Pimpin Rakor Kepala Sekolah, H Asmar Tegaskan Implementasi Aturan Baru Penugasan Kepsek Riau
Riau
Kamis, 05 Februari 2026 | 11:11 WIB

Pimpin Rakor Kepala Sekolah, H Asmar Tegaskan Implementasi Aturan Baru Penugasan Kepsek

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (5/2). Rakor tersebut membahas implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 serta Kepmendikdasmen Nomor 129/P/2025 terkait penugasan dan manajemen kepala sekolah. Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Meranti itu turut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Meranti atau yang mewakili, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, para narasumber, serta seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, menyampaikan Rakor ini memiliki peran strategis sebagai forum penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, sekaligus evaluasi pelaksanaan kebijakan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan. “Keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh sinergi antara Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah. Kami mengapresiasi rakor yang dilaksanakan forum MKKS, IKKS, dan IGTK se Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya. Tunjiarto menjelaskan, secara umum kondisi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan perkembangan yang positif. Proses pembelajaran di PAUD, SD, dan SMP berlangsung tertib dan kondusif, dengan tingkat partisipasi peserta didik yang relatif stabil, serta dukungan masyarakat yang terus meningkat. Untuk upaya peningkatan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan telah melaksanakan sejumlah program, di antaranya penguatan implementasi kurikulum berbasis literasi, numerasi, dan karakter, pembinaan serta pendampingan kepala sekolah dan guru melalui pengawas sekolah, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan. “Dari hasil monitoring, kualitas pembelajaran di sejumlah sekolah mengalami peningkatan, meski masih diperlukan pendampingan lanjutan pada beberapa satuan pendidikan,” jelasnya. Di bidang sarana dan prasarana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan perbaikan melalui APBD serta dukungan APBN melalui Program Revitalisasi Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Pada 2025 lalu, revitalisasi telah dilaksanakan pada 17 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp22.086.153.424 dan seluruhnya telah selesai dengan baik. Sementara untuk tahun 2026, target revitalisasi mencakup 84 sekolah dari jenjang PAUD, SD, dan SMP, yang saat ini sebagian masih dalam proses verifikasi dan validasi di tingkat kementerian. Tetapi, Dinas Pendidikan juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain rendahnya gaji ASN paruh waktu, kedisiplinan guru dan tenaga kependidikan, guru yang berdomisili jauh dari tempat tugas, guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1, status kepegawaian dan penggajian guru honorer, pembaruan data Dapodik yang belum optimal, serta berakhirnya masa penugasan kepala sekolah sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan melakukan pengangkatan kepala sekolah pelaksana tugas menjadi definitif, melaksanakan pelatihan calon kepala sekolah (Cakep), melakukan pemetaan kepala sekolah yang telah menjabat dua periode, serta menjaring calon kepala sekolah melalui sistem SIM KSPSTK. Perwakilan kepala sekolah, Bambang Irawan, S.Pd., S.T., Kepala SD Negeri 2 Selatpanjang Kota, mengatakan Rakor ini digelar sebagai respons atas keresahan kepala sekolah terkait penerapan aturan baru. “Kami meminta kejelasan agar tidak terjadi salah persepsi. Alhamdulillah, kehadiran langsung Bupati dan para pemangku kebijakan memberikan harapan dan titik terang atas regulasi baru ini,” jelasnya. Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan sektor pendidikan merupakan urusan strategis dan menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Ia menekankan kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan. “Saya minta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, memberikan kejelasan mekanisme pengangkatan kepala sekolah, serta solusi bagi kepala sekolah yang masa penugasannya telah berakhir,” tegasnya. Bupati Kepulauan Meranti mengingatkan pentingnya disiplin ASN, peningkatan mutu pembelajaran, transparansi pengelolaan anggaran, pencegahan pungutan liar dan kekerasan di sekolah, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi pendidikan. “Melalui sinergi dan komitmen bersama, saya berharap kita dapat mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, dan berdaya saing di Kabupaten Kepulauan Meranti,” sebutnya.

