Lancar

Sorotan terbaru dari Tag # Lancar

Siap-siap! Jalan Tol Paltung Beroperasi Akhir 2026 Arus Mudik-Balik Nataru dan Idul Fitri 2027 Makin Lancar Nasional
Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 16:08 WIB

Siap-siap! Jalan Tol Paltung Beroperasi Akhir 2026 Arus Mudik-Balik Nataru dan Idul Fitri 2027 Makin Lancar

Palembang, katakabar.com - PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi tuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang-Betung (Paltung) kini sedang berprogress. PR besar pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini dilakukan untuk mengejar target, proyek strategis nasional (PSN) ini bisa segera beroperasi jelang Nataru dan Lebaran Idul Fitri 1448 Tahun 2027 mendatang, sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada hari besar keagamaan tersebut. Menurut data hingga Maret 2026, pembangunan jalan tol yang dilakukan Hutama Karya khususnya untuk jalur Palembang–Betung seksi 1-2, sudah mencapai progress 69,63 persen. "Proyek ini kan terhenti pada tahun 2022. Sejak proyek B to B ini dipecah konsesinya dari BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kepada BUJT PT Hutama Karya (HK) pada September 2024. Kemudian proyek ini dilanjutkan HK setelah berkontrak dengan Waskita Karya pada Oktober 2024. Dan kini dari panjang 54 kilometer untuk jalur Palembang - Betung, yang harus diselesaikan HK pembangunannya, secara keseluruhan progressnya jika dihitung secara gabungan dengan yang dikerjakan oleh WST, total progressnya sudah mencapai 91,21 persen," kata Project Director Ruas Palembang – Betung Seksi 1-2 PT Hutama Karya, Fakhrudin kepada wartawan. Sejak ditugaskan oleh pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan tol Paltung, sejumlah strategi langsung dijalankan HK untuk menuntaskan tanggung jawab tersebut. "Memang pertapakan jalan tol untuk jalur Paltung itu terbilang cukup sulit dan labil karena sebagian besar rawa atau lahan basah. Karena itu, diperlukan berbagai langkah agar konstruksinya kuat guna mengantisipasi jalan tol tidak gampang rusak. Total ada 5 spot yang menjadi fokus pembangunan jalan tol ini," jelasnya. Dari kelima spot tersebut, lanjut Fakhrudin, ada 3 spot Lokasi rawa/lahan basah (Sta 41, Sta 46 dan Sta 48) yang menjadi fokus penyelesaian jalan tol Paltung seksi 1-2 dengan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer dan sangat membutuhkan pekerjaan extra. "3 spot tersebut kini fokus ditangani HK. Setelah dilakukan kajian dan analisis lokasi tol tersebut dibangun di atas rawa berair yang cukup dalam, diantara spot itu kami akhirnya memutuskan untuk melakukan vacuum preloading atau metode perbaikan tanah dasar untuk mengatasi tanah lunak agar tidak terjadi penurunan (settlement) pada jalan tol," urai Fakhrudin. Proses vacuum preloading dengan menggunakan sejumlah mesin itu khusus dilakukan di Sta 46-47 sepanjang 600 meter dan Sta 48-49 dengan panjang 650 meter. "Sedang spot ketiga di Sta 41-42 sepanjang lebih kurang 200 meter, pekerjaannya melanjutkan sisa (cost to complete) pengaspalan dan penyesuaian alinyemen dari BUJT WST yang merupakan sambungan dari Palembang (Kramasan) menuju Betung," ucapnya. Untuk pekerjaan Sta 41-42 ini, kata Fakhrudin, pelaksanaan pekerjaannya akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keseluruhan Ruas Palembang - Betung Seksi 1-2 termasuk Jembatan Sungai Musi V akan dituntaskan sampai Triwulan ke 4 tahun 2026. Sementara, Arief Yeri selaku Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) PT Hutama Karya, menimpali pada saat hari raya Idul Fitri 2026 lalu, untuk mendukung SKB 3 Menteri dan sebagai wujud sinergitas dengan Polri dalam mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik, jalan tol Paltung seksi 1-2 ini turut difungsionalkan secara gratis pada 13 hingga 29 Maret 2026. "Pengaruhnya cukup besar. Volume kendaraan yang melintas di jalan nasional bisa terurai hingga ribuan kendaraan dan para pemudik juga lebih hemat waktu untuk menuju ke kampung halamannya, misalnya dengan tujuan Jambi yang mampu menghemat sampai 3 jam dari waktu tempuh. Apalagi yang fungsional terdiri dari 2 seksi, seksi 1 (Kramasan - Musi Landas) dan seksi 2 (Musi Landas - Pangkalan Balai)," bebernya. Di samping itu, Hutama Karya juga berharap dalam waktu dekat pembebasan lahan di exit tol Simpang Sebidang Pangkalan Balai bisa segera dituntaskan oleh Kementerian PU sehingga pekerjaan jalan keluar tol menuju jalan nasional, bisa secepatnya terlaksana. "Saat ini memang belum bisa dikerjakan karena terhambat lahan yang belum dibebaskan. Kalau untuk Sta 96-97 yang terhubung menuju Betung juga baru bebas dan pekerjaan pileslab baru dilakukan sekarang (on progress) karena lahannya baru bebas bulan Desember," ulas Fakhrudin seraya membeberkan pekerjaannya baru meliputi penimbunan, rigid dan pemancangan pileslab. Jalan Tol BUJT PT HK Terintegrasi Dengan BUJT PT WST Diketahui, proyek infrastruktur jalan tol Paltung seksi 1-2 yang kini dikerjakan pembangunannya oleh BUJT PT Hutama Karya memang terintegrasi dengan proyek jalan tol Kayu Agung - Palembang yang dimiliki oleh BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol. Untuk memperlancar jalan tol di kawasan Kayu Agung-Palembang yang sempat terganggu akibat rusaknya jalur di sejumlah titik, saat ini pihak WST terpantau tengah melakukan sejumlah pembenahan diantaranya melakukan SFO atau Scrapping (pengerukan aspal lama), Filling (pengisian aspal baru) dan Overlay atau pelapisan ulang aspal yang selama ini menuai sorotan pengguna jalan tol.

Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik dan Penumpang Lancar Sumut
Sumut
Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:09 WIB

Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik dan Penumpang Lancar

Medan, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal yang dikelolanya menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan selama masa mudik dan arus balik. VP Komunikasi Korporasi Pelindo Multi Terminal, Farid Chairmawan, menyampaikan perusahaan telah siapkan berbagai langkah operasional guna memastikan seluruh layanan di pelabuhan dapat berjalan optimal selama periode tersebut. “Kami pastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Operasional terminal kami siagakan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas penumpang, khususnya dalam mendistribusikan komoditas strategis yang dibutuhkan masyarakat menjelang dan setelah Hari Raya Idul fitri,” ujar Farid. Menurutnya, Pelindo Multi Terminal melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Lebaran, meliputi pengecekan fasilitas dan peralatan, kesiapan petugas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Pengaturan arus (traffic flow), penyediaan buffer area, dan pengelolaan aktivitas kendaraan juga dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan di area pelabuhan. Selain itu, kata Farid, perusahaan memastikan kesiapan layanan di terminal penumpang serta mendukung operasional Posko Angkutan Lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan sebagai pusat informasi dan pengawasan selama masa mudik dan arus balik. Seluruh layanan terminal nonpetikemas, mulai dari curah kering, curah cair, general cargo, hingga terminal kendaraan, tetap dioperasikan secara optimal guna menjaga kelancaran distribusi logistik nasional. “Sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional, Pelindo Multi Terminal berkomitmen menjaga kelancaran rantai pasok, khususnya pada momen meningkatnya aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, dengan memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan aman, lancar, dan efisien, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2026,” sebut Farid.

Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Lancar Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 17 Februari 2026 | 21:59 WIB

Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Lancar

Jakarta, katakabar.com - Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Adalah legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading atau dikenal dengan istilah deposit. Hal serupa sempat dirasakan Dwi Ardiansyah, seorang karyawan di Jakarta yang telah terjun ke dunia trading sejak 2020. “Awalnya saya tertarik trading karena melihat ada peluang untuk menambah penghasilan. Tapi di sisi lain, saya juga sangat khawatir, terutama ketika harus melakukan deposit, walaupun nominalnya kecil,” cerita Dwi. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Ia melihat sendiri bagaimana banyak kasus broker bermasalah yang akhirnya merugikan nasabah. Risiko dana tidak bisa ditarik kembali menjadi salah satu hal yang paling ia pertimbangkan sejak awal. Pilih Broker Legal sebagai Langkah Awal Di tengah kekhawatiran tersebut, pria yang menetap di Banten ini memilih untuk bersikap kritis. Pilihannya jatuh pada HSB Investasi. Keputusan itu didasari oleh status legalitas HSB yang telah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), serta didukung oleh lembaga kliring resmi. “Yang membuat saya lebih yakin adalah HSB sudah tersertifikasi dan terdaftar resmi. Itu penting buat saya, karena banyak kasus penipuan berawal dari broker yang tidak jelas legalitasnya,” jelas Dwi. Apalagi setelah mengetahui bahwa HSB sudah mengantongi sertifikasi global ISO 27001, dia jadi lebih tenang saat trading karena data pribadi dan transaksinya terlindungi dari kebocoran data. Seiring berjalannya waktu, keyakinannya semakin kuat. Ia merasakan proses trading di HSB berjalan stabil, mulai dari eksekusi transaksi hingga penarikan dana. Menurut Dwi, salah satu kekhawatiran terbesar sebagai trader adalah ketika dana tidak bisa ditarik, terutama setelah transaksi trading dilakukan. Justru pengalaman inilah yang membuatnya bertahan lebih dari lima tahun di HSB. “Di HSB, penarikan dana atau withdraw bisa dilakukan dengan transparan dan tidak ada kendala. Itu yang paling penting buat saya sebagai nasabah,” tuturnya. Selama menggunakan HSB Investasi, ia merasa aktivitas trading dapat dijalani dengan lebih tenang karena prosesnya jelas. Hasil transaksi pun bisa dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan keuangan pribadinya. Baginya, spread yang relatif kompetitif serta minimnya gangguan teknis membuat aplikasi ini layak digunakan, baik oleh trader pemula maupun yang sudah berpengalaman. Di tengah maraknya isu gagal tarik dana, pengalaman Dwi menunjukkan bahwa rasa aman dan kepastian prosedur menjadi faktor krusial dalam memilih broker. Bukan sekadar soal peluang keuntungan, melainkan keberlanjutan dan kepercayaan jangka panjang. Pengalaman lima tahun tersebut menjadi pengingat bahwa memilih broker forex yang legal dan transparan dapat menjadi pondasi penting sebelum memikirkan strategi dan target profit.

KAI Services Pastikan Area Parkir Stasiun Tertib dan Lancar dengan Petugas CSPE Default
Default
Senin, 05 Januari 2026 | 09:08 WIB

