu, kami terus menghadirkan layanan pendukung yang dapat membantu pengguna memenuhi kebutuhannya secara lebih praktis selama berada di area stasiun maupun saat menggunakan LRT Jabodebek,” ujar Radhitya. Menurutnya, kehadiran tenant tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna LRT Jabodebek dalam mobilitasnya. “KAI ingin stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga menjadi ruang yang mampu mendukung kebutuhan pengguna selama beraktivitas. Dengan semakin lengkapnya layanan yang tersedia, pengguna dapat merasakan manfaat lebih dari penggunaan transportasi publik,” jeasnya. KAI akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra usaha untuk menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Melalui pengembangan ekosistem komersial yang terintegrasi dengan layanan transportasi, KAI akan terus mengembangkan layanan pendukung di lingkungan LRT Jabodebek melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang publik yang tidak hanya mendukung perpindahan orang, tetapi juga mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dalam menjalankan mobilitas sehari-hari.

Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:05 WIB

Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif

Jakarta, katakabar.com - Memilih warna hijab yang tepat kini menjadi lebih singkat dan menyenangkan. napocut secara resmi melakukan penataan pada situs resminya, napocut.com, dengan mengelompokkan lebih dari 100 koleksi warna hijab Paris premium ke dalam kategori yang lebih spesifik. Langkah ini dirancang untuk permudah pengalaman belanja pelanggan agar bisa langsung menemukan warna yang diinginkan tanpa harus mencari satu per satu di antara ratusan pilihan. Sekarang, pelanggan cukup masuk ke etalase kategori warna yang sesuai dengan kebutuhan atau outfit mereka, seperti: - Black and White Series - Yellow & Orange Series - Blue & Green Series - Grey and Purple Series - Brown and Cream Series - Red, Pink & Peach Series Tidak hanya menawarkan kemudahan dalam mencari warna, berbelanja langsung melalui website resmi napocut.com  juga memberikan banyak keuntungan yang memanjakan para pelanggan. Melalui platform digital ini, kamu bisa menikmati berbagai penawaran spesial, antara lain: - Produk Eksklusif: Akses langsung ke berbagai koleksi produk khusus yang tidak tersedia di platform lain - Voucher Belanja Melimpah: Potongan harga menarik yang membuat pengalaman belanja jadi jauh lebih hemat - Fasilitas Free Ongkir: Kemudahan pengiriman tanpa biaya tambahan ke berbagai wilayah - Kejutan Free Gift: Hadiah spesial yang siap menanti di setiap transaksi kamu Di balik kemudahan pencarian warna dan bonus melimpah tersebut, napocut tetap konsisten menjaga kualitas material Premium Japan Cotton Voil (Paris) yang sudah menjadi identitas brand. Setiap helai hijab dijamin tetap memiliki standar "Tegak Paripurna" yang rapi di dahi, tahan terhadap terpaan angin, dan tidak mudah berbulu meski sudah melewati beberapa kali pencucian secara manual. Selain secara online, pelanggan juga tetap bisa mendapatkan produk favorit mereka di 25 napocut store yang tersebar di berbagai kota besar Indonesia untuk melihat langsung keaslian spektrum warnanya.

Sucofindo Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi Nusantara
Nusantara
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:05 WIB

Sucofindo Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi

Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus pertegas komitmennya dukung pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya menekan emisi dan mendorong implementasi Net Zero Emission. Peran ini sejalan dengan posisi PT Sucofindo (Persero) sebagai perusahaan BUMN di bidang TIC (Testing, Inspection, Certification). Komitmen tersebut mendapat apresiasi di ajang Solartec 2026 pada kategori Renewable Energy Industrial Services, di pekan keempat April 2026 lalu. Di kesempatan tersebut, Direktur Komersial PT Sucofindo (Persero), Agus Permadi, menyampaikan Sucofindo terus berperan aktif mendukung ekosistem energi terbarukan di Indonesia. “Kami terus menjalankan upaya berkelanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan, termasuk dalam pengembangan energi baru terbarukan. Sucofindo sebagai perusahaan TIC turut berperan dalam mendorong implementasi Net Zero Emission,” ujar Agus Permadi. Ia menambahkan, PT Sucofindo (Persero) menyediakan layanan TIC pada setiap tahapan proses, sesuai dengan standar nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya pencapaian Net Zero Emission. Melalui capaian tersebut, perusahaan terus mendorong untuk berkontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan. “Kami berharap peran Sucofindo dalam ekosistem energi terbarukan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung program transisi energi nasional,” lanjut Agus. Dalam mendukung sektor energi terbarukan, PT Sucotindo (Persero) berperan sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Selain itu, Sucofindo juga menyediakan layanan sampling dan analisis pada berbagai sumber energi seperti gas metana batubara, panas bumi, serta sumber energi baru terbarukan lainnya. Untuk memastikan pemenuhan standar keberlanjutan, PT Sucofindo (Persero) turut menghadirkan layanan verifikasi pada panel surya, turbin angin, infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV charging), serta sistem penyimpanan energi. “Sucofindo berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang didukung oleh infrastruktur perusahaan,” tutup Agus Permadi. Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, PT Sucofindo (Persero) juga menghadirkan layanan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, seperti pemetaan lahan, audit lingkungan, serta layanan ESG (Environmental, Social, and Governance). Selain itu, Sucofindo menyediakan berbagai layanan pendukung sustainable development, antara lain green smelter, ecolabel, green office, green building, green port, konsultansi energi terbarukan, green project management, industri hijau, sertifikasi GGL (Green Gold Label), serta CCS/CCUS (Carbon Capture, Storage/Utilization).

