Jajaki

Sorotan terbaru dari Tag # Jajaki

Sinar Mas dan Axiata Jajaki Merger Smartfren dengan XL Tekno
Tekno
Minggu, 19 Mei 2024 | 17:07 WIB

Sinar Mas dan Axiata Jajaki Merger Smartfren dengan XL

Jakarta, katakabar.com - PT Wahana Inti Nusantara, PT Global Nusa Data dan PT Bali Media Telekomunikasi (bersama 'Sinar Mas') dan Axiata Group Berhad ('Axiata') sudah teken dokumen memorandum of understanding yang bersifat tidak mengikat sehubungan kombinasi dan konsolidasi operasi PT Smartfren Telecom Tbk ('Smartfren'), sebagai anak perusahaan langsung Sinar Mas, dengan PT XL Axiata Tbk ("XL”), sebagai anak perusahaan tidak langsung Axiata ('Rencana Transaksi'). Para Pihak memiliki pandangan rencana transaksi memberikan manfaat bagi Indonesia, sektor telekomunikasi dan para pemangku kepentingan, dengan lebih efektif mendukung aspirasi dan kebutuhan digital Indonesia. “Saat ini seluruh proses berlangsung sesuai ketentuan dan regulasi yang diberlakukan pemerintah Indonesia. Kami berupaya agar kehadiran entitas baru hasil konsolidasi dapat memberikan manfaat tidak saja bagi para pemegang saham, dan karyawan, tapi khalayak pengguna, serta industri telekomunikasi Indonesia umumnya," kata Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Sabtu (18/5). Konsolidasi operasi menurut Ferry, sejalan dengan strategi pengembangan portofolio bisnis pilar usaha Sinar Mas yang proaktif membuka kesempatan memperoleh nilai tambah dari seluruh aktivitas bisnis yang dilakukan. “Sebagai bagian dari strategi ini, kami selalu mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk konsolidasi, untuk mempercepat pertumbuhan serta keberlanjutan bisnis kami,” ujarnya. Setelah rencana transaksi selesai, tutur Ferry, entitas gabungan ini dikendalikan bersama sesuai dengan syarat tata kelola yang dibahas dan dirincikan. "Entitas gabungan ini berharap dapat memberikan pengalaman pelanggan yang unggul di sektor telekomunikasi dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham melalui sinergi dari kombinasi operasi Smartfren dan XL. Para Pemegang Saham optimistis dan berkomitmen kepada masa depan telekomunikasi di Indonesia," jelasnya. Penyelesaian rencana transaksi, tambah Ferry, tunduk pada penyelesaian uji tuntas yang memadai, negosiasi, perjanjian dan penandatanganan perjanjian definitif dan kondisi tertentu yang diperlukan untuk penyelesaian (yang akan dituangkan dalam perjanjian-perjanjian tersebut) sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku di Indonesia termasuk persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham dari masing-masing XL dan Smartfren untuk Rencana Transaksi. Di mana Sinar Mas dan Smartfren tidak menjamin rencana transaksi selesai dan diimplementasikan.

Jajaki MoU, H Asmar Terima Anjangsana Perwakilan RS Syafira Pekanbaru Kesehatan
Kesehatan
Rabu, 10 Januari 2024 | 21:58 WIB

Jajaki MoU, H Asmar Terima Anjangsana Perwakilan RS Syafira Pekanbaru

Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar terima kunjungan perwakilan Rumah Sakit (RS) Syafira Pekanbaru, di rumah dinas Jalan Merdeka Selatpanjang, pada Rabu (10/1). Kunjungan itu melakukan penjajakan Memorandum of Understanding (MoU) antara RS Syafira Pekanbaru dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, mengenai penerbitan dokumen administrasi kependudukan bagi masyarakat Kepulauan Meranti yang melakukan persalinan di RS Syafira. "Kami sambut baik penjajakan ini, sebab bakal membantu masyarakat kami yang melakukan persalinan di RS Syafira mendapatkan dokumen kependudukan," ujar H Asmar. Dokumen yang dimaksud, kata Plt Bupati, berupa Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA). Untuk itu, diintruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) agar tindaklanjuti rencana tersebut. "Nanti bakal dipelajari lagi dan ditindaklanjuti menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Disdukcapil," terangnya. Hadir dalam kunjungan tersebut, Humas RS Syafira Pekanbaru, Fahrizal Bosma, PIC Rujukan Kecelakaan Kerja dan Perusahaan, Satria dan Putra. Terus, Plt Bupati Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Meranti, Agustia Widodo.

Kaltara Jajaki Kerja Sama Perusahaan Malaysia Soal Integrasi Sawit dan Peternakan Nusantara
Nusantara
Senin, 27 November 2023 | 19:33 WIB

Kaltara Jajaki Kerja Sama Perusahaan Malaysia Soal Integrasi Sawit dan Peternakan

Tanjung Selor, katakabar.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan negeri jiran, Malaysia. Sebagai negara tetangga peluang kerja sama bilateral di berbagai bidang sangat terbuka, khususnya bidang pertanian dan peternakan. Peluang kerja sama makin terbuka, Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang MHum saat bertandang ke Balung Beef Centre milik perusahaan sawit Kinabalu yang terletak di Tawau, Sabah. Di kesempatan itu, Orang Nomor Satu di Provinsi Kaltara melihat bagaimana proses pengolahan sapi hingga menjadi produk siap jual. “Saya datang untuk melihat langsung proses peternakan, mudah-mudahan nanti ada kerja sama antara Sawit Kinabalu dengan Pemprov Kaltara, lewat Dinas Pertanian dan Peternakan," ujarnya, lewat keterangan resmi DKISP Kaltara, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (27/11). Kita berharap, kata H Zainal, secepatnya dibuat MoU agar bisa melaksanakan hal-hal yang saling menguntungkan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Heri Rudiyono MSi menimpali, integrasi antara perkebunan kelapa sawit dan peternakan hewan menjadi sebuah benang merah yang terhubung. Soalnya, kotoran yang dihasilkan hewan dapat menjadi pupuk alami untuk tanaman sawit. “Di tengah kondisi ketersediaan pupuk yang masih sulit harus ada solusi dan solusinya, kita harus membangun integrasi dengan peternakan. Di mana dengan kesediaan lahan rumput untuk pakan ternak,” ulasnya. Saya meyakini, tutur Heri, Kaltara dengan bentangan wilayah yang masih luas, masih tersedia cukup lahan guna menerapkan sistem integrasi antara pertanian sawit dan peternakan hewan. “Jumlah sapi dan kambing yang masih sedikit. Untuk meningkatkan produksi sawit, sekaligus untuk mencukupi swasembada daging, makanya harus integrasi dengan perkebunan kelapa sawit," terangnya. Saat kunjungan itu, Gubernur bertemu dengan tenaga kerja asal Indonesia dan beberapa diantaranya telah bekerja di perusahaan sawit Kinabalu puluhan tahun lalu. Tak ayal, H Zainal menyatakan rasa kagum dan bangga karena mereka telah menjadi pahlawan devisa negara. “Pekerja-pekerja Indonesia yang ada di bawah sawit Kinabalu ini mudah-mudahan bisa terus bekerja dengan baik dan kepada perusahaan saya titip warga kami yang bekerja di sini untuk dijaga dan diberikan hak-hak mereka,” imbuhnya.