KA Logistik

Sorotan terbaru dari Tag # KA Logistik

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H Default
Default
Rabu, 25 Maret 2026 | 21:10 WIB

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) catat kinerja positif selama periode angkutan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi dengan total volume mencapai 5.740 ton. Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, khususnya dalam mendukung mobilitas barang di momen Lebaran. Manager Marketing dan Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suriyandi, mengungkapkan selama periode tersebut, layanan KAI Logistik didominasi oleh pengiriman paket yang tercatat lebih dari 275.412 paket, diikuti dengan 13.435 hewan peliharaan serta 9.110 unit sepeda motor. "Tingginya angka ini menunjukkan beragam kebutuhan masyarakat yang tidak hanya terbatas pada pengiriman barang, tetapi juga mencakup mobilitas personal dan layanan khusus seperti pengiriman hewan peliharaan," kata Ayi. Diceritakan Ayi, puncak pengiriman terjadi pada minggu ketiga Ramadan dengan total volume mencapai sekitar 1.600 ton atau setara dengan lebih dari 86.000 pengiriman. Lonjakan ini menjadi indikasi meningkatnya aktivitas distribusi dan persiapan masyarakat dalam mengelola kebutuhan logistik pada periode jelang hari raya. "Adapun kota-kota dengan tujuan pengiriman tertinggi meliputi Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, dan Malang, yang menjadi pusat pergerakan logistik selama periode Lebaran, khususnya di wilayah Pulau Jawa," jelasnya. Selain itu, ulas Ayi, KAI Logistik juga mencatat tren pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada pekan terakhir Ramadan–Idul Fitri tahun ini, volume pengiriman mencapai 95.721 koli barang, meningkat sekitar 68 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 57.143 koli. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik KAI Logistik, khususnya dalam mendukung kebutuhan selama momen Lebaran. ”Seiring dengan berakhirnya arus mudik dan dimulainya arus balik, KAI Logistik memastikan kesiapan penuh untuk kembali mengoptimalkan layanan mulai hari ini, 25 Maret 2026. Momentum arus balik tetap menjadi periode penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, baik untuk kebutuhan individu maupun pelaku usaha,” lanjut Ayi. Dalam menghadapi momentum strategis tersebut, terangnya, KAI Logistik telah memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun sistem layanan. Kesiapan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi petugas operasional di titik-titik layanan utama, penguatan koordinasi antar wilayah, serta peningkatan pengawasan untuk memastikan keamanan dan ketepatan waktu pengiriman. Selain itu, ucapnya, KAI Logistik juga memastikan kesiapan armada dan kapasitas angkut guna mengantisipasi potensi lonjakan volume pada periode arus balik. ”Tren positif selama Ramadan dan Idul Fitri menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik berbasis kereta api. KAI Logistik pun siap mengambil peran lebih besar pada arus balik dengan memastikan layanan yang aman, tepat waktu, dan andal,” sebut Ayi.

Peringati HGN, KAI Logistik Distribusikan 300 Paket Gizi Untuk Masyarakat di Marunda Nusantara
Nusantara
Rabu, 28 Januari 2026 | 09:00 WIB

Peringati HGN, KAI Logistik Distribusikan 300 Paket Gizi Untuk Masyarakat di Marunda

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik menegaskan komitmennya mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) khususnya dalam momentum Memperingati Hari Gizi Nasional. Pada momentum ini, perusahaan berkolaborasi dengan Rumah Zakat menyalurkan 300 paket gizi kepada masyarakat di wilayah Marunda, Jakarta Utara, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Bantuan paket gizi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dasar sekaligus mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya pola konsumsi makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, mengungkapkan, pelaksanaan program TJSL ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengintegrasikan aspek sosial ke dalam operasional bisnis yang berkelanjutan. "Momentum Hari Gizi Nasional kami maknai sebagai pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat. Melalui program ini, perusahaan berupaya memberikan kontribusi nyata yang sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs),” jelasnya. Secara khusus, cerita Putri, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs Tujuan 2 Tanpa Kelaparan, melalui dukungan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, SDGs Tujuan 3 yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan mendorong peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan serta SDGs Tujuan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan setempat. Menurutnya, paket gizi yang dibagikan berisi kebutuhan nutrisi dasar guna membantu pemenuhan asupan gizi seimbang bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak, lansia dan Ibu hamil. "Program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menurunkan angka masalah gizi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Kegiatan penyaluran paket gizi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Marunda, yang merasakan langsung manfaat kehadiran perusahaan melalui program sosial yang tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," terangnya. Program TJSL ini, ulas Putri, menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan kebermanfaatan secara lebih luas, di mana keberhasilan bisnis tumbuh seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitar. Perusahaan meyakini bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai apabila dunia usaha turut berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.