International

Sorotan terbaru dari Tag # International

Cokelatin Indonesia Tembus Pasar Internasional Lewat Agro Food Jeddah 2025 Internasional
Internasional
Kamis, 18 Desember 2025 | 10:17 WIB

Cokelatin Indonesia Tembus Pasar Internasional Lewat Agro Food Jeddah 2025

Jeddah, katakabar.com - Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) bersama Sampoerna untuk Indonesia (SUI) kembali memperkuat komitmennya mendukung Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia agar mampu bersaing di pasar ekspor. Di antara UMKM yang mendapat dukungan strategis adalah Cokelatin Indonesia, produsen olahan cokelat premium yang membawa varian unggulan seperti Java Criollo ke panggung internasional melalui partisipasi di Agro Food Jeddah, Agriculture & Food Products 2025. Inisiatif ini bagian dari Program Collaborator Hub, yang dirancang untuk membuka askes pasar ekspor dan meningkatkan kesiapan UMKM untuk memasuki rantai nilai global. Sejak tahun 2023, Cokelatin telah menjadi bagian dari ekosistem Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), pusat pembinaan UMKM di bawah SUI, yang berfokus pada penguatan kapasitas usaha, kualitas produk, dan strategi perluasan usaha. Co-Founder Cokelatin Indonesia, Nugroho Surosoputra, menyampaikan partisipasi di Agro Food Jeddah adalah langkah besar bagi kami untuk menembus pasar internasional. Dukungan dari SETC dan INOTEK sangat berarti mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas produk, hingga membuka akses bertemu buyer global. Dengan bekal ini, kami semakin percaya diri membawa cita rasa cokelat Indonesia ke panggung dunia. Perwakilan SUI, Arief Triastika, menekankan peran SETC mendorong UMKM bersaing di pasar global. Ia menyampaikan bahwa Cokelatin Indonesia adalah contoh nyata UMKM dengan komitmen kuat untuk tumbuh. “Cokelatin adalah contoh UMKM yang memiliki komitmen kuat untuk berkembang. Kami di SETC senang dapat memberikan pendampingan, pelatihan, dan membuka peluang pasar yang memungkinkan UMKM Indonesia bersaing di kancah internasional,” ujarnya. Sementara, Direktur Eksekutif Yayasan INOTEK, Ivi Anggraeni, menimpali Cokelatin Indonesia menunjukkan bagaimana UMKM dapat naik kelas ketika diberikan fasilitasi yang tepat. “INOTEK melihat potensi ekspor yang kuat dan berkomitmen untuk membantu UMKM seperti Cokelatin Indonesia menyiapkan diri memasuki pasar global,” terangnya. Langkah Konkret Dukungan SETC hingga Cokelatin Siap Ekspor Melalui SETC, Cokelatin Indonesia mendapatkan pelatihan komprehensif yang mencakup manajemen bisnis dan standardisasi produk, pengembangan merek dan penguatan kemampuan presentasi, hingga strategi akses pasar nasional dan internasional. Transformasi ini semakin diakui ketika Cokelatin Indonesia meraih Juara UMKM untuk Indonesia 2023, yang mengukuhkan posisinya sebagai UMKM yang memiliki potensi besar. Sebagai apresiasi, SETC memberikan mesin produksi untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi manufaktur tonggak penting dalam diversifikasi produk, termasuk Cokelatin Signature Ready to Drink. Melihat potensi ekspor, SUI melalui SETC mengirimkan Cokelatin Indonesia sebagai delegasi Indonesia di Hangzhou International Conference 2023, membuka jejaring global dan wawasan bisnis internasional. Dukungan berlanjut melalui partisipasi di berbagai pameran di dalam negeri seperti Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025, The Big Idea Forum, dan Bazaar UMKM SETC, yang memperkuat visibilitas merek dan mempertemukan Cokelatin Indonesia dengan pembeli, distributor, serta mitra potensial. Selain itu, ekosistem SETC juga memfasilitasi akses pembiayaan dan peluang investasi untuk memperkuat modal usaha dan akselerasi ekspansi. Misi Membawa Cita Rasa Nusantara ke Dunia Cokelatin Indonesia berkomitmen menghadirkan produk olahan cokelat bernilai tinggi ke pasar internasional. Dengan mengangkat varian unggulan lokal seperti Java Criollo dan Edel Cocoa, Cokelatin Indonesia ingin membawa identitas rasa khas Nusantara ke konsumen global, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi rantai pasok kakao Indonesia. Partisipasi di Agro Food Jeddah 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan cokelat premium Indonesia ke pasar Timur Tengah, wilayah dengan permintaan tinggi terhadap produk berkualitas.

