KAI Logistik

Sorotan terbaru dari Tag # KAI Logistik

KAI Logistik Perkuat Keselamatan Operasional Lewat Penerapan Dashcam Basis AI Armada Trucking Nusantara
Nusantara
Minggu, 05 April 2026 | 19:07 WIB

KAI Logistik Perkuat Keselamatan Operasional Lewat Penerapan Dashcam Basis AI Armada Trucking

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), resmi mengimplementasikan teknologi dashcam berbasis Artificial Intelligence (AI) pada armada trucking untuk operasional petikemas. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat komitmen perusahaan terhadap keselamatan operasional serta merespons kebutuhan pasar terhadap standar distribusi yang lebih tinggi. Implementasi teknologi ini menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan yang berfokus pada pendekatan preventif dalam operasional. Berbeda dengan kamera pengawas konvensional yang lebih berfungsi sebagai alat rekam, dashcam berbasis AI yang diterapkan KAI Logistik mampu mendeteksi potensi risiko secara otomatis dan real-time, sehingga berbagai kemungkinan insiden dapat diantisipasi dan dimitigasi sejak dini sebelum berkembang menjadi kejadian yang lebih serius. Direktur Operasi KAI Logistik, Broer Rizal, menegaskan keselamatan merupakan pondasi utama sekaligus prioritas strategis dalam seluruh layanan logistik perusahaan. “Penerapan teknologi ini tidak sekadar menjadi pembaruan perangkat, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membangun budaya keselamatan yang lebih disiplin, adaptif, dan transparan. Melalui implementasi ini, KAI Logistik ingin memastikan bahwa setiap perjalanan armada tidak hanya berjalan efisien, tetapi juga memenuhi standar keamanan tinggi bagi pengemudi,” jelas Broer. Dalam implementasinya, KAI Logistik bekerja sama dengan mitra teknologi untuk mengintegrasikan sensor dan sistem analitik ke dalam armada, sehingga mampu mendeteksi berbagai perilaku berisiko seperti pengemudi mengantuk, terdistraksi, atau menggunakan ponsel saat berkendara, sekaligus melakukan pemantauan kecepatan secara real-time dan pelacakan posisi berbasis GPS. Ketika teridentifikasi kondisi berpotensi membahayakan, sistem secara otomatis mengirimkan peringatan dini ke Command Center guna memungkinkan respons cepat. “Seluruh data perjalanan yang terekam kemudian kelola oleh perseroan sebagai dasar evaluasi performa dan pengambilan keputusan berbasis data. Program ini telah dijalankan secara bertahap sejak Maret 2026 di wilayah operasional petikemas utama seperti Sungai Lagoa, Klari, Ronggowarsito, dan Kalimas, serta akan terus diperluas ke lebih banyak armada dan wilayah lainnya seiring optimalisasi pemanfaatan data dan pengembangan sistem monitoring yang semakin terintegrasi,” terang Broer. Melalui implementasi ini, KAI Logistik semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan andal. Integrasi teknologi AI dalam operasional trucking diharapkan tidak hanya mampu menekan potensi kecelakaan, tetapi juga memperkuat kepercayaan pelanggan serta mendukung visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi logistik terpadu yang unggul dan tepercaya.

KAI Logistik Kantongi Sertifikasi Halal di Tiga Titik Distribusi Utama Retail Nasional
Nasional
Sabtu, 04 April 2026 | 09:04 WIB

