KAI Daop 1
Sorotan terbaru dari Tag # KAI Daop 1
Kereta PSO Jadi Andalan Mobilitas Nataru, KAI Daop 1 Jakarta Angkut 119 Ribu Penumpang
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melayani penumpang yang naik sebanyak 81.877 pelanggan kereta api jarak jauh PSO serta 37.224 pelanggan kereta api PSO lokal. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan Melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan akhir tahun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melayani penumpang yang naik sebanyak *81.877 pelanggan kereta api jarak jauh PSO* serta *37.224 pelanggan kereta api PSO lokal*. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan Melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan akhir tahun. “Kereta api PSO hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat dengan tarif ekonomis, namun tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan,” ujar Franoto. Layanan kereta api jarak jauh PSO yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta meliputi *KA Bengawan (Pasarsenen–Purwosari)* dengan tarif mulai sekitar *Rp74.000*, *KA Airlangga (Pasarsenen–Surabaya Pasarturi)* dengan tarif mulai *Rp104.000*, *KA Serayu (Pasarsenen–Purwokerto)* dengan tarif mulai *Rp67.000*, serta *KA Cikuray (Pasarsenen–Garut)* dengan tarif mulai *Rp45.000*. Sementara itu, layanan kereta api PSO lokal *KA Siliwangi* relasi *Sukabumi–Cipatat* melayani pelanggan dengan tarif mulai *Rp5.000*. Franoto menjelaskan, seluruh kereta api PSO dilengkapi dengan fasilitas standar layanan penumpang, antara lain pendingin udara (AC), toilet di dalam rangkaian, pencahayaan yang memadai, serta layanan kebersihan selama perjalanan. Selain itu, ucapnya, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas melalui pemeriksaan sarana secara berkala dan pengawalan operasional sesuai standar keselamatan perkeretaapian. Selama masa Angkutan Nataru, rata-rata tingkat keterisian (okupansi) kereta api PSO tercatat *di atas 100 persen*. Hal ini dimungkinkan karena adanya pola naik dan turun penumpang di stasiun antara, serta keberadaan penumpang balita di bawah usia tiga tahun yang tidak menempati tempat duduk sendiri. “KAI terus menjalankan penugasan PSO dari pemerintah sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyediakan transportasi publik yang terjangkau dan berkeadilan. Kami berharap layanan ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” imbuh Franoto. Franoto menuturkan layanan PSO merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau dan merata. Dengan skema PSO, pemerintah melalui KAI hadir memastikan masyarakat tetap dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Kehadiran layanan kereta api yang terjangkau melalui PSO menjadi penopang penting bagi sektor pariwisata, transportasi lanjutan, serta usaha masyarakat di sekitar stasiun, mulai dari UMKM hingga pelaku jasa lokal. Dari sisi operasional, kinerja perjalanan kereta api tetap terjaga dengan baik. Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, On Time Performance (OTP) kereta api penumpang mencatat ketepatan waktu keberangkatan 99,7 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 96 persen. Ke depan, KAI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, untuk memastikan layanan kereta api PSO tetap berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di berbagai daerah. Ia menegaskan kereta api PSO bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bagian dari kehadiran negara dalam menjaga konektivitas, pemerataan akses, dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Kurangi 5.502 Roll Kertas Tiket, KAI Daop 1 Jakarta Dorong Transportasi Ramah Lingkungan
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau PT KAI Daop 1 Jakarta terus perkuat komitmen hadirkan layanan transportasi yang modern, sekaligus ramah lingkungan. Itu diimplementasikan lewat penerapan face recognition boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta berhasil menekan penggunaan 5.502 roll kertas tiket sepanjang Januari hingga Agustus 2025. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, pengurangan penggunaan kertas tiket ini terjadi di tiga stasiun utama yang telah dilengkapi dengan fasilitas face recognition boarding gate, yakni Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Bekasi. “Penghematan dari 5.502 roll kertas tiket tersebut setara dengan biaya Rp81.234.298. Dengan fasilitas ini, pelanggan cukup dengan memindai wajah pada alat pemindai wajah untuk melakukan proses boarding tanpa perlu mencetak tiket fisik,” ujar Ixfan.
KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Masyarakat Tak Beraktivitas di Jalur KA
Jakarta, katakabar.com - Sempena menyambut Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan jalur rel kereta api maupun area di sekitarnya sebagai lokasi perayaan atau perlombaan 17-an. Jalur kereta api kawasan terbatas dan berbahaya, yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas umum. Sejumlah kegiatan seperti panjat pinang, balap karung, tarik tambang, ataupun berkumpul di dekat rel berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta api dan dapat menimbulkan risiko kecelakaan yang fatal. Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat berhenti secara mendadak, sehingga area rel harus senantiasa steril demi keselamatan bersama. “Kami sangat memahami antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan hari kemerdekaan. Namun perlu kami tegaskan, jalur kereta api bukan area publik dan tidak diperbolehkan untuk dijadikan lokasi kegiatan, apalagi yang melibatkan keramaian atau anak-anak. Keselamatan bersama harus menjadi prioritas,” tegas Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Jumat siang. Peringatan ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang menyatakan jalur kereta api merupakan kawasan terbatas dan hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian. Setiap aktivitas di kawasan tersebut tanpa izin dapat dikenakan sanksi hukum karena dianggap membahayakan keselamatan perjalanan KA dan masyarakat. Larangan beraktivitas di jalur kereta api telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pada pasal 181 ayat (1) menyatakan setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, termasuk melakukan aktivitas seperti menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel serta menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api. Bagi yang melanggar, akan dikenakan sanksi sesuai pasal 199, dengan pidana penjara maksimal 3 bulan atau dengan hingga Rp15.000.000. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap memeriahkan Hari Kemerdekaan, namun dengan cara yang aman, kreatif, dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya. Sebagai upaya preventif, KAI Daop 1 Jakarta secara aktif melakukan patroli dan juga sosialisasi di wilayah operasionalnya yang sering dijumpai aktivitas masyarakat. "Petugas Polsuska Daop 1 Jakarta maupun petugas di lintas, secara tegas akan membubarkan atkvitias masyarakat tersebut, demi keselamatan bersama. KAI tidak melarang mereka beraktivitas, namun tidak di jalur KA," ucapnya.
Listrik Aliran Atas Nadi Utama Operasional KRL dan Sistem Persinyalan KAI Daop 1 Jakarta
Selain mendukung KRL, beber Ixfan, LAA juga menyuplai listrik ke berbagai fasilitas persinyalan, termasuk sistem pengendali jarak jauh (SPJJ) dan perangkat di pintu perlintasan. Sistem ini memungkinkan pemantauan dan pengendalian gardu secara terpusat, meningkatkan efisiensi dan respons terhadap gangguan teknis. “Tim LAA kami adalah garda terdepan dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasi KRL. Tanpa mereka, gangguan kecil pada sistem kelistrikan bisa berdampak besar pada ribuan pelanggan yang menggunakan layanan KRL setiap harinya,” tutur Ixfan. Saat ini, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan sistem LAA dengan berbagai tipe gardu traksi dari produsen terkemuka dunia seperti Meidensha (Jepang), Secheron (Swiss), Siemens (Jerman), dan Toshiba (Jepang). Setiap komponen dirancang untuk mampu menahan beban tinggi dan kondisi ekstrem, memastikan kelistrikan tetap stabil selama operasional berlangsung. KAI terus berkomitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) dan poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Pengembangan dan pemeliharaan sistem LAA merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan transportasi publik yang efisien, rendah emisi, dan ramah lingkungan.
Satu Langkah Disiplin, Satu Nyawa Terselamatkan, KAI Daop 1 Seru Masyarakat Taat di Perlintasan Sebidang
Cikarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta gelar kegiatan sosialisasi keselamatan perkeretaapian, kali ini berlokasi di JPL 111, KM 43+800 antara Stasiun Cikarang–Lemahabang, sebuah titik perlintasan sebidang yang ramai dilalui kendaraan dan memiliki tingkat aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi. Sosialisasi ini dilaksanakan bersama komunitas pecinta kereta api Sadulur Spoor, serta melibatkan jajaran internal KAI seperti Kepala Pleton Polsuska wilayah Cikarang, tim Pengamanan dan Ketertiban atau PKD Daop 1 dan KCI, serta didukung oleh perwakilan Polsek Cikarang, yakni Iptu M. Aryanto. Dalam kegiatan tersebut, tim membentangkan spanduk imbauan keselamatan, menyebarkan poster edukatif, serta melakukan orasi langsung di lokasi guna mengajak masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, dan mendahulukan perjalanan kereta api. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, kegiatan ini bagian dari program berkelanjutan KAI untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. “Kami tidak akan pernah lelah untuk terus mengingatkan masyarakat pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Kereta api memiliki jalur prioritas, dan setiap pengguna jalan wajib berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta memastikan lintasan aman sebelum melintas. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ixfan lewat rilis resmi diterima katakabar.com, Minggu siang.