PT RPN, Anak Usaha Holding PTPN Motor Penggerak Riset Internasional Industri Karet Default
Default
Kamis, 13 November 2025 | 12:32 WIB

PT RPN, Anak Usaha Holding PTPN Motor Penggerak Riset Internasional Industri Karet

Palembang, katakabar.com - PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), melalui Pusat Penelitian Karet menegaskan perannya sebagai motor penggerak riset perkebunan nasional di kancah internasional. Bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB), PT RPN menjadi tuan rumah Workshop IRRDB 2025 di Palembang. Forum internasional ini memperkuat sinergi antarnegara produsen karet dunia dalam mendorong inovasi riset, peningkatan produktivitas, dan kesejahteraan petani. Selama tiga hari pelaksanaan, lebih dari seratus peserta dari India, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand membahas solusi komprehensif bagi industri karet alam. Sebanyak 24 makalah ilmiah dipresentasikan, mencakup topik perbaikan tanaman, pengendalian penyakit, hingga strategi pemberdayaan petani. Sekretaris Jenderal IRRDB, Dr. Abdul Aziz, S.A., menekankan pentingnya menempatkan petani sebagai pusat perhatian dalam kebijakan industri karet. "Petani adalah tulang punggung industri, namun sering kali dikesampingkan dari diskusi kebijakan. Kita perlu kolaborasi yang lebih menyeluruh," tegasnya. Prof. Dr. Ahmad Ibrahim dari UCSI University aminkan Dr. Abdul. Ia menilai industri karet tengah menghadapi periode tersulit. "Kita butuh kerja sama yang lebih kuat, kompensasi yang adil untuk petani, dan riset yang melihat jauh ke depan," ujarnya. Ia mendorong negara produsen untuk terlibat dengan International Rubber Study Group (IRSG), agar suara produsen karet semakin terdengar di level global. Pakar Ekonomi Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC), Dr. Lekshmi Nair, menggeser paradigma industri dengan menyoroti pentingnya efisiensi biaya. "Jangan hanya mengejar harga tinggi, tapi juga cari cara menurunkan biaya produksi," ungkapnya. Ia menambahkan, penyelarasan strategi industri dengan tujuan net-zero emmission dan peluang kredit karbon akan memperkuat pemberdayaan petani serta ketahanan rantai pasokan global. Sementara, Prof (Ris). Ir. Didiek Hadjar Goenadi, IRRDB Fellow, mendorong perhatian pemerintah terhadap sektor karet setara dengan komoditas seperti kelapa sawit. "Kita butuh inovasi dan nilai tambah. Sektor karet juga penting untuk ekonomi," tegasnya. Workshop ini juga menghasilkan sejumlah inisiatif konkret untuk memperkuat industri karet di masa depan. Kepala Pusat Penelitian Karet PT RPN, Dr. Suroso Rahutomo, mengumumkan rencana peluncuran klon IRRI baru yang toleran terhadap penyakit Pestalotiopsis, sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap keberlanjutan industri. Selain itu, negara-negara anggota IRRDB sepakat melanjutkan Program Pertukaran Klon guna mempercepat pemuliaan tanaman di berbagai wilayah tropis. Forum juga sepakati perlunya kerja sama antarnegara produsen untuk memastikan harga karet yang adil dan berkelanjutan, didukung oleh data biaya produksi yang transparan. Peserta menekankan pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan penggunaan karet di dalam negeri, seperti melalui penerapan aspal berkaret dan bantalan seismik, guna memperkuat permintaan domestik dan menjaga stabilitas harga bagi petani. “Workshop ini menandai babak baru kolaborasi antara lembaga riset, universitas, dan pelaku industri. Saya optimistis kita dapat membawa industri karet menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan menyejahterakan, terutama bagi para petani,” tutur Abdul Aziz.

