Laut
Sorotan terbaru dari Tag # Laut
Nelayan Kepulauan Meranti Hilang di Laut Rangsang Pesisir Ditemukan Selamat
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Basarnas dan warga Tenggayun Raya beserta warga Tanah Merah berhasil temukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Tenggayun Raya, wilayah Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/12). Nelayan tersebut diketahui bernama Iskandar, warga Dusun Tunas Muda, Desa Kedaburapat. Korban ditemukan kondisi selamat meski mengalami kelelahan dan lemah di tengah laut. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, S.IP, menjelaskan peristiwa bermula saat korban bekerja melaut bersama seorang rekannya bernama Pak Amang. Menurut laporan, korban bekerja di laut sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Setelah selesai bekerja, korban beristirahat di kapal. Tetapi, saat rekannya terbangun sekitar pukul 05.30 WIB, korban sudah tidak berada di atas kapal. Pencarian kemudian dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan oleh adik iparnya, Ari, dalam kondisi terapung di tengah laut. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kedaburapat untuk mendapatkan perawatan medis. “Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan. Berkat respons cepat tim di lapangan, korban dapat segera dievakuasi dan ditangani secara medis,” jelas Ardath. BPBD Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memastikan kelengkapan alat keselamatan sebelum melaut. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi cuaca akhir tahun yang dinilai cukup ekstrem, dengan potensi air pasang tinggi dan angin kencang. Sedang, Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, menegaskan agar masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan dan pekerja kempang, senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG. “Berdasarkan analisis BMKG, saat ini hingga beberapa bulan ke depan kita akan menghadapi dinamika cuaca ekstrem, air pasang tinggi, dan angin kencang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Ia meminta masyarakat tidak ragu menghubungi BPBD Kepulauan Meranti apabila menghadapi kendala atau situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. “Kami siap 24 jam setiap hari melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang telah dibentuk untuk mengantisipasi kejadian bencana, baik di laut maupun di darat,” tambah Khardafi.
PTPP Tanam Ribuan Bibit Terumbu Karang di Banyuwangi, Wujud Nyata Lestarikan Ekosistem Laut
Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP, perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 2.500 bibit terumbu karang di Grand Watu Dodol, Pantai Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur. Program konservasi ini dilakukan bersama tujuh perusahaan BUMN lainnya, yakni PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PERURI, PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, BNI, dan Brantas Abipraya, dengan dukungan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, BP3 Banyuwangi, Forkopimda Kecamatan Wongsorejo, serta kelompok masyarakat pesisir setempat. Bibit karang jenis Acropora Tenuis dan Montipora yang ditanam diharapkan dapat memulihkan keanekaragaman hayati laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. “Keberlanjutan bisnis hanya bisa berjalan apabila seiring dengan keberlanjutan lingkungan. Melalui program konservasi ini, kami berupaya mengembalikan fungsi ekosistem laut yang rusak sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi nelayan dan masyarakat sekitar,” ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Sabtu siang. Kata Joko, program ini sejalan dengan komitmen PTPP dalam mendukung Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya Quality Education, No Poverty, dan Partnership for the Goals.
Dukung Kelestarian Ekosistem Laut, Bank Raya Tanam Ribuan Pohon Bakau
“Bank Raya terus berkomitmen dalam jangka panjang untuk melakukan upaya pengurangan emisi serta dampak buruk lain bagi lingkungan yang sejalan dengan prinsip green banking. Kami juga terus berkomitmen untuk semakin mengukuhkan langkah kami menjadi bank digital utama yang memberikan solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia serta kami juga berkomitmen untuk terus mendorong percepatan penetrasi perbankan digital dengan mengedukasi masyarakat, agar mereka dapat mengelola keuangan secara optimal dan digitalize,” tandasnya.
Dermaga Apung: Solusi Cerdas Atasi Pasang Surut Laut Indonesia, Ini Faktanya!