Sistem Umrah End-to-End, ElysianGo Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:00 WIB

Sistem Umrah End-to-End, ElysianGo Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi

Jakarta, katakabar.com - ElysianGo menghadirkan sistem layanan Umrah end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan jamaah, mulai dari persiapan di Indonesia hingga layanan di Arab Saudi. Pendekatan ini didukung operasional terkoordinasi, jaringan lintas negara, serta AI Mutawwif multilingual untuk membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih siap dan nyaman. Jumlah jamaah Umrah dari Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, banyak tahapan perjalanan mulai dari persiapan hingga layanan di Arab Saudi masih berjalan secara terpisah, yang dalam praktiknya kerap menimbulkan kendala di lapangan. Melihat kondisi tersebut, ElysianGo, platform yang dikembangkan PT Elysian Global Success, menghadirkan sistem layanan Umrah berbasis end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan dalam satu alur yang lebih terkoordinasi. Pendekatan Menyeluruh Sejak Sebelum Keberangkatan Untuk jamaah Indonesia, layanan ElysianGo dimulai sejak tahap awal sebelum keberangkatan. Proses ini mencakup koordinasi dengan travel dan maskapai, validasi data perjalanan seperti seat dan room list, serta manasik yang dapat diikuti secara offline maupun digital. Kesiapan dokumen dan kondisi jamaah juga menjadi bagian penting dalam tahap ini. ElysianGo juga menghadirkan sistem perlengkapan Umrah yang dirancang untuk membantu jamaah mempersiapkan kebutuhan perjalanan secara lebih praktis dan terorganisir, mulai dari perlengkapan dasar hingga paket lengkap yang disesuaikan dengan kebutuhan ibadah. Selain itu, ElysianGo juga memperhatikan aspek yang sering kali luput dari perhatian, namun memiliki dampak nyata terhadap kenyamanan perjalanan jamaah, yakni pengelolaan oleh-oleh. Dalam praktiknya, oleh-oleh kerap menjadi hal yang baru dipikirkan saat jamaah berada di Tanah Suci. Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kendala seperti kelebihan bagasi, biaya tambahan, hingga beban fisik saat perjalanan pulang. Melalui pendekatan yang lebih terencana, kebutuhan oleh-oleh telah dipertimbangkan sejak tahap persiapan, sehingga jamaah dapat menjalani perjalanan dengan lebih nyaman tanpa terbebani di akhir perjalanan. Dukungan di Bandara hingga Perjalanan Layanan ElysianGo berlanjut di titik keberangkatan melalui dukungan di bandara, termasuk bantuan check-in, pendampingan proses imigrasi, hingga penanganan bagasi dan distribusi air Zamzam. Pendampingan dilakukan hingga proses boarding untuk memastikan perjalanan berjalan lebih tertib. Layanan di Arab Saudi Setibanya di Arab Saudi, layanan mencakup pengurusan visa, akomodasi hotel, transportasi, serta pendampingan ibadah melalui mutawwif dan tour leader. Jamaah juga mendapatkan layanan tambahan seperti ziarah, pengaturan akses ke Raudhah, serta dukungan operasional di bandara Jeddah dan Madinah. Setelah rangkaian ibadah selesai, proses kepulangan tetap dikelola untuk memastikan perjalanan kembali berjalan dengan baik, termasuk pengelolaan bagasi dan koordinasi perjalanan ke tanah air. Layanan Lintas Negara dan Dukungan Multibahasa Untuk jamaah dari luar Indonesia, ElysianGo memfokuskan layanan pada operasional di Arab Saudi, mencakup kebutuhan ground handling dan layanan ibadah secara menyeluruh. Seiring meningkatnya mobilitas jamaah lintas negara, ElysianGo mengembangkan pendekatan layanan yang lebih terkoordinasi. Layanan ini telah menjangkau jamaah dan mitra di sejumlah wilayah seperti Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, India, dan Nigeria, serta terus berkembang ke berbagai kawasan lainnya. Untuk mendukung kebutuhan komunikasi, ElysianGo dilengkapi dengan AI Mutawwif multilingual yang dapat diakses dalam lebih dari 41 bahasa, terdiri dari 30 bahasa internasional dan 11 bahasa Nusantara. Fitur ini membantu jamaah memahami proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah dengan lebih mudah sesuai bahasa masing-masing. Dukungan Pelaku Usaha Travel Selain melayani jamaah, ElysianGo juga menghadirkan platform bagi pelaku usaha travel yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui sistem yang lebih terintegrasi. Melalui platform ini, mitra dapat mengakses produk Umrah, sistem booking, serta pengelolaan operasional dalam satu ekosistem yang terhubung, sehingga membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Selama ini banyak proses dalam perjalanan Umrah berjalan sendiri-sendiri. Kami mencoba menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan tersebut,” ujar perwakilan ElysianGo. Ia menambahkan, ElysianGo tidak hanya berfokus pada keberangkatan jamaah, tetapi juga memastikan kesiapan sejak sebelum perjalanan dimulai. “Seiring berkembangnya layanan lintas negara, kami melihat kebutuhan akan sistem yang dapat digunakan oleh jamaah dari berbagai latar belakang dan wilayah. Karena itu, pendekatan yang kami bangun tidak hanya untuk satu pasar, tetapi untuk ekosistem yang lebih luas," tandasnya.

