Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat
Jakarta, katakabar.com - Saham Intel mencatat lonjakan signifikan dan memimpin penguatan sektor semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan kuartal keempat yang dijadwalkan setelah penutupan pasar. Hingga perdagangan Rabu siang waktu setempat, saham Intel melonjak sekitar 11 persen, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek kinerja perusahaan di tengah momentum positif industri chip secara keseluruhan. Penguatan Intel tidak terjadi secara terpisah. Sejumlah saham semikonduktor lain turut mencatatkan kenaikan tajam. Saham Micron Technology menguat sekitar 7 persen, Advanced Micro Devices (AMD) naik 8 persen, Nvidia bertambah 4 persen, dan Marvell Technology juga menguat sekitar 4 persen. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap prospek permintaan chip, khususnya yang terkait dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Reli saham-saham tersebut mendorong Philadelphia Semiconductor Index (SOX) naik hampir 4 persen, menandai salah satu penguatan harian terbaik indeks sektor chip dalam beberapa waktu terakhir. Selain emiten-emiten besar, saham GlobalFoundries, Onsemi, dan Cirrus Logic juga mencatatkan kenaikan lebih dari 5 persen, memperluas penguatan di seluruh sektor. Meski demikian, tidak semua saham chip bergerak searah. Credo Technology dan Astera Labs justru mengalami pelemahan, menunjukkan adanya selektivitas investor dalam merespons prospek masing-masing emiten. Sentimen positif terhadap sektor semikonduktor turut diperkuat oleh pandangan J.P. Morgan, yang menilai masih terdapat ruang upside yang signifikan bagi banyak perusahaan chip dari pasar akselerator AI. Permintaan terhadap chip berperforma tinggi untuk kebutuhan AI, komputasi awan, dan analitik data dinilai masih berada dalam fase pertumbuhan struktural, sehingga memberikan dukungan jangka menengah hingga panjang bagi sektor ini. Selain faktor fundamental sektoral, penguatan saham chip juga didorong oleh membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Reli pasar saham AS terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan tidak akan memberlakukan tarif baru pada awal Februari 2026, meredakan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan rantai pasok dan tekanan biaya bagi perusahaan teknologi. Kombinasi antara ekspektasi laporan keuangan yang solid, prospek pertumbuhan dari AI, serta sentimen makroekonomi yang lebih kondusif menjadi katalis utama penguatan saham-saham semikonduktor menjelang musim rilis laporan keuangan. Investor kini menantikan hasil kinerja Intel dan panduan manajemen ke depan untuk mengukur keberlanjutan reli sektor ini. Bagi investor Indonesia yang ingin memantau pergerakan saham Amerika Serikat, termasuk saham-saham teknologi dan semikonduktor, pergerakan saham AS, aset kripto, hingga emas digital dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memudahkan investor untuk mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi. Jika kamu tertarik mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, sehingga investor pemula dapat berinvestasi dengan lebih tenang. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, memberikan akses praktis bagi penggiat investasi untuk menjelajahi peluang di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.