KAI Services Pastikan Area Parkir Stasiun Tertib dan Lancar dengan Petugas CSPE

Jakarta, katakabar.com - Memasuki hari terakhir masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Kereta Api Indonesia (KAI) Services melalui unit bisnis Resparking memastikan layanan parkir di stasiun tetap berjalan tertib dan lancar. Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, salah satunya dengan menghadirkan petugas Customer Service Parking Excellent di sejumlah stasiun besar. Sebagai bentuk kesiapan layanan selama periode Nataru 2025-2026, KAI Services merekrut 29 petugas Customer Service Parking Excellent (CSPE) yang ditempatkan di berbagai area parkir stasiun di Pulau Jawa. Kehadiran petugas ini menjadi bagian dari komitmen KAI Services dalam menjaga kualitas pelayanan hingga hari terakhir masa angkutan libur panjang tersebut. Petugas Customer Service Parking Excellent hadir di beberapa stasiun utama, di antaranya Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bandung, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Stasiun Gubeng, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Jember, Stasiun Madiun, dan Stasiun Banyuwangi. Para petugas ini bertugas memastikan transaksi kendaraan di area parkir berjalan lancar dan tertib di tengah kepadatan kendaraan selama arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selain itu, mereka juga membantu pengguna parkir dalam proses pembayaran serta memberikan informasi terkait tarif parkir. Salah satu pengguna parkir, Budi Johari, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas Customer Service Parking Excellent, terutama pada jam-jam sibuk. Menurutnya, petugas mampu mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memberikan informasi yang dibutuhkan pengendara. “Kemarin saat ingin menitipkan kendaraan, saya sempat menanyakan informasi parkir inap di Stasiun Gambir, dan petugas Customer Service Parking Excellent dengan cekatan menjelaskan tarif parkir yang saya butuhkan,” ujar Budi. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan kehadiran petugas Customer Service Parking Excellent menjadi salah satu upaya KAI Services dalam memastikan pelayanan parkir tetap optimal hingga akhir masa Angkutan Nataru. “Petugas Customer Service Parking Excellent bertugas mengarahkan kendaraan ke area parkir yang masih tersedia serta memberikan solusi cepat apabila terjadi kendala, seperti tiket parkir hilang atau kesulitan saat keluar area parkir. Hal ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga hingga hari terakhir Angkutan Nataru 2025/2026,” jelas Nyoman dalam keterangan resminya, Sabtu (4/1) kemarin. Melalui Resparking, KAI Services terus mengedepankan aspek kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara yang menitipkan kendaraannya di stasiun. Selain menghadirkan petugas Customer Service Parking Excellent, selama masa Nataru 2025-2026 Resparking juga melakukan berbagai perbaikan fasilitas, antara lain pengecatan ulang marka dan rambu parkir, pengaspalan area parkir, pembaruan sistem, serta pemasangan kanopi di sejumlah titik strategis, guna memastikan pelayanan tetap prima hingga berakhirnya masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru.

Akses Masyarakat: Kementerian PU Buka Jalur Lembah Anai Aktivitas Masyarakat Lancar Nasional
Nasional
Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:00 WIB

Akses Masyarakat: Kementerian PU Buka Jalur Lembah Anai Aktivitas Masyarakat Lancar