Begini Cara Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Perkuat Transformasi Layanan Nasional
Nasional
Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:00 WIB

Begini Cara Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Perkuat Transformasi Layanan

Tanjung Balai Karimun, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus perkuat transformasi layanan kepelabuhanan melalui penerapan sistem digital di terminal penumpang. Mulai awal Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang berada di Provinsi Kepulauan Riau resmi memberlakukan pembelian pass pelabuhan secara non tunai untuk layanan domestik maupun internasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan layanan sekaligus mendorong adaptasi masyarakat terhadap ekosistem transaksi digital. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan arahan strategis perusahaan untuk memastikan seluruh transaksi berjalan lebih transparan, cepat, dan aman. “Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya. Implementasinya, kata Joni, Branch Tanjung Balai Karimun gandeng sejumlah perbankan nasional untuk menyediakan berbagai metode pembayaran, mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit. Fasilitas Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket pelayanan guna mendukung kelancaran transaksi. Tetapi, ucapnya, Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai Karimun tetap kedepankan prinsip inklusivitas layanan. Penumpang lanjut usia atau yang belum memiliki akses terhadap instrumen pembayaran digital masih dapat dilayani melalui mekanisme pembayaran tunai sebagai bentuk adaptasi bertahap.  "Penerapan sistem pembayaran non tunai diharapkan tidak hanya mempercepat proses layanan di pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari modernisasi operasional terminal penumpang yang lebih terintegrasi, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa," jelasnya.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa Nasional
Nasional
Kamis, 16 April 2026 | 11:11 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Jakarta, katakabar.com - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) guna menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem layanan di kawasan pelabuhan. Di agenda tersebut, rombongan IAS yang dipimpin oleh Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah area pengembangan integrated Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) seperti Terminal Cruise, Area Pengembangan 2 dan Kawasan Bali Gapura Marina di Pelabuhan Benoa. Peninjauan ini memberikan gambaran mengenai potensi pengembangan layanan wisata dan logistik berbasis kepelabuhanan serta dukungan infrastruktur yang tersedia di kawasan tersebut. Direktur Komersial dan Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan pertemuan ini menjadi momentum positif untuk membuka ruang dialog mengenai peluang pengembangan layanan konektivitas yang saling mendukung antara sektor pelabuhan dan aviasi. “Kami sambut baik kunjungan IAS sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antar BUMN. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai potensi penguatan layanan logistik serta pengembangan ekosistem layanan wisata maritim/ maritime tourism yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Benoa,” kata Ruri. PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari Pelindo Group berperan dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan serta pengembangan kawasan terintegrasi, termasuk infrastruktur logistik dan kawasan industri berbasis pelabuhan. Dalam pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa, SPSL turut mendukung optimalisasi layanan pada kawasan terminal dan logistik melalui penguatan konektivitas dan integrasi area pengembangan. Kunjungan ini membuka peluang sinergi lebih lanjut, khususnya dalam pengembangan layanan pergudangan dan logistik yang dapat mendukung kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan, sejalan dengan upaya peningkatan efisiensi dan integrasi layanan. Ke depan, sinergi baik antar entitas dalam Pelindo Group maupun antar BUMN diharapkan dapat semakin memperkuat peran kawasan Pelabuhan Benoa sebagai hub layanan wisata maritim/ maritime tourism dan logistik yang terintegrasi, dengan dukungan kapabilitas dan pengalaman SPSL dalam pengelolaan layanan pendukung pelabuhan. “Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar entitas dalam mendorong pengembangan layanan. SPSL sebagai bagian dari Pelindo Group siap berkontribusi melalui penguatan layanan pendukung pelabuhan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” jelas Ruri.