Laporan UNDP: Perkembangan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Pembangunan Global
Jakarta, katakabar.com - Kecerdasan buatan (AI) yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan ketimpangan antar negara dengan memperlebar kesenjangan kinerja ekonomi, kemampuan masyarakat, dan sistem tata kelola, menurut laporan baru dari United Nations Development Programme (UNDP). Laporan berjudul " The Next Great Divergence : Why AI May Widen Inequality Between Countries" (Divergensi Besar Berikutnya: Mengapa AI Dapat Memperlebar Ketimpangan Antar Negara) menyoroti bahwa negara-negara memasuki era AI dengan tingkat kesiapan yang berbeda. Tanpa kebijakan yang tepat, kesenjangan tersebut dapat meningkat dan menghambat kemajuan pembangunan. Kawasan Asia dan Pasifik, rumah bagi 55 persen populasi dunia, berada di pusat transisi AI. Kawasan ini mencakup lebih dari separuh pengguna AI global, didukung oleh pesatnya inovasi, termasuk dominasi Tiongkok dalam 70 persen paten AI dan berkembangnya lebih dari 3.100 perusahaan AI baru di enam negara. AI diperkirakan dapat meningkatkan pertumbuhan PDB tahunan kawasan sekitar 2 poin persentase dan menambah hampir 1 triliun dolar AS bagi ASEAN dalam dekade mendatang. “AI berkembang sangat pesat, dan banyak negara masih berada di garis start,” ujar Kanni Wignaraja, Asisten Sekretaris Jenderal PBB dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik. “Pengalaman Asia dan Pasifik menunjukkan betapa cepatnya kesenjangan dapat muncul antara negara yang menguasai AI dan negara yang dikendalikan AI," jelasnya. Selama hampir setengah abad terakhir, banyak negara berpenghasilan rendah secara bertahap telah menutup kesenjangan dengan negara-negara berpenghasilan tinggi melalui kemajuan teknologi, perdagangan, dan pembangunan. "Era konvergensi" ini membawa peningkatan signifikan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pendapatan. Laporan tersebut memeringatkan bahwa tanpa intervensi kebijakan yang inklusif, AI dapat mengikis konvergensi ini. Kesiapan digital di kawasan ini masih sangat beragam. Negara-negara seperti Singapura, Korea Selatan, dan Tiongkok telah berinvestasi besar dalam infrastruktur dan keterampilan AI, sementara negara lain masih berupaya memperkuat akses dasar dan literasi digital. Perbedaan ini, ditambah dengan keterbatasan infrastruktur, keterampilan, kapasitas komputasi, dan tata kelola, membatasi kemampuan negara untuk memanfaatkan manfaat AI secara optimal dan justru meningkatkan risiko seperti hilangnya pekerjaan, eksklusi data, serta meningkatnya permintaan energi dan air dari sistem AI yang intensif. “Kemajuan AI harus berjalan seiring dengan penggunaan sumber daya alam yang bertanggung jawab. Ketika sistem AI mendorong meningkatnya kebutuhan akan air dan energi, hal ini mengingatkan kita bahwa kemajuan teknologi tidak boleh mengorbankan kelestarian bumi. Karena itu, fokus negara-negara pada perencanaan terpadu air–energi–pangan menjadi semakin penting. Dengan menyelaraskan pengembangan AI dengan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, negara-negara, termasuk Indonesia, dapat membangun masa depan AI yang inovatif sekaligus ramah lingkungan,” kata Sara Ferrer Olivella, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia. Perempuan dan pemuda menghadapi kerentanan tertentu. Pekerjaan yang dilakukan perempuan hampir dua kali lebih rentan terhadap otomatisasi, dan lapangan kerja generasi muda telah berkurang di bidang-bidang yang didominasi AI, terutama bagi mereka yang berusia 22–25 tahun, sehingga mengancam awal karier mereka. Di Asia Selatan, prosentase perempuan yang memiliki ponsel lebih rendah (hingga 40 persen lebih rendah) dibandingkan laki-laki. Selain itu, masyarakat perdesaan dan masyarakat adat seringkali tidak tercakup dalam sistem data AI, sehingga meningkatkan risiko bias dalam algoritma AI dan eksklusi dari layanan esensial. Di tengah tantangan tersebut, AI juga menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan tata kelola publik. Platform Traffy Fondue di Bangkok telah memproses hampir 600.000 laporan warga, sementara layanan Moments of Life di Singapura memangkas waktu pengurusan dokumen secara drastis. Di Beijing, teknologi digital twin dimanfaatkan untuk perencanaan kota dan mitigasi banjir. Tetapi hanya sedikit negara yang memiliki regulasi AI yang komprehensif. Pada 2027, lebih dari 40 persen pelanggaran data terkait AI diproyeksikan berasal dari penyalahgunaan AI generatif, menegaskan perlunya kerangka tata kelola yang lebih kuat. "Penentu utama di era AI adalah kapabilitas," ujar Philip Schellekens, Chief Economist UNDP untuk Asia dan Pasifik. "Negara-negara yang berinvestasi untuk keterampilan, kapasitas komputasi, dan sistem tata kelola yang baik akan mendapatkan manfaat, sementara yang lain berisiko tertinggal jauh," terangnya.
