Kesiapsiagaan

Sorotan terbaru dari Tag # Kesiapsiagaan

Perkuat Kesiapsiagaan, Polres Kepulauan Meranti Terima Bantuan Peralatan Karhutla dari PT ITA Hukrim
Hukrim
Senin, 09 Februari 2026 | 16:32 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan, Polres Kepulauan Meranti Terima Bantuan Peralatan Karhutla dari PT ITA

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terima bantuan peralatan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari PT Imbang Tata Alam, Senin (9/2) pagi. Kegiatan penyerahan berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB di halaman Mako Polres Kepulauan Meranti, dihadiri jajaran pejabat utama Polres, perwakilan perusahaan, serta personel kepolisian. Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan Karhutla di Provinsi Riau terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan pihak swasta. Hadir di kegiatan tersebut, yakni Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops Kompol Wan Muntazzaka, S.H., M.H., perwakilan pimpinan PT Imbang Tata Alam, Field SHE Senior Officer Efrizal, Humas perusahaan, Aznam, para Kasatfung dan Kasie Polres Kepulauan Meranti, serta anggota perusahaan dan personel Polres. Di acara tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dan penandatanganan berita acara. Adapun bantuan peralatan yang diserahkan meliputi selang hisap, selang buang, berbagai jenis nozel pemadam, penyambung simpang Y, serta perangkat komunikasi nirkabel. Perwakilan PT Imbang Tata Alam, Efrizal, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Ia menegaskan perusahaan mendukung upaya aparat melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung di lapangan. “Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras Polri dalam menangani Karhutla. Semoga peralatan yang kami berikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. Sementara, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga mewakili Kapolres menyampaikan penghargaan atas kepedulian pihak perusahaan terhadap upaya penanggulangan karhutla di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. “Kami ucapkan terima kasih atas bantuan sarana dan prasarana ini. Peralatan tersebut akan digunakan secara maksimal, termasuk dilakukan pelatihan kepada personel agar memahami cara penggunaannya dalam operasi di lapangan,” tuturnya. Kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan penyerahan bantuan dan sambutan, doa bersama, serta ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif. Secara terpisah, jajaran Polres menilai bantuan tersebut wujud sinergitas dan kepedulian sektor swasta terhadap pencegahan karhutla, yang selama ini menjadi salah satu perhatian utama di wilayah Riau. Peralatan seperti selang pemadam, nozel, penyambung aliran air, serta perangkat komunikasi dinilai memiliki nilai strategis untuk mempercepat respons awal personel saat terjadi kebakaran, sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi di lapangan. Dengan adanya dukungan tersebut, Polres Kepulauan Meranti diharapkan semakin optimal upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki periode rawan kebakaran.

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana Default
Default
Jumat, 19 Desember 2025 | 23:34 WIB

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau Apel Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 di halaman Mapolda Riau, Jumat (19/12). Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang pimpin apel tersebut. Ia menekankan perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang setiap tahun berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat. "Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momentum bagi saudara-saudara kita untuk melaksanakan ibadah, berkumpul bersama keluarga, dan beraktivitas di berbagai tempat. Hal ini menyebabkan meningkatnya mobilitas di banyak daerah," ujar Kapolda Riau membacakan amanat Kapolri. Kenaikan mobilitas tersebut, berdasarkan survei nasional, diprediksi meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tetapi, situasi ini bersamaan dengan adanya potensi cuaca ekstrem di Tanah Air. "Berdasarkan informasi BMKG, saat ini terdapat tiga sistem siklon di wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan potensi bencana alam," lanjutnya. Dengan situasi demikian, Kapolri menegaskan perlunya kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Momentum Nataru menuntut adanya upaya yang dilakukan secara ekstra dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini membutuhkan kesigapan seluruh jajaran dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," tegasnya. Selain itu, kata Kapolda Riau, jajaran kepolisian juga diminta terus melakukan monitoring ketahanan pangan dan ketersediaan BBM, serta memastikan harga dan distribusi tetap stabil selama periode libur panjang. Kapolri juga mengingatkan agar layanan 110 dimaksimalkan sebagai sarana utama masyarakat melaporkan kondisi darurat, gangguan keamanan, maupun peristiwa lain yang memerlukan respons cepat. Operasi Lilin Lancang Kuning (LLK) 2025 akan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga mitra keamanan lainnya. Operasi ini bertujuan menjamin keamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, objek wisata, hingga distribusi logistik masyarakat sepanjang libur Nataru.

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, H Asmar: Semua Harus Siap dan Sigap! Riau
Riau
Rabu, 05 November 2025 | 15:00 WIB

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, H Asmar: Semua Harus Siap dan Sigap!