MyRepublic Indonesia di ITB: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Percepat Broadband Indonesia Nusantara
Nusantara
Minggu, 12 April 2026 | 20:52 WIB

MyRepublic Indonesia di ITB: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Percepat Broadband Indonesia

Bandung, katakabar.com - MyRepublic Indonesia menegaskan komitmen dukung percepatan pemerataan akses digital nasional melalui partisipasi aktif dalam seminar yang ditaja Institut Teknologi Bandung usung tema “FTTH, FWA & Mobile Broadband: Strategi Manakah yang Terbaik untuk Mempercepat Pemerataan Akses Digital Indonesia.” Di forum ini, MyRepublic Indonesia hadir sebagai perwakilan industri untuk berbagi perspektif terkait implementasi dan strategi deployment jaringan broadband di Indonesia. Pada sesi diskusi, Hendra Gunawan selaku Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, bersama Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T., Dosen STEI ITB, Dr. Denny Setiawan, S.T., M.T., Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, dan Merza Fachys, Sekretaris Jendral Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Iman Hirawadi, Telecom Solutions Architect & Business Consultant ZTE Indonesia, memaparkan berbagai tantangan dan strategi dalam mengembangkan jaringan FTTH (Fiber to the Home) serta FWA (Fixed Wireless Access), khususnya dalam menjawab kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah. Hendra menjelaskan FTTH dan FWA memiliki karakteristik tantangan yang berbeda, mulai dari kebutuhan investasi dan kompleksitas pembangunan pada FTTH, hingga keterbatasan spektrum dan kualitas layanan pada FWA. Untuk itu, ujar Hendra, MyRepublic menerapkan pendekatan berbasis karakteristik wilayah, dengan FTTH difokuskan pada area padat dengan kebutuhan bandwidth tinggi, sementara FWA menjadi solusi untuk mempercepat penetrasi di wilayah semi-urban. Ia menegaskan perkembangan FTTH dan FWA tidak mengarah pada substitusi, melainkan saling melengkapi. FTTH tetap menjadi backbone utama dalam menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkapasitas tinggi, sementara FWA berperan sebagai pelengkap untuk memperluas jangkauan layanan serta membuka peluang pasar baru. Meski dinamika harga FWA di pasar tidak berdampak langsung terhadap layanan FTTH, hal ini tetap menjadi perhatian industri dalam membentuk ekspektasi harga ke depan. MyRepublic Indonesia telah menghadirkan jaringan full fiber optic yang andal, unlimited, dan stabil dengan kapasitas tinggi untuk mendukung berbagai kebutuhan digital masyarakat, mulai dari aktivitas produktivitas hingga hiburan. Dengan cakupan yang terus diperluas di berbagai kota, layanan FTTH MyRepublic menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet berkualitas tinggi dan konsisten. Sementara, di wilayah yang belum terjangkau fiber, FWA dapat menjadi alternatif solusi untuk tetap menghadirkan akses broadband yang memadai. “Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” bebernya. Partisipasi MyRepublic Indonesia dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Selain berbagi pengalaman dan insight industri, kehadiran MyRepublic Indonesia juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih aplikatif bagi mahasiswa dan publik mengenai dinamika implementasi teknologi broadband di lapangan. Ke depan, MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi melalui pengembangan jaringan yang adaptif dan berkelanjutan, serta mendukung visi pemerintah dalam percepatan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.