KAI Logistik Kantongi Sertifikasi Halal di Tiga Titik Distribusi Utama Retail

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali perkuat perannya dalam rantai pasok halal nasional dengan meraih Sertifikat Halal untuk layanan pengiriman barang retail. Sertifikasi ini secara spesifik diberikan pada layanan KALOG Express di tiga titik distribusi dengan arus barang yang masif, yakni Service Point KALOG Express Jakarta Gudang, Semarang Poncol, dan Surabaya Kota. Inisiatif ini membuka fase baru dalam peningkatan standar layanan retail yang berfokus pada keamanan produk sepanjang proses distribusi. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menjelaskan pencapaian ini manifestasi nyata dari upaya perusahaan dalam memberikan kepastian hukum dan operasional bagi pemilik barang di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif. “Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk membangun kepercayaan pasar yang lebih kuat, terutama bagi sektor-sektor sensitif yang mengandalkan integritas proses distribusi dalam menjaga kualitas produk mereka secara menyeluruh,” jelas Yuskal. Perluasan ke layanan retail ini merupakan bagian dari roadmap perusahaan, setelah sebelumnya sertifikasi diterapkan pada layanan kontainer di sejumlah terminal logistik. Melalui terminal Sungai Lagoa, Klari, Kalimas, dan Ronggowarsito yang telah tersertifikasi. Perusahaan kini secara konsisten memperluas cakupan jaminan halal ke segmen pengiriman barang kecil tapi memiliki volume perputaran yang masif, guna menciptakan ekosistem logistik yang holistik dan terpercaya. Kehadiran layanan retail bersertifikat halal ini juga diposisikan sebagai solusi konkret bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi tenggat waktu wajib halal pada Oktober 2026 mendatang. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021, berbagai komoditas mulai dari makanan, minuman, hingga obat tradisional wajib memiliki jaminan halal. KAI Logistik hadir untuk memastikan bahwa rantai distribusi tidak menjadi titik lemah bagi UMKM dalam memenuhi standarisasi pemerintah tersebut. Secara teknis, sertifikat bernomor ID00410018283070424 tersebut resmi diterbitkan pada 11 Maret 2026 setelah melalui serangkaian audit ketat oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT Sucofindo. Proses audit yang berlangsung pada akhir Februari 2026 mencakup pemeriksaan mendalam terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), prosedur penanganan bahan, hingga fasilitas pencucian dan pensucian dalam layanan retail. Pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh ini menjamin bahwa setiap proses operasional di lapangan telah selaras dengan kaidah dan aturan yang berlaku. Dalam implementasi harian, KAI Logistik menerapkan standar pemisahan yang sangat ketat untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang dengan barang reguler atau pengiriman hewan. Setiap paket yang terdaftar dalam kategori halal diberikan identitas berupa label khusus yang memungkinkan untuk dikelompokkan secara eksklusif di area penyimpanan tertentu. Bl Barang-barang tersebut ditempatkan di atas palet beralas terpal bersih dan dilindungi dengan penutup terpal tambahan untuk menjaga sterilitas produk selama masa transit maupun dalam perjalanan. Yuskal menegaskan Jakarta, Semarang, dan Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena tingginya aktivitas distribusi serta peran penting ketiganya sebagai simpul logistik utama di Pulau Jawa. Dengan hadirnya layanan bersertifikat halal di titik-titik ini, harapnya, perusahaan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah sekitarnya, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang semakin selektif dalam memilih mitra logistik. “Ke depan, KAI Logistik berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan memperluas jangkauan layanan bersertifikat halal ke berbagai titik distribusi lainnya, seiring dengan perkembangan kebutuhan pelanggan. Upaya ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya unggul dalam ketepatan waktu dan efisiensi biaya, tetapi juga mampu menjamin kualitas serta memberikan rasa aman bagi seluruh pelanggan, selaras dengan prinsip layanan yang berkelanjutan dan bernilai tambah,” sebut Yuskal.