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna antisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem di musim penghujan, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (5/11). Apel yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Forkopimda, dan seluruh perangkat daerah ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi ancaman banjir, angin kencang, dan potensi bencana hidrometeorologi lainnya. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga keselamatan masyarakat. “Kita harus memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam kondisi siap. Kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana serta dampaknya bagi masyarakat,” tegas Asmar. Ia mengingatkan agar seluruh instansi dan elemen masyarakat meningkatkan kolaborasi dan kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang sering melanda wilayah pesisir. “Saya berharap seluruh perangkat daerah, Forkopimda, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan bencana secara komprehensif, antisipatif, dan partisipatif,” tambahnya. Apel ditutup dengan pemeriksaan pasukan serta pengecekan berbagai sarana penanggulangan bencana, seperti kendaraan operasional, alat evakuasi, dan perlengkapan medis darurat oleh Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda.

Tsunami Amazing Race di Bali Ubah Kesiapsiagaan Menjadi Aksi Nyata Default
Default
Selasa, 04 November 2025 | 11:11 WIB

Tsunami Amazing Race di Bali Ubah Kesiapsiagaan Menjadi Aksi Nyata

Bali, katakabar.com - Memperingati Hari Kesadaran Tsunami Sedunia (5 November), lebih dari 300 siswa, relawan, dan anggota masyarakat mengubah kesiapsiagaan menjadi aksi dalam Tsunami Amazing Race di Kelurahan Serangan, Denpasar, Bali. Acara ini diinisiasi oleh United Nations Development Programme (UNDP) dan Pemerintah Jepang, bekerja sama dengan mitra lokal utama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Bali. Kegiatan ini bagian dari Proyek Tsunami regional UNDP-Pemerintah Jepang, yang sejak 2017 telah mendukung sekolah dan komunitas di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap bahaya tsunami. Belajar Sambil Beraksi Peserta yang terbagi menjadi 20 tim memulai Tsunami Preparedness Race dari Kantor Kelurahan Serangan dan menempuh enam pos tantangan hingga mencapai Tempat Evakuasi Sementara (TES). Di setiap pos, peserta diuji melalui berbagai permainan edukatif, mulai dari mengenali tanda-tanda alam hingga menerjemahkan pesan peringatan dini dari BMKG, semuanya dirancang untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi tsunami. Sementara itu, siswa TK dan SD mengikuti lomba menggambar dan mewarnai bertema kesiapsiagaan tsunami di TES, sebagai cara menyenangkan untuk menanamkan kesadaran bencana sejak dini. “Kami sangat senang karena bisa ikutan lomba ini dan berpartisipasi di permainan-permainannya bareng-bareng dengan teman-teman kami. Kami belajar tentang tsunami, termasuk tanda-tandanya dan bagaimana caranya untuk evakuasi ke tempat yang lebih tinggi supaya aman,” cerita Farel, Gung Rizky, dan Randy, siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Kota Denpasar, lewat keterangan resmi, Selasa (4/11). Warisan Kepemimpinan Jepang dalam Kesiapsiagaan Tsunami Hari Kesadaran Tsunami Sedunia, yang diusulkan oleh Jepang dan ditetapkan oleh PBB pada tahun 2015, terinspirasi dari pengalaman panjang Jepang menghadapi tsunami. Peringatan ini mendorong kepemimpinan global dalam sistem peringatan dini, pendidikan kebencanaan, dan prinsip Membangun Lebih Baik (Build Back Better). Setiap tahunnya Hari Kesadaran Tsunami Sedunia diperingati di seluruh dunia melalui acara publik, latih tubi dan kampanye edukatif yang meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko tsunami dan tindakan-tindakan apa yang dapat dilakukan supaya aman. Di Jepang, sebuah Konferensi Tingkat Tinggi Siswa Menengah Atas (High School Students Summit) pada Hari Kesadaran Tsunami Sedunia digelar pada tanggal 27 hingga 28 November 2025 di Kota Sendai, yang dihadiri oleh para pelajar di seluruh dunia. Melalui upaya mempelajari kesiasiagaan, respons, dan pemulihan bencana, acara ini bertujuan untuk menumbuhkan pemimpin di bidang pengurangan risiko bencana pada generasi berikutnya dan meningkatkan pertukaran internasional. Baik di Jepang maupun Indonesia, pesannya sama, yakni pengetahuan, kesiapsiagaan, dan aksi bersama adalah kunci untuk menyelamatkan kehidupan dan membangun ketangguhan di masa depan. Proyek Tsunami Regional UNDP–Pemerintah Jepang Proyek Tsunami regional UNDP, didukung oleh Pemerintah Jepang, menggunakan sekolah sebagai titik masuk untuk memperkuat ketangguhan masyarakat. Sejak 2017, proyek ini telah mendukung sekitar 800 sekolah di Asia-Pasifik, menjangkau lebih dari 220.000 siswa, guru, dan anggota masyarakat melalui latihan evakuasi. Di Bali, UNDP bekerja bersama BPBD dan FPRB dalam memfasilitasi kemitraan yang inovatif. Di Tanjung Benoa, sepuluh hotel telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah setempat dan sekolah-sekolah terdekat untuk berfungsi sebagai tempat evakuasi vertikal saat terjadi bencana. “Jepang tetap berkomitmen untuk bekerja bersama dengan UNDP dan mitra-mitra lainnya untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh dan aman dari bencana,” ujar Itsuki Nishizawa, Investment and Trade Attaché, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Tsunami Amazing Race di Serangan membuktikan sekolah, masyarakat, dan pemerintah dapat bekerja sama membangun budaya kesiapsiagaan. Melalui kolaborasi UNDP bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, dan Pemerintah Jepang, Kelurahan Serangan menjadi contoh bagaimana pembelajaran bersama dan partisipasi lokal dapat menyelamatkan kehidupan. I Putu Suta Wijaya (Suta), Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali, berpesan saya berharap pembelajaran yang kita lakukan hari ini diingat oleh anak-anak. Kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Anak-anak belajar secara langsung, dan itu yang membuatnya berbeda. Semoga kegiatan ini membantu mereka untuk mengingat dan mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari.