Biar Paham Pembuatan Laporan Keuangan dan Perpajakan, UMKM Belajar Praktik dari Aspekpir Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Para petani kelapa sawit dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah praktik pembuatan laporan keuangan, dan perpajakan dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat atau Aspekpir Provinsi Riau, di Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Riau atau UIR. Kegiatan ini hasil kolaborasi antara Aspekpir Indonesia dan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan atau BPDP, serta didukung Program Studi Doktor Sains Manajemen program pasca sarjana Univesitas Islam Riau, yang menghasilkan 100 pelaku UMKM di Provinsi Riau. Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono mengutarakan, kegiatan ini sangat penting bagi petani kelapa sawit khususnya yang berkecimpung di dunia koperasi, dan para pelaku UMKM. “Kegiatan ini kita inisiasi lantaran ada keresahan kita melihat banyaknya koperasi yang diperiksa badan perpajakan bahkan hingga aparat penegak hukum atau APH. Di antaranya mengenai laporan keuangan yang masih belum maksimal,” jelasnya, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat (5/9). Menurutnya, kegiatan ini menjadi antispasi agar tidak lagi terjadi kesalahan-kesalahan pada laporan keuangan baik di koperasi maupun UMKM. “Pembelajaran untuk pembuatan laporan keuangan sangat diperlukan. Sehingga kita berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sehingga wawasan dan pengetahuan mengenai laporan keuangan meningkat,” harapnya. Direktur Program Pascasarjana UIR, Prof. Dr. H. Detri Karya, S.E., M.A menimpali, pihaknya sangat apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. "Asosiasi dan petani kelapa sawit adalah tamu yang memang ditunggu. Lantaran pihak yang langsung bergelut, dan berhasil di sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi komoditi andalan Indonesia," ucapnya. Kketertiban laporan keuangan, kupas Detri, mendorong kekuatan berorganisasi. Sehingga lahir koperasi-koperasi yang kuat, dan mampu bersaing hingga kancah internasional tawarkan produk dan hasil karyanya. Jadi, target pemerintah Indonesia Emas tahun 2045 mendatang terwujud dengan dukungan perekonomian yang kuat dari koperasi, dan UMKM. “Untuk mendukung kemajuan pembuatan laporan keuangan dalam koperasi dan UMKM kita akan hadirkan lembaga konsultasi untuk UMKM, dan koperasi. Otomatis kita ikut berpartisipasi mendukung kemajuan UMKM mulai dari provinsi Riau. Kemudian juga memperkuat SDM salah satunya di sektor perkebunan sawit,” sebutbMantan rektor Universitas Perkebunan Pelalawan itu.
UNDP, BAPPENAS, dan DEN Gelar Dialog Tingkat Tinggi AI dan Pembangunan Manusia
Dengan populasi muda yang paham teknologi dan infrastruktur digital yang berkembang pesat, Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk menunjukkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendidikan, pekerjaan, dan pelayanan publik, dengan menempatkan kebutuhan dan kemampuan masyarakat di pusat inovasi. Untuk membuka potensi ini, dialog tersebut menyoroti pentingnya memperluas akses yang adil ke infrastruktur digital, memperkuat literasi digital, dan membangun kerangka kerja yang jelas dan etis untuk penggunaan AI yang aman.