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H Serba Serbi
Serba Serbi
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:04 WIB

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Jakarta, katakabar.com - Layanan angkutan hewan peliharaan menunjukkan kinerja yang semakin kuat selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini tercatat sebanyak 13.435 ekor pengiriman hewan peliharaan. Hal ini menunjukkan mencerminkan tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, nyaman, dan tepercaya bagi hewan kesayangan mereka. Adjeng Puri Adhatu, Manager of Public Relations KAI Logistik, mengungkapkan puncak pengiriman terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor, dengan rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan pada periode hari reguler. "Tren positif ini juga tetap terlihat pada pekan terakhir Ramadan yang mencatatkan angka 3.703 hewan peliharaan, atau meningkat signifikan sebesar 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.357 ekor," kata Adjeng. Dari sisi distribusi, ulasnya, sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan. Sementara, ucapnya, kota-kota seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Pati, Solo, Yogyakarta, dan Malang tercatat sebagai titik pengiriman terbanyak. Beberapa di antaranya juga dikenal sebagai sentra ikan hias, yang menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang dikirimkan selama periode ini. "Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat selama musim mudik, tetapi juga menegaskan bahwa layanan pengiriman hewan peliharaan kini telah menjadi bagian dari ekosistem kehidupan masyarakat. Hewan peliharaan semakin diposisikan sebagai bagian dari keluarga, sehingga kebutuhan akan layanan transportasi yang memastikan keamanan dan kenyamanan menjadi semakin relevan,” lanjut Adjeng. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik, layanan ini juga menjadi pilihan lain bagi masyarakat selain opsi penitipan seperti pet hotel karena memungkinkan hewan peliharaan tetap berada dekat dengan pemiliknya di kota tujuan. Masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih praktis dan menenangkan yang memungkinkan pemilik tetap dapat menjaga kedekatan dengan hewan peliharaannya. Masyarakat juga dapa memantau posisi hewan peliharaan selama proses pengiriman melalui fitur real time tracking yang dapat diakses pada aplikasi KAI Logistik TRAX, website kailogistik.id ataupun aplikasi Access by KAI. Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang andal, KAI Logistik juga siap melayani arus mudik, khususnya untuk pengiriman hewan peliharaan dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan yang berlaku seperti memastikan hewan dalam kondisi sehat, penggunaan kandang yang sesuai dan nyaman bagi hewan peliharaan, serta meyediakan pakan dan minum yang cukup dan memastikan pengamanan extra dengan penggunaan cable ties pada kandang. Layanan ini dijalankan dengan fokus pada prinsip animal welfare, mulai dari proses penerimaan, penanganan, hingga pengiriman, guna memastikan setiap hewan peliharaan mendapatkan perlakuan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesejahteraan hewan. ”Ke depan, tren pertumbuhan layanan angkutan hewan peliharaan diproyeksikan akan terus meningkat, seiring berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta kebutuhan akan layanan logistik yang semakin spesifik dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” sebut Adjeng.

KAI Logistik Operasikan CY 2 Merapi, Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional Tiga Juta Ton per Tahun Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 13:12 WIB

KAI Logistik Operasikan CY 2 Merapi, Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional Tiga Juta Ton per Tahun