Pimpin Apel Konsolidasi dan Pengecekan Personel, Ini Asa Kapolres Kepulauan Meranti di May Day 2025 Riau
Riau
Kamis, 01 Mei 2025 | 14:57 WIB

Pimpin Apel Konsolidasi dan Pengecekan Personel, Ini Asa Kapolres Kepulauan Meranti di May Day 2025

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna meningkatkan kesiapsiagaan personel Polres Kepulauan Meranti gelar Apel Konsolidasi Kesiapan untuk pengamanan Hari Buruh Internasional di Halaman apel Polres Kepulauan Meranti di bilangan Jalan Lintas Gogok Kecamatan Tebing Tinggi Barat, (1/5) pagi. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH,.yang pimpin giat didampingi Wakapolres Keoulauan Meranti, Kompol Maitertika SH MH, Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Meranti dan jajaran. Apel siaga untuk pengamanan Hari Buruh Internasional, ujar Kapolres Kepulauan Meranti, bertujuan untuk memastikan pentingnya kesiapan personel menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi di peringatan Hari Buruh. Apalagi momen Hari Buruh kerap diwarnai dengan aksi unjuk rasa yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Untuk itu, personel harus siap secara fisik, mental, dan logistik. Di mana kesiapsiagaan mencakup antisipasi terhadap potensi provokasi, kerusuhan, atau tindakan anarkis yang bisa mengganggu ketertiban umum. Selain itu, Kapolres Kepulauan Meranti menekankan pentingnya profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh anggota dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional Dipimpin Menko Polkam, Kasmarni Ajak Semua Unsur Sigap Riau
Riau
Rabu, 30 April 2025 | 17:08 WIB

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional Dipimpin Menko Polkam, Kasmarni Ajak Semua Unsur Sigap

Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni ikuti Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla tingkat Nasional di Lapangan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn), Pekanbaru, Selasa (29/4). Apel gabungan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Budi Gunawan. Tampak Menteri Kehutanan RI, Raja Juli dan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, Bupati Kasmarni serta Bupati dan Wali Kota se provinsi Riau lainnya serta jajaran Kepala Forkopimda. Menko Polkam Budi Gunawan menyebutkan, kolaborasi lintas sektor sangat penting dilakukan untuk menghadapi ancaman Karhutla yang kerap melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Riau. "Kerja sama yang solid menjadi kunci utama terhadap pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan," jelasnya. Ia mekankan kesiapsiagaan seluruh elemen, baik pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, harus terus dijaga. Hal tersebut juga telah sesuai dengan pesan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. "Bapak Presiden, H. Prabowo Subianto berpesan kepada kita semua untuk terus mempertahankan capaian-capain positif yang telah dicapai selama ini. Jangan sampai ada lagi kebakaran hutan dan lahan yang meluas yang dapat menjadi isu internasional," terangnya. Sesudah mengikuti apel, Bupati Bengkalis, Kasmarni menyampaikan keseriusan Pemkab Bengkalis menangani Karhutla dengan maksimalkan segala sumber daya yang ada untuk melakukan penanggulangan, mengoptimalkan patroli serta upaya pemadaman. “Saat ini Kabupaten Bengkalis telah berstatus Siaga Darurat Karhutla, untuk itu semua unsur yang ada di Negeri Junjungan harus waspada dan sigap dalam menyelamatkan Provinsi Riau, terlebih Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini,” pinta Kasmarni, dilansir dari laman Website Diskominfotik Bengkalis, Rabu (30/4).

Pimpin Apel Kesiapsiagaan, AKBP Kurnia S: Satu Visi dan Misi Penanganan Karhutla Riau
Riau
Rabu, 31 Juli 2024 | 15:09 WIB

Pimpin Apel Kesiapsiagaan, AKBP Kurnia S: Satu Visi dan Misi Penanganan Karhutla

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla, di Halaman kantor Polres Kepulauan Meranti, pada Rabu (31/7) sekitar pukul 07.15 WIB. Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Tahun 2024, sekaligus Rapat Koordinasi atau Rakor ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan sinergi semua pihakmenghadapi potensi bencana alam, dan Karhutla di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kabupaten Kepulauan Meranti.