Swiss-Belhotel International Regional Bali Gelar Table Talk 2025 Hotel
Hotel
Jumat, 07 November 2025 | 19:00 WIB

Swiss-Belhotel International Regional Bali Gelar Table Talk 2025

Bali, katakabar.com - Swiss-Belhotel International Bali Region kembali tunjukkan komitmen memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia melalui pergelaran “Table Talk”, sebuah forum kolaborasi yang mempertemukan para pelaku utama industri pariwisata di Bali yang diselenggarkan di Swiss-Belhotel Rainforest Kuta, Kuta, Senin (3/11) lalu. Selain sesi pertemuan bisnis dengan format buyer-meet-seller, Table Talk ini juga menghadirkan Talkshow Inspiratif yang menampilkan sejumlah tokoh penting di industri pariwisata, di antaranya Ni Luh Djelantik, Senator DPD Republik Indonesia, I Ketut Yadnya Winarta, Kepala Bidang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bali, I Nyoman Subrata, Sekretaris ASITA Bali, Ade Nurman, General Manager Garuda Indonesia Bali, serta Putu Yeni Navitarini, Regional Assistant Director of Sales & Marketing Leisure and International Accounts – Indonesia, Swiss-Belhotel International. Acara ini dihadiri para travel agent inbound dari berbagai wilayah di Bali serta perwakilan dari 18 hotel Swiss-Belhotel International di seluruh Indonesia, mulai dari Māua Nusa Penida, Māua Olea Ubud (buka di 1 April 2026), Swiss-Belresort Pecatu, Swiss-Belhotel Rainforest, Swiss-Belvillas Umalas, Swiss-Belinn Seminyak, Swiss-Belcourt Sunset, Swiss-Belcourt Lombok, Swiss-Belexpress Kuta, Anagata Hotel Tanjung Benoa, Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Zest Airport Jakarta, Swiss-Belresort Dago Heritage, Swiss-Belhotel Solo, Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya, Sima Sumba, The Sentra Manado, hingga Hotel Ciputra World Surabaya. Dalam talkshow tersebut, para pembicara berbagi pandangan mengenai arah dan masa depan pariwisata Bali, termasuk pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga daya saing destinasi di kancah global. Mereka menyoroti bahwa sinergi antara hotel, maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan komunitas wisata lokal memiliki peran penting dalam memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi berkelanjutan yang tetap relevan di pasar internasional. Acara ini menjadi wadah efektif bagi pelaku industri untuk menjalin jejaring baru, memperkuat kemitraan, dan mengeksplorasi peluang bisnis di tengah meningkatnya tren perjalanan ke Indonesia. Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis seperti Café del Mar Bali, Forum Komunikasi Desa Wisata, Bali Safari & Marine Park, Grab, RSIA Cendana Premier, dan Garuda Indonesia, yang turut berperan aktif dalam memperkuat sinergi antar industri dan menghadirkan peluang kolaborasi yang lebih luas.

Akreditasi Internasional AACSB dan LAMEMBA: Ini Alasan BU Jadi Pilihan Universitas Top di Indonesia Nusantara
Nusantara
Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Akreditasi Internasional AACSB dan LAMEMBA: Ini Alasan BU Jadi Pilihan Universitas Top di Indonesia