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus perkuat perannya dukung ketahanan, dan optimalisasi distribusi energi nasional lewat peresmian Container Yard (CY) 2 Merapi. Fasilitas mulai beroperasi sejak 3 Maret 2026 lalu ini menjadi bagian dari pengembangan layanan KALOG Pro, khususnya untuk mendukung pengelolaan angkutan batu bara berbasis moda kereta api yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa CY 2 Merapi dirancang sebagai solusi logistik strategis yang tidak hanya meningkatkan kapasitas angkutan, tetapi menjawab tantangan distribusi logistik energi yang semakin dinamis. Hal ini juga menjadi langkah proaktif perusahaan dalam mendukung regulasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberlakukan larangan truk batu bara melintasi jalan umum sejak 1 Januari 2026, sebagaimana ditegaskan dalam Instruksi Gubernur Sumsel Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025. “Melalui optimalisasi angkutan berbasis rel, KAI Logistik menghadirkan alternatif distribusi yang lebih aman, patuh regulasi, serta mampu mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya,” kata Yuskal. Berlokasi di Desa Sirah Pulau, Provinsi Sumatera Selatan, CY 2 Merapi berdampingan langsung dengan fasilitas CY 1 Merapi yang telah lebih dahulu dioperasikan oleh KAI Logistik yang direncanakan memiliki tiga akses keluar–masuk yang terhubung langsung dengan terminal Merapi, sehingga mendukung kelancaran pergerakan kereta api dan meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat batu bara. “Fasilitas ini dirancang dengan skema konektivitas terpadu antara area tambang dan jalur hauling yang terhubung langsung ke kawasan CY, sehingga seluruh aktivitas operasional dapat dilakukan tanpa melalui jalur jalan provinsi (lintas). Skema tersebut sejalan dengan upaya meminimalkan dampak terhadap infrastruktur jalan dan lingkungan sekitar,” jelas Yuskal. Dengan beroperasinya CY 2 Merapi, KAI Logistik menargetkan peningkatan kapasitas angkut sesuai rencana awal, yaitu melayani hingga dua rangkaian kereta api per hari. Ke depan, fasilitas ini direncanakan memiliki dua jalur bongkar muat sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan volume angkutan batu bara di wilayah Sumatera. Menurut Yuskal menjelaskan, CY 2 Merapi diproyeksikan mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api per tahun, dan dengan pengoperasian optimal dua jalur angkut, kapasitasnya berpotensi meningkat hingga 10 rangkaian kereta api per hari. Secara keseluruhan, fasilitas ini diperkirakan dapat berkontribusi pada angkutan batu bara hingga 3 juta ton per tahun, sehingga memperkuat rantai pasok energi nasional secara berkelanjutan. Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, sambungnya, KAI Logistik akan melakukan pengembangan sarana dan prasarana secara bertahap, meliputi penambahan alat angkut, penyediaan fasilitas pendukung operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Seluruh pengembangan dan operasional CY 2 Merapi dilaksanakan dengan mengacu pada standar pelayanan yang berlaku serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui pengoperasian CY 2 Merapi, terangnya, KAI Logistik menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam mendukung distribusi energi nasional serta menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap dinamika sektor transportasi dan logistik. "Optimalisasi angkutan berbasis kereta api ini juga menjadi bagian dari upaya penerapan green logistics melalui pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi energi," tandasnya.

Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat Serba Serbi
Serba Serbi
Rabu, 18 Maret 2026 | 07:12 WIB

Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat

Jakarta, katakabar.com - Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel KALOG Express. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang turut membawa atau mengirimkan hewan kesayangan ke kampung halaman selama momentum Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri. Menurut Ayi, seiring semakin dekatnya periode Idul Fitri, KAI Logistik mencatat rerata pengiriman di minggu ketiga Ramadan mencapai sekitar 523 hewan peliharaan per hari, atau meningkat sekitar 7 persen dibandingkan rerata harian pada hari biasa, serta tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan pada momen awal Ramadan. "Kondisi ini menunjukkan masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik sekaligus memastikan hewan peliharaan mereka dapat tetap bersama keluarga di kampung halaman atau tiba lebih dulu di kota tujuan," jelas Ayi. Dari sisi rute pengiriman, sejumlah kota menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, dan Jakarta. Sedang, pengiriman banyak berasal dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Tulungagung, Blitar, dan Jombang yang menjadi titik keberangkatan utama pengiriman hewan peliharaan melalui layanan KAI Logistik. Jika dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, tren pengiriman tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pada periode Lebaran tahun lalu (21 Maret-11 April 2025), KAI Logistik mengangkut sebanyak 5.492 hewan peliharaan dengan rerata sekitar 250 hewan per hari. Sementara pada periode Ramadan tahun ini saja, rerata pengiriman telah mencapai lebih dari 500 hewan per hari, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan rerata pengiriman pada periode Lebaran sebelumnya. “Tren peningkatan pengiriman hewan peliharaan menjelang Idul Fitri tahun ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express. Kami memastikan setiap pengiriman dilakukan dengan standar penanganan khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan hewan selama perjalanan,” ucap Ayi. Ia menambahkan KAI Logistik menerapkan prinsip animal welfare melalui pemeriksaan kondisi fisik awal, verifikasi kandang sesuai standar, penempatan di area bersirkulasi udara baik, serta pelabelan khusus “Live Animal” agar proses penanganan dilakukan lebih hati-hati oleh petugas. Selain itu, pemilik dianjurkan mempersiapkan hewan peliharaan sebelum perjalanan, seperti memberi makan sekitar 2 hingga 4 jam sebelum keberangkatan serta menyediakan wadah makan dan minum anti-tumpah di dalam kandang. Selama perjalanan, petugas memastikan posisi kandang tidak tertumpuk barang dan sirkulasi udara tetap terjaga. Adapun hewan yang dapat dikirimkan meliputi hewan domestik, seperti kucing, anjing, kelinci, burung, hamster, dan ikan hias, dengan estimasi waktu pengiriman sekitar satu hari mengikuti jadwal perjalanan kereta api serta biaya berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 tergantung ukuran hewan dan kandang. Secara kapasitas, KAI Logistik menyediakan sekitar 400 ton kapasitas angkutan pulang pergi untuk mendukung kebutuhan logistik selama periode angkutan Lebaran. Perusahaan optimis kapasitas tersebut masih mampu mengakomodasi peningkatan dan potensi lonjakan permintaan pengiriman barang. “Seluruh pengiriman akan libur beroperasi ke tujuan tertentu mulai 18 Maret, dan layanan KALOG Express akan kembali beroperasi secara normal pada 25 Maret 2026,” beber Ayi. “Melalui keunggulan moda transportasi kereta api yang memiliki jadwal pasti dan relatif minim hambatan lalu lintas, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya, khususnya pada momentum peningkatan pengiriman seperti periode Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” tandas Ayi.

Hangatkan Suasana Ramadhan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa Nasional
Nasional
Jumat, 13 Maret 2026 | 16:00 WIB

Hangatkan Suasana Ramadhan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa

Jakarta, katakabar.com - Masih dalam semangat kehangatan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali merealisasikan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mendistribusikan ratusan paket berbuka puasa bergizi dan menu takjil kepada masyarakat, Selasa (10/3). Inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam menebar manfaat dan kebaikan kepada masyarakat sekitar area operasional bisnis selama bulan puasa. Pelaksanaan kegiatan sosial ini difokuskan pada dua titik strategis di wilayah Jabodetabek. Pada agenda pertama, KAI Logistik berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM) untuk menyalurkan 200 paket hidangan berbuka puasa bergizi kepada anak-anak di Yayasan Pesantren Khusus Yatim Asy-Syafi'iyah yang berlokasi di Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. Selanjutnya, pada agenda kedua, KAI Logistik membagikan 150 paket takjil gratis di area Service Point KALOG Express Pasar Senen, Jakarta Pusat. Pembagian takjil ini ditujukan kepada para pelanggan KAI Logistik yang tengah melakukan transaksi pengiriman, serta masyarakat di sekitar area operasional bisnis, khususnya mereka yang masih dalam perjalanan pulang saat waktu berbuka puasa tiba. Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi Ramadan ini merupakan bagian dari implementasi program TJSL perusahaan, khususnya pada pilar sosial. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada tujuan nomor 2 yaitu Tanpa Kelaparan, serta tujuan nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dengan LAZNAS BMM,” kata Adjeng. Lebih lanjut, semangat kepedulian KAI Logistik di bulan suci ini tidak hanya terpusat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Sebagai perusahaan dengan jangkauan layanan yang luas, KAI Logistik juga serentak menggelar kegiatan berbagi di seluruh area operasionalnya yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Rangkaian kegiatan di daerah operasional tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan paket sembako hingga pembagian takjil gratis, guna memastikan manfaat dari kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat luas. Melalui inisiatif Ramadhan tahun ini, KAI Logistik menegaskan bahwa jaringan distribusi logistik yang dibangun tidak sekadar berperan dalam menggerakkan barang dari satu titik ke titik lainnya. Lebih dari itu, perusahaan berkomitmen untuk menjadi penggerak yang turut mendistribusikan nilai-nilai kepedulian, memperkuat konektivitas sosial, serta mengantarkan kebaikan kepada masyarakat.

