KAI
Sorotan terbaru dari Tag # KAI
Kolaborasi KAI, DJKA dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Libur Lebaran 2026
Palembang, katakabar.com - Masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus perkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Melalui kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang, KAI Divre III Palembang menggelar sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu. Upaya ini penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran, di mana potensi kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kereta api juga mengalami peningkatan signifikan. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami bersama DJKA dan BTP Kelas II Palembang secara aktif mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya mobilitas saat Lebaran, kewaspadaan pengguna jalan harus semakin ditingkatkan,” kata Aida. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di empat titik, yakni: - JPL 88 KM 396+7 emplasemen Stasiun Kramasan * KM 396+5 emplasemen Stasiun Kramasan (perlintasan bawah Fly Over Kramasan) * KM 384+8 emplasemen Stasiun Kramasan (Perlintasan Kapuk) * JPL 87B KM 393+9 petak jalan antara Stasiun Kramasan – Stasiun Simpang (Perlintasan Muara Kelingi) Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan, sekaligus memasang spanduk keselamatan sebagai pengingat visual yang mudah dikenali masyarakat. Sepanjang bulan Maret 2026, KAI Divre III Palembang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan sebanyak 6 kali serta memasang 70 spanduk di berbagai titik perlintasan wilayah Divre III Palembang, dengan fokus pada perlintasan tanpa palang pintu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi. Aida menambahkan upaya peningkatan keselamatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh dari masyarakat. “Perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab KAI atau pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Peran aktif masyarakat sangat krusial dalam menciptakan keselamatan, di antaranya dengan mematuhi rambu lalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta tidak menerobos palang pintu,” tegasnya. KAI Divre III Palembang juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Warga diharapkan dapat segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya atau adanya perlintasan liar baru kepada petugas di stasiun terdekat maupun melalui Contact Center KAI 121. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya penutupan perlintasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. “Melalui sinergi antara KAI, DJKA, BTP Kelas II Palembang, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terus meningkat, sehingga perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat,” sebut Aida.
KA Harina Tertemper Mobil di Jalur Stasiun Brumbung-Alastua, KAI Seru Masyarakat Lebih Peduli Keselamatan
Semarang, katakabar.com - Perjalanan KA Harina relasi Surabaya Pasarturi-Bandung tertemper mobil di KM 11+7/8 antara Stasiun Brumbung-Stasiun Alastua, Minggu, (15/2) sekitar pukul 09.12 WIB. Akibat kejadian temperan tersebut, KA Harina berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun lokasi guna pemeriksaan kondisi sarana. Hasil pemeriksaan, lokomotif dna kereta pembangkit KA Harina mengalami kerusakan dan diganti di Stasiun Semarang Tawang. Selain itu, jalur hilir tidak bisa dilewati perjalanan Kereta Api untuk sementara waktu karena ada kerusakan. Setelah dilakukan perbaikan, jalur hilir lokasi tersebut dinyatakan aman kembali dilewati kereta api pada 11.26 WIB. "KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," tegas Luqman. Dengan adanya kejadian tersebut KA Harina mengalami kelambatan 102 menit, untuk itu kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak kejadian temperan. KAI Daop 4 Semarang mengimbau agar masyarakat tidak berkegiatan di jalur kereta api. Hal tersebut sesuai dengan pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian. Dalam ayat (1) pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api, atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api. KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan penyampaian imbauan keselamatan sebagai upaya preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan.
Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Tutup Perlintasan Sebidang di Grobogan
Jawa Tengah, katakabar.com - Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga JPL 83 Km 59+0/1 pada petak jalan Stasiun Karangsono - Stasiun Gundih, wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kegiatan penutupan perlintasan tersebut dilaksanakan Sabtu (7/2) lalu. Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, penutupan perlintasan sebidang ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas dan perjalanan kereta api. “Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik rawan kecelakaan. Penutupan dilakukan karena perlintasan tersebut tidak memenuhi standar keselamatan dan demi melindungi keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat,” kata Luqman. Kata Luqman, penutupan perlintasan sebidang tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian secara berkelanjutan, sekaligus upaya menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Sebelumnya, KAI Daop 4 Semarang telah berkoordinasi dengan unsur kewilayahan setempat sehingga pada pelaksanaannya berjalan lancar. Warga yang telah mendapatkan sosialisasi sebelumnya juga menyatakan tidak keberatan atas penutupan perlintasan karena memahami pentingnya keselamatan bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan hal-hal menonjol. Cuaca pada saat pelaksanaan kegiatan dilaporkan cerah. KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan perlintasan sebidang resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api. "Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam meningkatkan keselamatan khususnya di area perlintasan sebidang mewujudkan transportasi perkeretaapian yang selamat, andal, dan berkelanjutan," serunya.
Gubernur Lampung Apresiasi Kontribusi KAI Dukung Pembangunan Daerah Lewat Program TJSL
Lampung, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang atas partisipasi dan kontribusi nyata dukung pembangunan daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk Piagam Penghargaan yang diberikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang. Penghargaan ini diberikan atas peran aktif KAI Divre IV Tanjungkarang dukung pembangunan Provinsi Lampung, khususnya melalui program TJSL di bidang pendidikan, yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada piagam penghargaan tersebut disampaikan bahwa kontribusi KAI Divre IV Tanjungkarang melalui program CSR/TJSL tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tetapi sejalan dengan upaya mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan melalui berbagai program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. KAI berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di wilayah Provinsi Lampung. Wujudkan Industri Hijau, KS Group Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Cilegon, katakabar.com – Krakatau Steel Group tegaskan komitmen percepat transisi menuju industri hijau melalui penguatan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut, PT Krakatau Jasa Industri (PT KJI) menggandeng Environment Social Network Foundation (ESWKA) untuk mengelola limbah secara terukur pada perhelatan Steel Run 2025 dan puncak perayaan HUT Krakatau Steel Group ke 55 yang lalu. Dan direncanakan program aktifasi korporasi selanjutnya dapat melakukan hal yang sama dalam pengelolaan sampah. Langkah ini bagian dari strategi besar korporasi dalam mendukung target net zero emission dan edukasi lingkungan bagi masyarakat industri di Cilegon. Pengelolaan sampah pada acara besar tersebut bukan sekadar pembersihan area, melainkan upaya pendataan dan pemilahan dari hulu untuk memastikan sirkulasi ekonomi berjalan dengan baik. Data dan Hasil Pengelolaan Sampah Selama penyelenggaraan acara, tim kolaborasi berhasil mengumpulkan dan memilah total 441,8 kilogram sampah dari dua titik utama: garis finish Steel Run dan lokasi utama HUT Krakatau Steel. Sebanyak 15 personel kebersihan dari PT KJI diterjunkan secara khusus untuk memastikan setiap sampah yang dihasilkan pengunjung segera dipilah di waste station yang telah disediakan. Komitmen Manajemen dan Dampak Sosial Ario Maryanto, Plt. Direktur Utama PT Krakatau Jasa Industri, menyatakan pendataan ini penting agar dampak terhadap lingkungan dapat diukur secara akurat. "Upaya pendataan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pengelolaan sampah secara lebih terukur, sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar," ujar Ario. Hilirisasi sampah tersebut dialokasikan ke dua jalur utama: 1. 