Malang, katakabar.com - Dermaga apung jadi solusi cerdas untuk mengatasi perubahan pasang surut air laut yang kerap menyulitkan kapal saat sandar. Teknologi ini menawarkan fleksibilitas tinggi dan akses yang aman sepanjang waktu. Pernahkah Anda merasa kesulitan saat kapal hendak bersandar di dermaga karena air laut sedang surut drastis? Atau sebaliknya, khawatir dermaga terendam saat pasang tinggi? Masalah klasik ini sering dihadapi di banyak wilayah perairan Indonesia. Tapi, tahukah Anda kini ada solusi inovatif yang semakin populer untuk mengatasi tantangan ini? Jawabannya terletak pada teknologi dermaga apung. Di tengah dinamika perairan nusantara yang unik, kebutuhan akan infrastruktur yang adaptif menjadi krusial. Dermaga apung hadir sebagai jawaban cerdas, menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki dermaga konvensional. Berbeda dengan dermaga beton yang statis, dermaga apung mampu bergerak naik turun mengikuti perubahan level air. Fenomena ini memastikan aksesibilitas yang konstan dan aman bagi kapal maupun pengguna, kapan pun waktunya. Kubus Apung Hildan, sebagai salah satu penyedia terkemuka di Indonesia, melihat potensi besar teknologi ini untuk mendukung berbagai sektor maritim tanah air. Keunggulan dermaga apung, khususnya yang ditawarkan oleh Kubus Apung Hildan, tidak hanya sebatas kemampuannya mengikuti pasang surut. Ada beberapa alasan kuat mengapa teknologi ini semakin diminati: 1. Adaptasi Luar Biasa Seperti rakit penyelamat yang selalu mengambang tak peduli ombak, dermaga apung secara otomatis menyesuaikan ketinggiannya. Ini berarti tidak ada lagi cerita kapal sulit merapat atau penumpang kesulitan naik turun karena perbedaan tinggi dermaga dan permukaan air. Efisiensi operasional pun meningkat drastis.
Resmikan Porti Group, H Asmar: Dukung Transportasi Laut di Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar resmikan Porti Group di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kamis (12/12). Sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, kepala instansi terkait seperti Imigrasi, Bea Cukai, KSOP, KKP, Basarnas, dan Pelindo Selatpanjang, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, serta pimpinan dan jajaran Porti Group hadir di acara.
Sertifikasi IMDG Code: Standar Wajib Pengangkutan Barang Berbahaya di Laut
Jakarta, katakabar.com - Artikel ini bahas mengapa IMDG Code jadi standar wajib pengangkutan barang berbahaya di laut. Sertifikasi IMDG Code memastikan barang berbahaya ditangani dengan aman dan sesuai dengan regulasi internasional. Penekanan diberikan pada dasar hukum yang mengatur sertifikasi ini di Indonesia, sehingga memastikan kepatuhan operasional dengan peraturan yang berlaku.
Proyek CaRMPAC diluncurkan Perangi Polusi Plastik Laut di Kota-kota ASEAN
Laos, katakabar.com - Program peningkatan kapasitas untuk kurangi polusi plastik laut terkait daur ulang di Kota-kota ASEAN atau Proyek CaRMPAC diluncurkan secara resmi, Jumat (16/8) lalu, di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos. Inisiatif regional yang signifikan ini dirancang untuk mengatasi masalah mendesak polusi plastik laut melalui strategi peningkatan kapasitas dan implementasi yang terarah.
Satpolairud Polres Kepulauan Meranti Bersihkan Sampah Laut dan Pantai
Sempena World Ocean Day Satpolairud Polres Kepulauan Meranti Bersihkan Sampah Laut dan Pantai Kepulauan Meranti, katakabar.com - Satuan Kepolisian Perairan dan Udara Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan sapu bersih sampah di laut dan pantai bersama masyarakat setempat, dan buruh kapal sempena memperingati World Ocean Day 2024, di pesisir pelabuhan Pelindo, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (8/7). Kegiatan dipimpin Kasat Polairud, Iptu Imbang Perdana, Kanit Patroli Sat Polairud, Iptu Abdul Roni, Ps Kaurmintu Sat Polairud, Aipda Yurnaldi, Ps Kasubnit Binmas Air, Bripka Alan Kwipomo, 4 Orang Pers Sat Polairud, Direktorat Polairud Polda Riau, KP- 1007, Direktorat Polairud Polda Riau, KP- 1001, serta 15 warga pesisir. Kasat Polairud, Iptu Imbang Perdana menyatakan, kegiatan bakti sosial sapu bersih sampah di pantai sebagai upaya memperingati Wolrd Ocean Day 2024 untuk meningkatkan kualitas pelayanan terutama kepada masyarakat pesisir. "Polairud berperan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk menjaga kebersihan di laut dan pesisirnya," ujar Iptu Imbang. Kelestarian Ekosistem laut sangat penting, kata Kasat Polairud, bagi kehidupan sehingga harus dijaga keasrian dan kebersihannya. "Total sampah yang dikumpulkan lebih kurang sepuluh kantong plastik. Sampah plastik yang dikumpulkan diangkut dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA," jelasnya.