Tambah Kapasitas Angkut Kontainer, KAI Logistik Respons Peningkatan Industri Konsumsi Nasonal Nasional
Nasional
Minggu, 08 Maret 2026 | 13:09 WIB

Tambah Kapasitas Angkut Kontainer, KAI Logistik Respons Peningkatan Industri Konsumsi Nasonal

Jakarta, katakabar.com - Guna menjawab peningkatan kebutuhan distribusi sektor industri konsumsi nasional, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas angkut kontainer pada layanan KALOG Plus, khususnya rangkaian KA KALOG 3. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan serta mendorong efisiensi distribusi barang, terutama untuk sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, mengatakan perusahaan melihat tren permintaan angkutan kontainer yang terus bertumbuh, khususnya dari pelaku industri FMCG dan manufaktur. "Lantaran itu, sejak 20 Februari 2026 lalu kami meningkatkan frekuensi perjalanan pada rangkaian KA KALOG 3 dari dua kali per minggu menjadi enam kali per minggu. Dengan penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan,” ujar Fahdel. Dijelaskan Fahdel, penyesuaian kapasitas ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran moda kereta api pada segmen middle mile rantai pasok nasional. “Peningkatan layanan ini bukan hanya untuk mengakomodasi kenaikan volume, tetapi juga memastikan konsistensi jadwal dan kepastian layanan bagi pelanggan. Kami ingin menghadirkan solusi logistik yang lebih andal, cepat, dan kompetitif bagi industri,” ucapnya. Data internal KAI Logistik mencatat, sepanjang 2025 perusahaan membukukan pertumbuhan volume angkutan kontainer sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Tren ini juga sejalan dengan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Februari 2026, yang menyampaikan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 yang tumbuh 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024. Hal ini mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi, termasuk pada sektor barang konsumsi. Peningkatan konsumsi tersebut turut tercermin dari data terbaru Compas.co.id yang dipaparkan oleh Hanindia Narendrata, Co-Founder dan CEO Compas, yang menyebutkan nilai transaksi FMCG di platform digital melonjak hingga 168,7 persen dalam periode 2022–2025, bergerak dari angka Rp48 triliun menjadi Rp129 triliun. Dinamika pergerakan barang yang semakin tinggi ini menjadi salah satu faktor pendorong optimalisasi layanan distribusi, termasuk melalui penguatan kapasitas pada rangkaian KA KALOG 3. Layanan ini secara khusus melayani rute strategis Jakarta (Sungai Lagoa) -Surabaya (Kalimas), dengan titik transit di Karawang (Klari). Kehadiran titik transit ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pelanggan di kawasan industri Klari, yang mayoritas bergerak di sektor FMCG. “Dengan kapasitas angkut kontainer yang kami tingkatkan, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan FMCG dan industri konsumsi lainnya dalam memfasilitasi pengiriman barang secara lebih optimal, konsisten, dan tepat waktu,” sebut Fahdel. Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pemanfaatan moda kereta api juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur darat, sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam mendukung sistem logistik nasional yang lebih ramah lingkungan.

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan Ekonomi
Ekonomi
Senin, 02 Maret 2026 | 16:10 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik tetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan perusahaan menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 Triliun atau tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp1,1 Triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp176 miliar. Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. “Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” kata Yuskal. Dari sisi operasional, ujarnya, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152 persen dibandingkan capaian tahun 2025. Sedang, sambungnya, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan realisasi sebelumnya. Yuskal melanjutkan lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha. “Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” jelasnya. Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19 persen dibandingkan kinerja tahun 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat. Selain penguatan kapasitas angkutan, KAI Logistik juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. “Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” imbuh Yuskal. Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional.