AnyMind Group Luncurkan laporan Penting Ungkap Perjalanan Konsumen Digital Terus berkembang di Asteng
Singapura, katakabar.com - AnyMind Group atau TSE:5027, adalah perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, umumkan peluncuran laporan riset terbarunya, laporan Southeast Asia Digital Landscape 2025, yang menyoroti bagaimana konsumen di enam pasar utama Asia Tenggara menemukan, mengevaluasi, dan membeli produk dalam lingkungan digital yang sangat terfragmentasi saat ini. Laporan ini gabungkan hipotesis dan analisis yang berasal dari data pihak pertama (first-party data) dari platform milik perusahaan, yakni AnyTag untuk influencer marketing, AnyDigital untuk digital marketing, POKKT untuk pemasaran seluler, dan AnyX untuk e-commerce, dengan survei konsumen yang ditugaskan melalui InQognito Insights terhadap lebih dari 1.300 responden di Asia Tenggara, termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Laporan ini mencakup interaksi dan perilaku konsumen-ke-merek di seluruh tahapan awareness (kesadaran), consideration (pertimbangan), dan conversion (konversi) dari corong pemasaran (marketing funnel), serta menganalisis kinerja iklan di berbagai saluran pemasaran, digital marketing, pemasaran seluler, influencer marketing, dan e-commerce marketing. Temuan utama dari laporan ini, meliputi Iklan dalam game (in-game advertising) kini menjadi salah satu pendorong awareness paling efektif di seluruh Asia Tenggara. Format layar penuh yang imersif ini memberikan jangkauan tinggi bila dipadukan dengan media sosial dan platform video. Gabungan digital tiga saluran yang mencakup iklan dalam game dapat membuka jangkauan lebih dari 40% di seluruh kawasan, menyoroti pentingnya iklan ini untuk visibilitas merek di bagian atas corong pemasaran (top-of-funnel). Video yang dapat dibeli (shoppable videos) sekarang menjadi salah satu format iklan dengan konversi tertinggi. Terutama di pasar seperti Filipina, Malaysia, dan Indonesia, iklan video yang dapat dibeli menyediakan jalur yang mulus dari penemuan produk hingga pembelian, mengungguli format statis tradisional dan mempersingkat jalur menuju konversi. Konsumen di seluruh Asia Tenggara merespons paling baik terhadap iklan video yang ditayangkan 1–3 hari sebelum melakukan pembelian. Waktu memainkan peran penting mendorong konversi, dengan sebagian besar konsumen menunjukkan mereka paling reseptif terhadap iklan video sesaat sebelum mereka membuat keputusan pembelian.
Bupati Rohul sampaikan Ranperda Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2024
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini buka Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 Kabupaten Rokan Hulu, di Ruang Rapat Paripurna DPRD kabupaten Rokan Hulu, Senin (16/6). Hadir ikuti rapat, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Sekda Rokan Hulu, Muhammad Zaki, S.STP, M.Si, Asisten, dan staf Ahli Bupati, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu Dalam laporannya Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM menyatakan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2024 disampaikan merupakan laporan informasi yang telah diaudit BPK RI. Di man laporan hasil audit BPK RI atas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hulu telah diterima pada senin 26 Mei 2025 dan Rokan Hulu masih dapat mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian WTP sampai dengan laporan keuangan tahun 2024. "Laporan audit BPK RI atas laporan keuangan telah kita terima pada Senin 26 mei 2025 bahwa kita masih dapat mempertahankan Opini Wajar tanpa Pengecualian atau WTP sembilan tahun berturut-turut," jelas Anton. Menurut Anton, berdasarkan peraturan daerah Kabupaten Rokan Hulu nomor 5 tahun 2024 tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun anggaran 2024, realisasi belanja APBD Kab. Rokan Hulu adalah sebesar Rp1.850.379.767.711,25 dari anggaran Rp2.099.978.436.033. Sedang, untuk Pendapatan terealisasi sebesar 88.18 persen atau Rp1.787.833.016.749,49 dari target Rp2.027.353.825.501 yang bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer pusat, pendapatan transfer pemerintah pusat lainnya (dana penyesuaian) dan pendapatan transfer pemerintah provinsi tahun anggaran 2024.