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pastikan akses vital Jalan Nasional Bukittinggi–Padang melalui Jalur Lembah Anai kembali dapat dilalui kendaraan mulai Selasa (16/12) lalu. Pembukaan jalur ini dilakukan secara fungsional terbatas khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat, menyusul percepatan penanganan darurat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan langkah pembukaan ini diambil dengan pertimbangan matang, di mana aspek keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama di tengah upaya pemulihan. "Jalur Lembah Anai adalah tulang punggung konektivitas Sumatera Barat. Pembukaan fungsional terbatas ini menjadi langkah penting agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali bergerak, sembari penanganan permanen terus berjalan," kata Dody. Jalur Lembah Anai memegang peran strategis sebagai urat nadi penghubung wilayah pesisir barat dengan wilayah tengah Sumatera Barat. Jalur ini bagian dari ruas jalan utama Padang–Bukittinggi–Pekanbaru yang menjadi akses penting aktivitas perekonomian. Terputusnya jalan di Lembah Anai telah berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas Padang–Bukittinggi–Pekanbaru. Kendaraan yang melintas harus dialihkan ke rute alternatif via Padang–Sitinjau Lauik–Solok–Danau Singkarak–Padang Panjang. Pengalihan ini menyebabkan beban lalu lintas yang sangat berat dan kepadatan tinggi, terutama di kawasan Sitinjau Lauik yang terkenal dengan tanjakan ekstremnya. Dibukanya kembali Lembah Anai diharapkan segera memulihkan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Saat meninjau Jalur Lembah Anai beberapa waktu lalu, Dody menyoroti perlunya solusi jangka panjang untuk mengurangi beban Jalur Lembah Anai yang rawan bencana. Ia mengungkapkan, Kementerian PU perlu mengkaji opsi pengembangan jalur alternatif sebagai solusi permanen untuk mengurangi beban lalu lintas jalan nasional di Lembah Anai, termasuk opsi kelanjutan Jalan Tol Padang–Sicincin dari Kota Padang menuju Bukittinggi melalui pembangunan flyover atau terowongan. "Ini masih usulan awal dari balai. Kajian teknis akan segera dilakukan agar ke depan akses Padang–Bukittinggi lebih aman dan andal," jelas Dody. Seiring percepatan penanganan Kementerian PU di berbagai titik akses terdampak bencana Sumatera Barat, selain memulihkan Jalur Lembah Anai, Kementerian PU juga telah berhasil membuka kembali sejumlah akses utama antarkota dan kabupaten yang sempat terdampak bencana. Ruas jalan yang sudah dapat dilalui antara lain: · Ruas Padang–Pariaman–Lubuk Basung–Pasaman Barat–Batas Sumatera Utara. · Ruas Padang Panjang–Bukittinggi–Lubuk Sikaping–Batas Sumatera Utara. · Ruas Bukittinggi–Payakumbuh–Batas Riau. · Ruas Padang–Painan–Indrapura–Batas Bengkulu. · Ruas Padang–Solok–Sawahlunto–Dharmasraya–Batas Jambi. · Ruas Padang–Lubuk Selasih–Surian–Padang Aro–Batas Jambi. Terbukanya kembali akses-akses utama tersebut sangat mendukung kelancaran distribusi logistik, memastikan layanan publik tetap berjalan, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Untuk mendukung percepatan pemulihan ini, hingga 15 Desember 2025, Kementerian PU telah memobilisasi alat berat berupa 58 unit excavator, 19 unit backhoe loader, 7 unit wheel loader, 42 unit dump truck, 2 unit crane, 6 unit mobile pump, serta peralatan pendukung lainnya. Material penanganan darurat juga terus disalurkan, antara lain berupa 1.240 geobag dan 810 bronjong kawat untuk pengamanan tebing jalan. Bersamaan dengan penanganan darurat ini, Kementerian PU menyalurkan bantuan logistik dasar berupa 200 selimut dan 200 matras bagi warga terdampak bencana. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Lewat Stasiun Yogyakart Mudik dan Wisata Lancar dengan Kereta Api Nasional
Nasional
Selasa, 08 April 2025 | 08:04 WIB

Lewat Stasiun Yogyakart Mudik dan Wisata Lancar dengan Kereta Api

Yogyakarta, katakabar.com - Stasiun Yogyakarta jadi pusat perhatian di musim mudik lebaran 2025, bukan hanya sebagai titik keberangkatan dan kedatangan pemudik, tapi sebagai gerbang bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona Yogyakarta. Integrasi antarmoda transportasi yang lengkap menjadikan stasiun ini sebagai simpul yang sangat memudahkan perjalanan. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengungkapkan, Stasiun Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang selama masa Angkutan Lebaran periode 21 Maret hingga 5 April 2025. KAI mencatat, pada periode arus mudik dari tanggal 21 Maret hingga 1 April, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta mencapai 86.027 penumpang, sedang yang datang mencapai 89.491 penumpang atau rata-rata 14.627 penumpang per hari. “Di arus balik dari 2 hingga 4 April, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta mencapai 34.431 penumpang, sedang yang datang mencapai 38.550 penumpang, atau rata-rata 24.327 penumpang arus balik naik dan turun dalam tiga hari. Dari data tersebut terlihat pada arus balik kali ini, masyarakat yang menggunakan KA jarak jauh melalui Stasiun Yogyakarta meningkat cukup tinggi,” jelasnya.

Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Kempang, Polsek Rangbar Pastikan Perayaan Imlek Aman Riau
Riau
Selasa, 28 Januari 2025 | 20:09 WIB

Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Kempang, Polsek Rangbar Pastikan Perayaan Imlek Aman

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna memastikan kelancaran arus mudik di hari raya Imlek 2576 Kongzili, Polsek Rangsang Barat, Polres Kepulauan Meranti erjunkan personel untuk memberikan pengamanan di pelabuhan penyeberangan. Seperti pada Selasa (28/1/2025), pengamanan dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Lemang, Aipda Joni Hendra bersama Bhabinkamtibmas Desa Sialang Pasung, Bripka Frengki L Gultom di pelabuhan Kempang Peranggas Desa Lemang dan Sialang Pasung. Aipda Joni dan Bripka Frengki memantau langsung aktivitas mobilitas masyarakat dan kendaraan yang menggunakan transportasi laut di wilayah tersebut. Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Roly Irvan mengatakan, pemantauan yang dilakukan meliputi memastikan kelayakan kapal penyeberangan (Kempang) beserta peralatan keselamatan, serta sosialisasi terhadap pemilik usaha transportasi dan nakhoda kapal. "Kita pastikan kondisi Kempang yang beroperasi dalam keadaan layak dan telah dilengkapi oleh alat-alat keselamatan, seperti life jacket, pelampung dan racun api," kata Roly Irvan. Kepada pemilik Kempang, nakhoda, serta penumpang, petugas mengimbau untuk selalu melakukan pengecekan mandiri kondisi kelayakan Kempang secara berkala dan menjaga keselamatan penumpang dengan memperhatikan kapasitas penumpang serta kendaraan jangan sampai melebihi kapasitas muatan.

Andai Penerapan B50 Lancar Indonesia Bisa Stop Impor Solar 2026 Sawit
Sawit
Sabtu, 04 Januari 2025 | 21:45 WIB

Andai Penerapan B50 Lancar Indonesia Bisa Stop Impor Solar 2026

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah sudab tetapkan penerapan bahan bakar minyak atau BBM jenis solar dengan campuran bahan bakar nabati atau BBN biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 40 persen atau B40 dimulai 1 Januari 2025. Ketetapan ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/1). "Kementerian ESDM baru selesai melakukan rapat internal bahas secara detail terkait urusan biodiesel. Kami telah memutuskan peningkatan biodiesel dari B35 ke B40 sudah berlaku mulai 1 Januari 2025," ujarnya melalui siaran pers, dilansir dari laman EMG, Sabtu (4/1). Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto terkait ketahanan dan swasembada energi, serta target pemerintah mencapai net zero emission di tahun 2060. Pemerintah bahkan menyiapkan rencana peningkatan lebih lanjut ke B50 pada 2026. "Kalau B40 ini berjalan baik, atas arahan Presiden RI, kita dorong implementasi B50 pada 2026. Kalau ini kita lakukan, maka impor kita terhadap solar, Insya Allah dipastikan sudah tidak ada lagi di tahun 2026. Jadi program (mandatori biodiesel) ini bagian dari pada perintah presiden tentang ketahanan energi dan mengurangi impor," terangnya. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengutarakan, program mandatori B40 dapat mengurangi impor BBM sehingga menghemat devisa sebesar Rp147,5 triliun. Sedangkan untuk B35 dapat menghemat Rp122,98 triliun. “Dengan demikian terjadi penghematan devisa sekitar Rp 25 triliun dengan tidak mengimpor BBM jenis minyak solar dari peningkatan B35 ke B40,” ucapnya.