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa Nusantara
Nusantara
Selasa, 24 Februari 2026 | 15:10 WIB

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

Jakarta, katakabar.com - Guna perkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), menunjukkan peran strategisnya melalui pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak tersebut. Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo. Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton, di mana setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi. Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal. “Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ucapnya. Fahdel menjelaskan, distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien. Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung. Kepercayaan dalam pengiriman ini juga melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. “Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tutur Fahdel. Dalam pelaksanaannya, imbuh Fahdel, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai prosedur. Seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar. “Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” sebut Fahdel.

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Imlek 2026, Ini Kota Tujuan Favorit Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 22 Februari 2026 | 14:31 WIB

KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Imlek 2026, Ini Kota Tujuan Favorit

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan realisasi pengiriman lebih 45.854 barang retail atau 17.773 kilogram selama periode libur panjang Imlek 2026 yang berlangsung mulai 13 Februari hingga 18 Februari 2026. Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan menjaga kelancaran distribusi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada masa liburan. Menurut data pengiriman, volume tertinggi terjadi saat arus balik liburan, pasnya 18 Februari 2026 dengan total 5.443 kilogram, disusul 13 Februari 2026 sebesar 4.194 kilogram. Sementara, kota-kota dengan tujuan pengiriman tertinggi tercatat di Yogyakarta, Solo, dan Semarang sebagai destinasi dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi selama periode liburan. Manager Marketing dan Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, menjelaskan melalui layanan KALOG Express, total volume yang berhasil dikelola mencapai 17.773 kilogram dengan jumlah hampir 46 ribu barang termasuk hewan peliharaan. Secara kuantitas, pengiriman tersebut didominasi oleh komoditas paket dan sepeda motor, sejalan dengan tingginya aktivitas dan mobilitas masyarakat selama libur panjang. “Secara rinci, pengiriman paket tercatat sebanyak 40.169 paket, diikuti hewan peliharaan sebanyak 2.511 ekor, 2.384 sepeda motor serta 790 paket untuk komoditas lainnya seperti sepeda, elektronik, dokumen, dan tanaman dengan total 435 kilogram. Komoditas utama, yakni paket, hewan peliharaan dan sepeda motor, menjadi pilihan pelanggan dalam mendukung kelancaran aktivitas selama periode tersebut termasuk bepergian bersama hewan peliharaan,” jelas Ayi. Untuk memastikan operasional tetap berjalan optimal, ujarnya, KAI Logistik telah menyiapkan pengaturan pola kerja khusus guna mengantisipasi lonjakan volume. Distribusi tetap berlangsung stabil tanpa terjadi penumpukan, meskipun periode libur bertepatan dengan akhir pekan. "Selama masa tersebut, perusahaan tetap mengoperasikan gerbong barang yang dirangkaikan pada KA Blambangan Express dan KA Sri Tanjung dengan kapasitas angkut mencapai 70 ton per hari. Langkah ini dilakukan guna menjaga jangkauan layanan di berbagai wilayah tetap terlayani secara maksimal, Ucap Ayi. Di sisi layanan, seluruh service point KALOG Express yang tersebar lebih dari 280 titik di Sumatera, Jawa, dan Bali tetap beroperasi selama libur Imlek. Adapun layanan pick up dan dooring menyesuaikan dengan jam operasional service point, yaitu pukul 09.00 hingga 14.00 waktu setempat. “Kami menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang telah mempercayakan distribusi barangnya selama masa libur panjang. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dan menghadirkan solusi logistik yang andal, khususnya pada momen dengan peningkatan permintaan seperti periode liburan nasional,” sebut Ayi.