Lantik Kepala Sekolah Definitif di Seluruh Kecamatan, Ini Asa Bupati Kepulauan Meranti Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 13 Januari 2026 | 13:00 WIB

Lantik Kepala Sekolah Definitif di Seluruh Kecamatan, Ini Asa Bupati Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, secara resmi lantik dan ambil sumpah jabatan Kepala Sekolah definitif di seluruh kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti, di Aula Gedung Kuning, Selasa (13/1). Orang Nomor Satu di 'Tanah Jantan' nama lain dari Kepulauan Meranti, ucapkan selamat kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta mampu membawa perubahan positif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Asmar. Menurutnya, jabatan Kepala Sekolah posisi strategis memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan masa depan generasi muda Kepulauan Meranti. Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan pada 25 September 2025 tentang Himbauan Penyelesaian Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah. Dalam surat tersebut, daerah yang masih menugaskan guru sebagai Plt Kepala Sekolah diimbau untuk segera mengangkat Kepala Sekolah definitif dari guru yang memenuhi persyaratan sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, paling lambat 31 Desember 2025. Dijelaskannya, pelantikan baru dapat dilaksanakan saat ini karena adanya sejumlah kendala teknis. Ia memaparkan, jumlah Plt Kepala Sekolah di Kepulauan Meranti saat ini sebanyak 30 sekolah. Dari jumlah tersebut, 22 orang diusulkan melalui sistem SIMKSPSTK, dengan 18 orang mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Sedang, empat orang Plt Kepala Sekolah tidak terakomodir dalam SIMKSPSTK, sebab dua orang dinyatakan pernah mengundurkan diri sebagai Kepala Sekolah dan dua orang lainnya pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah definitif. Sementara, delapan orang Plt Kepala Sekolah belum dapat diusulkan karena masih menyelesaikan Program Revitalisasi,” bebernya. Ia berpesan kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik agar senantiasa bersemangat, bekerja keras, serta menjunjung tinggi komitmen dalam meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, loyalitas, dan integritas. Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Kepulauan Meranti, dan seluruh Kepala Sekolah yang dilantik.

Kepsek SMPN 2 Batsol 'Lawak', Ditanya Perkembangan Sekolah Suruh Tanya Orang Lain Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:24 WIB

Kepsek SMPN 2 Batsol 'Lawak', Ditanya Perkembangan Sekolah Suruh Tanya Orang Lain

Mandau, katakabar.com - Kepala Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Yenita Sari 'lucu alias lawak'. Soalnya, saat wartawan konfirmasi perkembangan sekolah yang dikepalainya lewat pesan singkat telepon seluler, pada Senin (2/10) jawabannya 'lucu alias lawak'. "Kalau perkembangan sekolah tanyakan kepada orang lain Pak," ujarnya singkat kepada wartawan. Peristiwa Kepala Satuan Pendidikan SMPN 2 Kecamatan Bathin Solapan memberikan jawaban seperti itu. Bermula saat wartawan melakukan peliputan ke sekolah pada Senin, 25 September 2023, pada 28 September 2023, dan pada Senin, 2 Oktober 2023. Wartawan tiga kali ke sekolah tersebut hendak bertemu kepala sekolah tidak bisa ditemui. Dari informasi sejumlah guru yang ditemui menyebutkan kepala sekolah sedang keluar. Nah, saat dikonfirmasi tentang perkembangan sekolah tadi bye pesan singkat telepon seluler, Kepala Satuan Pendidikan SMPN 2 Kecamatan Bathin Solapan mengatakan, kalau perkembangan sekolah tanyakan kepada orang lain Pak. "Karena yang menilai saya bukan saya sendiri, tapi orang lain. Kalau saya yang menjawab tentu yang baik-baik saya jawab," jelasnya ketus. Apakah orang lain akan tahu perkembangan SMPN 2 Kecamatan Bathin Solapan? Jika wartawan bertanya, sesuai arahan Yenita Sari selaku Kepala Satuan Pendidikan Sekolah, 'lucu alias lawak' bukan. Terkait adiwiyata, ujar Yeni, sekolah kami belum ikut adiwiyata. Tentang akreditasi sekolah lagi persiapan saat ini. "Kalau prestasi siswa bisa wawancara dengan kesiswaan. Sesuai jalur saja Pak. Masalah prestasi siswa langsung ke kesiswaan saja," sebutnya.