Kedatangan

Sorotan terbaru dari Tag # Kedatangan

Libur Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 4 Semarang Catat 25.486 Kedatangan Penumpang Nasional
Nasional
Senin, 02 Juni 2025 | 09:15 WIB

Libur Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 4 Semarang Catat 25.486 Kedatangan Penumpang

Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang di wilayah Daop 4 Semarang di momentum libur panjang memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2025. Lihat, Kamis, 29 Mei 2025, total 25.486 penumpang tercatat tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang, menandai puncak kedatangan selama periode libur kali ini. Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, arus kedatangan penumpang didominasi oleh perjalanan dari Jakarta dan Surabaya, serta mobilitas jarak dekat dengan destinasi favorit seperti Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Blora. Stasiun Semarang Tawang menjadi titik kedatangan tertinggi dengan total 8.999 penumpang. Disusul oleh Stasiun Semarang Poncol dengan 5.592 penumpang, Stasiun Tegal 3.474 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.306 penumpang, Stasiun Ngrombo 1.173 penumpang, Stasiun Pemalang 1.143 penumpang, dan Stasiun Cepu 1.066 penumpang. Sementara, puncak keberangkatan penumpang terjadi sehari sebelumnya, Rabu, 28 Mei 2025, dengan 20.809 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. Adapun pergerakan penumpang Jumat, 30 Mei 2025, terpantau relatif landai. Hingga pagi hari, tercatat sekitar 14.000 penumpang datang maupun berangkat melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 4. Meski demikian, KAI memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, seiring berakhirnya masa libur panjang. Diperkirakan lebih dari 24.000 penumpang akan memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk kembali ke tempat aktivitas masing-masing. "Hingga Jumat, 30 Mei 2025 pukul 10.00 WIB, total penjualan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang telah mencapai 76.535 tiket, atau rata-rata 15.307 tiket per hari. Jumlah ini mencakup sekitar 67 persen dari total 114.650 tiket yang disediakan untuk periode libur panjang ini," ujar Franoto.

Petugas Siapkan Layanan di Mekkah Jelang Kedatangan Jamaah Internasional
Internasional
Jumat, 09 Mei 2025 | 11:18 WIB

Petugas Siapkan Layanan di Mekkah Jelang Kedatangan Jamaah

Mekkah, katakabar.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi mulai menyiapkan layanan di Mekkah jelang kedatangan jemaah dari Madinah. Total 205 hotel telah disiapkan untuk menampung jemaah yang tersebar di wilayah Syisyah, Misfalah, Jarwal, dan Raudhah, dengan jarak terjauh 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. “Seluruh hotel telah melalui proses verifikasi menyeluruh, baik dari segi fasilitas, kebersihan, maupun kenyamanan,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers operasional haji hari ke-8 di Mekkah, Kamis (8/5). Menurut Fauzin, layanan konsumsi pun telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi jemaah selama di Makkah. Setiap jemaah akan mendapat 3 kali makan per hari, dengan total 84 kali makan selama masa tinggal. Untuk mendukung mobilitas, kata Fauzin, bus shalawat akan beroperasi 24 jam mengantar jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. “Transportasi ini sangat vital, terutama bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus,” jelasnya. Jamaah Mulai Bergerak dari Madinah Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah mulai berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Kloter-kloter awal bergerak setelah menyelesaikan ibadah sunah di Masjid Nabawi. Perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam. Kemenag mengimbau jemaah agar memakai kain ihram dan mandi dari hotel di Madinah. Hal ini untuk menghemat waktu saat singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) guna mengambil miqat. “Waktu di Bir Ali sangat terbatas, hanya sekitar 30 menit. Jemaah disarankan juga sudah berwudlu dari hotel,” tutur Fauzin. Bagi jamaah lansia dan yang sakit, cukup berniat ihram dari dalam bus tanpa perlu turun dan melaksanakan shalat sunnah di masjid. Setiba di Mekkah, jemaah akan melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji Tamattu'. Petugas akan mendampingi pelaksanaannya dengan memberikan bimbingan manasik dan memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga. Kemenag kembali mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, tidak bepergian tanpa alas kaki, serta menyimpan dokumen dengan aman. “Suhu Makkah cukup tinggi, jaga diri dan kurangi aktivitas di luar ibadah,” tegas Fauzin. Ia juga menegaskan agar jemaah menolak ajakan berhaji secara ilegal. “Haji non-prosedural sangat berisiko. Tidak hanya tidak mendapat layanan resmi, tetapi juga berpotensi terkena sanksi hukum dari otoritas Arab Saudi,” terangnya.