40 persen Sampah Terkelola: Didonasikan ke Bank Sampah Kecamatan Ciwandan untuk diproses kembali secara ekonomi. 2. 60 persen Residu: Dikirim ke TPA Bagendung untuk dikelola lebih lanjut, di mana sebagian besar masih dapat dimanfaatkan oleh para pemulung setempat sebagai sumber mata pencaharian. Krakatau Jasa Industri yang merupakan bagian dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin oleh Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utamanya terus berupaya menjadi penyedia jasa Industri kebanggaan masyarakat Cilegon. Berbagai langkah strategis dalam committed to transform dilakukan Perseroan, untuk menghadirkan layanan jasa dan barang yang sesuai dengan kebutuhan seluruh klien dan mitra kerja. Harapannya PT KJI bisa meraih cita-cita untuk kian memberdayakan masyarakat lokal dan menjadi bagian dari lokomotif kebangkitan ekonomi di Kota Cilegon. Saat ini Dr. Akbar Djohan juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association). Program ini diharapkan menjadi salah satu bagian bagi kemajuan/kesejahteraan masyarakat Indonesia. Di mana hal ini bagian dari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
LRT Jabodebek Manfaatkan Waktu Malam Pastikan Jalur Aman dan Andal Setiap Pagi
Jakarta, katakabar.com - Perawatan prasarana jalur dilakukan KAI di malam hari guna memastikan infrastruktur LRT Jabodebek selalu siap, aman, dan andal saat melayani mobilitas masyarakat setiap pagi. KAI secara rutin memanfaatkan waktu henti operasional LRT Jabodebek di malam hari guna melakukan perawatan prasarana jalur. Perawatan ini dilakukan setelah layanan selesai beroperasi, sehingga tidak mengganggu aktivitas perjalanan pengguna di siang hari. Di periode ini, fokus pekerjaan berada pada perawatan prasarana khususnya pada jalur rel dan jembatan atau track and bridge. Kegiatan dilakukan secara menyeluruh dan terencana, meliputi pelumasan rel untuk meminimalkan keausan antara roda kereta dan rel, pemeriksaan geometri jalur menggunakan alat Track Geometry Trolley untuk memastikan ketinggian, dan lebar spoor sesuai standar, pemeriksaan rel dan lidah wesel untuk menjamin kelancaran pergerakan kereta di titik persilangan jalur, pemeriksaan plinth track atau bantalan rel untuk mendeteksi potensi keretakan, pengecekan fastening system atau baut pengikat rel ke plinth agar rel tetap terpasang kuat dan stabil, pembersihan area rel dan sistem drainase, serta trimming atau pemangkasan pohon di sekitar jalur untuk menjaga jarak aman dari sarana perkeretaapian. Perawatan malam hari ini menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan transportasi publik perkotaan yang melayani mobilitas harian masyarakat. Seluruh pekerjaan difokuskan pada lintas yang telah ditentukan, dengan prioritas pada aspek keselamatan dan kesiapan operasional sebelum layanan kembali berjalan di pagi hari. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan pemanfaatan waktu perawatan malam hari dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga kualitas layanan. Proses perawatan memang tidak selalu terlihat oleh pengguna, namun menjadi bagian penting dari perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman. “Perawatan prasarana dilakukan dengan fokus utama pada aspek yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kelancaran perjalanan,” ujarnya. KAI memastikan seluruh kegiatan perawatan prasarana LRT Jabodebek dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar teknis yang berlaku. Dengan pengelolaan waktu perawatan yang teratur dan disiplin, LRT Jabodebek terus menjaga kesiapan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek setiap hari. “Ketika masyarakat kembali menggunakan LRT Jabodebek di pagi hari, seluruh jalur telah melalui pemeriksaan dan perawatan. Inilah bentuk komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan publik terhadap transportasi massal perkotaan,” sebut Radhitya.