Soal Pengelolaan Parkir di Stasiun Karawang, Ini klarifikasi dan Tindak Lanjut KAI Daop 1 Jakarta
Jakarta, katakabar.com - Sikapi informasi yang beredar di media sosial terkait pengelolaan parkir di Stasiun Karawang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan klarifikasi sekaligus telah mengambil langkah perbaikan bersama mitra pengelola parkir, yakni PT Marina Abadi Berkat. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan PT Marina Abadi Berkat selaku penyewa lahan dan pengelola parkir di Stasiun Karawang. "Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap kualitas layanan, KAI Daop 1 Jakarta telah mengundang mitra pengelola parkir untuk melakukan evaluasi dan menyepakati sejumlah langkah perbaikan," ujarnya. Ditegaskan Ixfan, KAI senantiasa berkomitmen memberikan layanan terbaik tidak hanya dari aspek perjalanan kereta api, tetapi juga dari sisi fasilitas pendukung seperti area parkir yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Di pertemuan yang berlangsung secara konstruktif tersebut, pihak pengelola menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan seluruh instruksi yang diberikan oleh KAI Daop 1 Jakarta. Beberapa poin penting hasil kesepakatan antara kedua pihak, yakni: 1. Peningkatan Sistem Parkir dengan Teknologi Scan Pengelola parkir diwajibkan segera mengimplementasikan sistem tiket dengan teknologi pemindaian (scan) guna meningkatkan keamanan, akurasi data, serta kemudahan akses bagi pengguna kendaraan. 2. Koreksi terhadap Aturan untuk Distandartkan Sesuai Ketentuan Umum Bisnis Parkir Pengelola parkir menyepakati penyesuaian terhadap aturan, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada pelanggan dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk juga di dalamnya memasang CCTV di area- area yang menjadi wilayah pengawasannya. 3. Tanggap Aktif Melalui Media Sosial Pengelola parkir juga diminta untuk cepat dan tanggap terhadap informasi – informasi yang beredar di media sosial dan memberikan klarifikasi sebagai bentuk transparansi kepada publik dan wujud akuntabilitas pelayanan. Sebagai tindak lanjut nyata dari hasil pertemuan tersebut, mulai hari ini, Rabu (16/7), sistem pelayanan parkir di Stasiun Karawang telah mulai diperbaiki dan ditingkatkan secara bertahap. Atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan oleh pelanggan maupun pengunjung, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf dan memastikan bahwa proses pembenahan akan terus dilakukan untuk memberikan pelayanan yang optimal. "Kami akan terus memantau pelaksanaan perbaikan ini dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika masih terdapat kendala atau keluhan agar dapat segera ditindaklanjuti," tutur Ixfan.
Makin Mudah dan Terintegrasi! Dari Stasiun KAI Daop 1 Jakarta ke Beragam Destinasi Favorit di Jakarta
7. Stasiun Jatinegara Terintegrasi: KRL, Transjakarta Akses ke: TMII, pusat perbelanjaan timur Jakarta 8. Stasiun Bekasi Terintegrasi: KRL, LRT Jabodebek via Angkuta Umum Dekat ke: Summarecon Mall, Kalimalang, Alun-Alun Kota Bekasi Fasilitas Lengkap untuk Kenyamanan dan Aksesibilitas Seluruh stasiun utama KAI Daop 1 Jakarta telah dilengkapi dengan: Ruang tunggu nyaman ber-AC & ramah disabilitas Toilet bersih, musala, dan ruang laktasi Lift, eskalator, guiding block, dan jalur disabilitas Loket manual dan tiket otomatis Area komersial serta tenant makanan dan minuman Informasi digital dan petunjuk arah yang jelas
KAI Daop 1 Jakarta Kedatangan 532 Ribu Penumpang Kembali ke Jakarta
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat pada periode arus balik libur sekolah tanggal 1 hingga 15 Juli 2025, sebanyak 532.119 pelanggan telah tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Jumlah ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pascaliburan sekolah, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya. Rinciannya, pelanggan yang turun di masing-masing stasiun adalah sebagai berikut: Stasiun Gambir: 156.710 pelanggan Stasiun Pasar Senen: 198.162 pelanggan Stasiun Bekasi: 74.888 pelanggan Stasiun Jatinegara: 61.537 pelanggan Stasiun Cikarang: 20.595 pelanggan Stasiun Karawang: 9.607 pelanggan Stasiun Cikampek: 10.620 pelanggan Sementara itu, volume penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta selama periode yang sama tercatat sebanyak 505.724 pelanggan, dengan rincian: Stasiun Gambir: 157.769 pelanggan Stasiun Pasar Senen: 208.850 pelanggan Stasiun Bekasi: 71.573 pelanggan Stasiun Jatinegara: 26.158 pelanggan Stasiun Cikarang: 23.109 pelanggan Stasiun Karawang: 8.869 pelanggan Stasiun Cikampek: 9.403 pelanggan Untuk Senin (14/7), tercatat sebanyak 36.213 pelanggan tiba di wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara jumlah penumpang yang berangkat mencapai 24.807 pelanggan, yang mencerminkan angka mendekati kondisi normal setelah masa libur sekolah.