Hadiri Penyerahan Laporan Proper, H Asmar Ingatkan Perusahaan Jaga Lingkungan
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar menghadiri Penyerahan Sertifikat dan Laporan Proper periode penilaian 2023-2024, sekaligus penandatanganan komitmen bersama pelaku usaha untuk optimalisasi penerimaan pajak, di Balai Serindit Kota Pekanbaru, Senin (16/6). Proper sendiri adalah program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Pengelolaan Lingkungan. Ini program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang menilai kinerja perusahaan pengelolaan lingkungan. Gubernur Riau Abdul Wahid mengharapkan penyerahan sertifikat Proper menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan, menjaga kelestarian, dan mengurangi dampak negatif kegiatan usaha terhadap lingkungan. Terutama terhadap kerusakan jalan yang diakibatkan oleh kendaraan perusahaan yang beroperasi. "Kita mau kerja sama dengan perusahan, agar berkurangnya beban pemerintah dalam pembangunan, terutama jalan yang dilewati oleh kendaraan-kendaraan perusahaan yang beroperasi," kata Abdul Wahid. Dia meminta semua kendaraan perusahaan yang beroperasi di Riau harus dimutasikan sesuai daerah operasional. "Agar pajak kendaraan itu bisa masuk pendapatan daerah," ujarnya. Gubernur Riau mengapresiasi penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah dan pelaku usaha untuk optimalisasi penerimaan pajak. "Hal itu menunjukkan adanya upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, serta memastikan penerimaan pajak yang optimal untuk pembangunan daerah," sebut Wahid. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar turut mengimbau perusahaan, khususnya yang beroperasi di daerahnya untuk benar-benar komitmen terhadap isu lingkungan. "Kita minta seluruh perusahaan yang beroperasi di Meranti bisa mematuhi komitmen tersebut, jaga lingkungan dan kelestarian alam wilayah operasional," tegasnya.
Dengar Laporan Banggar DPRD Soal LKPj 2024, Ini Tanggapan Wabup Bengkalis
Bengkalis, katakabar.com - Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso ikuti rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Bengkalis tentang Laporan Badan Anggaran (Banggar) Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPj Bupati Bengkalis tahun 2024, sekaligus pengambilan keputusan. Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha yang pimpin rapat paripurna, didampingi Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan dan diikuti 25 orang Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin (28/4). Laporan tersebut disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Bengkalis, Suyanto sampaikan berbagai saran, dan catatan, serta rekomendasi demi penyelenggaraan pemerintah yang lebih baik di masa yang akan datang. Setelah laporan Banggar, Ketua DPRD Bengkalis mempersilahkan semua Fraksi DPRD untuk menyampaikan pandangannya, dimulai dari Fraksi PDIP, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PKB, Fraksi Bintang Demokrat Karya dan Fraksi Amanat Perindo Persatuan. Menanggapi laporan Banggar, Bupati Bengkalis, Kasmarni melalui Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso mengutarakan, semua saran, rekomendasi dari Banggar dan catatan dari Fraksi DPRD Benykalis menjadi salah satu dokumen berharga untuk pembangunan 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis.
Laporan Keberlanjutan: Investasi Jangka Panjang Perkembangan Bisnis Perusahaan
Semarang, katakabar.com - Laporan keberlanjutan (sustainability report) kini menjadi bagian integral dari strategi bisnis modern, terutama bagi perusahaan yang berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Seiring dengan meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas sebuah perusahaan, laporan keberlanjutan memungkinkan menjadi sarana yang memberikan gambaran yang jelas mengenai dampak operasional perusahaan terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. LindungiHutan telah taja workshop bertajuk "Empowering Financial Officers: Practical Insights on Sustainability Reporting" bersama Regina Inderadi, MBA, Sustainability Expert & GHG Verifier, Head of External ISSP Indonesia, Disya Berlianis S, S.T., CSRS, CSP, SPV, Sustainability Consultant, dan Muthi'ah Aini Rahmi Product Assistant LindungiHutan pada 13 hingga 14 Desember 2024 lalu.
Soal Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu di Masa Kampanye, Ini Kata Bawaslu Bengkalis
Bengkalis, katakabar.com - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Bengkalis, lewat Panwaslu Kecamatan sudah tangani dua laporan dugaan pelanggaran, yakni pelanggaran administrasi dan tindak pidana pemilihan di Kecamatan Mandau dan Pinggir, selama masa kampanye. Menurut Ketua Bawaslu Bengkalis, Usman kepada wartawan, Senin (25/11), proses kedua laporan tersebut tidak ditindaklanjuti Panwaslu Kecamatan Mandau lantaran tidak terpenuhi unsur materiil. "Jadi, jajaran pengawas sudah tangani dan selesaikan pokok laporannya," ujarnya.