KAI Perluas Pin Prioritas LRT Jabodebek Mulai 2026, Atur Penggunaan Kursi di Jam Padat
Jakarta, katakabar.com - Pin prioritas jadi langkah KAI menata penggunaan kursi prioritas LRT Jabodebek agar perjalanan di jam padat tetap tertib, inklusif, dan saling menghormati. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperluas program pin prioritas bagi pengguna LRT Jabodebek mulai 2026 sebagai upaya mengatur penggunaan kursi prioritas di tengah meningkatnya kepadatan penumpang dan keberagaman kondisi perjalanan masyarakat perkotaan. LRT Jabodebek yang digunakan sebagai moda transportasi harian menghadirkan tantangan pengelolaan ruang publik, khususnya pada jam sibuk. Salah satu isu yang kerap muncul adalah penggunaan kursi prioritas oleh penumpang dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kebijakan tersebut merupakan pengembangan program pin prioritas bertujuan memperjelas kebutuhan pengguna di dalam kereta. “Ketika ruang publik semakin padat, kejelasan menjadi penting. Pin prioritas membantu pengguna lain memahami kebutuhan sesama penumpang tanpa harus terjadi interaksi yang tidak nyaman di dalam perjalanan,” ujar Radhitya. Melalui perluasan ini, jelasnya, KAI menambahkan cakupan pin prioritas bagi kelompok pengguna tertentu seperti lansia, penyandang disabilitas, serta pendamping balita, di samping pin prioritas ibu hamil. Pin diberikan secara gratis dan digunakan selama kondisi prioritas masih berlaku. Sejalan dengan kebijakan tersebut, KAI juga mengimbau pengguna LRT Jabodebek untuk secara aktif memprioritaskan penumpang yang memiliki kebutuhan khusus, terutama dalam penggunaan tempat duduk prioritas, sebagai bagian dari etika berbagi ruang di transportasi publik. Diterangkannya, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi penumpang lain, melainkan menata penggunaan ruang bersama agar perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dan saling menghormati. “Transportasi publik bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi berbagi ruang. Kami ingin memastikan ruang tersebut dapat digunakan secara adil oleh semua,” ucapnya. KAI menilai kejelasan peruntukan kursi prioritas menjadi bagian dari upaya menjaga LRT Jabodebek sebagai transportasi perkotaan yang inklusif, aman, dan nyaman digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
KAI Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Manfaatkan Face Recognition Boarding Gate
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api untuk mengantisipasi waktu keberangkatan dengan datang lebih awal ke stasiun, seiring kondisi cuaca hujan yang masih kerap terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, hujan deras kerap turun sejak pagi hari dan berlangsung hingga seharian, yang berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan menuju stasiun, terutama akibat kepadatan lalu lintas dan kondisi jalan yang licin. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan KAI Daop 1 Jakarta secara aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut digunakan sebagai dasar langkah antisipasi operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar. “Kerja sama dengan BMKG kami lakukan untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala sehingga potensi dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih dini, baik dari sisi operasional maupun pelayanan kepada pelanggan,” kata Franoto. Menurutnya, meski cuaca hujan, hingga saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berjalan normal sesuai jadwal. KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap jalur rel, sarana, dan prasarana untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan pelanggan tetap terjaga. Dalam kondisi hujan, KAI juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat dan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan. “Dengan perencanaan waktu yang baik, pelanggan dapat tiba di stasiun lebih tenang dan perjalanan menggunakan kereta api tetap berlangsung aman dan nyaman,” jelasnya. Untuk mengurai potensi kepadatan antrean, khususnya di area boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan face recognition boarding gate. Teknologi ini memungkinkan proses boarding dilakukan dengan lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas secara manual. “Penggunaan face recognition sangat kami sarankan, terutama saat kondisi hujan. Selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga membantu mengurangi antrean sehingga pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu di area stasiun,” beber Franoto. Pendaftaran layanan face recognition dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI pada menu Akun dengan memilih Registrasi Face Recognition, atau secara langsung di stasiun. Pendaftaran cukup dilakukan satu kali dan dapat digunakan untuk perjalanan selanjutnya. Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pengering payung di sejumlah stasiun untuk menjaga kenyamanan pelanggan, khususnya saat memasuki area ruang tunggu dan layanan penumpang. “KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi pelanggan, meskipun di tengah kondisi cuaca hujan,” terangnya. KAI Daop 1 Jakarta mengharapkan kerja sama para pelanggan untuk mematuhi jadwal keberangkatan, memanfaatkan layanan digital, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan kereta api di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Tegaskan Peran Transportasi Perkotaan, KAI Catat Kenaikan 10 Persen Pengguna LRT Jabodebek
Bekasi, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025-2026) yang dilaksanakan selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 lalu. Di periode tersebut, LRT Jabodebek melayani 1.321.733 pengguna, meningkat dibandingkan Nataru 2024-2025 yang tercatat 1.198.315 pengguna, atau tumbuh 10 persen. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan capaian ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi perkotaan yang tidak hanya berfungsi pada hari kerja, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat pada masa libur panjang. Selama periode Nataru, layanan ini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan, termasuk menuju destinasi wisata, aktivitas keluarga, hingga akses ke pusat-pusat kegiatan perkotaan. “Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pengguna LRT Jabodebek semakin merasakan manfaatnya. Integrasi antarmoda dan kemudahan akses ke berbagai pusat aktivitas membuat LRT Jabodebek menjadi solusi mobilitas perkotaan yang praktis, aman, dan terjadwal,” ujarnya. Berikut lima stasiun LRT Jabodebek paling favorit selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026: 1. Stasiun Dukuh Atas 443.925 pengguna, 2. Harjamukti 305.962 pengguna, 3. Cikoko 223.881 pengguna, 4. Kuningan 190.401 pengguna, dan 5. Bekasi Barat 181.509 pengguna. “Tingginya pergerakan di stasiun tersebut berkaitan dengan lokasinya yang melayani kawasan dengan aktivitas perjalanan yang beragam serta keterhubungannya dengan perjalanan lanjutan di wilayah Jabodebek,” jelasnya. Salah satu faktor pendorong meningkatnya penggunaan LRT Jabodebek adalah keunggulan integrasi antarmoda. Jaringan LRT Jabodebek terhubung dengan KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, serta berbagai moda transportasi lainnya. Konektivitas ini memudahkan masyarakat berpindah antarmoda secara efisien dan menjangkau kawasan hunian dengan pusat-pusat aktivitas perkotaan, kawasan perkantoran, serta area komersial dan ruang publik. Kehadiran LRT Jabodebek turut membantu masyarakat dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, khususnya pada periode libur dengan tingkat pergerakan yang tinggi. “Dengan layanan yang terintegrasi dan berkelanjutan, LRT Jabodebek berkontribusi mendukung mobilitas perkotaan yang lebih tertib, efisien, dan ramah lingkungan,” sebut Radhitya.
KAI Services Pastikan Area Parkir Stasiun Tertib dan Lancar dengan Petugas CSPE
Jakarta, katakabar.com - Memasuki hari terakhir masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Kereta Api Indonesia (KAI) Services melalui unit bisnis Resparking memastikan layanan parkir di stasiun tetap berjalan tertib dan lancar. Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, salah satunya dengan menghadirkan petugas Customer Service Parking Excellent di sejumlah stasiun besar. Sebagai bentuk kesiapan layanan selama periode Nataru 2025-2026, KAI Services merekrut 29 petugas Customer Service Parking Excellent (CSPE) yang ditempatkan di berbagai area parkir stasiun di Pulau Jawa. Kehadiran petugas ini menjadi bagian dari komitmen KAI Services dalam menjaga kualitas pelayanan hingga hari terakhir masa angkutan libur panjang tersebut. Petugas Customer Service Parking Excellent hadir di beberapa stasiun utama, di antaranya Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bandung, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Stasiun Gubeng, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Jember, Stasiun Madiun, dan Stasiun Banyuwangi. Para petugas ini bertugas