Libur Sekolah Bulan Juli, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 900 Ribu Pelanggan
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi Jakarta atau Daop 1 catat tingginya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama periode libur sekolah bulan Juli 2025. Terhitung sejak 1 hingga 13 Juli 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani total 925.274 pelanggan, yang terdiri dari 456.273 pelanggan berangkat dan 469.001 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan, selama periode tersebut, KAI Daop 1 mengoperasikan rata-rata 73 perjalanan kereta api jarak jauh atau KAJJ per hari, dengan 39 perjalanan berangkat dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Rincian Penumpang Berangkat (1–13 Juli 2025) Sebanyak 456.273 pelanggan tercatat berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, dengan sebaran sebagai berikut: Stasiun Pasar Senen: 188.357 pelanggan; Stasiun Gambir: 143.402 pelanggan; Stasiun Bekasi: 64.166 pelanggan; dan Stasiun Jatinegara, Karawang, Cikarang, dan Cikampek: 60.348 pelanggan Volume penumpang berangkat tertinggi terjadi pada Jumat, 4 Juli 2025, yaitu sebanyak 39.080 pelanggan. Rincian Penumpang Datang (1–13 Juli 2025) Sedangkan untuk kedatangan, tercatat 469.001 pelanggan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 1, dengan rincian: Stasiun Pasar Senen: 174.022 pelanggan Stasiun Gambir: 138.860 pelanggan Stasiun Bekasi: 66.879 pelanggan Stasiun Jatinegara, Karawang, Cikarang, dan Cikampek: 89.240 pelanggan Puncak kedatangan penumpang terjadi pada Senin, 7 Juli 2025, sebanyak 40.414 pelanggan. Stasiun Tersibuk Selama Libur Sekolah Dalam kurun waktu 1 hingga 13 Juli 2025, stasiun dengan jumlah penumpang KAJJ terbanyak (gabungan berangkat dan datang) di wilayah Daop 1 adalah: 1. Stasiun Pasar Senen: 362.379 pelanggan 2. Stasiun Gambir: 282.262 pelanggan 3. Stasiun Bekasi: 131.045 pelanggan 4. Stasiun Jatinegara: 77.134 pelanggan Pantauan Hari Ini (Sabtu, 12 Juli 2025) Hingga siang hari ini, volume penumpang masih didominasi oleh pelanggan yang datang. Secara total, terdapat 66.919 pelanggan, dengan rincian: Berangkat/Naik: 31.949 pelanggan Datang/Turun: 34.970 pelanggan Berikut rincian berdasarkan stasiun: Stasiun Gambir, Naik 8.760 pelanggan, turun 9.846 pelanggan;
BTN Jakim 2025: KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Rekayasa Operasional 11 KA dari Gambir Berhenti di Jatinegara
Jakarta, katakabar.com - Guna mendukung kelancaran pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2025 yang digelar Minggu (29/6), dan untuk mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas di sekitar Stasiun Gambir, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan rekayasa operasional terhadap perjalanan kereta api jarak jauh atau KAJJ. Total 11 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir, yang pada hari-hari biasa tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, pada hari pelaksanaan acara tersebut akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani naik penumpang. Rekayasa ini bersifat sementara dan hanya berlaku Minggu, 29 Juni 2025, demi memberi alternatif akses naik KA bagi para pelanggan yang terdampak pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara marathon internasional tersebut. Berikut daftar KA yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara: 1. KA 6 Argo Semeru – relasi Gambir – Surabaya Gubeng, berangkat pukul 06.20 WIB 2. KLB KP/50A Purwojaya – relasi Gambir – Kroya, berangkat pukul 07.10 WIB 3. KA 132 Parahyangan – relasi Gambir – Bandung, berangkat pukul 07.30 WIB 4. KA 46 Taksaka – relasi Gambir – Yogyakarta, berangkat pukul 07.45 WIB 5. KA 2 Argo Bromo Anggrek – relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 08.20 WIB 6. KA 16 Argo Dwipangga – relasi Gambir – Solo, berangkat pukul 08.50 WIB 7. KA 118 Gunung Jati – relasi Gambir – Semarang Tawang, berangkat pukul 09.00 WIB 8. PLB 7006 Batavia – relasi Gambir – Solo, berangkat pukul 09.35 WIB 9. KA 40 Sembrani – relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 10.20 WIB 10. KA 62 Manahan – relasi Gambir – Solo, berangkat pukul 10.30 WIB 11. KA 122 Cakrabuana – relasi Gambir – Cirebon, berangkat pukul 10.50 WIB Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk responsif dan komitmen KAI dalam menjaga kenyamanan pelanggan.