Keberhasilan tawarkan program double degree bukan cuma soal kebanggaan pribadi mahasiswa, tapi juga menaikkan posisi BINUS University di level nasional. Dengan semakin banyaknya kolaborasi dengan universitas bergengsi dunia, BINUS tidak hanya dikenal sebagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia, tetapi juga sebagai perguruan tinggi top yang diakui secara global. Hal ini memperkuat reputasi Binus University di mata calon mahasiswa, industri, dan bahkan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. 3. Kualitas pendidikan yang lebih tinggi Untuk bisa mempertahankan akreditasi yang dimiliki, Binus University harus terus memenuhi standar yang sangat ketat dari AACSB dan LAMEMBA. Ini berarti pembaruan kurikulum secara berkala, dosen yang terus meningkatkan kompetensi, hingga penggunaan metode belajar terbaru yang relevan dengan perkembangan industri. Dengan begitu, mahasiswa bisa belajar dengan kualitas terbaik yang sejalan dengan standar global. 4. Dukungan ekstra bagi mahasiswa Akreditasi seperti AACSB dan LAMEMBA tidak hanya memberikan kelebihan bagi universitas, tapi juga langsung berdampak pada mahasiswa. Kampus dengan akreditasi ini akan mendapatkan akses ke lebih banyak sumber daya tambahan. Misalnya, pendanaan untuk riset, pelatihan khusus bagi dosen supaya bisa lebih efektif mengajar, hingga layanan administratif yang lebih profesional. Semua dukungan ini ujung-ujungnya kembali ke kamu sebagai mahasiswa, karena proses belajar jadi lebih lancar, fasilitas lebih lengkap, dan peluang berkembang semakin terbuka lebar. Secara keseluruhan, akreditasi AACSB dan LAMEMBA bukan sekadar label prestisius. Ini pertanda bahwa BINUS University serius menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, berkelas dunia, dan penuh peluang untuk masa depanmu.

Luar Biasa Pencapaian HLB International Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 23 April 2024 | 12:47 WIB

Luar Biasa Pencapaian HLB International

Jakarta, katakabar.com - HLB International, jaringan firma akuntansi independen dan business advisor internasional terkemuka, dengan bangga umumkan pencapaian luar biasa mereka pada tahun fiskal 2023. Keberhasilan firma ini bukti upaya kolektif dan dedikasi tim globalnya. Di penghujung Maret 2024 lalu, Marco Donzelli, Chief Executive Office (CEO) HLB International, berbagi kabar tersebut. Menurut Marco, di tahun 2023, HLB International berhasil mencapai seluruh tujuan strategis, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang substansial. Pendapatan gabungan global melonjak menjadi US$5,46 miliar, menandai peningkatan signifikan sebesar 23 persen dibanding tahun 2022. "Pencapaian ini mendorong peringkat global HLB International ke posisi ke-8, sehingga semakin memantapkan posisinya di industri," ujar Marco, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Senin (22/4). Pertumbuhan kinerja didukung oleh: • Total pendapatan gabungan: US$ 5,46 miliar, menunjukkan pertumbuhan luar biasa sebesar 23 persen dibandingkan tahun 2022 • Layanan konsultasi: +50 persen • Layanan pajak: +16 persen • Akuntansi: +10 persen • Audit dan Assurance: +15 persen Pencapaian ini hasil dari strategi jaringan pada tahun 2023, “Shaping our Shared Future”. Dengan memupuk semangat kewirausahaan dan inovatif, perusahaan telah membangun budaya adaptasi dan ketangkasan yang berkelanjutan, mendorong pertumbuhan dan ketahanan. Ke depan, HLB bakal integrasikan strategi jaringan barunya, “Innovative People, Brighter Futures”, di seluruh ekosistem globalnya. Strategi ini menguraikan prioritas dan tujuan utama perusahaan untuk tahun 2024 hingga 2027, dengan menempatkan inovasi sebagai inti pendorong transformasi. Dampak positif dari inovasi akan terasa di setiap aspek cara bekerja dan tertanam dalam tiga bidang strategis, Pengembangan Bisnis, Teknologi, dan Jaringan ESG. HLB International sangat antusias dengan masa depan dan berkomitmen untuk melanjutkan kesuksesannya. Segenap jajaran manajemen HLB International menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota jaringan yang berdedikasi serta kesetiaan klien-klien atas dukungan mereka tanpa henti. Di Indonesia, HLB International secara eksklusif diwakili oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi dan Rekan. Berpusat di Jakarta, dengan dukungan kurang lebih 250 orang lokal staff, HLB Indonesia dengan bangga menjadi bagian dari jaringan global dan secara aktif berkomitmen dalam pencapaian strategi yang telah ditetapkan bersama. Kontak: Wahyu Wibowo +62 21 5091 7957 info@hlbindonesia.id