memastikan transaksi kendaraan di area parkir berjalan lancar dan tertib di tengah kepadatan kendaraan selama arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Selain itu, mereka juga membantu pengguna parkir dalam proses pembayaran serta memberikan informasi terkait tarif parkir. Salah satu pengguna parkir, Budi Johari, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas Customer Service Parking Excellent, terutama pada jam-jam sibuk. Menurutnya, petugas mampu mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memberikan informasi yang dibutuhkan pengendara. “Kemarin saat ingin menitipkan kendaraan, saya sempat menanyakan informasi parkir inap di Stasiun Gambir, dan petugas Customer Service Parking Excellent dengan cekatan menjelaskan tarif parkir yang saya butuhkan,” ujar Budi. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan kehadiran petugas Customer Service Parking Excellent menjadi salah satu upaya KAI Services dalam memastikan pelayanan parkir tetap optimal hingga akhir masa Angkutan Nataru. “Petugas Customer Service Parking Excellent bertugas mengarahkan kendaraan ke area parkir yang masih tersedia serta memberikan solusi cepat apabila terjadi kendala, seperti tiket parkir hilang atau kesulitan saat keluar area parkir. Hal ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga hingga hari terakhir Angkutan Nataru 2025/2026,” jelas Nyoman dalam keterangan resminya, Sabtu (4/1) kemarin. Melalui Resparking, KAI Services terus mengedepankan aspek kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara yang menitipkan kendaraannya di stasiun. Selain menghadirkan petugas Customer Service Parking Excellent, selama masa Nataru 2025-2026 Resparking juga melakukan berbagai perbaikan fasilitas, antara lain pengecatan ulang marka dan rambu parkir, pengaspalan area parkir, pembaruan sistem, serta pemasangan kanopi di sejumlah titik strategis, guna memastikan pelayanan tetap prima hingga berakhirnya masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru.
Wuih! Lebih 280 Ribu Pergerakan Penumpang Daop 7 Madiun Jadi Magnet Mobilitas Nataru
Madiun, katakabar.com - Memasuki penghujung tahun 2025 dan momentum pergantian menuju Tahun Baru 2026, mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terpantau tetap tinggi. Menurut data pada Rabu (31/12), KAI Daop 7 Madiun melayani total 18.896 pelanggan, terdiri dari 9.086 pelanggan berangkat dan 9.810 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Secara kumulatif, selama 14 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 133.664 pelanggan berangkat dan 146.497 pelanggan datang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan jarak menengah dan jauh. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan tingginya volume pelanggan tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi masyarakat yang masih berencana bepergian setelah malam pergantian tahun. Hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru pada 4 Januari 2026, ketersediaan tempat duduk kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun masih mencukupi. “Kami memastikan bahwa tempat duduk kereta api menuju berbagai kota tujuan favorit masih tersedia hingga 4 Januari 2026. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya,” ujar Tohari. Update Ketersediaan Tempat Duduk Hingga 4 Januari 2026 Adapun sisa tempat duduk untuk perjalanan KA keberangkatan maupun lintas wilayah Daop 7 Madiun menuju sejumlah kota tujuan antara lain: Surabaya Gubeng: 20.195 tempat duduk Malang: 7.955 tempat duduk Yogyakarta: 7.793 tempat duduk Gambir: 2.959 tempat duduk Purwokerto: 619 tempat duduk Bandung: 531 tempat duduk Cirebon: 391 tempat duduk Pasar Senen: 150 tempat duduk Tren Perjalanan dan Kereta Api dengan Okupansi Tertinggi Di periode Nataru ini, stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 7 Madiun didominasi oleh Bandung, Pasar Senen, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, dan Malang. Sementara itu, terdapat beberapa perjalanan KA dengan tingkat okupansi tertinggi antarstasiun, antara lain: 1. KA Kahuripan (Blitar – Kiaracondong): 197% 2. KA Brantas Tambahan (Blitar – Pasar Senen): 156% 3. KA Brantas (Blitar – Pasar Senen): 152% 4. KA Singasari (Blitar – Pasar Senen): 150% 5. KA Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen): 148% KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan selama masa Angkutan Nataru. Pelanggan juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan proses boarding berjalan lancar.